image
Login / Sign Up

Harga Minyak Dunia Jatuh, Meski AS dan Iran Turunkan Tensi Seteru

Denny Iswanto

Image

Ilustrasi harga minyak dunia | REUTERS

AKURAT.CO Harga Minyak berbalik lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB (17/7/2019). Harga jatuh lebih dari tiga persen setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kemajuan telah dibuat dengan Iran, menandakan Ketegangan dapat mereda di Timur Tengah.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September turun 2,13 dolar AS atau 3,2 persen, menjadi ditutup pada 64,35 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Acuan internasional mencapai tertinggi sesi di 67,09 dolar AS pada pagi hari.

Sementara itu, Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun 1,96 dolar AS atau 3,3 persen, menjadi menetap pada 57,62 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Patokan AS mencapai tertinggi sesi di 60,06 dolar AS di awal perdagangan.

"Apa yang menjadi penarik telah menjadi penghalang," kata Direktur Berjangka Energi Mizuho, Bob Yawger, di New York. Dia mengatakan Ketegangan antara AS dan Iran yang telah mendorong harga lebih tinggi di awal sesi menempatkan peredam pasar setelah pernyataan Trump.

Presiden Trump pada Selasa (16/7/2019) mengatakan banyak kemajuan telah dibuat dengan Iran dan bahwa ia tidak mencari perubahan rezim di negara itu.

Trump yang membuat pernyataan pada pertemuan Kabinet di Gedung Putih, tidak memberikan perincian tentang kemajuan tersebut, tetapi Menteri Luar Negara AS Mike Pompeo mengatakan pada pertemuan tersebut bahwa Iran telah menyatakan siap untuk bernegosiasi tentang program misilnya.

Ketegangan antara AS dan Iran mengenai program nuklir Teheran sebelumnya telah memberikan dukungan kepada Minyak berjangka, mengingat potensi lonjakan harga jika situasinya memburuk.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif minggu ini mengatakan negaranya terbuka untuk pembicaraan jika AS menghapus sanksi-sanksi terhadap Iran.

Hubungan antara AS dan Iran telah memburuk secara signifikan setelah Washington meninggalkan secara sepihak pakta nuklir penting pada Mei 2018 dan menerapkan kembali sanksi-sanksi energi dan keuangan, yang telah dihapus berdasarkan kesepakatan, terhadap Iran.

Ketidakpastian tentang prospek ekonomi China juga menekan harga lebih rendah setelah data pada Senin (15/7/2019) menunjukkan pertumbuhan di negara itu telah melambat menjadi 6,2 persen dari tahun sebelumnya, laju terlemah dalam setidaknya 27 tahun.

Selain itu, perusahaan-perusahaan Minyak AS pada Senin (15/7/2019) mulai memulihkan sebagian dari hampir 74 persen produksi yang ditutup di anjungan mereka di Teluk Meksiko karena Badai Barry.

Para pekerja kembali ke lebih dari 280 anjungan produksi yang telah dievakuasi. Diperlukan beberapa hari untuk melanjutkan produksi penuh.

Badai mungkin akan menghasilkan penurunan yang nyata dalam stok Minyak mentah AS minggu ini, kata analis di Commerzbank.

Data persediaan akan dipublikasikan oleh American Petroleum Institute (API) pada Selasa malam (16/7/2019), dan oleh Departemen Energi AS pada Rabu waktu setempat.

Beberapa mengatakan data persediaan bullish bersifat struktural, dan tidak hanya disebabkan oleh badai.

"Di luar badai, kami merasa berada dalam mode pengetatan persediaan hingga Agustus," kata seorang analis di Price Futures Group, Phil Flynn, di Chicago. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Olahraga

Top Seed Terbuka 2020

Kalahkan Sang Kakak di Lexington, Serena Fokus AS Terbuka

Image

News

Buka Jalan Perundingan, Afganistan Mulai Bebaskan 400 Tahanan Taliban

Image

Ekonomi

Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Hingga 5,5 Persen

Image

News

Gandeng AS, Inggris Borong 60 Juta Dosis Vaksin Corona dari Novavax

Image

News

Capai Kesepakatan Bersejarah dengan UEA, Israel Tangguhkan Aneksasi Tepi Barat

Image

Ekonomi

Jokowi Sesumbar Siapkan Ini Demi Muluskan Kemandirian Energi Tanah Air

Image

News

Rusia Tawari Kerja Sama Pengembangan Sputnik V, AS Mantap Menolak

Image

Ekonomi

10 Negara ini Terperosok ke Jurang Resesi, Singapura hingga Inggris!

Image

News

Standar Air Bikin Rambut Donald Trump Tak Sempurna, Pemerintah AS Bakal Revisi Aturan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
DPR RI

Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Ambisius, Jangan Sampai Utang Menumpuk

Legislator : target PE 2021 sebesar 4,5 sampai 5,5 persen merupakan hal yang bagus dan ambisius.

Image
Ekonomi

Target Penerimaan Perpajakan Dipatok Rp1.481,9 Triliun, CITA: Masih Masuk Akal!

CITA : target penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2021 sebesar Rp1.481,9 triliun masih masuk akan untuk dicapai oleh pemerintah.

Image
Ekonomi

Menkeu Targetkan Dividen BUMN Tembus Rp26,1 Triliun, Terlalu Tinggi?

Menkeu targetkan PMB melalui dividen BUMN sebesar Rp26,1 triliun pada RAPBN 2021.

Image
Ekonomi

Dear Jokowi, Food Estate Jangan Hanya Fokus ke Beras Saja

Indef : food estate yang tengah dibangun pemerintah untuk perkuat cadangan pangan sebaiknya tidak berfokus hanya pada beras saja.

Image
Ekonomi

Kredit Mudah di Rumah Saja dengan Program KPR BTN Merdeka

Selain untuk meningkatkan program PEN, KPR BTN Merdeka diluncurkan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

Image
Ekonomi

Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Tahun 2021 Tetap Terjaga Single Digit

Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan berada di kisaran 9,2-9,7 persen pada 2021.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Bakal Fokus Lanjutkan Program PMN untuk BUMN di 2021

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pihaknya pada 2021 akan fokus untuk menlanjutkan berbagai program PMN ke sejumlah BUMN.

Image
Ekonomi

Perancang Gim Angry Birds Cuan Rp242 Miliar Selama Pandemi

Rovio Entertainment melaporkan lonjakan 160 persen dalam laba operasi pada kuartal II-2020.

Image
Ekonomi

Native Ad Network popIn Discovery Tembus 10 Miliar Tampilan Halaman Per Bulan

Popln mengumumkan pencapaian terbarunya, yaitu 10 miliar tampilan halaman per bulan pada Juli 2020.

Image
Ekonomi

Proyek Pemindahan Ibu Kota Negara Statusnya Masih 'Standby'

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan, pemindahan ibu kota negara (IKN) statusnya masih tetap bersiap.

terpopuler

  1. Tengku Zul Bandingkan Pendapatan Negara dengan Aset Sinar Mas Group, Netizen: Gajah Sama Semut Bos!

  2. Selain Tak Terima Ditegur Main HP di Pesawat, Putra Bungsu Amien Rais Berani Tantang Wakil Ketua KPK

  3. Doa yang Dianjurkan Dibaca Pada Pagi Jumat

  4. Jadi Idola Masa Kecil, Bek Muda Bayern Ini Tak Percaya Bakal Berhadapan dengan Lionel Messi

  5. 5 Meme Lucu Kekalahan Atletico Madrid, Liverpudlian ikut Ngakak Lebar

  6. Dicibir Dongkrak Popularitas Lewat Rizky Billar, Lesti Membantah: Sudah Ditakdirkan Allah

  7. Kisah Perjalanan RB Leipzig ke Semifinal Liga Champions Ini Bikin Melongo

  8. Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

  9. Pelatih RB Leipzig Ungkap Pertikaiannya dengan Diego Simeone 

  10. Gerindra: Pidato Presiden Gambarkan Rakyat Indonesia Bisa Bangkit dari Pandemi

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Merindukan Kemerdekaan Sejati

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain