image
Login / Sign Up

Kena PHK! Ini Cara Produktif Untuk Tetap Kantongi Penghasilan

Anggi Dwifiani

Image

Petugas jasa penukaran uang asing PT Ayu Masagung menghitung pecahan uang Rp100.000 di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (1/3). Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS melemah dan menyentuh Rp13.800 per Dolar AS | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, tidak jarang perusahaan kalah bersaing. Bahkan, hal ini terjadi tanpa diduga- duga oleh pemiliknya yang telah merekrut banyak pekerja.

Hal inilah yang membuat adanya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang paling tidak disukai karyawan.

Intinya, enggak ada orang yang mau kena PHKMeratapi nasib tentu bukan opsi. Dapur harus tetep ngebul. Roda ekonomi keluarga tetap harus jalan. 

baca juga:

Masalahnya, masih banyak dari kita yang enggak punya dana darurat. Alhasil, saat tulang punggung keluarga kehilangan penghasilan, mereka mengandalkan utang untuk menutup kebutuhan hidup.

Namun jika masih beruntung, PHK biasanya mendapatkan dana pesangonnya cukup gede buat buka usaha.

Dana pesangon bukan duit yang jatuh dari langit. Manfaatkan seoptimal mungkin biar hidup enggak keteteran 

Apa aja yang bisa dilakukan selama belum ada pekerjaan baru? Ada beberapa tips setelah kena PHK yang bisa berguna untuk survive.

1. Manfaatkan Dana Pesangon Seoptimal Mungkin

Jika Dana Darurat atau tabungan nggak mencukupi kebutuhan selama masa menganggur, mau nggak mau dana pesangon harus dimanfaatkan sebijak mungkin. Tahu dong kalau masalah pesangon sudah diatur di Undang-Undang Ketenagakerjaan no.13 tahun 2003 pasal 156 ayat 1:

“Dalam hal terjadi pemutusan hubungan Kerja, pengusaha diwajibkan membayar pesangon dan atau uang penghargaan masa Kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.”

Besaran pesangon tentu bervariasi dan disesuaikan dengan gaji pokok dan masa Kerja. Enggak cuma dana pesangon doang yang bisa kamu terima, perusahaan juga wajib memberikan uang penghargaan masa Kerja yang juga bergantung pada masa Kerja.

Mencatat semua pengeluaran rutin adalah langkah awal mengatur keuangan. Penting biar keuangan keluarga enggak kacau

Kalau sudah menghadapi masa darurat abis PHK dana pesangon, tentu enggak boleh diumbar sembarangan. Pasalnya, kebutuhan hidup keluarga tetep harus dipenuhi selama masa mencari Kerja baru.

Makanya menyusun prioritas pengeluaran sangat penting agar alokasi dana kebutuhan keluarga bisa tepat guna. Sebelum menyusun prioritas pengeluaran, ada baiknya memerhatikan poin-poin ini:

Berapa total dana pesangon yang diterima

Berapa Dana Darurat yang dimiliki?

Total pengeluaran keluarga setiap bulan

Berapa sisa utang yang harus dilunasi

Nah, setelah poin-poin tersebut dijabarkan, maka prioritas pengeluaran bisa disusun dan dijadikan patokan.

2. Atur Lagi Pengeluaran Rutin

Kalo prioritas udah disusun, sekarang saatnya mengatur pengeluaran rutin buat kebutuhan pokok termasuk pangan, papan, pendidikan dan utang/cicilan.

Jangan lupa pasang target berapa bulan dana pesangon itu bisa mencukupi pengeluaran rutin. Target ini juga berkaitan dengan keinginan untuk mulai Kerja baru. Misalkan dana pesangon kamu cuma cukup buat memenuhi kebutuhan selama enam bulan, maka dalam jangka waktu itu kamu harus udah dapat kerjaan baru.

3. Prioritaskan Bayar Utang/Cicilan

Setelah menyisihkan dana untuk pengeluaran rutin, saatnya fokus dalam melunasi utang/cicilan. Jika dana pesangon yang diterima lumayan besar dan masih ada sisa setelah dikurangi dana pengeluaran rutin, usahakan untuk melunasi cicilan yang sedang berjalan. Yang jelas, pembayaran cicilan jangan sampai terganggu atau menunggak.

Kalo masih punya cicilan berjalan, prioritaskan dana buat melunasi, biar enggak ada denda atau penalti

Tapi bisa juga dana pesangon enggak mencukupi buat bayar utang-utang. Kalau mentok begini, kamu bisa coba konsultasikan dulu ke pihak kreditur untuk minta keringanan, misalnya mengubah tenor pinjaman. Tapi kalau masih enggak bisa juga, ya terpaksa jual aset. Mungkin punya perhiasan emas? 

4. Mengubah Gaya Hidup

Susah emang mengubah gaya hidup. Tapi di tengah kondisi keluarga pasca-PHK, mau nggak mau ini wajib. Dilarang keras hidup konsumtif. Komunikasikan hal ini baik-baik dengan anggota keluarga lain, agar enggak shock.

Jajanan restoran emang menggiurkan, tapi  kalau dalam masa prihatin masih maksa juga makan di restoran mahal,  itu sama aja bunuh diri.

Jika biasanya kamu merokok satu bungkus per hari, mungkin bisa dikurangin jadi satu bungkus per dua hari. Atau jika menu makanan sehari-hari biasanya pakai daging sapi atau ayam, mungkin bisa diganti jadi ikan plus telur. Standar beras pun bisa diturunin selama masa survival ini.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

99 Persen Penerbangan Berhenti, Susi Air Harus Rumahkan dan PHK Karyawan

Image

News

DPR RI

Baleg DPR RI Gelar Rapat Bahas DIM dalam RUU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

APG: PHK 180 Pilot Garuda Terkesan Mendadak dan Terburu-Buru

Image

Ekonomi

Respon BUMN Soal PHK Pilot Garuda Indonesia

Image

News

Wabah Corona

Politikus PPP: Negara Perlu Lindungi Para Pekerja Agar Tidak Dipecat Saat New Normal

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Imbas COVID-19, Garuda Indonesia PHK Pilot

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Karena Lockdown Jumlah Pengangguran di India Capai 122 Juta Orang

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Gaung Positif RUU Cipta Kerja Malah Muncul Saat COVID-19?

Image

Ekonomi

Anak Buah Luhut Minta PT Garam Tingkatkan Produktivitas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Waskita Karya Siap Laksanakan WFO Melalui Skenario New Normal

Disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan COVID-19 yaitu adanya jarak kerja antarpegawai minimal 1,5 meter.

Image
Ekonomi

Komisi XI Khawatir PP Tapera Hanya Akan Bebani Rakyat

Pemerintah seolah-olah lepas tangan dari tanggung jawabnya dalam pemenuhan atas tempat tinggal yang layak bagi warganya.

Image
Ekonomi

Bukopin Bantah Isu Viral Tarik Tunai Rp10 Juta Harus Konfirmasi Dahulu

Sebelumnya telah viral selembar pengumuman mengatasnamakan Bank Bukopin.

Image
Ekonomi

Perkuat Ekonomi Umat, Pemerintah Resmikan Kios WarNU dan Kartu Santri/Pelajar NU Digital

Kemenko Ekonomi dan NU resmikan Piloting Kios Warga Nahdlatul Ulama (WarNU) Digital dan Penyerahan Simbolis Kartu Santri/Pelajar NU Digital.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Diminta Bantu Petani Manfaatkan E-commerce untuk Distribusi Pangan di Era New Normal

Hingga saat ini banyak daerah dan masyarakat yang belum bisa mengakses e-commerce karena minimnya jaringan internet.

Image
Ekonomi

LRT Jabodebek Molor ke Juni 2022, Progres Pembangunan Kini Baru 71,2 Persen

Adhi Karya mengungkapkan progres atau perkembangan pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama telah mencapai 71,2 persen.

Image
Ekonomi

KKP Yakin Ekspor Perikanan Bakal Bangkit Saat Penerapan New Normal

KKP optimistis ekspor berbagai komoditas sektor kelautan dan perikanan bakal bangkit kembali pada masa normal baru.

Image
Ekonomi

Tengku Zul Tuding TKA Cina di Indonesia adalah Komunis

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Tengku Zulkarnain melontarkan pernyataan terkait isu kehadiran komunisme di Indonesia.

Image
Ekonomi

Nilai Tukar Petani Anjlok Gara-gara Kebijakan PSBB dan Tak Terserapnya Hasil Panen

CIPS menilai tidak terserapnya hasil panen dan kebijakan PSBB memengaruhi nilai tukar petani (NTP).

Image
Ekonomi

Pemerintah Anggarkan Rp18,44 Triliun untuk Program Padat Karya

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,44 triliun untuk program padat karya yang diselenggarakan kementerian dan lembaga.

terpopuler

  1. 5 Kebiasan Rasulullah Agar Hidup Lebih Sehat dan Jarang Sakit, Yuk Terapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

  2. Kemurahan Allah bagi Hambanya yang Menyertakan Niat dalam Segala Kegiatan

  3. Protes George Floyd: Pengamat Indonesia Sebut Donald Trump Bakal Kalah Besar di Pemilu 2020

  4. Pasca Operasi Bayi Tabung, Zaskia Sungkar Keluhkan Perut Kadang Sakit

  5. Bens Leo Soroti Ada 'Tepuk Tangan' Kekeyi di Lagu Keke Bukan Boneka

  6. Kekeyi Diduga Menjurus Pelanggaran Hak Cipta, Bens Leo Minta Pencipta Hingga Label Rekaman Turun Tangan

  7. Kisah Pemuda Singapura yang Positif COVID-19, Diisolasi 68 Hari dan Jalani Tes Swab 22 Kali

  8. Gempa di Aceh Pagi Tadi Rusak Bangunan

  9. Airlangga Pastikan Pemerintah Tak Cabut PSBB dan Segera Terapkan New Normal

  10. PDIP: Pemakzulan Presiden Cukup Sulit, Rasanya Seperti Mimpi di Siang Bolong

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Image
Muhammad Adlan Nawawi

Pendidikan di Era New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah