Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

6 Kerugian Besar Ekonomi Karena Dampak Kabut Asap

Denny Iswanto

6 Kerugian Besar Ekonomi Karena Dampak Kabut Asap

Jembatan Siak III terlihat samar-samar akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti Kota Pekanbaru di Riau, Kamis (12/9/2019). Aktivitas warga Pekanbaru mulai terganggu asap karhutla karena mencemari udara sehingga kualitasnya turun ke status tidak sehat. | ANTARA FOTO/FB Anggoro

AKURAT.CO Indonesia sedang berjibaku mengatasi bencana kabut asap yang tak kunjung usai akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Bahkan, dampak kabut asap ini terus melebar dan menerpa daerah-daerah di Indonesia. Akibatnya, bukan hanya menelan kerugian finansial, namun juga menimbulkan sumber penyakit yang bisa mengganggu kesehatan manusia.

Kerugian demi kerugian akibat dampak kabut asap ini terus bergulir. Dampak ekonomi paling terasa di sejumlah provinsi yang terkena imbas dari mengepulnya asap di daerah mereka, seperti di Sumatera dan Kalimantan. Negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura pun turut menerima dampak dari asap ini.

Berikut kerugian ekonomi akibat kabut asap karena Karhutla:

baca juga:

1. Sektor ekonomi

Kabut Asap di Aceh Barat Menebal, Kegiatan Belajar. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Deputi Perencanaan dan Kerjasama Badan Restorasi Gambut (BRG) Budi Wardhana mengatakan, kebakaran hutan di lahan gambut telah menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Berdasarkan data Bank Dunia, saat kebakaran lahan besar-besaran terjadi 2015 lalu nilai kerugian pemerintah mencapai Rp2,5 triliun.

Jumlah kerugian itu belum termasuk dampak buruk bagi kesehatan masyarakat, terhentinya proses produksi, terganggunya kegiatan perdagangan dan transportasi, serta menurunnya nilai sumber daya di daerah terdampak. Jika ditotal, estimasi kerugian bisa membengkak hingga Rp221 triliun.

Di sisi lain, Doni menduga ada oknum yang membiayai atau dengan sengaja mempekerjakan masyarakat untuk membakar hutan dan lahan.

Adapun, tersangka yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun ini sudah bertambah menjadi 179 orang dan empat korporasi yang ditangani Polda Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

"Riau 44, Sumsel 18, Jambi 14, Kalsel dua, Kalteng 45 dan Kalbar 56. Korporasi Riau satu, Kalteng satu dan Kalbar dua," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Dari jumlah tersangka itu dilakukan penyidikan sebanyak 115 kasus serta empat korporasi. Kasus yang dilimpahkan ke kejaksaan tahap 1 melibatkan 16 orang, yang sudah lengkap atau P21 sebanyak 2 kasus, pelimpahan tahap 2 sebanyak 21 kasus. Dedi Prasetyo menuturkan tidak terdapat kasus yang dihentikan atau SP3.

Sementara areal hutan dan lahan yang terbakar di Riau seluas 502,755 ha, Sumsel 7,79 ha, Jambi 23,54 ha, Kalteng 338,96 ha dan Kalbar 1.058,55 ha.

2. Sektor transportasi

Kota Palembang Diselimuti Kabut Asap. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Kabut asap turut memengaruhi sektor transportasi tanah air, khususnya penerbangan. Tingginya kabut asap membuat jarak pandang terganggu. Dan hal tersebut tentu saja menimbulkan kerugian akibat penerbangan delay (penundaan waktu) juga merugikan penumpang yang ingin bepergian tepat waktu, merugikan maskapai penerbangan, serta mengganggu kelancaran aktivitas bandara.

Sebagai contoh, jadwal penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terus terganggu akibat kabut asap tebal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dan bahkan pada Sabtu (14/9/2019), jarak pandang sempat hanya 50 meter.

"Padahal jarak pandang minimal pilot untuk takeoff (lepas landas) 500-600 meter. Sedangkan untuk pendaratan (landing), yakni di atas 800 meter," terang General Manager Bandara Syamsudin Noor Indah Preastuty di Banjarmasin, Sabtu (14/9/2019).

3. Sektor kesehatan

Kabut Asap di Aceh Barat Menebal, Kegiatan Belajar. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Akibat kabut asap bagi kesehatan memicu timbulnya berbagai penyakit. Penyakit tersebut adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) serta iritasi mata dan kulit. Kondisi asap yang buruk juga menyebabkan penurunan kadar oksigen udara luar sehingga berdampak buruk buat kesehatan. Makhluk hidup yang kekurangan oksigen atau hipoksia, berpengaruh pada organ-organ tubuh kita.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Ari F Syam mengatakan hipoksia atau kondisi kekurangan oksigen akibat kabut asap dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

"Penelitian membuktikan bahwa kondisi hipoksia sistematik kronik dapat menyebabkan kerusakan pada hati, ginjal, jantung dan lambung," ujar Ari di Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

Dia menambahkan di dalam tubuh, keseimbangan oksigen dijaga oleh sistem kardiovaskuler dan sistem pernafasan. Hipoksia seharusnya dihindari, apalagi pada orang yang sudah mempunyai permasalahan pada pembuluh darah, baik pada pembuluh darah otak maupun pembuluh darah jantung.

4. Sektor pariwisata

Kabut Asap Selimuti Kota Palangka Raya. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Sementara itu, sektor lain yang juga terkena imbas langsung dari bencana kabut asap ini adalah pariwisata. Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata  (ASITA) Riau, Dede Firmansyah meminta Pemerintah Provinsi Riau segera melakukan penanggulangan cepat kebakaran hutan dan lahan di daerah itu karena dampaknya telah mengganggu berbagai kegiatan usaha perdagangan, jasa dan penerbangan.

Ia mengatakan, kondisi ini jelas tidak bisa dibiarkan berlarut karena selain merugikan penumpang tentunya juga sangat merugikan maskapai penerbangan yang harus terbang tidak tepat waktu sehingga menimbulkan kerugian.

"Kerugian materil lainnya juga dialami oleh para pemilik usaha yang bergantung pada tingkat kunjungan wisatawan seperti hotel restoran dan rumah makan serta pedagang di pasar-pasar," katanya, kemarin.

Pedagang di pasar juga mengeluhkan omzet mereka turun karena sepi pembeli. Selain itu bagaimana wisatawan mau menginap di Riau tentunya mereka lebih banyak  mencari aman dan melindungi kesehatan mereka dari dampak asap.

5. Sektor perdagangan

Kabut Asap Selimuti Perairan Dumai, Riau. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid

Jalur distribusi barang dan jasa melalui darat, laut dan udara juga terganggu karena jarak pandang pendek, bahkan termasuk jalur mobilitas warga. Ujung-ujungnya, produktivitas ekonomi terganggu karena tersendat dan macet.

Kebakaran lahan yang terjadi di jalan lintas kabupaten perbatasan antara Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, pada Sabtu sore (14/9/2019) membuat lalu lintas sempat lumpuh akibat tertutup kabut asap.

"Api yang membakar lahan hingga muncul asap pekat mengakibatkan kemacetan lalu lintas total karena jarak pandang terbatas, sehingga rawan terjadinya laka lantas," kata Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol H Syaiful Bob yang berada di lokasi.

6. Merugikan negara lain

Kabut Asap Singapura. REUTERS/Feline Lim

Balapan Formula 1 (F1) Singapura di Sirkuit Marina Bay, pekan depan (20-21/9) terancam batal mengingat semakin parahnya kabut asap akibat kebakaran hutan di Indonesia.

“Kondisi udara semakin buruk akibat kabut asap yang menyelimuti langit Singapura sore ini,” demikian disampaikan Badan Lingkungan Hidup Singapura (NEA) seperti dikutip AFP.

“Kondisi ini disebabkan karena adanya kiriman kabut asap akibat kebakaran hutan yang terbawa angin dari Pulau Sumatra ke Singapura.”

NEA menyatakan bahwa Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Singapura semakin memburuk, dan sudah mencapai angka 112 di beberapa daerah pada Sabtu malam. Indeks 101-200 termasuk dalam kategori tidak sehat.

Maka NEA pun menyarankan warganya untuk tidak beraktivitas di luar ruangan terlalu lama. Akibat kabut asap itu, beberapa warga Singapura terlihat menggunakan masker. Namun, kondisi itu belum mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.

Negara tetangga Malaysia juga terkena imbas atas kabut asap itu. Kualitas udara di sebagian kota termasuk Kuala Lumpur sudah masuk ke dalam kategori tidak sehat akhir-akhir ini. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Percepat Realisasi PEN, Begini Upaya Pemerintah Gencarkan Koordinasi

Image

Ekonomi

Pemerintah Siapkan Perpres Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19

Image

Ekonomi

Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 1,5 Juta Benih Lobster ke Vietnam

Image

Ekonomi

3 Anak Perusahaan Lippo Group Ini Hadapi Guncangan Hebat akibat Pandemi COVID-19

Image

Ekonomi

Menkeu: Penanganan COVID-19 Butuh Solidaritas Global, Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Image

Ekonomi

UMKM Sektor Pariwisata dan Ekraf Didorong Masuk Pasar Modal

Image

Ekonomi

BI Tambah Likuiditas Perbankan Rp662,1 Triliun Lewat Pelonggaran Kebijakan Moneter

Image

Ekonomi

BTN Yakin Penyaluran Kredit dari Dana Titipan Pemerintah Akan Lampaui Target

Image

Ekonomi

Dibandingkan Krisis 98, Indonesia Lebih Siap Hadapi Krisis Ekonomi Akibat COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KSPN Danau Toba Ditata sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Kementerian PUPR terus melakukan pembangunan infrastruktur pada KSPN Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan.

Image
Ekonomi

Waskita Karya Klaim RS COVID-19 di Pulau Galang Aman Dari Puting Beliung

Waskita Karya memastikan RS COVID- 19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau aman dari terjangan angin puting beliung

Image
Ekonomi

Menilik Aksi Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Fasilitas Kesehatan Penanganan COVID-19

Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah melakukan peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan baik tempat tidur ICU maupun ruang isolasi

Image
Ekonomi

Viral Curhatan Soal Bayaran Orang Asia Lebih Rendah dari Bule, Warganet: Banyak yang Cuma Modal Google

Dalam utas, disebutkan rate jasa USD 80 (Rp1,1 juta) untuk orang luar negeri terutama Eropa dan AS dan USD 25 (Rp360 ribu) untuk orang Asia.

Image
Ekonomi

Menperin Optimis Industri Mamin Tumbuh Positif Hingga Akhir 2020

Menperin Agus Gumiwang optimis industri mamin bakal mengalami pertumbuhan positif hingga akhir 2020 dengan angka tidak lebih dari tiga p

Image
Ekonomi

Percepat Realisasi PEN, Begini Upaya Pemerintah Gencarkan Koordinasi

Jokowi mengatakan percepatan realisasi program PEN kepada masyarakat akibat dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Perpres Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19

Pemerintah menyiapkan berbagai regulasi untuk pengadaan beserta pelaksanaan vaksinasi COVID-19 melalui Peraturan Presiden (Perpres)

Image
Ekonomi

Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan 177 Kasus Penyelundupan Narkotika Selama Pandemi

Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta menggagalkan 177 kasus penyelundupan narkotika yang dilakukan penumpang perjalanan udara.

Image
Ekonomi

Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 1,5 Juta Benih Lobster ke Vietnam

Bea Cukai Bandara Soetta menggagalkan penyelundupan benih lobster yang akan diekspor ke Ho Chi Minh City, Vietnam.

Image
Ekonomi

Adaptasi cepat di masa pandemi, BRI luncurkan enam produk fintech

BRI meluncurkan total enam produk fintech daring dalam memberikan layanan perbankan bagi nasabah selama masa pandemi COVID-19

terpopuler

  1. Badan Internasional Soroti Warga Indonesia yang Cenderung Salahkan WNA atas Pandemi Corona

  2. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  3. Tak Kaget Dengar Giring 'Nyapres', Helmy Yahya: Masa Capres Harus Orang Tua Semua

  4. Pengamat Intelijen: Pembakaran Kejagung Pasti Libatkan Orang Dalam

  5. Beda Kota Beda Penyebutannya, Ini Lho Nama Lain Odading dari Berbagai Daerah

  6. Beli Celana Dalam Dinar Candy Rp50 Juta, Bobby Stuntrider Langsung Pamer

  7. Khotbah Tentang Yahudi, Imam Masjidil Haram Mekkah Tuai Kontroversi

  8. Fadli Zon: Kalau Benar Gedung Kejagung Dibakar, ini Jelas Skandal yang Amat Besar

  9. DJ Dinar Candy Jual Celana Dalam Bekas, Laku Rp50 Juta

  10. Pernah Putus karena Beda Agama, Deretan Cowok yang Sempat Dekat dengan Febby Rastanty

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi

Image
News

5 Fakta Karier Alwi Shahab, Wartawan dan Sejarawan yang Kini Tutup Usia