image
Login / Sign Up

PLN Bayarkan Kompensasi Pemadaman Listrik Rp840 Miliar

Wayan Adhi Mahardika

Image

Plt Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani memberikan penjelasan mengenai listrik padam kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi)  di Gedung PLN Pusat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019). Dalam pertemuan ini Presiden Jokowi menegur para jajaran direksi PT PLN Persero terkait aliran listrik yang mati di hampir seluruh Pulau Jawa. Jokowi heran mengapa backup plan PLN tidak berjalan baik saat pemadaman listrik. Sebelumnya pemadaman listrik secara serentak pada Minggu (4/8/2019) siang hingga malam terjadi akibat gangguan pada sisi transmisi ungaran dan pemalang berkapasitas 500 KV. Gangguan ini menyebabkan gagal transfer energi dari timur ke barat sehingga terjadi gangguan ke seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Pulau Jawa.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Total kompensasi kerugian akibat blackout pada awal Agustus 2019 yang dibayarkan kepada pelanggan PLN sebesar Rp840 miliar.

"Total telah kami bayarkan dikurangi pada pembayaran tagihan pada bulan September yaitu sebesar Rp840 miliar," kata Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani saat RDP dengan Komisi VII DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Nilai kompensasi sebesar Rp840 miliar tersebut dibayarkan kepada pelanggan sebanyak 21.986.563 dengan rincian, sebanyak 15.192.546 pelanggan subsidi dan 6.794.017 pelanggan nonsubsidi.

Dari pelanggan subsidi PLN membayarkan kompensasi sebanyak Rp60 miliar, sedangkan dari nonsubsidi dibayarkan sebesar Rp780 miliar.

Menurut Sripeni kebijakan penggantian kerugian tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM no 27 tahun 2017.

Sebelumnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengatakan untuk skema kompensasi pada listrik prabayar atau melalui mekanisme penggunaan Token, maka akan ditambahkan dayanya pada bulan September pada pembelian pertama.

“Kalau untuk pelanggan pascabayar, kan akan mendapatkan diskon skemanya. Nah untuk Token, akan mendapatkan tambahan daya yang senilai hitungan diskon pada pascabayar juga,” kata Vice Presiden Public Relations PT PLN Dwi Suryo Abdullah.

Lebih jelasnya Dwi menjelaskan, PLN akan menambahkan sejumlah kwh pada saat pembelian Token pertama setelah tanggal 1 September 2019.

”Kalau sekiranya pelanggan beli Token pada bulan September, pada pembelian pertama ditambah sejumlah kwh dalam perhitungan, yaitu 35 persen dikali daya terpasang dalam kva, kemudian dikalikan dengan jam-nya, dengan hitungan minimal pemakaian 40 jam, dikali tarif, sekitar Rp1.047,8,” kata Dwi.

Sedangkan untuk perhitungan pascabayar pada nonsubsidi akan mendapat diskon 35 persen, sedangkan subsidi mendapatkan diskon 20 persen.

Perhitungan tersebut, formulanya, PLN mengacu kepada ketentuan permen ESDM No 27 tahun 2017, di mana kaitannya kompensasi dengan pelangga diberikan apabila tidak sesuai dengan apa yang diterima.

Kisaran ada dua pelanggan subsidi nilai 20 persen dari kapasitas yang terpasang, dalam kva, dikalikan dengan jam nyala minimal,dihitung 40 jam. Untuk nonsubsidi 35 persen kali daya terpasang dalam kva dikali jam nyala minimal yaitu 40 jam kemudian dikali tarifnya.

Kompensasi ini diberikan atas peristiwa padamnya listrik di Jawa bagian barat pada 4 Agustus 2019 lalu di mana padam listrik secara massal tersebut, akibat gangguan pada jaringan listrik jalur selatan dari Pemalang-Semarang. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Puluhan Massa Masih Bertahan di Depan Gedung DPR Hingga Malam

Image

News

Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Depan Gedung DPR Akan Dilanjutkan Besok

Image

News

FOTO Mahasiswa Selimuti Gedung DPR/MPR Hingga Malam Hari

Image

News

Ribuan Mahasiswa Bertahan di Depan Gedung DPR Malam Ini, Polisi Jaga Ketat

Image

News

Mahasiswa Siapkan Puncak Demonstrasi di Depan DPR dan Istana Besok

Image

Video

VIDEO Aksi Ribuan Mahasiswa Tolak RKUHP di DPR

Image

News

FOTO Aksi Mahasiswa Tolak RKUHP dan UU KPK Padati Depan Gedung DPR

Image

Ekonomi

Kemenkeu Klaim Telah Berikan Banyak Insentif Untuk Hambat Dampak Ekonomi Global

Image

News

Soal Tudingan Aksi #GejayanMemanggil Ditunggangi, Koordinator: Ini Energi Baru

komentar

Image

1 komentar

Image
Hera Wati

alhamdulilllah saya sudah menerimanya.

terkini

Image
Ekonomi

Pukul Perajin Lokal, Pemerintah Diminta Setop Impor Tekstil Batik

Kemunculan tekstil bermotif batik di pasaran lebih dari lima tahun terakhir cukup dirasakan oleh perajin batik lokal.

Image
Ekonomi

Kenaikan Cukai Rokok Harus Dikoordinasikan dengan Menko Perekonomian

Langkah ini diharapkan bisa ditempuh sebelum cukai rokok efektif berlaku 1 Januari 2020.

Image
Ekonomi

Ketimbang Naikkan Cukai, Pemerintah Mending Perbanyak Tempat Bebas Asap Rokok

Kebijakan pemerintah menaikkan cukai rokok merupakan lose-lose solution.

Image
Ekonomi

Belum Puas Dengan Akselerasi di Kemaritiman, Menko Luhut: Tapi Sudah Sesuai Target

Banyak program kerja sektor kemaritiman yang telah dikerjakan oleh pemerintah selama lima tahun.

Image
Ekonomi

Pindah Ibu Kota, Permintaan Penyediaan Rumah Makin Merata

Minat dan proyeksi perumahan utamanya di sekitar wilayah Kalimantan ikut mengalami tren kenaikan.

Image
Ekonomi

Mantan Gubernur BI Arifin Siregar Meninggal Dunia

Mantan Gubernur BI Arifin Siregar meninggal dunia di RS.Medistra, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Image
Ekonomi

Kemenkeu Klaim Telah Berikan Banyak Insentif Untuk Hambat Dampak Ekonomi Global

Kemenkeu menganggap banyak insentif fiskal sudah diberikan pemerintah untuk menahan dampak negatif perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.

Image
Ekonomi

Hanif Dhakiri Akui Jam Kerja Indonesia Tak Kompetitif Dibandingkan Negara ASEAN

Hanif menilai jam kerja di Indonesia tidak kompetitif dibandingkan negara Asean lainnya lantaran jumlahnya yang lebih sedikit.

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Naik, Menteri Hanif Harap Tak Ada PHK Industri Rokok

Tidak adanya PHK dari industri rokok sebagai dampak kenaikan cukai rokok sesuai ketetapan pemerintah mulai Januari 2020.

Image
Ekonomi

Gara-gara Mafia Nakal, Realisasi Penyaluran Beras BPNT Tak Akan Capai Target

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan bahwa realisasi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) akan tidak tercapai.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Ikuti Saran Barbie Kumalasari, Boy William Ngaku Tetap Sampai Berbarengan dengan Penumpang Kelas Ekonomi

  2. Mantan Sesmenpora Bakal Beberkan Cara Imam Nahrawi Memperkaya Diri Sendiri

  3. Moeldoko Sebut KPK Hambat Investasi, Said Didu: Izinkan Saya Tertawa

  4. Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Jansen: Inilah Akibat Semua Masalah Tumpuk Jadi Satu

  5. Pengakuan Tjahjo Kumolo, Satu-satunya Menteri Jokowi yang Tidak Pernah ke Luar Negeri

  6. Tiga Mahasiswa yang Meninggal Saat Demo di Uncen Diduga Akibat Peluru Karet

  7. Gibran: Saya Juga Baru Pulang dari Jakarta dan Dapat Laporan Soal Spanduk-spanduk Itu

  8. Gibran Ingin Daftar Calon Wali Kota Solo Lewat PDIP, Rudy: Woo, Sudah Tutup

  9. Mahasiswa Siapkan Puncak Demonstrasi di Depan DPR dan Istana Besok

  10. ESA Tangkap Gambar Tak Biasa dari Planet Mars, Ada Apa?

Available

fokus

Bencana Lingkungan
Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

DPR dan Parlemen Modern

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Dikabarkan Hengkang dari PAN, 7 Fakta Menarik Faldo Maldini

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri