image
Login / Sign Up

Soal Raibnya Saldo Nasabah Rp14 Juta, BRI: Pengembalian Tunggu Selesainya Investigasi

Atikah Umiyani

Image

Nasabah bertransaksi melalui mesin ATM di galeri e-banking Bank BRI, di Jakarta, Selasa (17/7/2018). Peningkatan platform transaksi Bank BRI pada Triwulan kedua tahun 2018 mengalami kenaikan di segmen mikro dan menengah sebanyak 15%. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan cepat merespon laporan nasabahnya yang bernama Pratama Guitarra.

"Laporan nasabah atas nama Pratama Guitarra sedang kami proses, yang bersangkutam baru hari ini melapor ke Bank BRI. Sehingga saat ini kami sedang melakukan investigasi atas apa yang sebenarnya terjadi," ujar Corporatse Secretary BRI Hari Purnomo kepada Akurat.co, Kamis (12/9/2019).

Ia menambahkan, apabila terbukti skimming, tentu perseroan akan melakukan penggantian. Namun apabila terbukti hal tersebut karena kelalaian nasabah maka menjadi tanggung jawab pribadi.

baca juga:

Hari menambahkan untuk penggantian dana nasabah tentunya membutuhkan waktu sejalan dengan proses investigasi selesai.

"Tentu saja uang tidak bisa dikembalikan sebelum investigasi selesai. Karena kan harus diketahui pasti dulu, ini karena apa," jelasnya.

Lalu mengenai penarikan uang Rp14 juta di Bali, padahal nasabah tersebut sedang berada di Jakarta, pihak BRI menepis bahwa selalu terjadi kasus skimming yang berpusat di Pulau Dewata tersebut.

"Kasus skimming tidak selalu terjadi di Bali, kebetulan saja ada 2 kejadian terjadi di Bali [dalam waktu dekat]," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan seorang nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mengalami dugaan kasus pembobolan rekening. Kali ini, dugaan pembobolan terjadi pada rekening nasabah bernama Pratama Guitarra yanh merupakan seorang wartawan KONTAN.

Dihubungi Akurat.co, Kamis (12/9/2019) Pratama bercerita saat ia berniat mengambil uang ke ATM pada Minggu (8/9/2019) ia mendapati kartunya ditolak oleh mesin ATM. 

"Nah, hari ini gue ke BRI Depok untuk benerin kartu. Setelah kartu bener, gue coba ngecek uang ke ATM. Setelah dilihat kok uangnya kurang banyak," ujarnya.

Kemudian ia meminta pihak BRI untuk mencetak mutasi pengeluaran uang. Lalu ia mengetahui adanya penarikan uang sejumlah Rp10 juta pada Selasa (10/9/2019) yang tidak diketahuinya karena bukan dilakukukannya lantaran kartu ATM nya yang memang sedang rusak.

"Di tanggal itu ada penarikan sejumlah Rp10 juta melalui ATM Bank lain. Kemudian di tanggal 11 September ada penarikan lagi menggunakan ATM BRI sejumlah Rp4 juta," jelasnya menambahkan.

Pratama menuturkan, setelah dilacak oleh BRI Depok, penarikan itu berasal dari SPBU Kampial, Bali. "Alhasil, duit yang raib Rp14 juta," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, setelah di konfirmasi ke pihak BRI lewat Kabaghumas BRI Alia, ia mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi lebih dulu. Kalau memang ada kejahatan uang akan dikembalikan, tapi pihak BRI belum bisa memastikan kapan investigasinya selesai.

"Dia blm bisa mastiin kapan selesai investigasinya. Kata Alia, Uang bisa kembali 100 persen jika memang ada kejahatan perbankan," tutup Pratama.

Seminggu yang lalu pada 5 September 2019 juga terdapat kasus hilangnya uang di rekening BRI. Mengutip akun Twitter @adty**r disebutkan uang senilai Rp 80 juta raib dari rekening.

Setelah ia mencetak buku tabungan, terjadi penarikan hingga Rp 70 juta sejak periode 28 Agustus - 2 September 2019. Dalam setiap kali transaksi penarikan uang yang diambil sebesar Rp 2,5 juta. Kemudian terjadi penarikan susulan sebanyak Rp 10 juta. Dan penarikan itu terjadi di Bali juga. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

KPK Klaim Ada Kemajuan dari Kerja Tim Transisi untuk Analisis Revisi UU

Image

Hiburan

Ternyata Ini Permintaan Teuku Wisnu yang Belum Bisa Dipenuhi Shireen Sungkar

Image

Hiburan

Cinta Laura Kepergok Jalan Bareng Pria Misterius, Warganet Kompak Sebut Nama Aero Aswar

Image

Hiburan

Begini Cara Fedi Nuril Batasi Anak Bermain Gadget

Image

Ekonomi

GAPPRI Kecewa Tak Pernah Diajak Bicara Soal Kenaikan Cukai Rokok

Image

Ekonomi

Dear Pemerintah, Ini 6 Dampak Kenaikan Cukai Rokok terhadap Industri

Image

Ekonomi

OJK: Bunga Pinjaman Online Fintech Tidak Boleh Lebih dari 0,8 Persen!

Image

Ekonomi

Peminjam Fintech yang Ditagih Semena-mena Bisa Melapor ke Asosiasi

Image

Olahraga

Liverpool

Usai Tumbangkan Chelsea, Liverpool Perpanjang Catatan Rekor

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pukul Perajin Lokal, Pemerintah Diminta Setop Impor Tekstil Batik

Kemunculan tekstil bermotif batik di pasaran lebih dari lima tahun terakhir cukup dirasakan oleh perajin batik lokal.

Image
Ekonomi

Kenaikan Cukai Rokok Harus Dikoordinasikan dengan Menko Perekonomian

Langkah ini diharapkan bisa ditempuh sebelum cukai rokok efektif berlaku 1 Januari 2020.

Image
Ekonomi

Ketimbang Naikkan Cukai, Pemerintah Mending Perbanyak Tempat Bebas Asap Rokok

Kebijakan pemerintah menaikkan cukai rokok merupakan lose-lose solution.

Image
Ekonomi

Belum Puas Dengan Akselerasi di Kemaritiman, Menko Luhut: Tapi Sudah Sesuai Target

Banyak program kerja sektor kemaritiman yang telah dikerjakan oleh pemerintah selama lima tahun.

Image
Ekonomi

Pindah Ibu Kota, Permintaan Penyediaan Rumah Makin Merata

Minat dan proyeksi perumahan utamanya di sekitar wilayah Kalimantan ikut mengalami tren kenaikan.

Image
Ekonomi

Mantan Gubernur BI Arifin Siregar Meninggal Dunia

Mantan Gubernur BI Arifin Siregar meninggal dunia di RS.Medistra, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Image
Ekonomi

Kemenkeu Klaim Telah Berikan Banyak Insentif Untuk Hambat Dampak Ekonomi Global

Kemenkeu menganggap banyak insentif fiskal sudah diberikan pemerintah untuk menahan dampak negatif perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.

Image
Ekonomi

Hanif Dhakiri Akui Jam Kerja Indonesia Tak Kompetitif Dibandingkan Negara ASEAN

Hanif menilai jam kerja di Indonesia tidak kompetitif dibandingkan negara Asean lainnya lantaran jumlahnya yang lebih sedikit.

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Naik, Menteri Hanif Harap Tak Ada PHK Industri Rokok

Tidak adanya PHK dari industri rokok sebagai dampak kenaikan cukai rokok sesuai ketetapan pemerintah mulai Januari 2020.

Image
Ekonomi

Gara-gara Mafia Nakal, Realisasi Penyaluran Beras BPNT Tak Akan Capai Target

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan bahwa realisasi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) akan tidak tercapai.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Ikuti Saran Barbie Kumalasari, Boy William Ngaku Tetap Sampai Berbarengan dengan Penumpang Kelas Ekonomi

  2. Mantan Sesmenpora Bakal Beberkan Cara Imam Nahrawi Memperkaya Diri Sendiri

  3. Moeldoko Sebut KPK Hambat Investasi, Said Didu: Izinkan Saya Tertawa

  4. Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Jansen: Inilah Akibat Semua Masalah Tumpuk Jadi Satu

  5. Pengakuan Tjahjo Kumolo, Satu-satunya Menteri Jokowi yang Tidak Pernah ke Luar Negeri

  6. Gibran Ingin Daftar Calon Wali Kota Solo Lewat PDIP, Rudy: Woo, Sudah Tutup

  7. Budiman Sudjatmiko Pastikan Besok Tidak Ada Pengesahan RUU KUHP di DPR

  8. ESA Tangkap Gambar Tak Biasa dari Planet Mars, Ada Apa?

  9. Mahasiswa Siapkan Puncak Demonstrasi di Depan DPR dan Istana Besok

  10. Denny Siregar: Pemberian Gelar 'Putera Reformasi' untuk Jokowi adalah Kecentilan Politik

Available

fokus

Bencana Lingkungan
Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

DPR dan Parlemen Modern

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Dikabarkan Hengkang dari PAN, 7 Fakta Menarik Faldo Maldini

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri