image
Login / Sign Up

Pengamat Sebut Tak Ada Urgensi Menaikkan Tarif Listrik

Aji Nurmansyah

Image

Pekerja saat melakukan perawatan kabel jaringan listrik sutet di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). PT PLN (persero) akan mengurangi tagihan kepada pelanggannya. Hal ini dilakukan imbas padamnya listrik pada Minggu (4/8/2019) kemarin. PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan. Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui terkait rencana penurunan subsidi energi hingga mencapai Rp12,6 triliun, yang terdiri dari penurunan subsidi listrik  Rp7,4 triliun, subsidi BBM Rp 115,6 miliar, subsidi LPG Rp 2,6 triliun, dan kurang bayar Rp2,5 triliun.

Menanggapi hal ini, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmi Radhy mengatakan penurunan subsidi energi sebesar itu memang berpotensi menaikkan tarif listrik, harga BBM Premium, dan harga LPG.

Namun, menurut dia, bisa juga Pemerintah tidak harus menaikkan tarif listrik, harga premium, dan harga LPG. Pasalnya, penurunan subsidi itu lebih disebabkan adanya koreksi terhadap asumsi harga minyak dunia yang mempengaruhi Indonesia Crude Price (ICP).

baca juga:

"Semula ICP ditetapkan sebesar USD 65 per barel dikoreksi menjadi USD 63 per barel. Koreksi itu berpengaruh terhadap postur pendapatan dan belanja dalam RAPBN 2020, termasuk penurunan alokasi subsidi energi," katanya dihubungi, Selasa (10/9/2019).

Selain koreksi itu, mulai awal tahun depan PT PLN (Pesero) akan menerapkan kembali automatic adjustment bagi 12 golongan pelanggan listrik, termasuk seluruh pelanggan 900 VA. Automatic adjustment adalah mekanisme penyesuaian tarif listrik secara otomatis yang digunakan PLN dalam menetapkan penaikan atau penurunan tarif listrik.

Dasar yang digunakan dalam adalah varibel pembentuk Harga Pokok Penyediaan (HPP) listrik, terdiri: ICP, inflasi, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), serta energi primer yang membentuk HPP.

"Penyesuaian tarif listrik otomatis itu berdasarkan variabel pembentuk HPP tersebut bisa menyebabkan tarif listrik naik, tetapi bisa pula tarif listrik turun, tergantung besaran variabel pembentuk HPP. Kalau mencermati variabel pembentuk HPP listrik pada 2019, ada kecenderungan mengalami penurunan dan penguatan,"imbuhnya. 

Lebih jauh Fahmi menjelaskan ICP cenderung turun pada kisaran USD 63 per barel, lebih rendah dibandingkan dengan harga asumsi ICP di APBN yang ditetapkan sebesar USD 65 per barel. 

Kurs tengah rupiah terhadap dolar (AS) hingga Agustus 2019 cenderung menguat mencapai rata-rata Rp14148 per satu dolar AS, lebih kuat ketimbang asumsi APBN 2019 dan RKAP PLN yang ditetapkan sebesar Rp15.000 per satu dolar AS.

"Inflasi Agustus 2019 diprediksikan hanya 0,12 persen per bulan, atau sekitar 3,12 persen YOY sepanjang 2019. Selain ketiga indikator itu, variabel biaya energi primer yang menentukan HPP listrik cenderung tetap, bahkan beberapa beberapa harga energi primer  mengalami penurunan,"pungkasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Membela Diri, Sofyan Basir Menangis di Hadapan Hakim

Image

Iptek

Apresiasi Pelanggan, Pertamina Bagi-bagi Mobil dan Motor: Mercy Hingga Harley!

Image

News

Gedung Kantor PLN di Wamena Dibakar Massa Pasca Unjuk Rasa Anarkis

Image

News

Kejati Sumut Amankan Buronan Korupsi Proyek Lahan PLN

Image

News

Yonif Raider 142/KJ Gagalkan Penyelundupan BBM di Perbatasan RI-RDTL

Image

Ekonomi

Pertamina Klaim Dukung BNPB Tanggulangi Karhutla

Image

News

PLN Siap All Out Dukung Pelaksanaan World Cleanup Day 2019

Image

Ekonomi

INTI Siap Produksi Tabung LPG Modern Berbahan Komposit

Image

Ekonomi

Terjadi Lagi Gangguan Listrik PLN, MRT Minta Maaf Atas Ketidaknyamanan Penumpang 

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Seleksi Anggota BPK RI

Fit And Proper Test Calon Anggota BPK Molor Hingga 2 Jam, Karena Demo?

Dari agenda sebelumnya, diinformasikan bahwa fit and proper test akan dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Image
Ekonomi
Hari Tani Nasional

Mahasiswa UNJ Lakukan Aksi Solidaritas dengan Petani di Istana

Massa berjas hijau UNJ juga akan bergabung bersama demonstran dari kalangan petani di Istana Negara dalam rangka Hari Tani 2019.

Image
Ekonomi
Hari Tani Nasional

Di Hari Tani, Aktivis Lingkungan Serukan Penuntasan Segera Karhutla

Bencana kebakaran ratusan ribu hektare hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera terus berulang

Image
Ekonomi
Talk Show Ruang Akurat

Dari Seorang Kru Event Hingga CEO, Beginilah Cerita William Ernest Memulai Bisnis

Merintis karir dengan menjadi kru event organizer (EO) menjadikan William Ernest Silanoe sukses hingga sampai saat ini.

Image
Ekonomi

LinkAja Sarankan Agar Pelaku E-Money Gandeng Pemda, Buat Apa?

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja menyarankan pelaku e-money menggandeng pemerintah daerah (pemda)

Image
Ekonomi

Simplifikasi Cukai Rokok Malah Rugikan Penerimaan Negara

Variabel simplifikasi tarif cukai rokok berpengaruh negatif signifikan terhadap variabel penerimaan negara.

Image
Ekonomi

Jangan Sampai Ketipu! Berikut Ini Tips Aman Pinjam Uang di Fintech

Pinjaman online belakangan ini jadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia.

Image
Ekonomi

Andalkan 3,6 Juta Pemegang Rekening Payroll, Mandiri Pede Tawarkan Program Kredit Rumah

Pemegang payroll Bank Mandiri bisa langsung difasilitasi dengan cepat dan mudah.

Image
Ekonomi

Ramainya Aksi Demonstrasi Tak Akan Gerus Kepercayaan Nasabah dan Investor

Nasabah dan investor perbankan lebih mencermati perkembangan aspek fundamental ekonomi domestik dan dampak dari perekonomian global

Image
Ekonomi

1.000 Buruh Bergabung dengan Mahasiswa Bergerak Menuju DPR Siang Ini

Ribuan massa dari aliansi Buruh Bersama Rakyat bergabung dengan ratusan massa dari kalangan mahasiswa asal Kota Bekasi

Available

trending topics

terpopuler

  1. Wiranto Khawatir Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Saidiman: Dari Dulu Narasinya Begini

  2. Ikuti Saran Barbie Kumalasari, Boy William Ngaku Tetap Sampai Berbarengan dengan Penumpang Kelas Ekonomi

  3. Moeldoko Sebut KPK Hambat Investasi, Said Didu: Izinkan Saya Tertawa

  4. ESA Tangkap Gambar Tak Biasa dari Planet Mars, Ada Apa?

  5. Gibran: Saya Juga Baru Pulang dari Jakarta dan Dapat Laporan Soal Spanduk-spanduk Itu

  6. Tiga Mahasiswa yang Meninggal Saat Demo di Uncen Diduga Akibat Peluru Karet

  7. Aksi Demo di Bandung, Dokter: Mahasiswa yang Pingsan Karena Perut Kosong

  8. Eva PDIP: Mahasiswa Telah Menang, Demo Nggak Usah Diperpanjang

  9. Gibran Ingin Daftar Calon Wali Kota Solo Lewat PDIP, Rudy: Woo, Sudah Tutup

  10. FIFA Pilih Messi Jadi Pemain Terbaik Dunia

Available

fokus

Bencana Lingkungan
Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

DPR dan Parlemen Modern

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Soejoedi Wirjoatmodjo, Arsitek Berprestasi yang Merancang Gedung DPR/MPR RI

Image
News

Dikabarkan Hengkang dari PAN, 7 Fakta Menarik Faldo Maldini

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!