image
Login / Sign Up

Cara Atur Keuangan Agar Rumah Tanggamu Seromantis Habibie dan Ainun

Atikah Umiyani

BJ Habibie Tutup Usia

Image

Ainun pun dikenal sebagai istri yang selalu setia mendampingi Habibie. Ainun bahkan sering memberikan coretan ayat-ayat Al-Quran kepada Habibie selama masih hidup | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Romantisme kehidupan dan kisah cinta Presiden Ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie dan sang istri Hasri Ainun Besari nampaknya tak pernah habis dibahas meskipun keduanya sudah tak ada lagi di dunia ini.

 Cinta yang abadi, cinta yang tak lekang oleh waktu mungkin itulah sepenggal kalimat yang menggambarkan kisah kasih BJ Habibie dan Ainun. Sebuah kisah cinta yang menginspirasi banyak orang karena ketulusan, serta kesetiaan yang mengiringi perjalanan cinta mereka berdua. 

Nah bagi anda yang sudah berumah tangga tentunya ingin memiliki rumah tangga seperti demikian. Namun yang perlu disadari terkadang ada saja perbedaan yang sering terjadi antara anda dengan pasangan, salah satunya cara mengatur keuangan yang memang merupakah hal yang susah-susah gampang.

baca juga:

Susah karena komunikasi tentang masuk dan keluarnya uang harus dilakukan secara jujur apa adanya dan transparan alias tidak ada yang disembunyikan. Tapi menjadi gampang ketika rasa saling percaya sudah terbangun dan terjaga satu sama lain.

Meskipun begitu, kamu dan pasangan tetap harus sama-sama mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga karena ini adalah hal yang penting. Karena walaupun sudah diatur sedemikian rupa, ada saja kebutuhan yang membuat Anda harus mengeluarkan uang melebihi anggaran. Selalu saja ada kesalahan yang membuat Anda dan keluarga menjadi tidak bisa menabung.

Salah satu permasalahannya mungkin karena pengelolaan Anda kurang tepat. Misal, ada berbagai pos pengeluaran yang belum terdata atau alokasi dananya terlalu minim di pos tertentu dan terlalu berlebihan di pos yang lain.

Untuk mengetahui cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros serta apa kunci sukses mengatur keuangan keluarga, simak poin-poin berikut:

1. Proyeksikan Pendapatan Satu Bulan

Langkah pertama adalah proyeksikan pendapatan yang akan diperoleh dalam satu bulan ini. Lakukan ini jelang tanggal gajian anda dan pasangan. Besaran pendapata tentu sudah diketahui masing-masing pasangan tapi proyeksi ini maksudnya untuk menghitung berapa pendapatan yang datang dari: rumah yang dikontrakkan, dividen dari hasil investasi, uang lembur di kantor, duit dari pekerjaan sambilan, laba dari bisnis kecil-kecilan, dan seterusnya.

2. Alokasikan untuk Tabungan dan Investasi

Dari total pendapatan tersebut, silahkan hitung dan sisihkan sebesar 25 persen hingga 3p persen untuk tabungan dan investasi. Silakan diatur perbandingan antara tabungan dan investasi tersebut. Biasanya, tabungan untuk pengeluaran besar yang akan terjadi dalam jangka pendek.

Misal: uang pangkal untuk putra/putri yang baru akan masuk sekolah. Atau pelunasan DP rumah tinggal. Nah, sedangkan uang yang akan diinvestasikan adalah uang yang kira-kira tidak akan digunakan dalam setahun ke depan. Dari jumlah tersebut, baru dialokasikan ke instrumen-instrumen investasi seperti emas, reksadana, saham, dan sebagainya.

3. Proyeksikan Pengeluaran Sebulan Berikutnya

Langkah ketiga adalah lakukan proyeksi pengeluaran 30 hari berikutnya. Mulai dari kewajiban-kewajiban yang sifatnya tetap: KPR, kredit kendaraan, kartu kredit, premi asuransi, dan lain sebagainya.

Bila pengaturan keuangan rumah tangga kamu cukup sehat, maka seharusnya pengeluaran untuk kewajiban-kewajiban tidak akan lebih dari 30 persen dari total pendapatan suami istri. Baru ke pengeluaran rutin rumah tangga.

Pada bulan-bulan tertentu akan muncul pengeluaran seperti: uang sekolah anak, uang kursus anak, uang untuk liburan keluarga, dan beragam pengeluaran lainnya.

4. Sisakan Dana Cadangan

Sisa yang tersimpan dari proyeksi pendapatan dan pengeluaran tersebut masuk ke dalam kategori dana cadangan. Dana ini wajib kamu siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan mendesak, seperti apabila terjadi kecelakaan, musibah, dan keperluan sekolah anak. Dana cadangan ini biasanya sebesar 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan.

Untuk menyiapkan dana cadangan seringkali sulit karena kebutuhan itu tidak terlihat jelas dalam bentuk apa, berapa besarnya, dan kapan akan terjadi, sehingga dana tersebut malah terpakai untuk kesenangan pribadi. Tapi jika kamu bisa menahan diri dan disiplin, kamu akan merasakan manfaat baik dari hal ini.

5. Tuliskan Rencana Kedepan

Langkah paling akhir adalah menyusun hasil dari 4 langkah di atas ke dalam satu rencana sederhana. Rencana ini berbentuk tabel yang memuat: tanggal, pemasukan, pengeluaran, dan saldo. Tabel ini mirip dengan buku tabungan.

Intinya adalah berbagai pemasukan dan pengeluaran yang sudah terbayang dalam langkah pertama dan ketiga dituangkan ke dalam tabel. Penyusunannya harus sesuai tanggal.

Jadi tanggal muda menempati bagian tabel paling atas. Sedangkan yang paling dekat dengan pendapatan/gajian di bulan berikutnya disimpan di bagian paling bawah tabel. Mudah bukan? Selamat mencoba ya![]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Jenis Olahraga yang Cocok Banget Buat Orang Sibuk

Image

Ekonomi

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Resmi Jadi Menkeu Lagi, Begini Titah Sri Mulyani Ke Pegawainya

Image

Gaya Hidup

Soup Makaroni Bakso, Resep MPASI Atasi Gerakan Tutup Mulut si Kecil

Image

Ekonomi

Indonesia Mampu Keluar Dari Pendapatan Kelas Menengah, Asalkan...

Image

Ekonomi

Pelantikan Presiden

Usai Dilantik, Jokowi: Indonesia Mampu Keluar Dari Jebakan Negara Berpenghasilan Menengah

Image

Gaya Hidup

Bisa Pendarahan, Jangan Minum Obat Tanpa Air

Image

Gaya Hidup

Cara Ariel Tatum Atasi Body Shaming

Image

Gaya Hidup

Gatal pada Payudara Apakah Tanda Kanker?

Image

Iptek

Telkomsel Tidak akan Pernah Ada Tanpa Habibie

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Omzet Capai Rp200 Juta! 5 Fakta Menarik Bisnis Kaus Kaki Milik Rima Mega Dayanthi

Hanya bermodal Rp30 ribu lho!

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Teten Masduki Bawa Misi Jokowi Angkat UMKM dan Modernisasi Koperasi

Dalam serah terima jabatan (sertijab) kali ini, Teten membawa misi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkelaskan UMKM.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Rosan Roeslani Soal Mendag Baru: Orangnya Tidak Banyak Bicara Tapi Banyak Bekerja

Dalam sertijab itu tampak hadir Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Sertijab Mendag Tertutup, Agus Suparmanto Enggan Umbar Janji Kerja

Serah terima jabatan (sertijab) dari Enggartiasto Lukita kepada Menteri Perdagangan baru Agus Suparmanto, dilakukan tertutup.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Agus Gumiwang Sanjung Airlangga Sebagai Sosok Menperin yang Sempurna

Agus Gumiwang Kartasasmita resmi menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Airlangga Hartarto yang ditunjuk sebagai Menteri Koordi

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Edhy Prabowo Jadi Menteri KKP, Ini Harapan Pengusaha

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai sosok Edhy cukup mumpuni diberikan amanat memajukan sektor perikanan nasional.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Dirut BUMN Hingga Konglomerat Hadiri Serah Terima Jabatan Erick Thohir

Kedatangannya ini disambut palang pintu berisi pantun yang dipersembahkan oleh karyawan BUMN.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Menteri ESDM Arifin Tasrif Janji Langsung Benahi Defisit Neraca Migas

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan akan berfokus untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan (current account defisit/CAD).

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Sertijab Bappenas Diiringi Tangis Perpisahan Bambang Brodjonegoro kepada Jajarannya

Serah terima jabatan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) kepada Suharso.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Suharso Akan Diskusikan Pemindahan Ibu Kota Baru Sampai ke Tempat Tidur

Suharso Monoarfa akan mendiskusikan pemindahan Ibu Kota tidak hanya di kantor, tapi hingga di dalam rumah.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Tokoh Papua: Terimakasih Pak Jokowi, Kabinet Jilid II Tak Ada Keterwakilan Orang Asli Papua

  2. Pelaku Teror Bom di Pelantikan Jokowi Ditangkap, Budiman: Pembunuh-pembunuh Berdarah Dingin

  3. Baru Tiga Jam Dilantik, Menkominfo Johnny Lupa Kepanjangan Nama Kementeriannya

  4. Kadernya Tak Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Demokrat Pasrah

  5. Apresiasi Susunan Kabinet Indonesia Kerja Jokowi-Ma'ruf, PSI: Ini Menjanjikan!

  6. Prabowo Jadi Menteri, Media Asing Anggap 'Bencana bagi Penegakan HAM'

  7. Ditemui Sekjen Kemhan di Rumahnya, Jansen: Sikap Nge-Bossy Pak Prabowo Hilangkan Dikitlah

  8. Jokowi Tunjuk Komjen Idham Azis Jadi Kapolri Pengganti Tito

  9. Capai Rp20 T! Ini 7 Menteri Terkaya di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024

  10. Partai Gerindra Akan Usulkan Fadli Zon Jadi Ketua BKSAP Hari Ini

Available

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Available

Wawancara

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Image
News

DPR RI

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Sosok

Image
Gaya Hidup

Menteri PPPA Ingin Akrab dengan Media dan LSM

Image
Gaya Hidup

Sempat Kaget Ditunjuk Jadi Menteri PPPA, Bintang Tak Malu Bertanya ke Anak Buah

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Jumlah Kekayaan 5 Menteri Srikandi Kabinet Indonesia Maju, Ada yang 'Hanya' Miliki Rp4 Miliar