Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Habibienomic, Konsep Ekonomi BJ Habibie Berbasis Teknologi

Andi Syafriadi

BJ Habibie Tutup Usia

Habibienomic, Konsep Ekonomi BJ Habibie Berbasis Teknologi

Foto Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie saat dibawa untuk prosesi pemakaman di Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). Pemakaman presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara. Prosesi persemayaman dan penyerahan jenazah Habibie dilakukan secara militer. Jenazah Habibie diserahkan oleh perwakilan keluarga, yakni putra Habibie, Thareq Kemal Habibie kepada perwakilan pemerintah yang diwakili oleh Ketua MK, Anwar Usman. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Kabar Duka kembali menyelimuti Indonesia, Mantan Presiden B.J Habibie dikabarkan telah tutup usia pada hari Rabu (11/9) di usianya yang ke 83 tahun. Hal tersebut menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) Suroto menyebutkan bahwa saat ini masyarakat Indonesia telah kehilangan putra terbaik bangsa yang memiliki pemikiran "genuine" dan tajam. 

"Habibienomic yang pernah ditawarkan sebagai konsep pemikiran Almarhum B.J Habibie adalah sebuah aliran ekonomi yang mengedepankan peningkatan nilai tambah ekonomi berbasis teknologi. Pemikiran ini sebetulnya pernah ditawarkan pada awal tahun 1990 an, ini merupakan pemikiran yang penting dan relevan untuk diterapkan saat ini dan juga mendatang. Sayangnya beliau belum sempat memiliki kesempatan untuk menerapkanya karena beliau berada dalam situasi krisis dan transisional," ujarnya kepada Akurat.co, Kamis (12/9/2019).

baca juga:

Suroto menambahkan, model konsep alih teknologi harusnya memang ditempelkan dalam berbagai negosiasi kebijakan investasi terutama investasi asing, sebab tanpa komitmen alih teknologi pada akhirnya seperti saat ini, semua nilai tambah berada dalam kendali negara lain. 

"Mustinya konsep Habibienomic itu juga jangan hanya dimaknai dalam konteks membangun teknologi "high tech", tapi lebih penting dari itu semua justru ke industri kerakyatan. Terutama yang menyangkut industri pangan, hari ini kita dapat lihat, ketika pasar telah terbuka lebar dan penetrasi produk kita kalah dalam sentuhan teknologi, jadi tak memiliki "reserve" sebagai hasil dari nilai tambah," ujarnya.

Maka dengan itu, lanjut Suroto, pemerintahan hari ini dan mendatang musti memikirkan kembali konsep kebijakan Habibienomic ini, karena setiap produk yang dihasilkan rakyat harus bernilai tambah dan memberikan tambahan kesejahteraan bagi mereka. Terutama teknologi untuk industri pangan dan energi terbarukan. 

Mengacu kepada Eksportasi kita yang masih tergantung kepada produk ekstraktif atau bahan mentah yang tak bernilai ekonomis mustinya dikurangi, karena setiap produk terutama industri pangan basis keluarga (home industry) harus digenjot dengan diberikan insentif fiskal.

"Eksportasi kita harusnya merupakan berasal dari surplus pangan atau ekonomi domestik," tegasnya.

Kalau kebijakan ini dijalankan, lanjut dia, maka dampak strategisnya akan banyak sekali. Mengurangi pengangguran, memberikan nilai tambah rill kepada rakyat banyak, dan setidaknya mengurangi defisit neraca perdagangan yang saat ini telah mencapai angka terburuk sejak tiga dekade belakangan. 

"Jadi dalam menyikapi revolusi industri 4.0 itu jangan terjebak pada soal bisnis cangkangnya atau kembangkan bisnis basis platformnya, tapi isinya konsep Habibinomic dengan demikian juga akan bermakna untuk kembalikan kedaulatan ekonomi kita," tuturnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

DPR RI

Legislator: Kawasan Industri Batang Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR Ini Dorong Bank Himbara Akselerasi Penyaluran Stimulus PEN

Image

Ekonomi

Positif Resesi, Pemerintah Diminta Terus Fokus Jalankan Kebijakan Pemulihan Ekonomi

Image

News

Eri Cahyadi Siap Lanjutkan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Ketenagakerjaan Ala Risma

Image

Ekonomi

Dear Masyarakat, Mengurangi Konsumsi Bisa Perparah Resesi

Image

Ekonomi

Ferdinand Hutahaean: Resesi Depan Mata, Ekonomi Lesu Kurang Darah!

Image

Ekonomi

DPR RI

Sri Mulyani Isyaratkan Resesi, Misbakhun Ajak Semua Pihak Tetap Optimistis

Image

Ekonomi

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Kepala BKF Ungkap Indonesia Sudah Resesi Sepanjang Tahun 2020

Image

Ekonomi

Pemerintah Beberkan 3 Fokus Dana Desa Tahun 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

4 Langkah Awal Ini Wajib Dilakukan Sebelum Kamu Terjun ke Bisnis Kuliner

Bagi kamu yang saat ini akan atau sedang menjalankan bisnis kuliner, berikut 4 tips suksesnya.

Image
Ekonomi

Pertamina Gulirkan Pinjaman Modal Rp2,9 Miliar ke UMKM di Jawa Barat

Pertamina telah menggulirkan suntikan pinjaman modal bagi pelaku UMKM senilai Rp2,9 miliar.

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator: Kawasan Industri Batang Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Anggota Komisi VII menilai Kawasan Industri Batang bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional

Image
Ekonomi

720 Panel Surya Buatan PTBA di Bandara Soetta Siap Beroperasi Penuh 1 Oktober

Bukit Asam siap kembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di bandara Tanah Air bekerja sama dengan AP II.

Image
Ekonomi

KAI Daop 1 Beri Diskon hingga 75 Persen untuk Tiket Kereta Jarak Jauh

KAI memberikan diskon atau pemotongan harga mulai dari 25 hingga 75 persen bagi penumpang kereta jarak jauh.

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: Realisasi Anggaran PC-PEN Sudah Dekati 40 Persen

Penyerapan anggaran PC-PEN menunjukkan tren positif, hingga minggu ini sudah mendekati 40 persen.

Image
Ekonomi

Menteri Basuki Yakin Tol Pekanbaru-Dumai Bisa Percepat Distribusi Logistik

Menteri PUPR optimistis ruas Tol Pekanbaru-Dumai dapat membantu arus distribusi logistik di kawasan setempat.

Image
Ekonomi

Legislator Sarankan Sektor Ekonomi Kreatif Dorong Eksistensi

Abdul Fikri Faqih menyarankan sektor ekonomi kreatif (ekraf) harus terus didorong eksistensinya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Image
Ekonomi

Presiden: Tol Pekanbaru-Dumai Undang Minat Investasi Kembangkan Usaha

Presiden Jokowi: Keberadaan jalan tol Pekanbaru-Dumai mengundang minat investasi untuk mengembangkan usaha di sekitar jalur tol tersebut.

Image
Ekonomi

Bank Indonesia Sentuh ISTN Melalui BI Corner

Bank Indonesia mengungkapkan bangsa Indonesia dapat maju karena proses belajar dan mengajarnya lancar, serta wawasannya dapat semakin luas

terpopuler

  1. Ustaz Hilmi: Shalat Jumat Aja Ditiadakan, Pake Dalil Apalagi Meneruskan Pilkada ?

  2. Mahfud MD: Ada yang Nanya, Apa Penting Film G30S/PKI Disiarkan? Saya Jawab...

  3. Doa Ketika Membasuh Muka, Agar Wajah Selalu Kinclong

  4. Arief Poyuono: Saya Dukung Gatot Nurmantyo Ikut Pilpres 2024

  5. 5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan

  6. Doa Agar Orang yang Kita Sukai Menjadi Cinta

  7. Vaksin China Dinilai Efektif, WHO Optimis Pandemi COVID-19 Akan Segera Berakhir

  8. Wanita yang Disayat Perutnya karena Suami Tak Mau Anak Perempuan di India Ternyata Hamil Bayi Laki-laki

  9. 7 Potret Adu Gaya Nella Kharisma dan Via Vallen, Mana Paling Kece?

  10. Pernah Berjaya, 5 Artis India Ini Jatuh Miskin di Akhir Hayat

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri

Image
News

5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan