image
Login / Sign Up

Mengenal Kebijakan Moneter Gubernur Pertama BI, 'Gunting Syafruddin'

Andi Syafriadi

Hari Bank Indonesia

Image

Kebijakan Moneter Gunting Syafruddin | Istimewa

AKURAT.CO Syafruddin Prawiranegara memiliki nama kecil "Kuding", yang berasal dari kata Udin pada nama Syafruddin, dimana ia memiliki darah keturunan Banten dari pihak ayah dan Minangkabau dari pihak ibu.

Sebelum menjadi Gubernur pertama Bank Indonesia, disebutkan bahwa Syafruddin menempuh pendidikan ELS pada tahun 1925 yang dilanjutkan ke MULO di Madiun pada tahun 1928, dan AMS di Bandung pada tahun 1931.

Sedangkan pendidikan tingginya diambilnya di Rechtshoogeschool (Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta (sekarang Fakultas Hukum Universitas Indonesia) pada tahun 1939, dan berhasil meraih gelar Meester in de Rechten (saat ini setara dengan Magister Hukum).

baca juga:

Sebelum kemerdekaan, Syafruddin pernah bekerja sebagai pegawai siaran radio swasta (1939-1940), petugas pada Departemen Keuangan Belanda (1940-1942), serta pegawai Departemen Keuangan Jepang.

Setelah kemerdekaan Indonesia, ia menjadi anggota Badan Pekerja KNIP (1945), yang bertugas sebagai badan legislatif di Indonesia sebelum terbentuknya MPR dan DPR. KNIP diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara.

Syafruddin adalah orang yang ditugaskan oleh Soekarno dan Hatta untuk membentuk Pemerintahan Darurat RI (PDRI), ketika Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditangkap pada Agresi Militer II, kemudian diasingkan oleh Belanda ke Pulau Bangka, 1948.

Hatta yang telah menduga Soekarno dan dirinya bakal ditahan Belanda segera memberi mandat Sjafruddin untuk melanjutkan pemerintahan, agar tak terjadi kekosongan kekuasaan.

Atas usaha Pemerintah Darurat, Belanda terpaksa berunding dengan Indonesia. Perjanjian Roem-Royen mengakhiri upaya Belanda, dan akhirnya Soekarno dan kawan-kawan dibebaskan dan kembali ke Yogyakarta.

Pada 13 Juli 1949, diadakan sidang antara PDRI dengan Presiden Sukarno, Wakil Presiden Hatta serta sejumlah menteri kedua kabinet. Serah terima pengembalian mandat dari PDRI secara resmi terjadi pada tanggal 14 Juli 1949 di Jakarta.

Syafruddin Prawiranegara pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri, Menteri Keuangan, dan Menteri Kemakmuran.

Ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada tahun 1946, Menteri Keuangan yang pertama kali pada tahun 1946 dan Menteri Kemakmuran pada tahun 1947. Pada saat menjabat sebagai Menteri Kemakmuran inilah terjadi Agresi Militer II dan menyebabkan terbentuknya PDRI.

Seusai menyerahkan kembali kekuasaan Pemerintah Darurat RI, ia menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri RI pada tahun 1949, kemudian sebagai Menteri Keuangan antara tahun 1949-1950.

Selaku Menteri Keuangan dalam Kabinet Hatta, pada bulan Maret 1950 ia melaksanakan pengguntingan uang dari nilai Rp 5 ke atas, sehingga nilainya tinggal separuh. Kebijaksanaan moneter yang banyak dikritik itu dikenal dengan julukan Gunting Syafruddin.

Syafruddin kemudian menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral Indonesia yang pertama, pada tahun 1951. Sebelumnya ia adalah Presiden Direktur Javasche Bank yang terakhir, yang kemudian diubah menjadi Bank Sentral Indonesia.

Kebijakan 'Gunting Syafrudin'

Gunting Syafrudin adalah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Syafrudin Prawiranegara, Menteri Keuangan dalam Kabinet Hatta II, yang mulai berlaku pada jam 20.00 tanggal 10 Maret 1950.

Menurut kebijakan itu, "uang merah" (uang NICA) dan uang De Javasche Bank dari pecahan Rp 5 ke atas digunting menjadi dua.

Guntingan kiri tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah dengan nilai setengah dari nilai semula sampai tanggal 9 Agustus pukul 18.00. Mulai 22 Maret sampai 16 April, bagian kiri itu harus ditukarkan dengan uang kertas baru di bank dan tempat-tempat yang telah ditunjuk.

Lebih dari tanggal tersebut, maka bagian kiri itu tidak berlaku lagi. Guntingan kanan dinyatakan tidak berlaku, tetapi dapat ditukar dengan obligasi negara sebesar setengah dari nilai semula, dan akan dibayar tiga puluh tahun kemudian dengan bunga 3% setahun.

"Gunting Sjafruddin" itu juga berlaku bagi simpanan di bank. Pecahan Rp 2,50 ke bawah tidak mengalami pengguntingan, demikian pula uang ORI (Oeang Republik Indonesia).

Kebijakan ini dibuat untuk mengatasi situasi ekonomi Indonesia yang saat itu sedang terpuruk utang menumpuk, inflasi tinggi, dan harga melambung.

Dengan kebijaksanaan yang kontroversial itu, Sjafruddin bermaksud sekali pukul menembak beberapa sasaran: penggantian mata uang yang bermacam-macam dengan mata uang baru, mengurangi jumlah uang yang beredar untuk menekan inflasi dan dengan demikian menurunkan harga barang, dan mengisi kas pemerintah dengan pinjaman wajib yang besarnya diperkirakan akan mencapai Rp 1,5 miliar. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

Isdianto Sebut Hanura Sudah Mendukungnya Jadi Calon Gubernur Kepri

Image

News

Para Petani Karet di Kabupaten Tebo Berhasil Kembangkan Tanaman Holtikultura di Masa Pendemi Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pemerintah Optimistis Pemulihan Ekonomi Segera Terealisasi di Kuartal III

Image

News

Nama-nama Menteri yang Layak Direshuffle Berdasarkan Hasil Survei IPO

Image

News

FOTO Kurangi Pengguna Kendaraan, Pemprov DKI Sediakan Bike Sharing

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Tensi Ketidakpastian Ekonomi Global Karena COVID-19 Mulai Menurun

Image

rahmah

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Zulkaidah pada Juli 2020, Lengkap dengan Keutamaannya

Image

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2020 Bakal Minus 3,1 Persen

Image

Gaya Hidup

Selain Lembabkan Kulit, Ini Manfaat Minyak Biji Bunga Matahari

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengamat Desak Realisasi Simplifikasi Cukai Tembakau Sesuai RPJMN

Abdillah mengharapkan pemerintah bisa kembali merealisasikan kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi struktur cukai hasil tembakau.

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Alokasikan Rp243,28 Miliar untuk Bedah Rumah di Jabar

Kementerian PUPR PUPR) mengalokasikan anggaran bedah rumah sebesar Rp243,28 miliar untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Rayakan HUT, BNI Satukan Energi untuk Lawan COVID-19

BNI rayakan HUT ke-74 dengan menyatukan semangat dan energi optimia untuk Indonesia lantaran dirayakan saat pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Pengamat: Ekspor Perikanan Harus Berimbas Pada UMKM

Meningkatnya ekspor perikanan harus dapat berimbas atau memberikan manfaat optimal bagi pelaku UMKM perikanan nasional.

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Sebut Budidaya Lobster Jadi Prioritas Utama

Edhy Prabowo menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah mengembangkan budi daya lobster dan bukan ekspor.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Optimistis Pemulihan Ekonomi Segera Terealisasi di Kuartal III

Airlangga Hartarto optimis pemulihan akan makin cepat masuk kuartal tiga tahun ini.

Image
Ekonomi

Terkait Antivirus Eucalyptus, Kementan Hanya Melakukan Penelitian

Kementerian Pertanian (Kementan) hanya melakukan penelitian serta uji laboratorium saja.

Image
Ekonomi

DPR Setujui Pemangkasan Anggaran Kemenparekraf Sebesar Rp2,04 Triliun

DPR menyetujui perubahan anggaran Kemenparekraf tahun anggaran 2020 dipangkas Rp2,045 triliun.

Image
Ekonomi

Jokowi: Kita Punya Peluang Keluar dari Middle Income Trap

Indonesia bisa kembali naik status menjadi negara berpendapatan tinggi, dan keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.

Image
Ekonomi

Kementan Gandeng Swasta Perbanyak Antivirus Buatan Anak Bangsa

Langkah ini ditujukan sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam menyikapi pandemi covid

terpopuler

  1. Gara-gara Singgung Ahok, Andre Ngaku Diserang Buzzer

  2. Ladeni Penipuan Lewat SMS, Warganet: Akhirnya Tahu Nama Bendahara Shopee

  3. Sudah Pernah Diingatkan Agar Tak Korupsi, Bupati Kutai Timur ternyata Bandel

  4. Jadi Idola Baru, 7 Potret Sandrinna Michelle Pemeran Wulan di Sinetron 'Dari Jendela SMP'

  5. Ruhut Sitompul: Kita Doakan Pak Joko Widodo dan Para Pembantunya

  6. Begini Jadinya Jika 5 Tim Sepak Bola Ini Kenakan Logo Liga Domestiknya di Atas Jersey

  7. Usai Dirobohkan, Masjid Amir Hamzah TIM Dibangun dan Kini Sudah Jadi, HNW: Semoga Berkah

  8. Baim Wong Diserang Nikita Mirzani, Paula Verhoeven Tulis Pesan Menohok

  9. Kapal Asing Terekam Masuk Perairan Indonesia, Fadli: Ini Ancam Kedaulatan RI, Harus Berani Usir Mereka

  10. Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Zulkaidah pada Juli 2020, Lengkap dengan Keutamaannya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga