image
Login / Sign Up

Kementan Genjot Ekspor Dan Investasi Bidang Tanaman Pangan

Wayan Adhi Mahardika

Image

Petani merontokan gabah saat panen padi di lahan persawahan garapannya di Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/1). Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat menyebutkan produktivitas padi di daerahnya diproyeksi masih bisa memenuhi kebutuhan rata-rata konsumsi masyarakat dimana setiap tahunnya menghasilkan 12,5 juta ton dari sekitar 900.000 lahan produktif. | ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/pras/18.

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan tengah berupaya melakukan  percepatan investasi bidang tanaman pangan. Sejumlah investor dan ekspotir bidang tanaman pangan dikumpulkan dengan menghelat Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Investasi Bidang Tanaman Pangan di Depok, Jawa Barat, Kamis malam (12/9/2019).

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menyatakan percepatan ekspor dan investasi bidang tanaman pangan merupakan upaya untuk mewujudkan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempercepat investasi dan ekspor.

"Sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, kita bertekad memperluas investasi di bidang tanaman pangan. Petani kalau disuruh membangun usahataninya sendiri pasti kesulitan, maka perlu adanya investasi untuk membangun sektor tanaman pangan. Potensi yang ada di tanaman pangan tidak hanya dari sisi onfarm saja tapi juga hilir,” demikian dikemukakan Suwandi dalam Rakor tersebut.

baca juga:

Menurut Suwandi, langkah nyata guna percepatan ekspor dan investasi yakni salah satunya dengan membangun industri pertanian di desa. Dengan adanya industrialisasi di desa maka akan terwujud keseimbangan kota dan desa.

Desa dikembangkan menjadi industrialisasi berbasis agro karena lebih dekat bahan baku, tenaga kerja dan lahan tersedia, plus didukung infrastruktur, kota menjadi pusat pasarnya. Ke depannya, sambung Suwandi, tidak ada lagi remote area, namun daerah pelosok mulai dikembangkan dengan meilhat potensi sumberdaya di masing-masing wilayah.

Oleh karena itu, ia berharap kesempatan kali ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan tematik.

“Kita akan bahas industri jagung, industri ubi kayu ataupun industri kacang tanah dan hijau yang sedang trend naik saat ini. Kita harus bisa menangkap peluang yang ada, seperti halnya kacang hijau," ujarnya.

Menurut Suwandi, ekspor kacang hijau hampir 10 persen dari produksinya selama ini. Budidayanya mudah, dua bulan sudah dipanen dan nilai jualnya juga tinggi. Dengan demikian, ini salah satu contoh potensi besar yang bisa dikembangkan dari komoditas tanaman pangan.

Lebih lanjut Suwandi menyebutkan berbagai peluang investasi yang menarik di bidang tanaman pangan adalah industri perbenihan, pupuk organik dan pestisida hayati ramah lingkungan, budidaya jagung skala luas corn estate dan berbagau jenis industri olahan. Selain itu, korporasi multi komoditas lengkap hulu hingga hilir seperti kebun jagung beserta industri jagung pakan dan ternak.

"Ini sebagai langkah awal yang lebih baik untuk mengembangkan usaha tanaman pangan," tandas Suwandi.

Di tempat yang sama, Kepala Subdirektorat Fasilitasi Promosi Luar Negeri BKPM, Sri Endang Novitasari mengungkapkan pentingnya meningkatkan arus investasi langsung yang berorientasi ekspor.

"Pasalnya, investasi dapat membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan volume ekspor," ungkapnya.

Perlu diketahui sejak tahun 2017 Indonesia masuk ke dalam G20. Secara ekonomi Indonesia urutan 16 terbesar di dunia dengan GDP lebih dari USD 1 triliun. Indonesia sendiri menyumbang 2.5 persen dari pertumbuhan ekonomi dunia. Bahkan, ada keyakinan lembaga rating akan perekonomian Indonesia yang dibuktikan dalam 3 tahun terakhir mengalami peningkatan peringkat dari 120 menjadi 73.

“Hal ini mengindikasikan bisnis di Indonesia semakin dipermudah,” tutur Sri Endang.

Adapun tahun 2019 diakui sebagai tahun politik yang mengakibatkan PMA cenderung menurun. Namun demikian, Sri Endang menjelaskan sektor primer yang termasuk di dalamnya sektor pertanian menyumbang investasi sebanyak Rp 600 triliun atau sekitar 17,5% dari total realisasi investasi.

Bahkan realisasi PMDN sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan Januari sampai Juni tahun 2019 naik 11,7 persen, lebih tinggi dari kenaikan tahun 2018 sebesar 9,5 persen.

"Secara total, realisasi investasi tahun 2014-Juni 2019 total Rp 3.372,4 triliun naik 206% dari periode 2010-2014 sebesar Rp 1.634 triliun," jelasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Perang Dagang

India-China Bentuk Mekanisme Baru Atasi Masalah Perdagangan dan Investasi

Image

Ekonomi

Sambut Cashless Society, ini 5 Ide Bisnis yang Tak Lagi Butuh Uang Fisik

Image

Ekonomi

Baru Diresmikan, KEK Sorong Ditargetkan Menarik Investasi Hingga Rp32,5 Triliun

Image

Ekonomi

Penusukan Wiranto, Akan Ganggu Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Image

Ekonomi

Peningkatan Investasi Langsung, Solusi Tekan Defisit

Image

Ekonomi

Hingga Oktober 2019, Total Investasi di Seluruh KEK di Indonesia Capai Rp85,3 Triliun

Image

Ekonomi

Peringkat Persaingan Global Indonesia Turun Akibat Regulasi yang Rumit

Image

Ekonomi

Menkeu Akui Sudah Berkomunikasi Dengan Investor Terkait Dana Repatriasi

Image

Ekonomi

Menteri Susi Usul Ada Tol Laut Langsung ke Luar Negeri, Untuk Apa?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bentoel Group Cegah Pekerja Anak di Sektor Pertanian Tembakau

Bentoel Group berkomitmen mendukung program Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi pekerja anak di sektor pertanian.

Image
Ekonomi

Bentoel Beli 9.000 Ton Tembakau FCV dari 1.226 Mitra Petani

Tembakau jenis FCV yang dihasilkan Lombok merupakan daun tembakau berkualitas tinggi.

Image
Ekonomi

Wapres JK Terima Tunjangan Hari Tua dan Pensiun

Wapres memperoleh manfaat program THT dan pensiun sebagai penghargaan atas jasa dan dedikasi dalam mengabdi kepada negara.

Image
Ekonomi

Mendag Enggar: Platform Online Bantu Tingkatkan Ekspor

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut ekspor yang dilakukan melalui platform online atau daring akan dapat menyelamatkan ekonomi

Image
Ekonomi

KAI - Adhi Commuter Point Luncurkan Menara II Cisauk Point

KAI-ADHI bekerjasama luncurkan menara II Cisauk Point dalam rangka terus kembangkan hunian yang terkoneksi dengan transportasi multimoda.

Image
Ekonomi

RI Gaet 21 Investor Arab Saudi untuk Garap Industri di Indramayu

KJRI Jeddah menggandeng 21 pengusaha besar dari Arab Saudi untuk membahas investasi dalam acara Indramayu Investment Forum (IIF).

Image
Ekonomi

Menteri ESDM Sebut 1.000 Kecamatan Belum Punya SPBU Resmi

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan masih ada 1.000 kecamatan di wilayah 3T yang belum mempunyai SPBU resmi.

Image
Ekonomi

Jonan: Di China, Beli Mobil Listrik Langsung Dapat Pelat Nomor

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bahwa Indonesia harus meniru China dalam penerapan regulasi mobil l

Image
Ekonomi

Pelni Pulangkan 2.790 Pengungsi Asal Wamena

Ribuan pengungsi itu diangkut dengan menggunakan empat kapal milik PT Pelni.

Image
Ekonomi

Pabrikan Rokok Kecil Minta Pemerintah Bersikap Adil Rumuskan Kebijakan Cukai

Kebijakan ini guna meminimalisasi kecurangan yang dilakukan oleh pabrikan rokok besar asing.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Agar Tak Dihukum Jenderal Andika Perkasa, Perwira Staf, Danramil, Komandan Satuan Bawah Hati-hatilah Pakai Medsos

  2. Dosen Unair yang 'Kejam' Corat-coret Skripsi Ternyata Dekat dengan Mahasiswa, Ini Buktinya

  3. Paulus: Ada Kelompok Bersenjata di Pedalaman Sana yang Sudah Mengarah ke Sini, Jadi Jangan Pernah Lengah

  4. Sebar Hoaks Soal Wiranto, PPP Sebut Hanum Ingin Jadi Sengkuniwati

  5. Tak Ada Sampah Mengambang, Bersihnya Banjir di Jepang ini Panen Pujian Warganet

  6. Chloe Minta Handphone Belasan Juta, Lee Jeong Hoon: Gak Tahu Diri ya Anak Saya

  7. 2.600 Pelajar Papua Pulang, Kapolda: Untuk Apa Mereka Pulang? Ini Jadi Beban Sosial

  8. Musni Umar: Saya Maafkan Yunarto Wijaya dan Mereka yang Ejek Saya

  9. Makin Feminin, Sam Smith Kenakan Lingerie Berenda di Attitude Awards

  10. Duet Gibran - Andreas Diharapkan Ulang Sukses Jokowi - Rudi di Solo

Available

fokus

Masa Lansia
Kisah dari Cilincing
Hari Tani Nasional
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Image
Ujang Komarudin

Demokrasi Yang Tak Direstui

Image
Rozi Kurnia

Penampilan Luar Biasa Joker Dari Seorang Joaquin Phoenix

Available

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
News

DPR RI

5 Fakta Menarik Pimpinan DPR RI Rachmad Gobel, Pernah Pimpin Beberapa Perusahaan Ternama

Image
Ekonomi

Sempat Sulit Cari Kerja hingga Sukses dengan Kosmetik Halal, 7 Fakta Pendiri Wardah Nurhayati Subakat

Image
News

Berebut Kursi DPR dengan Sang Ayah, ini 5 Fakta Legislator Milenial Dyah Roro Esti