image
Login / Sign Up

DPR Tegaskan RUU Ekraf Tidak Membatasi Kreatifitas

Siti Nurfaizah

Image

Suasana paripurna Masa Sidang I Periode 2019-2020 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2019). Dalam rapat paripurna ini beragendakan Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2020 beserta Nota Keuangannya. Dalam rapat sebelumnya DPR menggelar rapat paripurna Pembacaan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN (P2APBN) tahun anggaran 2018. DPR menyetujui RUU tersebut menjadi undang-undang.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyatakan Rancangan Undang-Undang Ekonomi Kreatif (RUU Ekraf) bukanlah untuk membatasi kreativitas tetapi untuk mendorong semangat kreativitas anak bangsa untuk terus berinovasi.

"Semangat undang-undang ini bukan membatasi kreativitas, tetapi memfasilitasi. Nah, memfasilitasi apa? Semua yang memungkinkan difasilitasi dan riil," kata Abdul Fikri Faqih dalam rilis yang diterima di Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Dilansir dari Antara, Fikri tidak menginginkan RUU Ekraf yang sedang dibahas oleh Komisi X DPR setelah disahkan tidak ada manfaat, sehingga pihaknya juga menampung masukan dari berbagai pihak terkait.

Ia mengungkapkan, dalam RUU tersebut harus disebutkan secara eksplisit mengenai standar kompetensi sehingga ekonomi kreatif juga berkembang di tengah masyarakat dengan prinsip.

Politisi PKS itu juga menyebutkan melalui RUU Ekraf, DPR ingin mendorong pelaku ekonomi kreatif menjadi maju, sehingga RUU Ekraf benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

"Karena ekraf ini adalah penggerak mula dari ekonomi masyarakat," katanya. 

Sebelumnya, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menilai Indonesia menjadi salah satu negara yang dapat bertahan di tengah resesi ekonomi yang dihadapi Amerika Serikat.

Menurut Triawan Munaf, Indonesia memiliki ketahanan dari segi peningkatan konsumsi produk lokal, seperti fesyen dan kuliner yang menjadi bagian perhatian utama dari sektor ekonomi kreatif.

"Perekonomian kita punya ketahanan dari konsumsi lokal, artinya produk dari ekonomi kreatif seperti fesyen dan kuliner sekarang sudah lebih dibanggakan bagi konsumen kita. Itu berarti sudah bisa mengimbangi neraca perdagangan untuk tidak membeli produk impor," kata Triawan saat ditemui usai menghadiri Sidang Tahunan MPR di Kompleks DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Triawan menjelaskan bahwa peningkatan kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia juga menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun.

Ia menyebutkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB pada 2018 tercatat mencapai Rp1.105 triliun dan pada tahun ini ditargetkan bisa meningkat hingga Rp1.200 triliun.

Berdasarkan ekspor ekonomi kreatif dengan nilai 20 miliar dolar AS, subsektor penyumbang pertama adalah fesyen (54,54 persen), kriya (39,01 persen), dan kuliner (6,31 persen).

Ada pun subsektor ekonomi kreatif yang berada di bawah kebijakan Bekraf, yakni bidang aplikasi dan gim developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fesyen, film, animasi dan video, fotografi, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta tv dan radio.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Komnas HAM Desak DPR dan Pemerintah Tunda Pengesahan RKUHP

Image

News

Fahri Hamzah Minta Presiden Jokowi Segera Lantik Komisioner KPK yang Baru

Image

News

DPR RI Terima Mahasiswa yang Demo Menolak Revisi UU KPK

Image

Ekonomi

Seleksi Anggota BPK RI

Sebelum Pemilihan BPK, Golkar Justru Rombak Anggotanya di Komisi XI

Image

News

Peneliti Formappi Duga Anggota Dewan Gadai SK untuk Bayar Utang

Image

News

FOTO Belum Sesuai Target, RUU Pesantren Masih Dibahas Panitia Kerja DPR

Image

News

KPK Bentuk Tim Transisi Kaji UU KPK yang Baru

Image

News

Anggota DPR Terpilih Golkar Diklaim Banyak Berasal dari Kalangan Milenial

Image

News

UU Disahkan DPR, KPK Belum Hentikan Penyidikan Kasus RJ Lino

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Dolar AS Kembali Melempem Tertekan Sentimen Brexit

Setelah Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan memiliki kesepakatan Brexit sebelum batas waktu 31 Oktober dimungkinkan.

Image
Ekonomi

OECD Ramalkan Ekonomi Global Akan Semakin Melambat

Ini mempertimbangkan meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian kebijakan yang tinggi.

Image
Ekonomi

3 Alasan Kenapa Kemasan Produk Sangat Penting

Untuk itu simak kenapa branding itu penting terutama bagi kamu yang mungkin mau masuk dalam berbisnis :

Image
Ekonomi

4 Ide Bisnis dari Luar Negeri Ini Unik dan Inspiratif, Mau Coba?

Untuk itu simak Ide bisnis unik yang berhasil sukses di beberapa Negara

Image
Ekonomi

BPJAMSOSTEK Kembali Sabet Penghargaan Revolusi Mental Berkat Inovasi-inovasi Ini

Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan nilai-nilai revolusi mental berhasil menghantarkan institusi ini menyabet penghargaan.

Image
Ekonomi

Sektor Sawit Selama Ini Selalu Berupaya Cegah Karhutla

Sektor sawit selama ini juga telah ikut berupaya melakukan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Image
Ekonomi

Berdampak Besar, BPDPKS Tegaskan Perusahaan yang Sebabkan Karhutla Adalah Kejahatan

Pembakaran hutan untuk membuka lahan baru tersebut bertentangan dengan komitmen pemerintah untuk pengelolaan sawit yang berkelanjutan.

Image
Ekonomi

RI-Singapura Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Pendidikan Vokasi

Indonesia dan Singapura sepakat untuk terus melanjutkan kerja sama dalam bidang pengembangan pendidikan vokasi.

Image
Ekonomi

Pengusaha Tekstil Masih Berharap Segera Diberikan Diskon Listrik

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) berharap pemerintah bisa segera memberikan diskon listrik kepada industri.

Image
Ekonomi

KPPI Mulai Penyelidikan Safeguard Atas Lonjakan Volume Impor Kain

KPPI telah memulai penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan (safeguards) atas kenaikan impor kain.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Rocky Gerung: Bong, Hidung Kalian Pasti Makin Panjang

  2. Tsamara: Pengen Marah dan Nangis Rasanya Baca Kayak Gini

  3. 5 Meme Kocak Di Maria yang Bikin Madridista Meringis

  4. 5 Pekerjaan dari Ajang Pencarian Bakat Ini Kian Hilang dari Dunia Hiburan Tanah Air

  5. Syamsuddin: Pengesahan Revisi UU MD3 dan KPK Benar-benar Bikin Negeri Ini Mundur 20 Tahun

  6. Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

  7. Imam Nahrawi TSK, Musni: Publik Apresiasi, Tapi Amat Prihatin Revisi UU Diduga Keras Buat Lemahkan KPK

  8. Bikin Madrid Loyo, 5 Meme Zidane Ini Malah Nambah Kasihan

  9. Cukur Real Madrid, PSG Pimpin Klasemen Grup A

  10. Soal Menteri Kabinet Kerja Periode Kedua, Tanri Abeng Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan 'Crazy Rich Medan' Sukanto Tanoto, Minyak hingga Serat Tekstil

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto