image
Login / Sign Up

Memuji Kenegarawanan Prabowo dan Meramal Nasib Ekonomi Mendatang

Aji Nurmansyah

Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto di stasiun Moda Transportasi Terpadu (MRT) Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). Pertemuan untuk pertama kalinya ini dilakukan setelah pengumuman kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan ini Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Joko Widodo yang ditetapkan sebagai calon presiden terpilih pada Pemilihan Presiden 2019. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Banyak pihak memuji sikap kenegarawanan yang ditunjukkan Prabowo Subianto selaku rival Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memperebutkan kursi Presiden pada April lalu.

Pasalnya meski mengaku dicurangi pada perhelatan Pilpres 2019. Namun Prabowo dengan ikhlas melepas semua bebannya pasca keputusan MK yang menolak gugatan kecurangan Pilpres demi menyatukan anak bangsa yang selama ini terpecah pada dua kubu berlawanan.

Pasca pertemuan yang ditunggu-tunggu banyak pihak di MRT yang kemudian dilanjutkan dengan agenda makan siang bersama pada beberapa hari lalu, kedua belah pihak akhirnya sependapat tidak ada lagi 01 dan 02 dan yang ada adalah anak bangsa Indonesia

baca juga:

Adapun yang menarik adalah Prabowo yang  menegaskan bahwa partainya konsisten untuk menjadi penyeimbang dan mengkritisi kebijakan yang tidak pro rakyat. Disisi lain, pihaknya akan mendukung berbagai kebijakan yang berorientasi dalam  menyejahterakan rakyat.

Ekonom Indef Ester Sri Astuti S. mengungkapkan pasca rekonsiliasi ke depan yang dibutuhkan adalah bagaimana kedua belah pihak, termasuk Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto ikut andil dalam mengkritisi dan menjadi penyeimbang terutama yang berkaitan dengan kebijakan Ekonomi pada periode kedua Presiden Jokowi nantinya.

Sebab menurutnya, kondisi perekonomian Indoesia saat ini memang dalam keadaan yang kurang baik beberapa indikator seperti utang, defisit transaksi berjalan, hingga pertumbuhan Ekonomi yang dalam 3 tahun terakhir hanya nangkring di level 5 persen membuat pemerintah tak bisa tidur nyenyak. Karena di depan mata ada ancaman dahsyat jebakan pendapatan kelas menengaah yang sulit naik menjadi serupa pendapatan negara maju.

"Ke depan memperbaiki perekonomian Indonesia, oleh karena itu diperlukan prioritas program untuk peningkatan kapasitas Ekonomi. Pertama memperbaiki defisit transaksi berjalan,"katanya di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Selain itu, pemerintah memiliki pekerjaan rumah dalam menggenjot investasi. Data menunjukkan bahwa Foreign direct investment (FDI) turun 0,9 persen dari tahun sebelumnya atau sekitar Rp107,9 trilliun pada kuartal pertama tahun 2019.

Sedangkan sekitar 11,6 persen masih dalam posisi menunggu, investasi diyakini akan masuk jika pasca rekonsiliasi regulasi dan kondisi lingkungan bisnis memberi “angin segar” bagi investor baru untuk menanamkan modalnya ke Indonesia.[]

 

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Chatib Basri Sindir Belanja Pemerintah Malah Pro Cyclical, Tak Menolong Ekonomi

Image

Hiburan

Rizky Billar Berikan Kado Istimewa Barang Branded, Lesti: Senang Banget

Image

Ekonomi

5 Krisis Ekonomi Terbesar di Dunia, Ada yang Sebabkan Pengangguran hingga 25 Persen

Image

News

FOTO Diskusi Dialektika Demokrasi Bahas Ancaman Resesi Ekonomi

Image

News

HUT RI ke-75

HUT RI, Pengibaran Merah Putih Hanya Dilakukan Tiga Orang Paskibraka

Image

Ekonomi

Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, BI: Persepsi terhadap Kondisi Ekonomi Membaik

Image

Ekonomi

Wamenkeu: Ekonomi Masih Belum Pulih karena COVID-19 Belum Tahu Kapan Berakhir

Image

Hiburan

Begini Jawaban Menohok Anji Saat Dituduh Raup Untung dari Konten Wawancara Hadi Pranoto

Image

Ekonomi

Airlangga Klaim Pilkada Serentak Genjot Geliat Ekonomi Kuartal III dan IV

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Chatib Basri Sindir Belanja Pemerintah Malah Pro Cyclical, Tak Menolong Ekonomi

Kebijakan belanja pemerintah seharusnya tidak procylical tetapi lebih eksogen dalam menghadapi kontraksi ekonomi.

Image
Ekonomi

Raih Opini WTP dari BPK RI, OJK Janji Tingkatkan Perbaikan

OJK menerima secara resmi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan OJK Tahun 2019 yang kembali mendapat opini WTP dari BPK RI.

Image
Ekonomi

5 Krisis Ekonomi Terbesar di Dunia, Ada yang Sebabkan Pengangguran hingga 25 Persen

Akibat OPEC berhenti mengekspor minyak ke Amerika Serikat pada 1973, harga minyak di negara maju terus naik, inflasi juga terus meninggi.

Image
Ekonomi

Peneliti: Pemungutan Pajak Digital Perusahaan Asing Berikan Rasa Keadilan

CIPS: pengenaan pajak pertambahan nilai ini sangat relevan untuk menciptakan equal playing field atau menciptakan perlakuan yang setara.

Image
Ekonomi

Semen Baturaja Tebar Dividen Rp6,158 Miliar

Sisa laba bersih sebesar Rp23,913 miliar akan ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

Image
Ekonomi

Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, BI: Persepsi terhadap Kondisi Ekonomi Membaik

Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi membaik, meskipun masih berada pada zona pesimis (<100).

Image
Ekonomi

Wamenkeu: Ekonomi Masih Belum Pulih karena COVID-19 Belum Tahu Kapan Berakhir

Suahasil Nazara mengatakan hingga memasuki Agustus 2020 kegiatan ekonomi nasional dinilai masih belum pulih.

Image
Ekonomi

Asing Resmi Caplok Bukopin, Anggota BPK: Bank Milik Gerakan Koperasi Kini Tinggal Kenangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan persetujuan masuknya KB Kookmin Bank, sebagai pemegang saham pengendali Bank Bukopin.

Image
Ekonomi

Airlangga Klaim Pilkada Serentak Genjot Geliat Ekonomi Kuartal III dan IV

Setiap calon juga akan mengeluarkan dana yang diperkirakan mencapai Rp10 triliun.

Image
Ekonomi

Skema Baru Pengenaan PPN Pertanian, BKF: Mereka Jadi Mudah Menunaikan Kewajiban

Febrio Kacaribu mengatakan, kebijakan ini dibuat untuk memberikan kepastian hukum kepada WP pengusaha kena pajak (PKP) produk pertanian.

terpopuler

  1. Karangan Bunga dari Jokowi hingga Ganjar Pranowo Mulai Penuhi Rumah Duka Cornelis Lay

  2. Tengku Zul ke Sri Mulyani: Mau Nanya Jeng, Ekonomi Indonesia Meroket atau Resesi?

  3. Warga Jakarta Jangan Keluar Rumah Kalau Tidak Ada Keperluan

  4. Viral Susi Pudjiastuti Diberitakan Media Jepang, Warganet: Aset Negara

  5. Jan Samuel Maringka Dicopot dari JAM Intelijen, Ada Kaitan dengan Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki?

  6. RR Kepret Menko PMK yang Sebut Naiknya Kemiskinan dari Besanan Keluarga Miskin

  7. 5 Editan Foto Kala Ronaldo-Messi Satu Tim, Netizen Dukung di Klub Beckham

  8. Muncul Ajakan Tarik Dana Besar-besaran, Ekonom: Kondisi Perbankan RI Sehat dan Stabil!

  9. Termasuk Basah-basahan, 3 Cara Mudah Ini Bisa Merangsang Wanita Lebih Cepat

  10. Deddy Corbuzier: Anji Mungkin Salah, tapi Sebelumnya Ada yang Jualan Obat Corona Rp35 Ribu

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid

Image
Hiburan

Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet