image
Login / Sign Up

Buka Pekan Lingkungan Hidup, Wapres JK: Perlu Pola Hidup Yang Menyatu Dengan Alam

Aji Nurmansyah

Image

Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri pengumuman Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (7/9/2018). Penunjukan tersebut berdasarkan persetujuan sembilan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja, selain itu Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Pemilihan Capres dan Cawapres mendatang. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) didampingi oleh Menteri LHK Siti Nurbaya membuka secara resmi Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019 di Jakarta Convention Center (11/7/2019). Mengambil tema “Biru Langitku, Hijau Bumiku”, acara yang berlangsung selama 3 hari hingga 13 Juli 2019 ini menggambarkan upaya pemerintah untuk terus mengendalikan polusi udara dan menjadikan bumi lebih hijau.

Jusuf Kalla menyampaikan pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang sangat cepat menimbulkan konsekuensi terjadinya peningkatan permintaan barang dan jasa serta peningkatan Transportasi yang berbanding lurus dengan tingginya penggunaan bahan bakar fosil.

"Oleh karena itu, pembakaran yang kurang baik pada sektor Transportasi menyumbang 70 persen pencemaran di perkotaan, disusul dengan sumbangan dari sektor industri. Hal ini berdampak pada penurunan kualitas udara sehingga polusi udara telah muncul sebagai salah satu risiko kesehatan terkemuka di dunia,” ujarnya saat membuka Pekan Lingkungan Hidup KLHK, Kamis (11/7/2019).

baca juga:

Menurut Jusuf Kalla, diperlukan pola hidup yang menyatu dengan alam. Hal tersebut dapat ditandai dengan seminimal mungkin melakukan aktivitas yang menghasilkan unsur yang dapat mencemari alam. Misalnya dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, mengurangi penggunaan plastik, sabun, detergen, atau bahan kimia lainnya, termasuk mengelola sampah dengan bijak.

Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkapkan guna mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor telah dilakukan upaya-upaya peralihan penggunaan bahan bakar bersih secara bertahap, pengalihan moda Transportasi dari kendaraan pribadi ke jenis angkutan umum massal, kebijakan pengetatan baku mutu emisi, dan pengembangan serta penambahan ruang terbuka hijau.

"Law enforcement serta dorongan perubahan teknologi mulai diterapkan pada sumber-sumber pencemar industri. Penyesuaian peraturan juga terus dilakukan berkaitan dengan standar emisi serta standar bahan bakar Euro-4,"katanya.

Lebih lanjut Siti menerangkan, Pemerintah dan Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan Transportasi massal berbahan ramah lingkungan, mengembangkan hari bebas kendaraan bermotor (car free day), menyediakan fasilitas parkir, serta merevitalisasi jalur pejalan kaki. Selain itu, Pemerintah Daerah juga membangun dan mengembangkan Taman Kota, Hutan Kota dan Kebun Raya. Bagi industri, dilakukan pengawasan pemenuhan baku mutu emisi, pelaporan emisi secara kontinyu yang terintegrasi dengan sistem pelaporan di KLHK.

Sedangkan untuk memantau kualitas udara Indonesia secara realtime, KLHK sejak tahun 2015 telah membangun jaringan sistem pemantau kualitas udara (AQMS = Air Quality Monitoring System) di 26 Kota di seluruh Indonesia. Diluar alat pemantau yang dibangun oleh KLHK telah terkoneksi pula dengan 45 stasiun milik BMKG, Pemerintah Daerah dan Swasta, sehingga jumlah keseluruhan mencangkup 71 stasiun yang terhubung secaralngsung viaa internet.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Transjakarta Uji Coba Dua Bus Listrik Rute Blok M-Balai Kota

Image

Ekonomi

Adhi Commuter Properti Terus Genjot Hunian TOD untuk IPO 2021

Image

Iptek

Perluas Basis Pengguna, Uber Resmi Hadirkan Layanan di Jepang

Image

Ekonomi

Kena Denda KPPU, Pengamat: Semoga Grab Mau Bayar!

Image

Ekonomi

Grab Kena Denda Rp30 Miliar, Hotman Paris: Merusak Iklim Investasi Indonesia

Image

Ekonomi

Lakukan Praktik Monopoli, KPPU Denda Grab Rp30 Miliar

Image

News

Tips dari Dokter Reisa, Tujuh Langkah Aman Naik Transportasi Umum di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Komisi V Pertanyakan Mahalnya Biaya Rapid Test, Dibanding Tiket Transportasi

Image

Ekonomi

Ada Larangan Mudik, Menhub: Penurunan Penumpang Transportasi Umum Sentuh 91 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

New Normal Transportasi Laut, Pelni Optimis Jumlah Penumpang Meningkat

Pelni tetap mematuhi peraturan yang berlaku terkait kegiatan naik turun penumpang kapal.

Image
Ekonomi

Gerindra Dapat Untung dari Ekspor Benih Lobster, Begini Kata Edhy Prabowo

Pendapatan para nelayan juga menurun, bahkan harus berurusan dengan hukum ketika menangkap benih lobster.

Image
Ekonomi

Komisi XI Tak Ragu 'Kocok Ulang' Pimpinan OJK dan BI Jika Belum Perbaiki Kinerja

Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kepemimpinan di BI dan OJK.

Image
Ekonomi

5 Startup Fintech dengan Layanan Paling Keren, Ada yang Bisa untuk Salurkan Dana Sosial

Dunia fintech Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya

Image
Ekonomi

Lowongan Kerja MRT Jakarta Terbaru Juli 2020 Nih, Cus Daftar!

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuka kesempatan lowongan pekerjaan.

Image
Ekonomi

Peningkatan Aktivitas Ekonomi Gairahkan IHSG Hari Ini

IHSG dibuka menguat 17,53 poin atau 0,35 persen ke posisi 5.006,39.

Image
Ekonomi

Ada Harapan Ekonomi Bakal Membaik Buat Rupiah Berenergi

Pada pukul 9.51 WIB, rupiah menguat 58 poin atau 0,4 persen menjadi Rp14.465 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.523 per dolar AS.

Image
Ekonomi

DPR Buka Opsi 'Reshuffle' Pimpinan BI dan OJK, Ada Apa?

Ada opsi reshuffle kepemimpinan BI dan OJK jika tak ada perbaikan kinerja secara signifikan dalam penanganan pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Tak Selalu Enak, 6 Fakta Ini Akan Mengubah Pandanganmu Soal Industri Birahi

Industri Porno memang bukanlah lagi pembicaaraan yang tabu di kalangan masyarakat saat ini. Namun memiliki sisi kelam yang sangat luar biasa

Image
Ekonomi

Hati-hati! Ada 5 Modus Kejahatan di ATM yang Mengincar Kita

Masyarakat harus benar-benar waspada saat menarik uang tunai atau melakukan transaksi di mesin ATM.

terpopuler

  1. Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

  2. Ditemukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Cepat Menular namun Sakitnya Tak Lebih Parah

  3. Hati-hati! Begini Modus Baru Penjahat di Ruang ATM

  4. Ancaman Amuba Pemakan Otak Bayangi AS, Warga Dilarang Basuh Hidung Pakai Air Keran

  5. Viviane Tidak Pernah Larang Sammy Simorangkir Touring Motor

  6. Modus Pura-pura Bikin Surat Bebas COVID-19, Pria Berjimat Kelabui ART hingga IRT

  7. Pandemi COVID-19, Dokter Tekankan untuk Hilangkan Kebiasaan Tak Sehat

  8. Ini 5 Penyebab Kamu Susah Lepas Dari Hutang

  9. Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungannya dengan Didi Riyadi

  10. 5 Gempabumi Terbesar di Indonesia

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama