image
Login / Sign Up

Meski Ekonomi Dunia Melambat, Sektor Ini Masih Mujur

Atikah Umiyani

Image

Petugas puskesmas saat melakukan pemeriksaan kesehatan warga yang berobat didepan gedung puskesmas, di Jalan Moh. Hatta, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/2018). Pemeriksaan kesehatan warga ini dilakukan pasca 5 hari bencana gempa 7,7 Scala richer yang melanda kota Palu. Warga yang melakukan pengecekan kesehatan diberikan stok obat yang masih dimiliki puskesmas ini. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyebutkan masih banyak peluang bagi pelaku usaha pada sejumlah sektor meski saat ini ekonomi dunia masih akan melambat pada tahun 2020. Sektor-sektor yang masih positif tersebut didorong oleh program-program pemerintah.

"Beberapa sektor yang prospektif adalah yang didorong oleh berbagai program pemerintah, yaitu sektor jasa kesehatan, farmasi, pendidikan, ekonomi kreatif dan pariwisata," ujar Direktur Keuangan Mandiri Panji Irawan di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Menurut Panji, peluang tersebut terbuka khususnya bila dilihat dari peluang bisnis baik bagi industri perbankan nasional. Peluang itu tersirat lewat peluang dalam hal bisnis kredit dan bisnis transaksi.

baca juga:

Ia mencontohkan seperti halnya di sektor jasa kesehatan, di tengah kondisi ekonomi yang buruk pada 1998 dan 2008, sektor ini masih tetap bisa bertahan dan menjadi menopang pertumbuhan. Apalagi, dengan dukungan sektor farmasi khususnya obat baik generik maupun non generik yang harganya terus merangkak.

"Kemudian di sektor pendidikan juga masih berpeluang terbuka dan prospektif. Apalagi jika institusi pendidikan dipandang baik dan layak," tambahnya.

Misalnya, lanjut Panji, kualitas institusi tersebut setara dengan instansi pendidikan setara di luar negeri. Keberadaan institusi pendidikan yang setara di luar negeri bisa menghemat devisa ke luar negeri, juga membuat asing berminat untuk studi ke Indonesia sehingga mendatangkan devisa.

Panji melanjutkan, selain sektor-sektor itu, sektor seperti infrastruktur, diperkirakan juga masih akan positif. Selanjutnya, adapula sektor perdagangan fast moving consumer goods (FMCG) dan sektor telekomunikasi yang diperkirakan masih tumbuh positif.

Panji mencontohkan, untuk sektor FMCG, masih berpeluang tumbuh karena banyaknya barang yang setiap hari dikonsumsi. Jika dihitung kasar, maka setiap hari ada sebanyak 260 juta jiwa penduduk yang setiap hari beli mesti membeli berbagai macam kebutuhan seperti pasta gigi, sabun, sikat gigi dan hingga makanan.

"Sementara itu, sektor telekomunikasi sejalan dengan membaiknya daya beli masyarakat dan terus peningkatan penetrasi pengguna internet. Ini potensi tumbuh jangan dilupakan," kata Panji.

Ancaman resesi global sebelumnya menjadi perhatian firma konsultan global, McKinsey & Co. Resesi global dikhawatirkan bakal memukul kondisi perekonomian Asia hingga terjadi krisis seperti yang pernah berlangsung pada 1997. Laporan McKinsey & Co menyatakan ada tiga kondisi fundamental yang mengalami tekanan di negara-negara Asia. 

"Ketiganya adalah sektor riil, sistem keuangan yang rentan, dan arus modal yang terus masuk ke kawasan Asia telah menciptakan porsi yang lebih besar pada moda dari luar," pungkasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Ekspor Produk Olahan Kakao Sumbang Devisa USD1,13 Miliar

Image

News

'Bagimu Petani Kami Mengabdi', Kuliah Gratis ala Fakultas Peternakan UGM

Image

Ekonomi

Mandiri Tunggu Kebijakan Pemerintah Soal Kuota FLPP

Image

Ekonomi

Pulihkan Ekonomi Papua, Kemensos Siapkan Anggaran Rp7,3 Miliar

Image

Ekonomi

Mandiri Targetkan 25 Ribu Agen Digital Perdesaan

Image

Ekonomi

Mandiri Catat Kredit Macet UMKM Turun 3,3 Persen

Image

News

CSIS Pesimis Rencana Pemindahan Ibukota Direalisasikan pada Pemerintahan Kedua Jokowi

Image

Ekonomi

Beri Sumbangsih Rp91,7 Triliun, Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Industri Kimia Hilir

Image

News

Talk Show Ruang Akurat

Sudut Pandang Milenial Soal Pemindahan Ibu Kota Negara Diharapkan Didengar DPR

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pemindahan Ibu Kota Bakal Tingkatkan Investasi

Pemindahan ibu kota dalam jangka pendek dinilai mampu memberikan dampak pada sektor investasi.

Image
Ekonomi

Lindungi Pelaku Usaha, Undang-Undang Ekonomi Kreatif Bakal Segera Disahkan

Pemerintah dan DPR telah menyelesaikan pembahasan RUU tentang Ekonomi Kreatif dan dalam waktu dekat akan disahkan menjadi UU.

Image
Ekonomi

KKP Dukung Sinergi Implementasi Tata Kelola Data Nasional

Pemerintah berusaha keras membangun serta memperbaiki tata kelola data nasional.

Image
Ekonomi

Percepatan Penggunaan Mobil Listrik Harus Diimbangi dengan Penurunan Pemakaian Batu Bara

Percepatan mobil listrik dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 harus diimbangi dengan penurunan penggunaan batu bara.

Image
Ekonomi

Pengamat Sarankan Pemerintah Perluas Objek Cukai Selain Tembakau

CITA mendorong pemerintah melakukan perluasan objek cukai selain hasil tembakau atau rokok sehingga penerimaan negara lebih optimal.

Image
Ekonomi

Penetrasi ke Asuransi, Gojek Dapatkan Pendanaan Seri F dari AIA

kerja sama strategis ini akan mendorong Gojek dan AIA, untuk mengembangkan platform dan produk serta layanan.

Image
Ekonomi

HIPMI Harap Pengusaha Perempuan Lebih Berani Bangun Jaringan

Hipmi mengharapkan perempuan pengusaha muda lebih berani tampil untuk membangun jaringan dalam rangka mengembangkan bisnis.

Image
Ekonomi

Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Andalkan APBN

Untuk biaya pemindahan ibu kota pemerintah tidak akan mengandalkan pembiayaan melalui APBN.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Tagih Janji Pertumbuhan Properti Yang Masih Lesu

Sri Mulyani Indrawati dihadapan para pengusaha properti menagih janji agar sektor properti dan real estate dapat segera memenuhi janji.

Image
Ekonomi

RUU Ekonomi Kreatif Akan Disahkan Menjadi Undang-Undang

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ekonomi Kreatif rampung dan dalam waktu dekat akan disahkan menjadi undang-undang.

Available
Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Parade Makanan Mengecewakan dari Ojek Online yang Cuma Bisa Disyukuri

  2. Denny Indrayana: KPK Telah Menemui Ajalnya, Menyusul Para Pendahulunya

  3. Hotman Paris Berencana Sumbang Biaya Sekolah Anak Polisi Viral yang Naik Kap Mobil

  4. Anies Kirim Relawan Atasi Karhutla, Warganet: Mau Bilang Gubernur Rasa Presiden Takut Dinyinyir

  5. Pegawai KPK Berstatus ASN, PPP: Besaran Gaji dan Tunjangan Tidak Boleh Berkurang

  6. Gagal, Pengamat Sarankan Jokowi Tak Pilih Wiranto pada Kabinet Kedua

  7. Denny Indrayana Ajak Para Pegiat Anti Korupsi Jadi Pemohon Judicial Review UU KPK ke MK

  8. Satgas Karhutla Riau Tolak Bantuan Personil Kiriman Anies, Fahira: Sangat Disayangkan

  9. Lima Lolos, Indonesia Berpeluang Tambah Wakil di Hari Kedua

  10. Moratorium Sawit, Pusaka Merekomendasikan Hal-hal Ini kepada Pemerintah

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Wilayahnya Diserbu Asap Malah ke Kanada, Ini 4 Fakta Wali Kota Pekanbaru Firdaus

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia