image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Eksklusif Mochamad Soebakir, Ketua IKPI yang Sudah Lima Dekade Bertahan Geluti Pajak

Siti Nurfaizah

Image

Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Mochamad Soebakir saat dijumpai di kantornya yang berada di kawasan Pejaten Barat, Jakarta, Selasa (3/9/2019). Mochamad Soebakir telah menggeluti dunia perpajakan sekitar lima dekade lamanya. Ia pun pernah memegang jabatan sebagai Penasehat Direktur Jendral menjelang masa pensiunnya. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Berbicara soal pajak, memang kita semua tidak bisa melupakan sosok seorang pakar Perpajakan, yakni Mochamad Soebakir. Asal tahu saja dirinya telah menggeluti bidang Perpajakan ini sejak Februari 1963 hingga saat ini, atau sudah 56 tahun lamanya, Wow! Kembali terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) periode 2019-2024, juga bakal menambah catatan panjang Soebakir dalam berkarya di dunia pajak. Di akhir jabatannya bahkan dirinya akan tercatat bergelut di dunia pajak selama 61 tahun.

Kaya pengalaman dan ilmu tidak membuat Soebakir menjadi orang penting yang sulit ditemui dan tidak mau berdiskusi dengan semua kalangan. Ini terbukti ketika tim Akurat.co berkunjung ke kantor pusat IKPI di bilangan Jakarta Selatan untuk bertemu dan berbincang dengan dirinya. Kesan humble dan penuh dengan kerendahan hati terpancar dari sikap Soebakir. Tidak seperti orang ‘penting’ pada umumnya yang selalu telat saat sudah menyepakati janji untuk melakukan pertemuan, Soebakir justru telah menunggu kehadiran Akurat di ruang tamu dan langsung menyambut kami dengan logat Jawa yang kental

“Monggo (Mari) duduk dulu, mau unjukan (minum) apa, Kopi atau Teh?” ucapnya sambil menyodorkan kue. “ini juga dicicipi dulu kuenya ya,” sambungnya.

baca juga:

Memang saat itu kami dari Akurat.co berkesempatan untuk mengobrol banyak dengan Ketua IKPI terpilih ini. Selama sekitar satu jam kami berbincang santai dengan dirinya, sembari juga menanyakan soal pandangannya mengenai Perpajakan di Indonesia. Berikut tanya jawabnya:

Lima Dekade, Mochamad Soebakir Menggeluti Dunia Pa. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Sebenarnya apa yang membuat Anda tertarik di dunia pajak?

Sebenarnya kalau melihat riwayatnya saya sendiri itu ga tahu pajak malah. Nah waktu itu setelah saya lulus SMA tahun 1962 dan tahun 1963 sebenarnya saya sudah duduk sebagai mahasiswa di Ekonomi Undip (Universitas Diponegoro). Waktu itu Undip baru satu atau dua tahun berdiri. Tapi, maaf, saya ini ditinggal meninggal Bapak saya sejak umur 8 tahun, dan saya punya adik 2. Sejak duduk di bangku Undip saya berpikir kalau saya kuliah saya takut adik-adik saya malah ga sekolah. Ini karena kan tulang punggungnya Ibu, nah saya keluar akhirnya ga kuliah lagi, malah car kantor penempatan tenaga, mau kerja.

Kemudian dites di rumah sakit, dari 6 org saya keterima. Nah sudah jalan bagus, waktu itu kepala rumah sakitnya, dokter Tendean. Tapi saya mau kuliah lagi karena sudah bisa biayai sekolah sendiri. Tetapi malah ditolak sama dokter ini. “Loh saya kan ga ngambil jam kantor”, karena jam kantor waktu itu jam 2 siang, dan mulai kuliah jam 4 sore. Saya hanya lapor bahwa saya mau kuliah. “gak boleh” katanya. “kenapa?” saya bertanya. Dijawab bahwa sebulan lagi saya akan disekolahkan ke jakarta untuk 3 bulan, kalau lulus saya bisa menempati sebagai kepala Tata Usahanya Rumah Sakit. “Tapi saya ga mau kerja dulu dok saya mau kuliah” kata saya.

Lima Dekade, Mochamad Soebakir Menggeluti Dunia Pa. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Lalu kok bisa nyemplung ke dunia pajak?

Jadi akhirnya saya cari, baca-baca koran, kok ada inspeksi keuangan di semarang waktu itu. Saya kesana, jadi bisa diterima setelah tes nanti siswanya 42, kalau ada nomor satu nanti dikuliahkan di jakarta, dibiayai negara. Saya ya mau, tapi gak tahu pajak itu, tapi inspeksi keuangan namanya. Kebetulan saya nomor 1 dan disekolahkan ke jakarta, STIKN (Sekolah Tinggi Ilmu Keuangan Negara). Eh gak tahunya di situlah sekolah pajak. Waktu itu sekolah pajak, tingkat tinggi. Di situ saya ingin lulus dan sebagainya.

Jadi saya baru menjamah pajak, di kantor pajak itu 20 Februari 1963, karena saya pensiun 1 Oktober 2003, maka saya sudah 40 tahun 7 bulan 7 hari menggeluti pajak. Toh itu belum puas lagi. Waktu besok saya mau pensiun, kan pak Budiono, waktu itu Menteri Keuangan sama Dirjen Pajak, Pak Hadi Poernomo, saya beri tahu bahwa besok saya pensiun, ternyata saya tidak boleh meninggalkan kantor. Loh, jadi saya diangkat jadi penasehat direktur jenderal waktu pak Hadi Poernomo, sampai ke pak Darmin Nasution. Akhirnya 5 setengah tahun lagi bergelut di pajak.

Jadi 40 tahun itu masih kurang, karena masih 5 setengah tahun lagi di pajak. Malahan didatangi teman-teman untuk mendirikan SBK (Kantor Konsultan Pajak Soebakir, Barry Kusuma, & Rekan). Itu pajak lagi, jadi memang kayaknya tidak sengaja tapi kok di dunia pajak terus.

Motto hidup bapak apa?

Saya sebenarnya sederhana saja. Saya selalu bersyukur karena mungkin diajarin orang tua dan dimana saja saya selalu ingin berbuat baik sama orang. Kalau bisa nulung (menolong) kalau ga bisa diam saja. Istilahnya guru ngaji itu Fastabiqul Khoirot. Kalau ga bisa apa-apa ya diam saja ga usah banyak omong.

Ada hobi apa dari muda hingga sekarang?

Saya terus terang senang lari-lari. Waktu kecil sepak bola, waktu sudah dewasa lari pagi. Mulai waktu dines di Medan itulah saya kok ininya (kaki) sakit terus, akhirnya jalan pagi saja. Kenapa saya sampai pakai tongkat? Waktu di IKPI, yang ketuanya pak Oyong, sebelum saya, waktu itu saya diminta untuk membahas UU atau membuat RUU bersama dengan para ahli dari Unair, Undip dan mantan-mantan Dirjen Pajak. Nah waktu saya mau sholat Ashar ga ada tempat wudhu. Jadi saya nangkring di wastafel, eh akhirnya jatuh. Nah itulah ininya (kaki) harus dioperasi dan sebagainya. jadi hobi saya sebenarnya olahraga, ya lari, ya jalan kaki.

Lima Dekade, Mochamad Soebakir Menggeluti Dunia Pa. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Bagaimana bapak membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga?

Kelihatannya istri saya, maaf, sejak kita ketemu sudah tahu sifat saya. Saya ini senang kerja, jadi kalau pas kerja malahan keluarga dan anak ga minta macam-macam. Tapi kalau sedang ga ada kerjaan malah saya disuruh cari kesibukan.

Itu saya sukanya dulu nyupirin sepeda motor atau mobil dengan keluarga kemana saja. Bahkan waktu di Bali sering pulang pergi. Waktu di Medan sering PP, Medan-Jakarta pakai mobil, ya seneng itu hobinya.

Pentingnya pajak itu apa sih?

Pajak itu untuk suatu negara itu merupakan tulang punggung merupakan darah. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Dua Kampung di Kabupaten Manokwari Tak Bisa Terima Dana Desa karena Rekening Diblokir

Image

Ekonomi

Insentif Pariwisata Upaya Pemerintah Kurangi Dampak Virus Corona

Image

Ekonomi

Duh! Kantor Sri Mulyani Kebanjiran, Begini Kondisinya

Image

Ekonomi

Akademisi Apresiasi Langkah Pemerintah soal Ekstensifikasi Cukai

Image

Ekonomi

Kumpulkan Pengusaha Nasional, Kadin Sosialisasikan RUU Cipta Kerja dan Perpajakan

Image

News

Dana Bos Tahap I Sudah Disalurkan ke 136.579 Sekolah

Image

Ekonomi

LMAN Bebaskan Lahan 72 PSN Senilai Rp47,9 Triliun Hingga 7 Februari 2020

Image

Ekonomi

Ibu Kota Pindah, Investor Mulai Lirik Gedung DPR dan Kantor Nadiem Makarim

Image

News

Menanti Kehadiran Omnibus Law, Menyongsong Indonesia Maju

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Raih Top Brand Award 2020, Bank DKI Akan Terus Kembangkan Layanan

Tabungan Monas memiliki berbagai varian yang ditujukan untuk berbagai kalangan.

