Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Indonesia Dalam Ancaman Resesi, Bagaimana Investasi?

Aji Nurmansyah

Indonesia Dalam Ancaman Resesi, Bagaimana Investasi?

Proyek pembangunan gedung bertingkat di Kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (27/4/2019). Prospek ekonomi Indonesia pasca Pemilu 2019 akan cerah. Salah satu prasyarat untuk merealisasikannya, yakni angka harus Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh di kisaran 7 persen hingga 7,4 persen. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono mengatakan, kebutuhan investasi untuk tahun 2020 diperkirakan sebesar Rp5,803 triliun hingga Rp5,823 triliun. Angka tersebut akan dipenuhi dari sektor perbankan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho menilai sejatinya perekonomian Indonesia telah teruji menghadapi berbagai ancaman resesi ekonomi.

Terbukti perekonomian tetap tumbuh 5 persen kendati banyak melewati tantangan badai ekonomi. Sebut saja kejadian pada tahun 2008 (subprime mortgage crisis), 2013 (taper tantrum) dan 2018 (stock market correction). Perekonomian Indonesia masih bisa bertahan meskipun stagnan.

Menurutnya walaupun melambat, namun ekonomi  nasional masih kokoh dan berhasil melewati gelombang ujian itu. Lantas, bagaimana dengan  tingkat kesiapan dan kondisi ancaman resesi dunia yang mulai memperlihatkan tanda-tandanya itu. Jika krisis benar-benar terjadi, maka skalanya akan lebih besar.

baca juga:

Oleh karena itu, pemerintah diminta melakukan terobosan dan langkah antisipatif yang perlu dilakukan oleh Indonesia untuk menghadapi gelombang resesi ekonomi ini. Termasuk membenahi iklim investasi.

"Perkuat basis produksi dan mengejar perbaikan pada industri prioritas yang berorientasi ekspor ke pasar dan negara dengan konsumen terbesar, dalam hal ini salah satunya adalah Amerika Serikat,"katanya di Jakarta, Senin (8/9/2019).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan angkat bicara mengenai investasi di  Indonesia. Hal tersebut Ia sampaikan setelah menghadiri Rapat Kerja Penetapan RAPBN 2020 di Ruang Rapat Banggar DPR-RI. 

Menurutnya perkembangan supply chain di Indonesia patut diapresiasi. Pasalnya, iklim investasi masih berjalan baik.

“Dulu kita ekspor raw material ini cuman USD350 juta, tahun lalu saja kita sudah eskpor itu setelah nilai tambah, itu sudah USD5,8 miliar. Itu angkanya bisa dilihat kok itu, tahun ini bisa sekian USD7 miliar. Tahun depan itu akan  USD12 miliar, pada tahun 2024 itu akan USD30 miliar. Investasi sepanjang ini termasuk tadi lithiuk baterai, recycle baterai itu saya kira akan lebih dari USD30 miliar dalam 4-5 tahun ke depan ini,” ujarnya di Jakarta pada Senin (9/9/2019).

Dengan langkah pembangunan seperti yang disebutkan di atas, Menko Luhut berharap bahwa Indonesia dapat menjadi salah satu pemain global yang masuk ke dalam nominasi The Global Supply Chain.

“Selama ini kita ekspor kemana? 98 persen ke Cina. Kita itu hanya ekspor saja bawa itu tanah yang isinya timah. Dan satu ton tanah itu belum tentu dapat 1 kg timah. Jadi berapa juta ton yang sudah berpuluh-puluh tahun kita ekspor,” tuturnya.

Mengenai isu para investor yang gagal berinvestasi di Indonesia, Menko Luhut menyebutkan bahwa birokrasi seperti peraturan yang berbelit adalah salah satu penyebabnya.

“Sekarang oleh Presiden dipotongin semua itu. Sekarang kita tiru aja Vietnam, kita tiru Thailand, tiru Singapura, tiru Malaysia. Itu aja benchmark kita,” pungkasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Ketum PSSI Berharap Liga 1 dan Liga 2 Dapat Bergulir Bulan November

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Image

Gaya Hidup

Indonesia Triathlon Series Danau Toba Didukung Penuh Meski Digelar Virtual

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-19

Kalahkan Dinamo Zagreb, Witan Sulaeman Bocorkan Strategi Timnas U-19

Image

Ekonomi

Bamsoet: Indonesia Jangan Terbuai Prediksi Jadi Kekuatan Ekonomi Dunia 2045

Image

Iptek

ASUS Indonesia Hadirkan VivoBook Ultra 14, Laptop 'Ngebut' Berkecepatan 4,9GHz

Image

News

INFOGRAFIS Vanuatu Menuduh, Indonesia Membela

Image

Ekonomi

Mulai 2021, SKNBI Siap Bertransformasi Jadi BI Fast Payment

Image

Olahraga

Timnas Indonesia U-19

Belum ada Tim Inti, Shin Tae-Yong Hanya Menurunkan Pemain yang Bugar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ruginya Kalau Mager, Bisa Bikin Saldo Rekening Ikutan Loyo!

Mager alias malas gerak sepertinya memang jadi setan penggoda yang paling susah dilawan, bahkan bisa bikin saldo rekening kamu loyo

Image
Ekonomi

AP I Layani Penerbangan Internasional Rute YIA ke Singapura

AP I resmi buka rute penerbangan internasional di YIA ke Singapura dengan maskapai Fly Scoot

Image
Ekonomi

Menkop Teten Tuntut UMKM Harus Mampu Memahami Tren Market Dunia

Teten Masduki mengungkapkan UMKM sangat penting untuk memahami tentang tren market dunia

Image
Ekonomi

Antam Bakal Ambil Alih Pengelolaan Gunung Emas di Blok Wabu

Bos MIND ID : pengelolaan gunung emas di Blok Wabu, Provinsi Papua bakal diserahkan kepada Antam

Image
Ekonomi

Laris Manis, Hasil Penjualan Sukuk Ritel SR013 Tembus Rp25,67 Triliun

Pemerintah menetapkan hasil penjualan sukuk ritel seri SR013 sebesar Rp25,67 triliun.

Image
Ekonomi
Tokopedia

PSBB Diperpanjang, Transaksi Kategori Produk Ibu dan Anak di Tokopedia Meningkat

Pandemi mendorong masyarakat lebih banyak aktivitas bersama keluarga di rumah, termasuk dalam memenuhi kebutuhan ibu dan anak

Image
Ekonomi

Bank DKI Sabet Penghargaan Lagi Karena Kinerja Moncer

Berdasarkan hasil kajian Biro Riset Infobank bertajuk “Rating 110 Bank Versi Infobank 2020”

Image
Ekonomi

Kunci Sukses Jeff Bezos Bikin Amazon Jadi Raksasa Teknologi Dunia

Bezos pun mengungkapkan dirinya melakukan beberapa hal untuk membuat Amazon sesukses sekarang.

Image
Ekonomi

Jonan: Kampanye BBM Ramah Lingkungan Seharusnya Tugas KLHK dan Kemenkes

Ignasius Jonan menyebutkan kampanye dan edukasi penggunaan BBM ramah lingkungan masyarakat seharusnya dilakukan oleh dua kementerian

Image
Ekonomi

Menko Luhut: Sertifikasi Produk Kesehatan dan Farmasi Mutlak Diperlukan!

Menko Luhut: Sertifikasi khusus bagi produk kesehatan dan farmasi dalam negeri itu mutlak diperlukan.

terpopuler

  1. Pajak 0 Persen, 5 Mobil Keluarga Ini Jadi di Bawah Rp100 Juta!

  2. Seru Nih, Diskusi ILC Nanti Malam Bahas PKI, Fahri Minta Fadli Zon Dihadirkan

  3. Ini Alasan Kenapa Owner Tak Pakai Uang Pribadi untuk Bayar Upah Karyawan

  4. Terbukti Mustajab, ini Doa-doa Agar Kamu Cepat Kaya!

  5. Lepas Masker Saat Makan Jadi Alasan Anies Baswedan Larang Dine In di Restoran

  6. 5 Momen Wulan Guritno dengan Bintang Muda Persib, Febri Menang Banyak

  7. Diam-diam Suami Pinangki AKBP Yogi Napitupulu Diperiksa Penyidik Kasus TPPU

  8. Dasco Kasih Bocoran Nasib Duet Prabowo-Puan di Pilpers 2024

  9. Hadirkan Jaksa Agung dan Eks Ketua MA di Persidangan Pinangki, Ali Mukartono Bilang Begini

  10. Disiksa Majikan, TKI di Singapura Nekat Kabur Turuni Apartemen Lantai 15

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Anies Baswedan saat Muda, Disebut Mirip Artis Luar Negeri!

Image
News

5 Fakta Penting Karier Menkes Terawan, Kontroversi Cuci Otak hingga Jadi Menteri Kesehatan

Image
News

Aksi Susi Pudjiastuti Jadi Model Dadakan, Gayanya Bak Ratu