image
Login / Sign Up

Pesan Misbakhun Buat Presiden Jokowi Agar Tak Terkecoh Janji Sri Mulyani

Denny Iswanto

Image

Anggota Komisi XI Fraksi Golkar Mukhammad Misbakhun saat memberikan tanggapan dalam rapat kerja gabungan antara Komisi IX dan Komisi XI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memanggil sejumlah pihak untuk membahas defisit anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencermati gerakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menjanjikan penurunan tarif pajak melalui rancangan undang-undang (RUU) baru di sektor perpajakan.

Legislator Golkar itu menduga mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut tengah berupaya agar kembali masuk pada kabinet Presiden Jokowi untuk periode 2019-2024.

Misbakhun mengatakan, selama dua hari ini pemberitaan di media diramaikan pernyataan Sri Mulyani soal rencana pemerintah memangkas pajak penghasilan (PPh) korporasi dari 25 persen menjadi 20 persen, merevisi pajak pertambahan nilai (PPN), mengubah PPH pribadi dari rezim world wide menjadi teritorial domestik, serta menghapuskan pajak dividen.

baca juga:

Menurut Misbakhun, hal-hal yang disampaikan Menkeu tersebut patut dipertanyakan karena sebenarnya sudah menjadi ide besar Presiden Jokowi dalam melakukan reformasi perpajakan.

“Itu semua seharusnya sudah masuk dalam Nawacita pertama. Yang jadi pertanyaan saya, kenapa program-program tersebut baru mau dilaksanakan pada periode kedua kepemimpinan Pak Jokowi? Kenapa itu semua baru dibicarakan serius dan sungguh-sungguh oleh Bu Sri Mulyani pada akhir masa jabatan Kabinet Kerja saat ini?” ujar Misbakhun di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu menambahkan, seharusnya Sri Mulyani sejak awal menjabat sebagai Menkeu bisa memahami pemikiran dan ide Presiden Jokowi dalam mereformasi perpajakan.

Alih-alih mengusulkan RUU untuk mereformasi perpajakan, kata Misbakhun, justru Sri Mulyani memasukkan RUU Bea Meterai ke DPR.

“Sampai saat ini di DPR yang ada adalah RUU Ketentuan Umum Perpajakan, itu pun belum dibahas bersama pemerintah. Bu Sri Mulyani malah memasukkan RUU Bea Meterai dan sedang dibahas di Komisi XI DPR,” sebut Misbakhun.

Misbakhun merasa perlu mengklarifikasi soal itu. Sebab, faktanya belum ada surat dari pemerintah ke DPR mengenai hal-hal terkait relaksasi pajak sebagaiman yang disampaikan Menkeu.

“Jangan sampai kesannya Pak Jokowi belum menjalankan ide dan gagasannya pada periode pertama. Pak Jokowi sudah sejak periode pertama menurunkan tarif pajak, tetapi ada menjadi kegagalan menteri keuangan memahami keinginan presiden untuk menurunkan tarif pajak,” kata Misbakhun.

Karena itu Misbakhun makin heran dan bertanya-tanya lantaran ide penurunan tarif PPH yang menjadi gagasan Presiden Jokowi pada periode pertama kepresidenannya baru mau dilaksanakan Menkeu pada pemerintahan 2019-2024.

Wakil rakyat asal Pasuruan itu menduga Sri Mulyani masih ingin menjabat Menkeu pada pemerintahan mendatang.

“Bu Sri Mulyani sudah tidak perform pada periode pertama pemerintahan Pak Jokowi, kok masih kepingin dipakai pada periode kedua. Bapak Presiden harus hati-hati, karena selama ini yang menjadi ide-idenya tidak dilaksanakan dengan baik oleh menteri keuangan,” pungkas Misbakhun. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Rektor Larang Demo, Mahasiswa UIN Suska Mengadu ke DPRD Riau

Image

News

Pengamat Sebut Pemerintah dan DPR Perlu Libatkan Masyarakat Pembahasan RUU PKS

Image

News

Kembali Pimpin DPRD DKI, Prasetyo: Terima Kasih Ibu Mega

Image

Video

VIDEO Pelantikan Lima Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Image

Video

VIDEO Pelantikan Lima Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Image

News

Putri Zulhas Cetak Sejarah Baru di Parlemen Kebon Sirih

Image

Ekonomi

Menkeu Blokir Izin 330 Importir Nakal

Image

Ekonomi

Ditjen Bea dan Cukai Cabut 5 dan Bekukan 3 Izin PLB Tak Patuh

Image

News

Soal Penataan Kampung Akuarium, Anies Masih Ogah Buka Suara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bentoel Group Cegah Pekerja Anak di Sektor Pertanian Tembakau

Bentoel Group berkomitmen mendukung program Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi pekerja anak di sektor pertanian.

Image
Ekonomi

Bentoel Beli 9.000 Ton Tembakau FCV dari 1.226 Mitra Petani

Tembakau jenis FCV yang dihasilkan Lombok merupakan daun tembakau berkualitas tinggi.

Image
Ekonomi

Wapres JK Terima Tunjangan Hari Tua dan Pensiun

Wapres memperoleh manfaat program THT dan pensiun sebagai penghargaan atas jasa dan dedikasi dalam mengabdi kepada negara.

Image
Ekonomi

Mendag Enggar: Platform Online Bantu Tingkatkan Ekspor

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut ekspor yang dilakukan melalui platform online atau daring akan dapat menyelamatkan ekonomi

Image
Ekonomi

KAI - Adhi Commuter Point Luncurkan Menara II Cisauk Point

KAI-ADHI bekerjasama luncurkan menara II Cisauk Point dalam rangka terus kembangkan hunian yang terkoneksi dengan transportasi multimoda.

Image
Ekonomi

RI Gaet 21 Investor Arab Saudi untuk Garap Industri di Indramayu

KJRI Jeddah menggandeng 21 pengusaha besar dari Arab Saudi untuk membahas investasi dalam acara Indramayu Investment Forum (IIF).

Image
Ekonomi

Menteri ESDM Sebut 1.000 Kecamatan Belum Punya SPBU Resmi

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan masih ada 1.000 kecamatan di wilayah 3T yang belum mempunyai SPBU resmi.

Image
Ekonomi

Jonan: Di China, Beli Mobil Listrik Langsung Dapat Pelat Nomor

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bahwa Indonesia harus meniru China dalam penerapan regulasi mobil l

Image
Ekonomi

Pelni Pulangkan 2.790 Pengungsi Asal Wamena

Ribuan pengungsi itu diangkut dengan menggunakan empat kapal milik PT Pelni.

Image
Ekonomi

Pabrikan Rokok Kecil Minta Pemerintah Bersikap Adil Rumuskan Kebijakan Cukai

Kebijakan ini guna meminimalisasi kecurangan yang dilakukan oleh pabrikan rokok besar asing.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Agar Tak Dihukum Jenderal Andika Perkasa, Perwira Staf, Danramil, Komandan Satuan Bawah Hati-hatilah Pakai Medsos

  2. Dosen Unair yang 'Kejam' Corat-coret Skripsi Ternyata Dekat dengan Mahasiswa, Ini Buktinya

  3. Paulus: Ada Kelompok Bersenjata di Pedalaman Sana yang Sudah Mengarah ke Sini, Jadi Jangan Pernah Lengah

  4. Sebar Hoaks Soal Wiranto, PPP Sebut Hanum Ingin Jadi Sengkuniwati

  5. Tak Ada Sampah Mengambang, Bersihnya Banjir di Jepang ini Panen Pujian Warganet

  6. Chloe Minta Handphone Belasan Juta, Lee Jeong Hoon: Gak Tahu Diri ya Anak Saya

  7. 2.600 Pelajar Papua Pulang, Kapolda: Untuk Apa Mereka Pulang? Ini Jadi Beban Sosial

  8. Musni Umar: Saya Maafkan Yunarto Wijaya dan Mereka yang Ejek Saya

  9. Makin Feminin, Sam Smith Kenakan Lingerie Berenda di Attitude Awards

  10. Duet Gibran - Andreas Diharapkan Ulang Sukses Jokowi - Rudi di Solo

Available

fokus

Masa Lansia
Kisah dari Cilincing
Hari Tani Nasional
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Image
Ujang Komarudin

Demokrasi Yang Tak Direstui

Image
Rozi Kurnia

Penampilan Luar Biasa Joker Dari Seorang Joaquin Phoenix

Available

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
News

DPR RI

5 Fakta Menarik Pimpinan DPR RI Rachmad Gobel, Pernah Pimpin Beberapa Perusahaan Ternama

Image
Ekonomi

Sempat Sulit Cari Kerja hingga Sukses dengan Kosmetik Halal, 7 Fakta Pendiri Wardah Nurhayati Subakat

Image
News

Berebut Kursi DPR dengan Sang Ayah, ini 5 Fakta Legislator Milenial Dyah Roro Esti