image
Login / Sign Up

Wall Street Bervariasi Menunggu Pidato Bos The Fed

Denny Iswanto

Image

Ilustrasi - Saham Wall Street 2 | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB (23/8/2019). Ini karena investor memantau dengan cermat simposium ekonomi tahunan Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming, untuk mencari petunjuk tentang kebijakan moneter AS ke depan.

Dilansir Xinhua, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 49,51 poin atau 0,19 persen, menjadi berakhir di 26.252,24 poin. Indeks S&P 500 turun 1,48 poin atau 0,05 persen, menjadi ditutup di 2.922,95 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 28,82 poin atau 0,36 persen, menjadi berakhir di 7.991,39 poin.

Pasar berharap bahwa Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan mengklarifikasi sikap bank sentral mengenai penurunan suku bunga dan mengkonfirmasi ekspektasi kebijakan moneter yang lebih akomodatif dalam simposium.

Powell dijadwalkan menyampaikan pidatonya pada Jumat waktu setempat.

The Fed memotong suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir Juli untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan 2008. Sementara mengutip ketidakpastian ekonomi dan perdagangan, Powell menekankan pada konferensi pers setelah pertemuan bulan lalu bahwa penurunan suku bunga hanya "penyesuaian siklus tengah" daripada awal serangkaian kebijakan yang lebih akomodatif.

Menurut risalah pertemuan bank sentral Juli yang dirilis pada Rabu (21/8/2019), para pejabat Fed terpecah atas apakah akan memotong suku bunga.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga lagi pada September berada di 93,5 persen, menurut alat FedWatch Chicago Mercantile Exchange Group.

Sementara itu, indeks pembelian manajer (PMI) manufaktur AS tercatat 49,9 pada Agustus, turun dari 50,4 pada Juli dan di bawah ambang batas 50,0 netral untuk pertama kalinya sejak September 2009, menurut IHS Markit pada Kamis (22/8/2019). Setiap pembacaan di bawah 50 menandakan kontraksi.

Tim Moore, direktur asosiasi ekonomi di IHS Markit, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa data survei Agustus memberikan sinyal yang jelas bahwa pertumbuhan ekonomi terus melunak pada kuartal ketiga.

"PMI untuk manufaktur dan jasa tetap jauh lebih lemah daripada pada awal 2019 dan secara kolektif menunjukkan pertumbuhan PDB tahunan sekitar 1,5 persen," kata Moore.

"Perusahaan manufaktur terus merasakan dampak dari melambatnya kondisi ekonomi global, dengan penjualan ekspor baru turun pada laju tercepat sejak Agustus 2009," tambahnya.

Data ekonomi yang lemah menambah kekhawatiran pasar untuk resesi ekonomi AS, yang telah menjadi topik hangat untuk sementara waktu. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Xinhua

berita terkait

Image

Ekonomi

Rupiah Lesu, Akibat Polemik Timur Tengah hingga Ketidakjelasan The Fed

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Setelah Tekanan pada Emiten Rokok Mereda

Image

Ekonomi

Rupiah Lemah Akibat Konflik Timur Tengah dan Naiknya Cukai Rokok

Image

Ekonomi

IHSG Berfluktuasi dari Pembukaan hingga Mendekati Jeda Siang, Ini Alasannya

Image

Ekonomi

Emas Berkilau Terdongkrak Pembelian Safe Haven

Image

Ekonomi

Saham-saham Wall Street Jatuh, Pasca Drone Menyerang Fasilitas Minyak Saudi

Image

Ekonomi

Data Ekonomi Membaik, Dolar AS Melejit

Image

Ekonomi

Rupiah Lesu Karena Rilis Neraca Perdagangan dan Kembali Bergejolaknya Perekonomian Global

Image

Ekonomi

Rupiah Kena Gebuk Polemik Cukai Rokok, KPK, Hingga Harga Minyak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bos Berdikari Akui Datangkan 9 Ribu Sapi Bakalan Asal Australia

Berdikari telah datangkan 9.000-an sapi bakalan asal Australia untuk memenuhi target 30 ribu sapi bakalan tahun ini.

Image
Ekonomi

Tiba-tiba! Presiden ADB Mengundurkan Diri Januari Nanti

"Saya mengumumkan pengunduran diri saya sekarang, sehingga lembaga tersebut dapat memiliki transisi kepresidenan yang lancar," kata Nakao.

Image
Ekonomi

RUU KPK Resmi Disahkan, Pengamat Pajak: Terlalu Terburu-Buru!

Pengesahan RUU KPK menjadi UU terlalu terburu-buru.

Image
Ekonomi

Tren Penggunaan Teknologi Robot pada Industri Meningkat Tajam

Tren penggunaan teknologi robot di Indonesia pada industri mengalami kenaikan, dengan mayoritas bidang industri makanan dan minuman.

Image
Ekonomi

Hankook Berupaya Naikkan Penjuakan Ban untuk Pangsa Pasar Domestik

Perusahaan menargetkan bisa memasok pasar domestik dengan mengambil porsi sekitar 11 persen

Image
Ekonomi

Soal Cukai Rokok, Pengamat: Kenaikannya Terlalu Tinggi, Idealnya 17 Persen!

Kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen terlalu tinggi, idealnya 17 persen.

Image
Ekonomi

Menperin Usul ke Menkeu untuk Bebaskan PPN Importasi Biji Kakao

Menperin Airlangga Hartarto menyampaikan, pihaknya sedang mengusulkan kepada Kemenkeu untuk membebaskan pungutan PPN importasi biji kakao.

Image
Ekonomi

Kemenko Maritim Fasilitasi Uji Kompetensi Pemandu Geowisata Pertama di Indonesia

Para pemandu harus paham kompetensinya di bidang pengetahuan, keterampilan dan attitude.

Image
Ekonomi

Ekspor Produk Olahan Kakao Sumbang Devisa USD1,13 Miliar

Industri pengolahan kakao dinilai masih bakal terus tumbuh dan berkembang.

Image
Ekonomi

5 Fakta, Indonesia Sebenarnya Layak Menjadi Pusat Energi Baru Terbarukan

Bagi kamu yang merasa generasi millenial, pasti sudah tidak asing lagi kan dengan energi terbarukan?

Available
Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Viral! Ibu-ibu Ribut Saat Antre Makan di Prasmanan Kondangan

  2. Bersaing dengan David Beckham Jadi Kandidat Pria Tertampan di Dunia, Ini 10 Potret Kece Al Ghazali

  3. Rumah Rp200 Miliar Anang Hermansyah Belum Juga Terjual

  4. Tak Hanya Porno dan Otomotif, Industri Pertanian Jepang Paling Unggul di Dunia

  5. Sutradara John De Rantau Dihujat Usai Komentari Foto Seksi Shandy Aulia

  6. Kehilangan Pesonanya, Samsung Hentikan Merek Galaxy Note Tahun Depan?

  7. Industri Porno 'Amatir' Tumbuh Subur Berkat Aplikasi Langganan Berbayar

  8. KPK Sampaikan Bela Sungkawa Meninggalnya Aktivis HAM dan Antikorupsi HS Dillon

  9. Karikatur Jokowi Pinokio Jadi Polemik, Jansen: Pendukung Tak Usah Terlalu Sensitiflah

  10. Saham-saham Perusahaan Rokok Anjlok Terdampak Kenaikan Cukai, Netizen Kaget

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Andrew Darwis, Pendiri Kaskus yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen