image
Login / Sign Up

Sri Mulyani Tekankan 3 Hal Utama dalam Meningkatkan Produktivitas Perekonomian

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja dengan komisi XI di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7/2019). Dalam rapat kerja ini Menkeu dan komisi XI membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Bea Meterai. RUU ini perlu penyempurnaan seiring kemajuan teknologi digital. UU Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai yang lama masih menitikberatkan pada objek dokumen kertas. Padahal, kini ada dokumen digital yang juga berkembang. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan perubahan tarif bea materai menjadi satu tarif sebesar Rp10 ribu. Tarif ini mengalami kenaikan dari tarif bea materai saat ini yang maksimal Rp6 ribu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, penting untuk terus melakukan perbaikan Produktivitas di tengah kondisi fiskal yang defisit. Ada tiga hal penting yang harus diarahkan.

Pertama adalah berkaitan dengan Human Capital. Menurutnya, investasi dalam sumber daya manusia merupakan salah satu hal yang terpenting bisa dilakukan saat ini. Terlebih lagi, Indonesia memiliki bonus demografi di mana sebagian besar penduduknya generasi muda atau milenial.

Namun, kekurangan daripada mereka yang paling nyata terlihat sekarang adalah minimnya keahlian (skill).

baca juga:

"Jumlah penduduk banyak tapi Produktivitas rendah dari yang jumlahnya sedikit. That's why investment Human Capital itu penting," ucapnya saat memberikan keynote speech dalam acara Breakfast Forum ILUNI FEB UI di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Menurutnya, jika sebagian besar perusahaan di Tanah Air bisa membina Human Capital-nya dengan baik, maka bisa dianggap telah berkontribusi dalam menyelesaikan salah satu masalah di negara ini.

"Misalnya Anda bikin kursus dan lainnya. Kalau Anda membina Human Capital, Anda termasuk pahlawan yang menyelamatkan Republik Indonesia. Membina Human Capital enggak cuma marah-marahin saja, enggak bisa. Give them environment, training, skill," jelasnya.

Hal penting kedua adalah infrastruktur. Sri Mulyani menerangakan, semakin membaiknya infrastruktur suatu negara, maka semakin banyak pula orang yang produktif.

"Mobilitas jadi sangat murah, sangat mudah, sangat lancar. Itu lah yang menjadi keinginan kita Jawa, luar Jawa, bahkan sampai ke Papua itu menjadi keharusan," tegasnya.

Ketiga, masih kata Sri Mulyani, adalah reformasi struktural dan birokrasi. Hal ini lah yang membuat Presiden Joko Widodo meluncurkan Online Single Submission (OSS) atau sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

"Kita bikin investment policy dan regulation se-simple mungkin, semudah mungkin, sesedikit mungkin diintervensi birokrat yang mungkin sering menimbulkan kesulitan prosedur. Itu adalah idenya, supaya di dalam negeri government spending produktif, menyelesaikan masalah struktural dan men-stimulate investment," tuturnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Mantan Menteri BUMN Tegaskan Dana Kompensasi Wajib Dibayarkan Pemerintah ke BUMN!

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menkeu Sebut Insentif Tenaga Medis Rp10,45 Miliar Sudah Cair

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pendapatan Negara Dikoreksi, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN 2020 Bakal Naik Jadi Rp1.039 Triliun

Image

Ekonomi

Pemerintah Suntik Dana Rp52,57 Triliun untuk 12 BUMN, Berikut Daftarnya!

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Bansos Pemerintah Diperpanjang hingga Desember, Nilai Manfaat Turun Jadi Rp300 Ribu

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Sri Mulyani Sebut Biaya Penanganan COVID-19 Naik Jadi Rp677,20 Triliun

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Sri Mulyani: Ada 4 Modalitas untuk Mendukung Pelaksanaan Program PEN

Image

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila

Hari Lahir Pancasila, Menkeu Ajak Masyarakat Indonesia Gotong Royong Lawan COVID-19

Image

Ekonomi

Anak Buah Luhut Minta PT Garam Tingkatkan Produktivitas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Begini Persiapan Perkantoran Hadapi New Normal di Tengah COVID-19

Perusahaan-perusahaan di seluruh Asia Pasifik bersiap kembali ke kantor di tengah pelonggaran pembatasan sosial.

Image
Ekonomi

Gaji Gampang Ludes Awal Bulan? Coba Deh Lakukan Ini!

Biasanya penyebab gaji langsung ludes di awal bulan karena untuk bayar utang.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Lockdown Dibuka, Ekonomi AS Kembali Bergeliat Ditandai dengan 2,5 Juta Pekerjaan Baru

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) telah membuat rebound tak terduga.

Image
Ekonomi

Dibayangi Sejumlah Sentimen, Bagaimana Gerak IHSG Pekan Depan?

kerusuhan sosial di Amerika Serikat sejauh ini tidak mendapat perhatian pasar saham.

Image
Ekonomi

Pertamina-CPC Taiwan Kembangkan Kompleks Industri Petrokimia Terintegrasi Senilai US$8 Miliar

Pertamina dan CPC Taiwan sepakat menindaklanjuti kerja sama pengembangan Kompleks Industri Petrokimia Terintegrasi di Balongan, Jawa Barat.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Waduh, Cina Murka Gara-gara 33 Perusahaannya Kembali Masuk Blacklist AS

Cina mengecam penambahan 33 perusahaannya ke dalam daftar hitam perekonomian Amerika Serikat (AS).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menkop Teten Genjot Upaya Percepatan UMKM Go Digital

Digitalisasi KUMKM adalah kunci pemulihan ekonomi.

Image
Ekonomi

KKP Dorong Percepatan Penanganan Penangkapan Ikan Ilegal

KKP rerus mendorong percepatan penanganan kasus penangkapan ikan ilegal yang dilakukan oleh kapal ikan asing di berbagai kawasan perairan.

Image
Ekonomi

Mentan Ajak Petani Subang Maksimalkan Pemanfaatan KUR

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak para petani di Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk memanfaatkan (KUR).

Image
Ekonomi

Tingkatkan Efisiensi, Perusahaan-perusahaan BUMN Perlu Terapkan ISO Anti Penyuapan

BUMN dituntut menjadi lebih efisien, salah satunya dengan menyarankan perusahaan pelat merah itu menerapkan ISO 37001: 2016 SMAP.

terpopuler

  1. UAS: Saya Bukan Penjahat, Saya Bukan Melakukan Perlawanan Mengangkat Senjata

  2. Kabar Gembira, Corona di Tanah Air Makin Terkendali

  3. Memiliki Dua Orang Anak Meski Belum Pernah Menikah, 5 Fakta Menarik Sushmita Sen

  4. Rela Berjubel dan Antre, Banyak Orang Jadi Saksi Kepergian Bapak Proklamator Indonesia Ir. Soekarno

  5. Roket Falcon 9 Milik SpaceX Bikin Iri Sejumlah Negara Adidaya

  6. Dirawat Kurang Lebih 2 Bulan, 10 Calon Perwira Polri di NTT Sembuh dari Covid-19

  7. Dinilai Hina Budaya Jawa lewat Cuitannya Soal Lathi Challenge, Wan Dazrin Minta Maaf

  8. PKS Dukung Rencana Rocky Gerung dan Zainal Arifin Mochtar Gugat Presidential Threshold ke MK

  9. Soal Pembatalan Haji 2020, Ace Hasan Syadzily: Menteri Agama RI Jelas Menyalahi Prosedur

  10. Susi: Kawan-kawan Laut, Saya Baru Cek Ombak, Ada Pesan dari Laut untuk Kita Semua

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Menikmati Kebahagiaan di Masa Pandemi

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Ki Gendeng Pamungkas, Mengaku Pernah Santet Presiden AS hingga Tersandung Kasus Rasisme

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris