Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

AAJI Desak Pemerintah Segera Selesaikan Problem Jiwasraya dan AJB Bumiputera

Andi Syafriadi

AAJI Desak Pemerintah Segera Selesaikan Problem Jiwasraya dan AJB Bumiputera

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengharapkan adanya solusi mendesak untuk mengatasi permasalahan likuiditas yang mendera Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang juga disoroti Bank Dunia.

"Setelah ada dalam laporan Bank Dunia, urgensi untuk mengambil penyelesaian atas masalah yang dihadapi anggota kami ini menjadi jauh lebih urgent," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut dia, penyelesaian harus segera dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat sebagai modal utama perusahaan asuransi jiwa.

"Ketika ada anggota belum jelas penyelesaiaannya, kami khawatir kepercayaan itu berpengaruh bukan hanya kepada dua anggota tapi juga bisa berpengaruh lebih luas," ucapnya.

Ia lebih lanjut mengungkapkan tahun ini pengurus AAJI sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan pihak terkait dan pemerintah untuk mengingatkan kembali persoalan yang membelit dua anggota asosiasi tersebut.

Dalam berbagai kesempatan, kata dia, pihaknya juga menyinggung wacana pembentukan lembaga penjamin pemegang polis yang dibicarakan sudah lama.

"Dibandingkan 10-15 tahun lalu, kebutuhan (lembaga penjamin pemegang polis) semakin terasa nyata," imbuh Budi.

Sebelumnya, Bank Dunia dalam laporan bertajuk "Risiko Ekonomi Global dan Implikasi terhadap Indonesia" menyebutkan sistem keuangan di Indonesia masih kuat terhadap guncangan.

Namun, Bank Dunia menyebut ada dua hal yang perlu mendapatkan tindakan dan kebijakan yang bersifat segera. Salah satunya, menjaga kredibilitas sistem keuangan dengan mengatasi pelemahan di sektor asuransi.

Bank Dunia menyebut dua perusahaan asuransi jiwa terbesar di Indonesia yakni Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 dan Asuransi Jiwasraya yang dinilai tidak mampu memenuhi kewajiban.

"Perusahaan tersebut mungkin menjadi tidak likuid dan membutuhkan perhatian segera," demikian laporan Bank Dunia edisi September 2019.

Lembaga keuangan internasional itu menyebut nasabah dua perusahaan tersebut mencapai sekitar tujuh juta orang dengan lebih dari 18 juta polis asuransi, sebagian besar nasabahnya berpenghasilan rendah dan menengah.

Dalam laporan itu, Bank Dunia memberikan dua rekomendasi penyelesaian yakni melakukan penilaian rinci atas kesenjangan aktuaria dan dari penilaian itu, pemulihan harus segera diterapkan. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

PPATK Raih Penghargaan dalam Kompetisi yang Digelar Bank Dunia

Image

Ekonomi

Pemegang Saham Jiwasraya Harus Segera Selesaikan Kewajiban Bayar Polis Nasabah

Image

Ekonomi

Human Capital Index Membaik, Begini Pekerjaan Rumah Pemerintah

Image

Ekonomi

Marzuki Alie: Bailout Century Gaduh se-Indonesia, Jiwasraya Malah Tenang-tenang Saja

Image

Ekonomi

BI Tambah Likuiditas Perbankan Rp662,1 Triliun Lewat Pelonggaran Kebijakan Moneter

Image

News

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Bantah Ada Aksi Goreng Saham MYRX

Image

Ekonomi

Indef: Nasabah Jiwasraya Butuh Kepastian Penyelesaian Restrukturisasi Polis

Image

Ekonomi

Faisal: Kasus Jiwasraya Bukan Tanggung Jawab OJK Tapi Kementerian BUMN

Image

Ekonomi

Legislator: Holding BUMN Asuransi Harus Mampu Kembalikan Kepercayaan Publik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

5 Fakta Menarik Mata Uang Australia, Berbahan Plastik hingga Pernah Ada Typo

Pernaha da kesalahan ketik di uang yang sudah beredar

Image
Ekonomi

Mandiri Kucurkan Kredit PEN Ke Supplier Adhi Karya

Mandiri kucurkan kredit PEN ke supplier Adhi Karya untuk percepatan proyek infrastruktur strategis

Image
Ekonomi

Ekonom: Revisi Proyeksi Ekonomi sebagai Langkah Bersiap Hadapi Situasi Terburuk

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 yang dilakukan pemerintah merupakan sebuah langkah agar masyarakat dan dunia usaha bersiap diri.

Image
Ekonomi

Industri Mamin Mampu Jadi Penolong Saat Indonesia Hadapi Resesi

Indusrtri mamin dinilai bisa jadi penolong saat ekonomi Indonesia menghadapi resesi

Image
Ekonomi

Soroti Dampak COVID-19 ke Sektor Listrik, Menteri ESDM Bakal Lakukan Ini

Wabah COVID-19 memukul beban keuangan PLN. Hal ini lantaran ketidakseimbangan antara konsumsi dan pendapatan dengan biaya operasional.

Image
Ekonomi

Perppu Reformasi Sistem Keuangan untuk Antisipasi Dampak Jangka Panjang COVID-19

Perppu Reformasi Sistem Keuangan digagas untuk mengantisipasi dampak jangka panjang COVID-19 pada jasa keuangan.

Image
Ekonomi

Kredit Macet Fintech Meningkat Selama Pandemi COVID-19

AFPI: Tingkat kredit bermasalah (TWP) di industri fintech P2P lending meningkat 7 persen.

Image
Ekonomi

OJK Dorong Pasar Keuangan Mulai Berinovasi dan Tinggalkan Cara Tradisional

OJK mendorong pelaku pasar keuangan melakukan inovasi serta berorientasi pada pemberdayaan masyarakat yang lebih inklusif.

Image
Ekonomi

Menteri ESDM Akui Listrik di Tengah COVID-19 Gerogoti Keuangan PLN

Menteri Arifin sebut wabah Covid-19 pukul cashflow milik PLN lantaran tidak seimbang antara konsumsi dan pendapatan dengan biaya operasional

Image
Ekonomi

Indonesia Resesi, Ferdinand Hutahaean: Negara Super Kaya Lebih Dahulu Zona Resesi!

Ferdinand Hutahaean melalui akun twitternya menuliskan bahwa banyak sekali negara-negara kaya sudah lebih dahulu masuk dalam jurang resesi

terpopuler

  1. Curhat Istri Yang Suaminya Dikubur dengan Protokol Covid-19: Suami Saya Hanya Diare

  2. Said Didu Siap Jadi Moderator Perdebatan Jansen Sitindaon dan Sandiaga Uno

  3. Penjual Roti ini Dibikin Kesal Pembeli, Pesan 12 Boks Ternyata Maksudnya Beda

  4. Resmi Mualaf, Nathalie Holscher Pilih Sule Jadi Saksi 

  5. Diejek Gendut oleh Suaminya, Setelah Kurus Wanita Ini Ajukan Cerai

  6. Suami Ingin Anak Perempuan, Meggy Wulandari Siap Penuhi Setelah Umroh

  7. Defisit APBN Tembus Rp500,5 Triliun, Rizal Ramli: Lho Kemana Aja Tuh Uang? Payah Amat Sih!

  8. Punya Istri Crewet? ini Kisah Abu Nawas Lolos dari Amukan Istrinya

  9. Adik Kandung Positif Covid-19, Nikita Mirzani: Kakak Tungguin Lintang Ya!

  10. Agar Rezeki Terus Mengalir Deras, Baca Ayat Al-Qur'an ini di Malam Hari

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Miliki Harta Kekayaan Rp6,8 Miliar

Image
News

5 Potret Transformasi Almira Tunggadewi Yudhoyono, Putri AHY yang Beranjak Remaja

Image
Ekonomi

Intip Harta Kekayaan Bradley Cooper yang Bikin Tercengang!