breaking news: Trio Ikan Asin Jalani Sidang dengan Agenda Putusan Sela

image
Login / Sign Up

Setelah Link and Match dengan Industri, Pemerintah Kini Bidik Perguruan Tinggi

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Para pengunjung yang terdiri dari pelajar saat menghadiri pameran Indonesia International Education and Training Expo (IIETE) 2019 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019). Pameran yang dilaksanakan berbarengan dengan Indonesia Technologies and Supplies for Education and Professional Training (Edutech Expo) 2019 itu diikuti oleh perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi swasta (PTS), perguruan tinggi kedinasan, militer, lembaga pelatihan/kursus terkemuka, SMK, serta perguruan tinggi dari berbagai negara. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Setelah program link and match dengan industri, pemerintah kini sedang membidik kolaborasi peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) antara perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi top dunia. Hal ini dilakukan guna kesiapan menyongsong era revolusi industri 4.0.

“Salah satu tantangan saat ini adalah di level universitas. Beberapa top universitas di Indonesia belum ada yang masuk dalam jajaran 300 besar dunia. Kami harapkan, beberapa univeritas unggulan di luar negeri mempunyai counterpart dengan beberapa universitas di Tanah Air. Sehingga mereka bisa menjadi top 100, setidaknya di level regional,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto melalui keterangannya di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Menperin mencontohkan, The University of Melbourne misalnya, bisa menjadi rekanan bagi universitas-universitas di Indonesia. “Melbourne University sekarang ada di peringkat ke-33 dunia, diharapkan dapat mendorong capacity building bagi sejumlah universitas yang ada di Indonesia,” tuturnya.

baca juga:

Hal tersebut disampaikan Airlangga ketika memberikan sambutan pada rangkaian acara yang diselenggarakan The University of Melbourne di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Setelah gencar membangun infrastruktur secara masif, program prioritas Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) selanjutnya adalah menaruh perhatian besar pada pengembangan kualitas SDM,” tegasnya.

Langkah itu guna mengambil peluang dari momentum bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia, terutama pada masa puncaknya di periode tahun 2020 hingga 2024.

“Jika kita bisa lebih fokus untuk mengembangkan kualitas SDM dan menggunakan cara-cara baru, maka pemerintah meyakini bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Oleh karena itu, lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan perlu terus didorong untuk melakukan pembenahan secara besar-besaran agar mampu menghadapi perubahan dari beragam aspek.

“Kita butuh SDM yang terampil dan mampu menguasai ilmu pengetahuan masa kini dan masa depan,” imbuhnya.

Airlangga pun menyampaikan, guna menghasilkan inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi terkini, dibutuhkan peningkatan kegiatan penelitian dan pengembangan. Hal ini bisa diwujudkan, salah satunya melalui hasil kolaborasi antara akademisi Indonesia dengan akademisi top dunia.

“Dengan demikian, nantinya diharapkan mampu mendorong semakin banyak pelajar Indonesia untuk ikut bekolaborasi dalam menimba ilmu di luar negeri, serta memberi izin universitas atau politeknik dari luar negeri untuk beroperasi di kawasan ekonomi khusus. Ini yang akan kami rencanakan,” paparnya.

Karena itu, Menperin terus mengajak perguruan tinggi agar lebih aktif melakukan riset, khususnya di bidang industri untuk menghasilkan inovasi dan mendongkrak daya saing sektor manufaktur nasional.

“Tentunya dalam hal ini universitas harus menjadi bagian dari salah satu langkah strategis dalam menyiapkan kompetensi SDM sesuai kebutuhan di era industri 4.0,” ujarnya.

Airlangga menyebutkan, inovasi serta perubahan terhadap model bisnis yang lebih efisien dan efektif merupakan bagian dari hasil penerapan industri 4.0. Revolusi industri ini diyakini akan mempercepat peningkatan daya saing sektor industri nasional secara signifikan.

Industri 4.0 ini ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi dan semakin konvergensinya batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya melalui teknologi informasi dan komunikasi.

"Revolusi tersebut merupakan sebuah lompatan besar di sektor industri dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sepenuhnya tidak hanya dalam proses produksi, tetapi juga di seluruh rantai nilai guna mencapai efisiensi yang setinggi-tingginya untuk melahirkan model bisnis yang baru dan berbasis digital,” jelasnya.

Selain itu, Airlangga mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan strategi dalam memasuki era industri 4.0 melalui implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. Aspirasi besarnya adalah menjadikan Indonesia masuk jajaran 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030.

“Dengan peta jalan tersebut, diharapkan akan mampu meningkatkan produktivitas, Research and Development (RnD), inovasi, sekaligus untuk mendorong sektor manufaktur berkontribusi hingga 25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional,” terangnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Swiss Dinobatkan Sebagai Negara Terbaik di Dunia

Image

Iptek

Sains

Krisis Dunia, Microsoft Bertekad Kurangi Setengah Karbon pada 2030

Image

News

Nizar Zahro Meninggal Dunia, Sandiaga Uno: Partai Gerindra Kehilangan Salahsatu Kader Terbaiknya

Image

Iptek

Hyundai Kona Raih Rekor Dunia sebagai Mobil Listrik yang Mencapai Tempat Tertinggi

Image

Hiburan

Sosok Ade Irawan di Mata Sang Putri: Tak Malu Minta Peran ke Produser Film

Image

Hiburan

Dewi Irawan Menangis di Sisi Nisan Ibunda, Slamet Rahardjo: Ade Punya Anak yang Hebat-hebat

Image

Hiburan

Begini Sosok Ade Irawan di Mata Camelia Malik

Image

Hiburan

Ade Irawan Dimakamkan Satu Liang Lahat dengan Mendiang Suami

Image

Hiburan

Melayat ke Rumah Duka, Indro Warkop Kenang Sosok Ade Irawan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Dihadapan DPR, Menkes Putus Asa Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

pada akhirnya peserta kelas III mandiri BPJS Kesehatan tetap dikenakan kenaikan iuran.

Image
Ekonomi

Pemerintah Belum Tetapkan BUMN Penerima PMN Rp1 Triliun

Pemerintah belum memutuskan BUMN penerima dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1 triliun pada APBN 2020.

Image
Ekonomi

Meningkatkan Kualitas Investasi Jadi Tantangan Besar RI

Ekonom Faisal Basri menyebut tantangan terbesar Indonesia adalah bagaimana meningkatkan kualitas investasi.

Image
Ekonomi

Total Investasi Induk BUMN Tambang Capai Rp24 Triliun di 2020

Proyek strategis 2020 dari MIND ID di antaranya dalam membangun proyek PLTU Sumatera Selatan

Image
Ekonomi

Legislator Singgung Insentif Direksi BPJS Kesehatan Capai Rp4,11 Miliar

Insentif yang diterima Dewas per bulannya sebesar Rp211,14 juta per bulan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Janji Cari Titik Keseimbangan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

Menurut Moeldoko, omnibus law diajukan ke DPR RI dengan tujuan menciptakan lapangan kerja dan penataan pajak.

Image
Ekonomi

Bank Commonwealth Jelaskan Pembobolan Uang Ratusan Juta Milik Ilham Bintang, Faktanya Mengejutkan!

memberikan klarifikasi mengenai kasus pencurian dana di rekening milik nasabahnya.

Image
Ekonomi

DPR Klaim Bakal Akomodir Seluruh Kepentingan Melalui RUU Cipta Lapangan Kerja

DPR belum secara resmi menerima draf Naskah Akademik (NA) RUU Cipta Lapangan Kerja dari pemerintah.

Image
Ekonomi

Pasca Keluarkan Helmy Yahya, Dewas TVRI Titahkan 5 Hal untuk Karyawannya

Dewan Pengawas Televisi Republik Indonesia (TVRI) menyampaikan lima arahan.

Image
Ekonomi

Legislator Murka, BPJS Kesehatan Ingkar Soal Kenaikan Iuran Peserta Kelas III Mandiri

Berdasarkan rapat terakhir disepakati bahwa iuran BPJS Kesehatan Kelas III tidak akan mengalami kenaikan.

terpopuler

  1. 5 Fakta Menarik Fany Kurniawaty, Pramugari yang Disebut Calon Istri Sule

  2. Gagal Bersinar, 5 Artis Bollywood ini Justru Terjerumus Dunia Prostitusi

  3. 10 Potret Manis Nadia, Anak Ekki Soekarno yang Eksis jadi Reporter

  4. Tengku Marah: Manusia Ini Telah Memfitnah Isteri Saya yang Masih Sehat Dikatakan Sudah Mati

  5. Ada yang Bergelar Raden Ajeng, 5 Artis Tanah Air Ini Ternyata Masih Keluarga Keraton

  6. Pelajar Bunuh Begal, Hotman: Si Laki-laki Muda Itu Membunuh karena Membela Kehormatan Pacar yang Hendak Diperkosa

  7. Pelajar Bunuh Begal, Ferdinand Ingatkan Kejaksaan "Jangan Konyol Ah!"

  8. Istri Terima Beasiswa di Australia, Para Suami Asal Indonesia Rela Jadi Loper Koran

  9. Warga Binaan Masuk Islam: Setiap Lihat Rekan-rekan Sesama Usai Salat, Mereka Terlihat Tenang

  10. Dulunya Bermarkas di AS, Ini 5 Fakta Menarik Saudi Aramco, Perusahaan Minyak Terbesar di Dunia

fokus

Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota
Masa Depan Buruh

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
News

Tutup Usia, 5 Fakta Penting Pendiri MER-C Dokter Joserizal Jurnalis

Image
News

Liburan hingga Nongkrong Bareng, 10 Potret Hangat Helmy Yahya bersama Keluarga

Image
News

Angkat Tema Berkuda, 7 Potret Prewedding Aspri Prabowo Subianto, Ridwan Dhani Wirianata