Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Di Era Digital, Milenial Lebih Memilih Cashless untuk Transaksi Pembayaran

Andi Syafriadi

Talk Show Ruang Akurat

Di Era Digital, Milenial Lebih Memilih Cashless untuk Transaksi Pembayaran

Para mahasiswa dan akademisi yang menghadiri acara seminar Ruang Akurat yang digelar AKURAT.CO di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Acara tersebut bertajuk ‘Tantangan dan Peluang Generasi Milenial di Era Ekonomi Digital’ yang digelar AKURAT.CO bekerjasama dengan Manifest Institute dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta serta didukung Bank Mandiri dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Indonesia kini dipandang sebagai negara yang sangat menjanjikan bagi pasar ekonomi digital. Apalagi, belakangan ini industri digital terus berkembang dan menunjukkan tren positif.

Munculnya Fintech hingga Pembayaran Non Tunai (Cashless) yang terbilang cukup mudah, aman hingga cepat menjadi fakta konsumsi tersendiri bagi masyarakat di Indonesia.

Seperti halnya Nanda, salah satu mahasiswi UPN Veteran Jakarta, ketika penulis temui pasca acara Ruang Akurat: Tantangan&Peluang Generasi Millenial di Era Ekonomi Digital menyebutkan pemakaian pembayaran non-tunai terbilang cukup mudah apalagi dirinya suka mengandalkan pembayaran digital seperti OVO, Gopay atau Dana untuk membeli keperluan.

baca juga:

"Gua termasuk orang yang paling suka kalo bayar pakai digital sih mas liat aja di Hp gua mas, applikasi OVO gua taro paling depan soalnya kadang kalo kaya malem gitu butuh cemilan terus mager keluar ya ini paling diandelin," ujarnya, di sela-sela acara, Kamis (12/9/2019).

Senada dengan pernyataan Nanda, Santi menyebutkan bahwa pembayaran lewat digital seperti sekarang ini sangat menguntungkan.

"Bayar lewat digital emang udah paling enak sih mas, soalnya banyak promonya udah gitu ga usah capek-capek ngeluarin dompet atau narik duit dari ATM lagi, kecuali kalo lagi kepepet kaya kosong gitu saldonya baru gunain uang cash," ujarnya.

Dirinya menambahkan bahkan saat ini banyak gerai-gerai makanan udah mulai menyediakan barcode pembayaran lewat digital. Jadi kemana-mana cuma harus membawa Hp, dan itu sudah bisa beli apapun, yang penting ada saldonya.

Bahkan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara optimisi bahwa nilai ekonomi digital di Indonesia bisa mencapai USD 130 miliar di tahun 2020 mendatang ditambah dengan banyaknya potensi ekonomi digital di Indonesia.

Bahkan, lanjut Rudiantara, hal yang sangat kecil dan sederhana, dia mencontohkan potensi dari salah satu jasa ojek online yang dapat mengantarkan makanan.

"Kita sekarang sudah sering pake Go-Food, contohnya saja masyarakat Jakarta, mereka suka pesen Go-Food. Itu ada 95 juta box ayam geprek tahun lalu terkirim, itu aja cuma Go-Food coba bayangkan potensinya," ujar Rudiantara saat memberikan sambutan dalam diskusi tersebut.

Dengan segala potensi tersebut Rudi yakin industri ekonomi digital Indonesia bisa bertumbuh semakin pesat. Tahun lalu ekonomi digital menurut perhitungan saya mencapai USD 70 miliar dan tahun 2020 saya taksir akan jadi USD 130 miliar. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

4 Tersangka Korupsi Danareksa Sekuritas Akhirnya Diserahkan ke Kejari Jakpus

Image

Ekonomi

Legislator Nilai Pos Indonesia Berperan Penting Dalam Ekosistem Logistik Nasional

Image

Ekonomi

Horee, Kredit Mobil dan Motor Berwawasan Lingkungan Bisa Tanpa Uang Muka

Image

Ekonomi

Dihantam Pandemi, Bos Pupuk Indonesia Ramal Laba Akhir Tahun Hanya Rp2,6 Triliun

Image

Iptek

Ada Rencana Pajak 0%, Gimana Nasib Mobil Bekas?

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Liga 1 Ditunda, Pemain PSS Sleman Gundah

Image

Ekonomi

Pemerintah Tambah Alokasi Rp3,1 Triliun Atasi Kelangkaan Pupuk Subsidi

Image

Hiburan

7 Potret Angbeen Rishi, Tampil Memesona saat Hamil Anak Pertama

Image

Video

VIDEO Mengenal Lima Motif Batik Paling Populer Di Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Perlu Sinergi Antar Stakeholder

Pengembangan ekosistem kewirausahaan membutuhkan pendekatan penta-helix yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, media.

Image
Ekonomi

Legislator Nilai Pos Indonesia Berperan Penting Dalam Ekosistem Logistik Nasional

Legislator menilai PT Pos Indonesia memiliki peranan penting dalam penataan ekosistem logistik nasional

Image
Ekonomi

Horee, Kredit Mobil dan Motor Berwawasan Lingkungan Bisa Tanpa Uang Muka

Uang muka bagi mobil dan motor yang berwawasan lingkungan ini akan dimulai pada 1 Oktober 2020

Image
Ekonomi

Jokowi Serukan Semangat Pelaku Usaha Mikro Jangan Sampai Kendur

Presiden Jokowi menyerukan agar semangat para pelaku usaha mikro dan kecil jangan sampai kendur

Image
Ekonomi

Kenaikan Cukai Rokok Dikhawatirkan Berimbas PHK Pekerja oleh IHT

Rencana pemerintah untuk menaikkan cukai serta HJE rokok dapat berimbas kepada efisiensi tenaga kerja oleh industri hasil tembakau.

Image
Ekonomi

Ekspor Ikan Hias RI ke China Semakin Mudah Berkat Ini

KKP: Ekspor ikan hias ke China semakin mudah setelah adanya finalisasi format sertifikat kesehatan (HC) untuk ekspor hewan akuatik.

Image
Ekonomi

Dihantam Pandemi, Bos Pupuk Indonesia Ramal Laba Akhir Tahun Hanya Rp2,6 Triliun

Pupuk Indonesia prediksi laba 2020 sebesar Rp2,5 triliun hingga Rp2,6 triliun karena twrdampak pandemi COVID-19

Image
Ekonomi

Menperin: Sikap Wait and See Industri Bikin PMI September 2020 Turun

Menperin: PMI Agustus turun disebabkan industri yang tadinya melakukan ekspansi menjadi bersikap llebih hati-hati.

Image
Ekonomi

Pekerja IHT Khawatir Kenaikan Cukai Rokok Imbas ke Efisiensi Tenaga Kerja

Rencana pemerintah menaikkan cukai serta harga jual eceran rokok dapat berimbas kepada efisiensi tenaga kerja oleh industri hasil tembakau

Image
Ekonomi

165 Ribu Wisman Masuk RI, Faisal Basri: 2.500 TKA China yang Diundang Luhut

Faisal Basri menuding jumlah itu bukan turis melainkan TKA China yang didatangkan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

terpopuler

  1. Saat Joe Biden dan Istri Pelukan Usai Debat, Donald Trump Justru Lakukan ini

  2. Di Acara Mata Najwa, Gibran Tidak Mewajibkan Masyarakat Solo untuk Memilih Dirinya

  3. 7 Potret Kenangan Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S/PKI

  4. Said Didu: Smelter China Gunakan Sistem Penalti Biar Harga Beli Turun dan Rugikan Negara

  5. 5 Fakta Menarik DN Aidit, Jadi Loper Koran hingga Dikenal Dekat dengan Presiden Soekarno

  6. 5 Fakta Penting Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ikut Tumpas G30S PKI

  7. 5 Fakta Menarik Presiden Iran Hassan Rouhani, Kerap Dipenjara Selama Rezim Shah

  8. Bobby Nasution: Tidak Ada Rapat di Keluarga Presiden Sebelum Penentuan Calon

  9. Buruh Ancam Mogok Kerja Nasional, Begini Kata Apindo

  10. Bayari Rp180 Ribu untuk Pelanggan yang Lupa Bawa Dompet, Kasir di AS Dapat Balasan Rp290 Juta

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Iriana Tatap Mesra Presiden Jokowi Ini Bikin Melting Parah

Image
News

5 Fakta Penting Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ikut Tumpas G30S PKI

Image
News

5 Momen Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Tangkap Hasil Laut, Seru Banget!