Image
Ekonomi

Menperin: Indonesia Perlu Persiapan Setelah Dicoret dari Negara Berkembang oleh AS

Menperin Agus mengatakan, diperlukan persiapan terkait dikeluarkannya Indonesia dari daftar negara berkembang oleh US Trade Representative.

Image
Ekonomi

Aprindo Minta Pemerintah Masukkan Ritel ke Dalam Kategori Industri Padat Karya

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap pemerintah untuk memasukkan industri ritel ke kategori industri padat karya.

Image
Ekonomi

Indonesia Diminta Mampu Manfaatkan Peluang Ekspor Perikanan di Tengah Covid-19

Diproyeksikan produksi perikanan dunia pada tahun 2025 adalah 196 juta ton.

Image
Ekonomi

Pertamina Hulu Energi Lakukan Investasi di Blok Southeast Jambi

PT Pertamina (Persero) terus mengupayakan untuk melakukan pengembangan Minyak dan Gas di Indonesia.

Image
Ekonomi

Kelola BUMN, Erick Lebih Pilih Konsep Kluster Atau Sub Holding

Setiap Wakil Menteri BUMN akan mengawasi terhadap tujuh hingga delapan sub holding.

Image
Ekonomi

Aprindo: Omnibus Law Ciptaker Bangkitkan Ekspansi Ritel

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengatakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja, merupakan jawaban relaksasi ekspansi sektor ritel di I

Image
Ekonomi

KKP Ingin Paradigma Bangun Akuakultur Harus Perhatikan Lingkungan

Pada saat ini tingkat kesejahteraan para pembudidaya juga mengalami kenaikan signifikan.

Image
Ekonomi

Mitigasi Dampak Corona, Ini 3 Jurus Intervensi BI Menstabilkan Rupiah

BI menggunakan tiga instrumen intervensi untuk memitigasi dampak COVID-19 agar sektor moneter Tanah Air tetap stabil.

Image
Ekonomi

Mulai Bulan Depan, Saldo Kartu Sembako Ditambah Jadi Rp200 Ribu

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan menambah dana Kartu Sembako, yang semula Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu.

terpopuler

  1. Masa Jabatan Hakim MA dan MK Beda, Saldi Isra: Politik Hukum Apa Yang Sedang Dibangun Pemerintah?

  2. Bantah Terima Rp7,5 M, Rano Karno: Seluruh Lalu Lintas Keuangan Diatur oleh Agus Uban

  3. Rumah Langganan Terendam Air, Deretan Artis Ungkapkan Kekecewaan Hadapi Banjir Jakarta

  4. Chef Rendy Berikan Tips Bikin Nasi Goreng yang Lezat di Rumah

  5. Hadapi Juventus, Kiper Lyon Soroti Ketajaman Ronaldo

  6. 5 Artis yang Pernah Boyong Pegawainya Berangkat Umrah

  7. Sempat Kooperatif Saat Jadi Saksi, KPK Diminta Buktikan Peran DPO Nurhadi Sebagai Tersangka Suap

  8. Jokowi: Ini Sudah Menjalar ke Banyak Negara, Tiongkok, Korsel,  Jepang, Iran, Italia, Semua Keputusan Harus Hati-hati

  9. Selidiki Kerusakan Lingkungan yang Dilakukan Anies, Komrah Kerahkan Ahli Kumpulkan Sampel di Monas

  10. Jakarta Dikepung Banjir, Tengku Zulkarnain: Baru di Era Anies, Gubernurnya Dibully Habis-habisan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan

Image
News

5 Fakta Karier Rian Ernest, Politisi Muda PSI yang Maju di Pilkada Batam 2020

Image
News

Tewas Saat Luncurkan Roket Buatannya, Ini 6 Fakta Menarik Penganut Bumi Datar Mike 'Mad' Hughes