image
Login / Sign Up

FOTO Produksi Beras Menurun Akibat Kekeringan

Pekerja membawa karung beras di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja memasukan beras ke dalam karung di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja membawa karung beras di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja membawa karung beras di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja memasukan beras ke dalam karung di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja membawa karung beras di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja membawa karung beras di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja memasukan beras ke dalam karung di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Pekerja membawa karung beras di gudang Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Produksi beras dalam negeri diperkirakan menurun dari sekitar 32 juta ton tahun lalu menjadi sekitar 30 juta ton tahun ini yang disebabkan kekeringan, pergeseran masa tanam, dan serangan hama tikus yang terjadi di beberapa daerah pada musim tanam kedua tahun ini. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Arief Rachman

komentar

Image

0 komentar

terpopuler

  1. Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

  2. Hati-hati! Begini Modus Baru Penjahat di Ruang ATM

  3. Ditemukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Cepat Menular namun Sakitnya Tak Lebih Parah

  4. Ancaman Amuba Pemakan Otak Bayangi AS, Warga Dilarang Basuh Hidung Pakai Air Keran

  5. Viviane Tidak Pernah Larang Sammy Simorangkir Touring Motor

  6. Modus Pura-pura Bikin Surat Bebas COVID-19, Pria Berjimat Kelabui ART hingga IRT

  7. 5 Gempabumi Terbesar di Indonesia

  8. Ini 5 Penyebab Kamu Susah Lepas Dari Hutang

  9. Unik dan Kreatif, Cewek Jogja ini Dinamai Dita Leni Ravia Oleh Orang Tuanya

  10. Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungannya dengan Didi Riyadi

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Kenang Masa Awal Pernikahan, Ini 5 Foto Lawas Mesranya Arumi Bachsin dan Emil Dardak

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra