image
Login / Sign Up

Pengamat Sarankan Pemerintah Rasional Tentukan Target Pajak 2020

Siti Nurfaizah

Image

Ilustrasi - Pajak | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyarankan agar pemerintah dan DPR RI mencari titik tengah target pajak yang rasional mengingat target pajak di tahun 2020 yang dinilai terlalu tinggi.

Direktur Eksekutif Tauhid Ahmad mengatakan bahwa soal pajak memang perlu dicermati secara hati-hati karena seperti pisau bermata dua. Pajak yang terlalu rendah tidak adil bagi masyarakat yang membutuhkan, namun kalau terlalu tinggi juga akan membebani perekonomian.

"Ketika berada di dua mata sisi ini, maka tugas pemerintah bersama DPR mencari titik tengah yang rasional dalam artian tidak memberatkan pengusaha maupun siapapun yang dikenai pajak tapi sebagai wujud mencari titik tengah untuk keadilan," ujarnya dilansir dari Antara, Selasa (20/8/2019).

Pajak berfungsi mendapatkan pendapatan dan pada akhirnya didistribusikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketika targetnya dalam RAPBN tahun 2020 ternyata 13,3 persen, maka target itu dinilai terlalu tinggi di tengah situasi pelambatan ekonomi yang sedang terjadi. Dengan demikian target ini belum pas dan tidak berada di arah yang benar.

Pendapatan negara dalam RAPBN 2020 direncanakan sebesar Rp2.221,5 triliun atau naik sebesar 9,4 persen dibandingkan outlook 2019. Kenaikan ini dilakukan melalui peningkatan penerimaan pajak sebesar 13,31 persen, namun dengan penurunan penerimaan negara bukan pajak sebesar 7,0 persen.

Kenaikan penerimaan pajak yang terlalu optimistis perlu dilihat kembali, mengingat saat ini stagnasi perekonomian masih terjadi di samping pertumbuhan alamiah penerimaan perpajakan kurang dari 9 persen per tahun serta kepatuhan perpajakan yang cenderung turun sejak tahun 2017 dari 72,6 persen menjadi 67,4 persen pada 2019.

Pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2020 sebesar Rp1.861,7 triliun, naik sebesar 13,3 persen jika dibandingkan proyeksi penerimaan pajak pada APBN tahun 2019.

Menurut data Nota Keuangan RAPBN 2019 yang diterima Antara, menyebutkan bahwa naiknya penerimaan perpajakan tahun 2020 terutama dipengaruhi peningkatan aktivitas ekonomi, peningkatan harga komoditas utama dunia, dan dampak reformasi perpajakan.

Pemerintah juga menetapkan "Tax ratio" dalam RAPBN tahun 2020 yang diperkirakan mencapai 11,5 persen atau lebih tinggi dari tax ratio dalam outlook APBN tahun 2019 sebesar 11,1 persen.

Penerimaan pajak tahun 2020 terdiri atas pendapatan pajak dalam negeri seperti pendapatan Pajak Penghasilan (PPh) Rp927,5 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp685,9 triliun, Pajak Bumi Bangunan (PBB) Rp18,8 triliun, pendapatan cukai Rp179,3 triliun, pendapatan pajak lainnya Rp7,9 triliun.

Sedangkan pendapatan pajak dari perdagangan luar negeri meliputi pajak bea masuk Rp42,6 triliun dan pajak bea keluar Rp2,6 triliun.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Laode: Pak Laoly Tak Perlu Buat Narasi Baru dan Kaburkan Fakta, Saya Yakin Beliau ber-Tuhan, Jujur Saja

Image

News

Dahnil: Bila Dewan Pengawas Ditunjuk Presiden dan Tempatkan KPK sebagai Eksekutif, Lebih Baik Dikubur

Image

News

Syamsuddin: Beristrahatlah dalam Damai KPK, Semoga Kematianmu yang Dijemput Paksa Bahagiakan Mereka

Image

News

Aktivis: Aneh Sekali sampai 2019 RUU PKS Tak Kunjung Disahkan DPR, Ini Sebenarnya Ada Apa?

Image

News

Dua Terobosan Besar DPR dan Jokowi Tehadap KPK Menurut Faizal Assegaf

Image

News

Gerindra Berikan Catatan Terkait Revisi UU Pemasyarakatan

Image

News

Denny Indrayana Ajak Para Pegiat Anti Korupsi Jadi Pemohon Judicial Review UU KPK ke MK

Image

News

Intip Empat Pasal terkait Penyadapan yang Diatur Ketat UU KPK Baru

Image

News

Denny Indrayana: KPK Telah Menemui Ajalnya, Menyusul Para Pendahulunya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Tiga Tipe Financial Goal Bagi Investor Pemula

Apa saja tiga tipe mendasar yang sangat penting untuk dipahami oleh investor?

Image
Ekonomi

Kadin Nyatakan Siap Bantu Pemerintah Majukan Sektor Properti Nasional

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung program pemerintah dalam memajukan sektor properti nasional.

Image
Ekonomi

Kisruh Akibat Serangan, Harga Minyak Dunia Bisa Sentuh USD100 per Barel

Analis menyebutkan serangan ke jantung fasilitas minyak Saudi dan ketengangan selat Hormuz antara Iran-AS akan memicu kekhawatiran.

Image
Ekonomi

Dapur Menyatu dengan Toilet! Gambaran Kesenjangan Ekonomi di Hong Kong

berikut ini kehidupan masyarakat miskin Hong kong yang terlihat dari huniannya yang sangat miris

Image
Ekonomi

Sektor Properti Nasional Perlu Keselarasan Regulasi dan Insentif Fiskal

Saat ini penyediaan rumah menjadi satu kebutuhan primer atau dasar yang belum sepenuhnya bisa terpenuhi.

Image
Ekonomi

Kekayaan Pengusaha AS Ini Bertambah Rp28,2 Triliun Tiap Hari Karena Kisruh Minyak

Harga minyak yang melonjak tinggi usai terbakarnya fasilitas penyulingan Saudi Aramco, akibat serangan drone pada Sabtu (14/9/2019).

Image
Ekonomi

Grab dan Gojek Bukan Koperasi Model Baru tapi Korporasi Kapitalis

Pernyataan bahwa Gojek, Grab, Tokopedia dll adalah sebagai konsep koperasi baru adalah keliru besar.

Image
Ekonomi

Rupiah Menguat Menunggu Keputusan The Fed dan Meredanya Konflik Aramco

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu (18/9/2019) menguat 15 poin atau 0,11% menjadi Rp14.080 terhadap USD1.

Image
Ekonomi

Meredanya Ketegangan Timur Tengah Buat IHSG Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu pagi (18/9/2019) menguat 0,17% atau 10,85 poin ke level 6.247,54.

Image
Ekonomi

Kemendag Atur Perdagangan Emas Digital Dengan Peraturan Bappebti No 4 tahun 2019

Peraturan Bappebti Nomor 4 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital Di Bursa Berjangka.

Available
Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Rustam: Jokowi Datang Meninjau untuk Atasi Bencana Asap, Malah Mau Didemo, Ajaib Nggak Tuh!

  2. Ruhut: Kalau Benar Sampulnya Gambar Pak Jokowi dengan Hidung Pinokio, Aku Menyesalkan, Tolong Dicabut

  3. Tak Bisa Tangkap Pembakar Hutan, Kapolri: Mau Kapolda, Mau Kapolres, Kapolsek Out!

  4. Anang Hermansyah Sarankan Orang-orang Tidak Usah Ikut Audisi Indonesian Idol, Jika...

  5. Pemulangan Mahasiswa Papua Diduga Didalangi KNPB

  6. Kebakaran Hutan, Paranormal ke Jokowi: Pihak yang Bandel Butuh Dibina Langsung Pak, Maksudnya Dibinasakan

  7. 5 Foto Manis Rosalia, Penyanyi Katalan Pengisi Lagu Game FIFA 20

  8. Rustam: Mengapa Jokowi Pilih Pertama Tinjau Kabut Asap di Pekanbaru, Mungkin karena Kalah di Riau

  9. Tsamara: Herannya untuk RKUHP Bisa Buru-buru, Tapi RUU PKS Lama Sekali, Padahal Sangat Urgent

  10. Jenguk Kivlan Zen, Fadli Zon: Semoga Pengadilan Memberi Kebebasan

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Andrew Darwis, Pendiri Kaskus yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen