image
Login / Sign Up

Kemenkop: Koperasi Mampu Eksis di Era Revolusi Industri 4.0

Andi Syafriadi

Image

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan memberikan sambutan sekaligus membuka Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 72 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Lapangan Tennis Pua Janggo Bira, Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani, Bupati Bulukumba A.M. Sukri Sapewali, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Malik Faisal, dan Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia Agung Sudjatmoko. | Sipers Kemenkop

AKURAT.CO Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan menegaskan bahwa era Revolusi Industri 4.0 jangan menjadi beban bagi koperasi dalam mengembangkan kinerja usahanya, justru sebaliknya, di zaman serba digital ini koperasi harus mampu eksis.

"Saat Revolusi Industri 1.0, era mesin uap menggantikan peran manusia. Kala itu, orang pun mulai berhimpun bersama membangun satu kekuatan ekonomi bersama", kata Rully dalam keterangan resminya, Senin (26/8/2019).

Rully menambahkan, di era tersebut mulailah lahir koperasi modern, dimana tumbuh tumbuh kelompok sosial melakukan kegiatan bisnis, yang bersrti Revolusi Industri itu hanya merupakan perubahan perilaku di masyarakat dan fase peradaban di dunia industri.

baca juga:

Saat ini, lanjut Rully, setelah melewati beberapa fase revolusi industri, koperasi tetap tumbuh di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Koperasi di seluruh dunia mampu menciptakan lapangan kerja sebanyak 600 juta orang. Itu menjadi bukti kemampuan pelaku koperasi di dunia," tegasnya Rully.

Untuk itu, Rully menyebutkan bahwa program Reformasi Total Koperasi yang sudah berjalan lima tahun ini adalah untuk menjawab pergerakan zaman yang begitu cepat  koperasi harus mampu berubah secara cepat dan fundamental," ujar Rully.

Namun, Prof Rully mengingatkan perubahan fundamental tersebut dengan tidak meninggalkan filosofis dan ideologi dasar sebuah koperasi, yaitu budaya kerjasama dan gotong royong. "Koperasi tidak akan musnah ditelan zaman, selama kita masih sadar tidak bisa hidup sendiri", tandas Prof Rully lagi.

Bagi Prof Rully, bila ada koperasi yang tidak berkembang maka itu merupakan masalah internal di koperasi tersebut.

"Bisa saja pengurusnya kurang kreatif, atau hanya menunggu bantuan pemerintah dan APBD. Saya tegaskan, bantuan jangan ditunggu, tapi bangun dulu sendiri maka bantuan akan datang sesuai dengan kebutuhannya", papar Prof Rully seraya menyebutkan bahwa Pemda harus membangun koperasi dari sisi kualitas, tidak sekadar kuantitas. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Grab dan Gojek Bukan Koperasi Model Baru tapi Korporasi Kapitalis

Image

Ekonomi

Kemendag Atur Perdagangan Emas Digital Dengan Peraturan Bappebti No 4 tahun 2019

Image

Ekonomi

Hasil Survei: Millenial Semakin Sadar Akan Energi Baru Terbarukan

Image

Iptek

Agus Sudibyo Resmi Luncurkan Buku Berjudul Jagat Digital

Image

Iptek

Tak Ada Campur Tangan Manusia, Seluruh Rumah Ini Dibangun oleh Robot

Image

News

Revisi UU KPK, Din: Jika Terjadi, Sungguh Khianati Amanat Reformasi

Image

Ekonomi

Luncurkan Fitur Syariah, LinkAja Targetkan Sejuta Pengguna

Image

Ekonomi

Berpotensi Besar, KNKS Dorong Pengembangan Ekonomi Digital Syariah Lebih Masif

Image

Ekonomi

Menkop: Sehebat-hebatnya Revolusi Industri 4.0 Tak Bisa Kalahkan Offline

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Tiga Tipe Financial Goal Bagi Investor Pemula

Apa saja tiga tipe mendasar yang sangat penting untuk dipahami oleh investor?

Image
Ekonomi

Kadin Nyatakan Siap Bantu Pemerintah Majukan Sektor Properti Nasional

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung program pemerintah dalam memajukan sektor properti nasional.

Image
Ekonomi

Kisruh Akibat Serangan, Harga Minyak Dunia Bisa Sentuh USD100 per Barel

Analis menyebutkan serangan ke jantung fasilitas minyak Saudi dan ketengangan selat Hormuz antara Iran-AS akan memicu kekhawatiran.

Image
Ekonomi

Dapur Menyatu dengan Toilet! Gambaran Kesenjangan Ekonomi di Hong Kong

berikut ini kehidupan masyarakat miskin Hong kong yang terlihat dari huniannya yang sangat miris

Image
Ekonomi

Sektor Properti Nasional Perlu Keselarasan Regulasi dan Insentif Fiskal

Saat ini penyediaan rumah menjadi satu kebutuhan primer atau dasar yang belum sepenuhnya bisa terpenuhi.

Image
Ekonomi

Kekayaan Pengusaha AS Ini Bertambah Rp28,2 Triliun Tiap Hari Karena Kisruh Minyak

Harga minyak yang melonjak tinggi usai terbakarnya fasilitas penyulingan Saudi Aramco, akibat serangan drone pada Sabtu (14/9/2019).

Image
Ekonomi

Grab dan Gojek Bukan Koperasi Model Baru tapi Korporasi Kapitalis

Pernyataan bahwa Gojek, Grab, Tokopedia dll adalah sebagai konsep koperasi baru adalah keliru besar.

Image
Ekonomi

Rupiah Menguat Menunggu Keputusan The Fed dan Meredanya Konflik Aramco

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu (18/9/2019) menguat 15 poin atau 0,11% menjadi Rp14.080 terhadap USD1.

Image
Ekonomi

Meredanya Ketegangan Timur Tengah Buat IHSG Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu pagi (18/9/2019) menguat 0,17% atau 10,85 poin ke level 6.247,54.

Image
Ekonomi

Kemendag Atur Perdagangan Emas Digital Dengan Peraturan Bappebti No 4 tahun 2019

Peraturan Bappebti Nomor 4 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital Di Bursa Berjangka.

Available
Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Rustam: Jokowi Datang Meninjau untuk Atasi Bencana Asap, Malah Mau Didemo, Ajaib Nggak Tuh!

  2. Ruhut: Kalau Benar Sampulnya Gambar Pak Jokowi dengan Hidung Pinokio, Aku Menyesalkan, Tolong Dicabut

  3. Tak Bisa Tangkap Pembakar Hutan, Kapolri: Mau Kapolda, Mau Kapolres, Kapolsek Out!

  4. Anang Hermansyah Sarankan Orang-orang Tidak Usah Ikut Audisi Indonesian Idol, Jika...

  5. Pemulangan Mahasiswa Papua Diduga Didalangi KNPB

  6. Kebakaran Hutan, Paranormal ke Jokowi: Pihak yang Bandel Butuh Dibina Langsung Pak, Maksudnya Dibinasakan

  7. 5 Foto Manis Rosalia, Penyanyi Katalan Pengisi Lagu Game FIFA 20

  8. Rustam: Mengapa Jokowi Pilih Pertama Tinjau Kabut Asap di Pekanbaru, Mungkin karena Kalah di Riau

  9. Tsamara: Herannya untuk RKUHP Bisa Buru-buru, Tapi RUU PKS Lama Sekali, Padahal Sangat Urgent

  10. Jenguk Kivlan Zen, Fadli Zon: Semoga Pengadilan Memberi Kebebasan

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Andrew Darwis, Pendiri Kaskus yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen