Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

KPPOD Temukan 3 Masalah Utama Pelayanan OSS di Pusat dan Daerah

Andi Syafriadi

KPPOD Temukan 3 Masalah Utama Pelayanan OSS di Pusat dan Daerah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian didampingi beberapa menteri dan pejabat lainnya, secara resmi meluncurkan Sistem Online Single Submission (OSS) di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Senin (9/7). | ISTIMEWA

AKURAT.CO Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) dalam penelitiannya nampaknya masih menemukan beberapa masalah terhadap sistim pelayanan perizinan teritegrasi berbasis elektronik (OSS) baik di daerah maupun di pusat.

Dimana dari hasil penelitian tersebut terdapat tiga aspek yang berperan terhadap sukses maupun gagalnya OSS diantaranya adalah regulasi, tata laksana hingga kepada sistemnya itu sendiri.

Menurur Boedi Reza selaku peneliti KPPOD menyebutkan bahwa studi yang sudah dijalankan dari Mei hingga Juli lalu terdapat beberapa kondisi yang cukup menghambat baik di Daerah maupun pusat.

baca juga:

"Dalam studi yang sudah dilakukan dari Mei hingga Juli lalu, akhirnya kami menemukan beberapa kondisi yang dirasa cukup menghambat di level pusat dan daerah diantara lainnya adalah sistem, regulasi hingga tata laksana," ujarnya ketika ditemui di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Dirinya menambahkan melihat dari aspek regulasi di pusat, Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria atau NSPK sektoral yang idealnya menjadi petunjuk teknis pelayanan izin, tidak konkrit menerjemahkan PP Nomor 24 tahun 2018 tentang OSS ke dalam prosedur yang mudah diikuti.

"Contohnya, ketika ingin mendapatkan izin usaha industri, maka pelaku usaha wajib mendaftar lagi ke aplikasi, padahal mengacu kepada PP 24 tahun 2018 tertulis tidak mempersyaratkan hal tersebut yang pada akhirnya berdampak berbagai macam variasi terhadap SOP pelayanan izin di berbagai daerah," ujarnya.

Bahkan selain NPSK, lanjut Boedi, kesalahan OSS juga tergambar kepada bentroknya PP 24 dengan UU No.25 tahun 2017 (penanaman modal) beserta UU No.23 Tahun 2014 (pemerintah Daerah), yang pada akhirnya menyangkut kewenangan nemberi izin yang sebelumnya berada di kepala daerah berpindah kepada lembaga OSS.

Sementara mengenai kesalahan kedua yaitu sistem, terdapat di fitur penentuan lokasi usaha yang terbilang belum sinkron dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) hingga kepada rencana detil tata ruangnya (RDTR).

"Hal tersebutlah yang memnerikan dampak terhadap pendirian lokasi usaha yang tidak sesuai dengan perencanaan daerag sebagaimana ditetapkan oleh RTRW dan RDTR," tegasnya.

Dan kelemahan yang terakhir, lanjut Boedi, dalam aspek tata pelaksanaan, OSS pada tingkat pusat belum terintegrasi penuh dengan sistem perizinan Kementrian/Lembaga (K/L), sedangkan di Daerah banyak sekali pemda punya sistem mandiri berbasis aplikasi yang sanpai saat ini belum terintegrasi dengan lembaga OSS, bahkan belum semua daerah menerbitkan izin usaha dan operasional melalui OSS.

"Hal tersebutlah, menjadi hasil 3 temuan penelitian kami, keseragam baru ditemui pada pelayanan NIB saja, mengenai Integrasi menjadi evalusi pemerintah untuk segera laksanakan agar proses perizinan dapat sepenuhnya terintegrasi di OSS," tegasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Pemkot Tangerang Ancam Tutup Pertokoan dan Mall yang Langgar Protokol Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Yayasan Pstore Peduli Siap Resmikan Klinik Merakyat, Layanan Kesehatan Gratis

Image

News

Tersangka Mutilasi Wanita Ternyata Mahasiswa Terbaik di Kampus UI

Image

News

Polisi Temukan Fakta Baru dalam Rekonstruksi Mutilasi Rinaldi

Image

News

Diduga Jalin Kerja Sama Ilegal, Pihak Apartemen Pasar Baru Mansion Bungkam

Image

Ekonomi

Mantan Ketua DPR: Indonesia Tak Akan Bubar Kalau Pilkada Ditunda!

Image

News

Jadi Lokasi Mutilasi Rinaldi, Aparteman Pasar Baru Mansion Sewakan Kamar Lewat Aplikasi RedDoorz

Image

News

Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!

Image

News

Puluhan Rumah Terbakar di Bungur Jakarta Pusat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bank BTN Siap Akuisisi 25.000 Mesin EDC

Perseroan aktif mengakuisisi berbagai merchant lokal mulai dari sektor properti, makanan, hingga perusahaan retail

Image
Ekonomi

Perlukah Evaluasi Menyeluruh Dana Otsus Papua?

Menurut Esmond, pemerintah pusat gulirkan dana tersebut tapi tidak ada evaluasi terserap atau tidak.

Image
Ekonomi

Pelni Perketat Pemeriksaan Penumpang Keluar dan Masuk Pelabuhan Pomako-Timika

Tekan penyebaran Covid-19, Pelni perketat pemeriksaan penumpang yang akan keluar dan masuk melalui Pelabuhan Pomako-Timika.

Image
Ekonomi

Pengamat : RUU Cipta Kerja Harus Dilihat Dari Kacamata Pencari Kerja

Pengamat : Polemik RUU Cipta kerja sebenarnya dalat dihindari apabila melihat dari perspektif atau kaca mata pencari kerja.

Image
Ekonomi

Di Tahun 2021, Mendag Fokus Pendekatan Pengembangan Pasar Untuk Realisasi Ekspor

Kemendag fokus melakukan pendekatan pasar hingga 2021 untuk menggenjot realisasi ekspor dengan membidik negara yang dinilai sudah pulih.

Image
Ekonomi

Lewat LPS Call for Research, Ketua LPS Harap Akademisi Bantu Kebiijakan Penjaminan

Halim mengharapkan hasil riset para akademisi dalam program LPS Call for Research 2019/2020 dapat membantu regulator dalam kebijakan.

Image
Ekonomi

Menhub Didampingi Gubernur NTB Pantau Kesiapan Infrastruktur Perhelatan MotoGP

Menhub bersama Gubernur NTB melakukan inspeksi kesiapan infrastruktur penunjang dalam rangka menyambut perhelatan MotoGP.

Image
Ekonomi

Asosiasi UMKM Dorong Kegiatan Ekspor Gula Aren Khas Gorontalo

Asosiasi UMKM dorong kegiatan eksplor gula aren khas daerah Gorontalo.

Image
Ekonomi

Menkeu Sebut Negara G20 Sepakat Lakukan Aksi Global Hadapi Dampak COVID-19

Negara-negara yang tergabung pada G20 menyepakati untuk terus bekerja sama melakukan aksi global dalam rangka menghadapi dampak COVID-19.

Image
Ekonomi

Telkom Dukung PDAM Wujudkan PERPAMSI di Seluruh Tanah Air

Telkom mendukung PERPAMSI untuk mewujudkan digitalisasi PDAM di seluruh Indonesia.

terpopuler

  1. Tunda Pergi Haji Demi Temani Valentino Rossi, Komeng: Dia Itu Anak Tongkrongan

  2. Viral, Foto KTP Wanita Ini Sukses Bikin Iri Warganet karena Kelewat Cantik

  3. Wabup Mabuk dan Tabrak Polwan Hingga Tewas, Fahira Idris: Hancur Hati Ini

  4. Polling Soal Vaksin Covid-19, Netizen: Saya Ingin Sehat, Halal-Haram Biar Urusan Saya dan Tuhan

  5. Niat Jadikan Kawasan Hijau, Hutan Mini di Apartemen China Justru Jadi Ladang Nyamuk

  6. Telah Bercerai, Song Hye Kyo Diduga Masih Rayakan Ulang Tahun Song Joong Ki

  7. Napi Asal China Lapas Tangerang Kabur, Kapolda : Kita Akan Kejar

  8. Ferdinand ke Tengku Zulkarnain: Jangan Identikkan Kadrun dengan Umat Islam

  9. Ariel NOAH Didoakan Tambah Soleh oleh Putrinya, Alleia Anata

  10. Emosinya Kembali Meledak, Novak Djokovic: Saya Bukan Manusia Sempurna

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!