image
Login / Sign Up

BPJS Kesehatan Gandeng Pemenang Hackathon Kembangkan IT JKN-KIS

Denny Iswanto

Image

BPJS Kesehatan mengumumkan pemenang Lomba Hackathon 2019 yang bertemakan 'Inovasi untuk Kesinambungan Program JKN-KIS di Era Digital dan Revolusi Industri 4.0'. Tim terbaik pertama adalah SahabatBPJS asal Jakarta Pusat, tim terbaik kedua yaitu TechnoSmart asal Yogyakarta, dan terbaik ketiga adalah peserta individual yaitu Cahyo Dwi Raharjo dari Yogyakarta. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tenologi dan Informasi BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda, Jumat (23/8/2019). | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO BPJS Kesehatan mengumumkan pemenang Lomba Hackathon 2019 yang bertemakan "Inovasi untuk Kesinambungan Program JKN-KIS di Era Digital dan Revolusi Industri 4.0". Kompetisi yang diselenggarakan ini masih termasuk ke dalam rangkaian Hari Ulang Tahun BPJS Kesehatan ke-51, guna membangun sebuah sistem informasi di era serba digital.

Tim terbaik pertama adalah SahabatBPJS asal Jakarta Pusat, tim terbaik kedua yaitu TechnoSmart asal Yogyakarta, dan terbaik ketiga adalah peserta individual yaitu Cahyo Dwi Raharjo dari Yogyakarta. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tenologi dan Informasi BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda, Jumat (23/8/2019).

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi ini. Dengan ide-ide brilian dan orisinil diharapkan dapat membantu pengembangan teknologi informasi mendukung kemudahan dan layanan program JKN-KIS di era industri 4.0," kata Wahyudin.

baca juga:

Dia pun mengharapkan peserta mendapatkan manfaat dan tambahan pengetahuan, dari ajang kompetisi ini. Karena betapa tidak mudah mengelola sedemikian besar transaksi data yang selama ini harus ditangani oleh IT BPJS Kesehatan dan harus zero accident untuk memastikan pelayanan di lapangan tetap berjalan tanpa kendala.

"Kami sangat mengapresiasi atas kontribusi tim yang berpartisipasi dalam lomba hackaton BPJS Kesehatan ini," seru Wahyuddin.

Wahyudin mengungkapkan, acara yang berlangsung sejak bulan Agustus 2019 ini diikuti oleh beberapa tim yang berasal dari seluruh Indonesia. Dari puluhan peserta yang mengikuti perlombaan ini, ada 10 tim masuk sebagai nominasi pemenang dan telah ditetapkan 3 tim sebagai pemenang lomba.

"Pemenang Lomba Hackathon ini mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan piagam penghargaan. Serta berkesempatan untuk menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan atas aplikasi yang telah dibuat untuk dikembangkan lebih lanjut. Nanti kita akan ajak ke proyek-proyek pengembangan IT kita," tutur Wahyudin.

Terpilihnya para pemenang lomba ini berdasarkan atas penilaian tim juri Lomba Hackathon yang terdiri dari para profesional di bidang IT yang memiliki standar penilaian yang sangat ketat dalam menentukan siapa pemenang. Ini karena diharapkan inovasi IT yang dikembangkan benar benar menjadi solusi kemudahan dan kepastian dukungan terhadap layanan BPJS Kesehatan kepada pesertanya.

Kriteria tersebut dilihat dari aspek originalitas Inovasi yang dibuat, dampak yang dihasilkan terhadap pelayanan program JKN-KIS, kemudahan dalam implementasi, menarik dan mudah dalam pengoperasiannya serta penguasaan konten saat memberikan penjelasan atas gagasan yang ingin disampaikan.

"Jadi para pemenang ini mengembang aplikasi yang sangat inovatif. Contohnya, pemenang pertama ini memiliki ide untuk membuat aplikasi agar para peserta BPJS Kesehatan bisa mengumpulkan iuran dari peserta yang lainnya. Dan mereka akan mendapatkan reward poin, yang nanti bisa ditukar berupa voucher untuk beli kebutuhan pokok atau paket data. Ada lagi pemenang lain yang mengembangkan soal aplikasi rujukan online," ungkap Wahyudin.

Salah satu perwakilan dari tim SahabatBPJS yang telah memenangkan kompetisi ini mengungkapkan, ide untuk membuat aplikasi dalam memungut iuran tersebut didapatkannya dari hasil riset mereka. Bahwa selama ini BPJS Kesehatan selalu kesulitan dalam mengumpulkan iuran dari para peserta sehingga hal ini bisa mempengaruhi kondisi keuangan.

"Jadi kita membuat sistem bagaimana BPJS Kesehatan bisa meng-collect iuran dengan mudah. Yakni mengajak peserta BPJS Kesehatan untuk bisa mengumpulkan iuran peserta yang lain. Tapi tidak gratis, kita berikan poin ketika mereka berhasil mengumpulkan iuran. Nanti poin itu bisa diubah menjadi voucher yang bisa dipakai untuk belanja di minimarket atau membeli paket data internet. Tapi itu tergantung dari BPJS Kesehatan dalam melakukan kerjasama dengan pihak-pihak tersebut," tuturnya.

BPJS Kesehatan. AKURAT.CO/Denny Iswanto

Dengan jumlah kepesertaan lebih dari 223 juta peserta, BPJS Kesehatan dituntut untuk memastikan pelayanan kepada peserta bisa berjalan dengan optimal, dan mampu menjawab kebutuhan peserta atas kemudahan dan kepastian layanan yang mudah, cepat dan lebih baik. Simplifikiasi dengan IT adalah jawaban atas semua kompleksitas kebutuhan pelayanan dimaksud.

"Sebelumnya kita memang sudah menghadirkan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi tersebut diharapkan bisa membantu memudahkan peserta untuk mendapatkan pelayanan lebih mudah dan cepat. Kita juga berharap, setelah adanya Hackathon ini, kita bisa hadirkan kemudahan-kemudahan lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," lanjut Wahyuddin. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Iptek

Mudahkan Proses Belajar Mengajar, Kemendikbud Luncurkan Program Digitalisasi Sekolah di Kabupaten Natuna

Image

News

ITB Siapkan Aplikasi Canggih untuk Atasi Kebakaran Hutan

Image

Iptek

Fitur Garda Mall Kini Hadir di Aplikasi Garda Mobile Otocare Besutan Asuransi Astra

Image

Iptek

Japfa Sosialisasi Aplikasi Teknologi Digital di Dunia Peternakan

Image

Iptek

Aplikasi Pocket Casts Kini Bisa Diunduh Gratis

Image

Iptek

Mahasiswa FHUI Beri Pelatihan Digital bagi Warga Desa Rawan Bencana

Image

Iptek

Sempat Hilang, Bukalapak Kembali Muncul di Google Play Store

Image

Iptek

Kebijakan Baru HOOQ, Pengguna Baru Tak Perlu Login dan Bisa Coba Gratis

Image

Iptek

Kampanyekan Internet Positif, APJII Gelar Miss Internet Indonesia 2019

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kerugian Materiil Riau Tembus Rp50 Triliun Akibat Asap

Kerugian sebesar Rp50 triliun itu berasal dari terganggunya aktivitas perdagangan, jasa, kuliner, perkebunan, dan kerugian waktu delay.

Image
Ekonomi

Sejumlah Data Ekonomi Buat Wall Street Bervariasi

Wall Street juga terus mencerna keputusan Federal Reserve terbaru tentang suku bunga.

Image
Ekonomi

Dolar AS Kembali Melempem Tertekan Sentimen Brexit

Setelah Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan memiliki kesepakatan Brexit sebelum batas waktu 31 Oktober dimungkinkan.

Image
Ekonomi

OECD Ramalkan Ekonomi Global Akan Semakin Melambat

Ini mempertimbangkan meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian kebijakan yang tinggi.

Image
Ekonomi

3 Alasan Kenapa Kemasan Produk Sangat Penting

Untuk itu simak kenapa branding itu penting terutama bagi kamu yang mungkin mau masuk dalam berbisnis :

Image
Ekonomi

4 Ide Bisnis dari Luar Negeri Ini Unik dan Inspiratif, Mau Coba?

Untuk itu simak Ide bisnis unik yang berhasil sukses di beberapa Negara

Image
Ekonomi

BPJAMSOSTEK Kembali Sabet Penghargaan Revolusi Mental Berkat Inovasi-inovasi Ini

Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan nilai-nilai revolusi mental berhasil menghantarkan institusi ini menyabet penghargaan.

Image
Ekonomi

Sektor Sawit Selama Ini Selalu Berupaya Cegah Karhutla

Sektor sawit selama ini juga telah ikut berupaya melakukan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Image
Ekonomi

Berdampak Besar, BPDPKS Tegaskan Perusahaan yang Sebabkan Karhutla Adalah Kejahatan

Pembakaran hutan untuk membuka lahan baru tersebut bertentangan dengan komitmen pemerintah untuk pengelolaan sawit yang berkelanjutan.

Image
Ekonomi

RI-Singapura Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Pendidikan Vokasi

Indonesia dan Singapura sepakat untuk terus melanjutkan kerja sama dalam bidang pengembangan pendidikan vokasi.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Rocky Gerung: Bong, Hidung Kalian Pasti Makin Panjang

  2. Tsamara: Pengen Marah dan Nangis Rasanya Baca Kayak Gini

  3. 5 Meme Kocak Di Maria yang Bikin Madridista Meringis

  4. 5 Pekerjaan dari Ajang Pencarian Bakat Ini Kian Hilang dari Dunia Hiburan Tanah Air

  5. Syamsuddin: Pengesahan Revisi UU MD3 dan KPK Benar-benar Bikin Negeri Ini Mundur 20 Tahun

  6. Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

  7. Imam Nahrawi TSK, Musni: Publik Apresiasi, Tapi Amat Prihatin Revisi UU Diduga Keras Buat Lemahkan KPK

  8. Bikin Madrid Loyo, 5 Meme Zidane Ini Malah Nambah Kasihan

  9. Cukur Real Madrid, PSG Pimpin Klasemen Grup A

  10. Soal Menteri Kabinet Kerja Periode Kedua, Tanri Abeng Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan 'Crazy Rich Medan' Sukanto Tanoto, Minyak hingga Serat Tekstil

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto