breaking news: Kabar Duka, Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Sabah Wafat

Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Tips Atur Keuangan di 99 Super Shopping Day, Biar 'Ga Tekor'!

Anggi Dwifiani

Tips Atur Keuangan di 99 Super Shopping Day, Biar 'Ga Tekor'!

Ilustrasi belanja online | Pexels

AKURAT.CO Promo belanja, mulai dari diskon hingga cashback, digelar oleh sejumlah e-commerce dalam rangka menyambut 9.9 Super Shopping Day yang jatuh pada 9 September 2019. Diantara e-commerce tersebut adalah Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada.

Bahkan hingga Senin sore (9/9/2019), netizen telah meramaikan perayaan ini dengan memberikan tagar #99SuperShoppingDay, khususnya shopee yang paling banyak di tweet warganet.

Ramainya shopee pun dikarenakan promo yang menarik, seperti semua produk di Shopee 9.9 Super Shopping Day CASHBACK hingga 90%!

baca juga:

Diskon tersebut tentunya menggiurkan. Anda pun serasa tak akan segan membelinya mengingat potongannya tersebut. 

Eiittss! Tapi tunggu dulu. Mengeluarkan uang berlebihan bisa berakibat fatal loh! Kenapa fatal?

Hal ini karena saat perayaan 9.9 Shoping Day, waktu untuk memperoleh gaji masih lama. Terus kalau duit tinggal sedikit sehingga tak mampu untuk membiayai kehidupan Anda selanjutnya hingga menerima gaji, masa Anda harus menghutang gara - gara pemborosan Anda sendiri?

Oleh karenanya, ada baiknya Anda mengatur keuangan dengan benar dalam menghadapi diskon. Dibawah ini adalah tipsnya.

Sebelum Berbelanja

Untuk menghadapi promo dan diskon hari kemerdekaan, Anda sudah harus melakukan persiapan sebelum berbelanja. Mengapa? Karena sering kali ketika berbelanja, Anda sudah lupa diri dan tidak ingat untuk mengontrol diri.

Hal yang perlu Anda lakukan sebelum berbelanja adalah menyusun anggaran, mencatat daftar belanja dan mengajak teman untuk belanja.

 #1 Membuat Anggaran

Sebelum berbelanja, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat anggaran. Anggaran ini harus dibentuk berdasarkan kemampuan dan kebutuhan Anda.

Anggaran ini adalah jumlah uang yang dapat Anda belanjakan setelah Anda menghitung pemasukan serta pengeluaran.

Anggaran ini tidak boleh melebihi pemasukan Anda. Selain itu, anggaran harus disusun setelah seluruh kebutuhan Anda dan keluarga terpenuhi. Bukan berarti anggaran hanya dapat disusun sebelum berbelanja.

Anggaran sebaiknya disusun setiap kali Anda mendapatkan penghasilan bulanan. Anggaran yang dihitung dengan teratur akan membantu pengaturan keuangan yang lebih baik.

 #2 Mencatat Daftar Belanja

Sebelum berbelanja, apabila pada musim diskon dan promo besar-besaran, ada baiknya Anda membuat daftar belanja. Daftar belanja ini merupakan barang-barang yang Anda butuhkan dan sembari ada diskon, Anda membelinya.

Ingat untuk mengecek kembali barang yang telah Anda miliki dan barang apa yang jarang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda membeli barang ganda apalagi yang tidak tahan lama.

Tips kedua adalah dengan membayangkan Anda memakai atau menggunakan barang tersebut. Cara ini akan membantu Anda memilah apakah barang tersebut perlu dibeli atau tidak.

Tentu, catatan akan berguna jika Anda membuat komitmen dengan diri sendiri untuk mematuhi dan membatasi belanjaan sesuai dengan daftar yang telah Anda susun.

#3 Mengajak Orang Lain

Jika Anda tahu bahwa Anda adalah seseorang yang berbelanja secara impulsif dan tidak dapat menahan diri, maka sebaiknya Anda mengajak orang lain untuk menemani Anda berbelanja.

Tentu orang yang diajak ini sebaiknya adalah mereka yang dapat menahan dan mengingatkan Anda untuk tidak lewat batas.

Tips kedua adalah dengan membayangkan Anda memakai atau menggunakan barang tersebut. Cara ini akan membantu Anda memilah apakah barang tersebut perlu dibeli atau tidak.

Tentu, catatan akan berguna jika Anda membuat komitmen dengan diri sendiri untuk mematuhi dan membatasi belanjaan sesuai dengan daftar yang telah Anda susun.

Pada Saat Berbelanja

Tidak sampai di situ, setelah Anda melakukan persiapan, maka Anda harus berkomitmen melakukannya. Namun sebagai manusia, setiap orang pasti memiliki momen ‘khilaf’.

Oleh sebab itu, pada saat berbelanja pun, terdapat cara-cara pintar agar Anda dapat menahan diri untuk tidak berbelanja sembarangan. Cara itu adalah dengan membawa uang tunai dan cermat melakukan perbandingan.

#Membawa Uang Tunai

Walaupun terdengar konyol, sebenarnya di era cashless ini, uang tunai dapat membantu Anda berhemat.

Jika Anda berbelanja dengan kartu kredit atau hanya menggunakan dompet elektronik, Anda tidak akan sadar berapa banyak yang telah Anda habiskan untuk belanja serta Anda berbelanja dengan utang.

Berbeda dengan kartu, dengan uang tunai, Anda tahu persis berapa yang Anda bawa. Setiap mengeluarkan uang untuk sebuah pembelanjaan, Anda akan mengetahui berapa sisa uang yang ada.

Uang tunai pun akan dengan mudah disesuaikan dengan anggaran yang sebelumnya telah Anda susun. Secara psikologis, hal ini akan sangat membantu Anda berhemat.

Jika misalnya Anda sedang berburu diskon dengan menggunakan promo kartu kredit, maka cara lainnya adalah dengan mencatat seluruh pengeluaran sembari Anda berbelanja.

#Cermat Melakukan Perbandingan

Pada saat diskon, hal yang sering dilakukan para konsumen adalah membeli secara buru-buru karena takut barang yang diinginkan habis terjual. Padahal cara ini akan merugikan Anda karena barang yang dibeli belum tentu sesuai.

Selain kualitas dan guna barang, Anda juga harus memastikan bahwa Anda telah mendapatkan barang dengan kualitas dan harga terbaik. Label diskon tidak berarti barang tersebut akan lebih murah dari harga normal.

Anda pun harus tetap membandingkan harga sale dengan harga normal di platform lainnya. Mungkin saja Anda mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah, tanpa ada embel-embel diskon.

Untuk itu, gunakan waktu Anda dengan bijak ketika berbelanja. Jangan terburu-buru membeli barang. Jangan terlalu mudah tergiur dengan penawaran harga diskon. Jika memang barang yang ingin Anda beli telah habis terjual, mungkin saja memang nasib Anda berkata lain.

Setelah Berbelanja

Momen setelah berbelanja adalah momen yang menyenangkan dan juga menegangkan. Momen tersebut akan menyenangkan apabila Anda dapat mencoba barang belanjaan dengan perasaan nyaman tanpa dihantui perasaan takut.

Tetapi momen menyenangkan tersebut dapat menjadi menegangkan apabila ketika memburu diskon, Anda tidak bertanggung jawab dengan keuangan diri Anda.

Salah satu hal yang dapat Anda lakukan setelah berbelanja yang dapat membantu pengaturan keuangan adalah dengan mencatat pengeluaran.

#Catat Pengeluaran

Kumpulkan seluruh kwitansi dan bon pembelian Anda. Mengapa? Karena bukti tersebut akan membantu Anda menghitung anggaran untuk bulan berikutnya.

Selain itu, bukti pengeluaran tersebut dapat dijadikan bagian dari evaluasi diri.

Apabila Anda terlanjur berbelanja melebihi anggaran, maka Anda akan tahu berapa jumlah kelebihannya dan barang apa saja yang telah Anda beli.

Dengan mengetahui informasi ini, Anda akan lebih sadar diri dan mengontrol sifat belanja impulsif tersebut lain kali. [] 

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Tenang, Bea Meterai Rp3 Ribu dan Rp6 Ribu Masih Bisa Digunakan hingga 2021

Image

Ekonomi

Anggaran Kemenhan Rp137,3 T, Sri Mulyani Ingin Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit

Image

Ekonomi

Dua Resep Hidup Bahagia Ala Orang Jepang Ini, Cocok Jadi Pedoman!

Image

Ekonomi

Tokopedia

Gurihnya Bisnis Spageti Bruule Selama Pandemi

Image

Iptek

DnZ Wheels, Velg Buatan Indonesia Berkualitas Dunia Meluncur di IMX 2020

Image

Ekonomi

Bank Dunia Revisi Proyeksi Ekonomi RI Jadi Minus 2 Persen, Ini Reaksi Kemenkeu

Image

Ekonomi

Tok! DPR Sahkan APBN 2021, Ini Rinciannya

Image

Ekonomi

Pemasukan Minim Tetap Bisa Berhemat Kok dengan Cara Ini

Image

Ekonomi

Mau Bisnis Franchise Minuman? Simak 5 Tips Ini Biar Cepet Untung

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

3 Konstruksi Tol Pondok Aren-Serpong Bisa Serap Lebih 1.000 Orang Pekerja

Kementerian PUPR menyatakan, tiga pekerjaan konstruksi di Tol Pondok Aren-Serpong dapat menyerap lebih dari 1.000 orang pekerja.

Image
Ekonomi

Regulasi Belum Jelas, Distribusi Vaksin COVID-19 Diharap Tak Meleset

ALFI berharap distribusi vaksin COVID-19 tidak meleset dari waktu ditentukan, masih ada pihak swasta lain wait and see distribusi vaksin

Image
Ekonomi

Bos Jamkrindo Catat Realisasi Pinjaman Program PEN Capai Rp2,95 Triliun

Jamkrindo realisasikan penjaminan dalam program PEN mencapai Rp2,95 triliun kepada 6.568 debitur hingga 28 September 2020

Image
Ekonomi

KKP Benahi Basis Data Pengelolaan Komoditas Perikanan

KKP membenahi ketersediaan informasi yang diperlukan guna menjadi basis data dalam rangka pengelolaan sejumlah komoditas perikanan

Image
Ekonomi

Realisasi Anggaran PEN Kuartal III-2020 Diyakini Bakal Bangkitkan Ekonomi Nasional

Realisasi anggaran PEN selama kuartal III-2020 yang diperkirakan mencapai Rp137,8 triliun akan mengungkit kegiatan ekonomi domestik.

Image
Ekonomi

BI Sempurnakan Aturan Pinjaman Likuiditas Bank Umum Konvensional dan Syariah

BI memperkuat fungsi lender of the last resort dengan mempercepat proses pemberian PLJP/PLJPS.

Image
Ekonomi

Buruh Ancam Mogok Kerja Nasional, Begini Kata Apindo

Menghimbau kepada semua perusahaan anggota Apindo untuk memberikan edukasi kepada pekerja/buruh di perusahaan terkait mogok kerja

Image
Ekonomi

Kemenperin Siapkan Insentif Fiskal bagi Industri Hijau

Kemenperin menyiapkan insentif fiskal bagi industri hijau sebagai komitmen mewujudkan pembangunan industri berkelanjutan.

Image
Ekonomi

Tenang, Bea Meterai Rp3 Ribu dan Rp6 Ribu Masih Bisa Digunakan hingga 2021

DJP Kemenkeu: Bea meterai yang lama yaitu Rp6.000 dan Rp3.000 masih dapat digunakan hingga satu tahun ke depan mulai 2021.

Image
Ekonomi

Ramalan ICW Soal Nasib Pemberantasan Korupsi Mendatang!

ICW menilai nasib pemberantasan korupsi pada masa mendatang akan makin suram jika MA tetap mempertahankan tren vonis ringan pelaku korupsi

terpopuler

  1. Najwa Dikabarkan Tolak Dirjen Kemenkes, Denny: Kalau Benar, Memalukan!

  2. Ilham Aidit: KAMI Jualan PKI Untuk Acara 2024, Apapun Pembelaannya

  3. Vandalisme di Musala Tangerang, Fadli Zon: Bisa-bisa yang Melakukan Orang Gila Terlatih

  4. Vandalisme Musala di Tangerang, Ferdinand: Yang Suka Gunakan Kata Kafir hanya Kaum Intoleran

  5. Duh! Wanita Berbibir Terbesar Dunia Melawan Dokter

  6. Baru Seminggu 'Lawan' Raja Salman, Anggota Partai Oposisi Arab Saudi Sudah Mundur

  7. 5 Potret Anies Baswedan saat Muda, Disebut Mirip Artis Luar Negeri!

  8. Najwa Shihab Wawancara Bangku Kosong, Ferdinand: ini Menyerang Terawan

  9. Saat Joe Biden dan Istri Pelukan Usai Debat, Donald Trump Justru Lakukan ini

  10. Warganya Cari Hiburan ke Kawasan Bodetabek, Wagub DKI: Karena Restoran di Sana Tidak Tutup

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik DN Aidit, Jadi Loper Koran hingga Dikenal Dekat dengan Presiden Soekarno

Image
News

Kisah Cinta Tragis Pierre Tendean dan Rukmini, Bikin Mewek

Image
News

5 Potret Anies Baswedan saat Muda, Disebut Mirip Artis Luar Negeri!