image
Login / Sign Up

Mengenal Sosok Warrenn Buffet-nya Indonesia

Andi Syafriadi

Image

Lo Kheng Hong atau yang biasa dipanggil LKH merupakan salah satu Investor terkenal, atau biasa disebit Warren Buffet asal Indonesia |

AKURAT.CO Siapa sih yang tidak tahu Lo Kheng Hong atau yang biasanya dipanggil LKH, kiprahnya di dunia saham memang patut kita contoh sebagai investor yang telah mencapai kebebasan finansial melalui Investasi di pasar saham.

Tidak main-main, Lo Kheng Hong mendapat julukan sebagai Warren Buffett-nya Indonesia. Penasaran dengan kisah sukses Lo Kheng Hong dan gaya Investasi sahamnya? Simak kisahnya.

Bagaimana Lo Kheng Hong Mulai Investasi Saham?

baca juga:

LKH memulai Investasi di bursa saham pada usia 30 tahun, kala itu LKH bekerja sebagai pegawai tata usaha pada sebuah bank dengan gaji yang terbilang apa adanya.

Namun satu hal yang patut kita teladani dari Sosok Lo Kheng Hong adalah kemampuannya untuk berhemat demi Investasi saham. Dia tidak tergiur untuk hidup bermewah-mewah seperti kebanyakan orang dan rutin dalam menyisihkan sisa gaji bulanannya untuk membeli saham. 

Pernah Rugi Di Pasar Saham

Apakah LKH pernah rugi di pasar saham? Yups dia pernah mengalaminya.

Ketika itu, dia tergiur untuk membeli saham IPO karena memang berpotensi memberikan capital gain yang besar. Namun sayangnya Investasi di saham ketika IPO tidak selalu menguntungkan dan akhirnya dia berani menjual sahamnya dalam keadaan rugi.

Kerugian ini tidak membuatnya kapok dan keluar dari pasar saham, justru dia semakin giat untuk mempelajari cara Investasi saham yang benar dengan membaca buku-buku tentang Investasi.

Buku yang menjadi favorit LKH adalah karangan investor saham sukses sekaligus salah satu orang terkaya di dunia asal Amerika Serikat yaitu Warren Buffett. Dia bahkan memiliki koleksi buku Warren Buffett sebanyak 40 buku lebih dan telah dia baca secara berulang-ulang.

Karir Membaik, Namun Tetap Hidup Hemat 

Semenjak LKH berpindah tempat kerja sebagai staff pemasaran di Bank Ekonomi, dia mendapatkan kenaikan gaji yang cukup signifikan, di mana sebelumnya gajinya berkisar Rp350.000 per bulan menjadi Rp1.050.000 per bulan.

Kenaikan gaji ini tidak lantas membuatnya menaikan gaya hidupnya, dia tetap hidup hemat dan rutin menyisihkan uang untuk membeli saham.

Setelah 17 tahun dia bekerja, akhirnya dia memutuskan untuk berhenti dan fokus menjadi investor saham. Keputusan ini diambil karena dia telah berhasil mendapatkan keuntungan yang lumayan banyak dari hasil Investasi saham.

Dia berani menginvestasikan 85% kekayaannya untuk diinvestasikan di saham dan menyisakan 15% untuk keperluan mendadak.

Bagaimana Cara Lo Kheng Hong Memilih Saham Untuk Investasi?

Sebagai seorang investor, kesabaran dalam memegang saham adalah sebuah keharusan menurut LKH. Dia bahkan bisa menahan sebuah saham sampai bertahun-tahun, dan karenanya dia menyarankan untuk tidak menggunakan uang hasil pinjaman atau uang untuk keperluan sehari-hari untuk membeli saham.

Membeli saham yang "salah harga" adalah gaya Investasi LKH, apa maksudnya? Berikut kriteria saham yang salah harga menurut LKH.

1. Perusahaan dikelola manajemen yang baik

Kriteria pertama adalah dari segi manajemen perusahaan, perusahaan haruslah dikelola oleh orang yang jujur, profesional, dan dikagumi.

Memilih manajemen sama halnya memilih orang pemerintahan, harus bersih dari korupsi dan tindak pidana hukum lainnya.

Hal ini sangatlah penting menurut Lo Kheng Hong karena berhubungan dengan kelangsungan bisnis perusahaan. Baik tidaknya tata kelola perusahaan bisa dilihat dari analisa GCG (Good Corporate Governance).

2 Prospek perusahaan cerah

Investor harus memperhatikan bisnis perusahaannya, apakah perusahaan tersebut prospeknya bagus dalam arti mampu mempertahankan kinerjanya di masa depan.

Hal ini bisa dilihat secara historis dalam 5-10 tahun ke belakang.

3 Perusahaan labanya besar dan memiliki NPM dan ROE yang tinggi

NPM (Net Profit margin) adalah rasio untuk mengukur tingkat margin perusahaan. semakin tinggi tingkat margin maka semakin bagus perusahaan tersebut.

Sedangkan ROE (Return on Equity) mengukur tingkat pengembalian yang dihasilkan dari penggunaan ekuitas perusahaan, semakin tinggi ROE maka perusahaan tersebut semakin bagus karena memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi.

Untuk memilih saham yang terbagus, kamu bisa membandingkannya dengan perusahaan lain dalam industri bisnis yang sama.

Kamu bisa membandingkan rasio-rasio perusahaan menggunakan fitur Comparison dari Stockbit Pro secara mudah. 

4 Laba terus bertumbuh

Selain labanya tinggi, kriteria saham yang LKH pilih adalah laba yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Pertumbuhan laba yang konsisten menandakan bahwa saham tersebut memiliki prospek dan daya saing di masa depan.

"Kalau kita membeli saham perusahaan yang untung besar dan labanya bertumbuh, kita seperti memiliki mesin pencetak uang" Ungkap LKH.

5 Valuasi PER dan PBV rendah

Tidak perlu terlalu ribet, LKH dalam menilai valuasi suatu saham menggunakan pendekatan PER dan PBV. Cari perusahaan yang memiliki PER di bawah 5X, PER 10X sebenarnya sudah cukup murah menurut LKH. Sementara dari sisi PBV LKH mencari saham dengan PBV di bawah 1X, karena saham yang diperdagangkan pada PBV di atas 1X berarti sahamnya dihargai di atas nilai kekayaan perusahaan.

Selain itu, LKH juga membandingkan PER dan PBV dengan Industri, tujuannya adalah mencari saham dengan PER dan PBV di bawah Industri

Tak ketinggalan juga ternyata ada salah satu hobi kesukaan LKH lakukan setiap hari yaitu selalu up to date dengan berita-berita ekonomi maupun emiten dengan cara membaca koran, surat kabar, ataupun majalah.

Hal ini dilakukan tidak lain adalah untuk memperkaya diri dengan informasi sehingga dapat berguna untuk keputusan investasinya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Super Koridor Ekonomi, Mampu Panggil Investasi Sentuh UMKM

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Sampaikan Pidato HUT RI di Sidang Tahunan MPR

Image

Ekonomi

Jokowi: RI Harus Bajak Momentum Krisis untuk Lompat Maju!

Image

Ekonomi

Jokowi: Ibarat Komputer, Ekonomi Semua Negara Sedang Hang!

Image

News

Selain Tak Terima Ditegur Main HP di Pesawat, Putra Bungsu Amien Rais Berani Tantang Wakil Ketua KPK

Image

Hiburan

5 Meme Kocak Pramuka ini Dijamin Bikin Rindu Tali Temali dan Morse

Image

Ekonomi

Sikap 'Galak' Susi Pudjiastuti Jaga Laut, Belum Untungkan Negara?

Image

Ekonomi

Deretan Karya Ciamik PP, Mulai dari Hotel Indonesia Hingga Kedutaan Besar Asing

Image

News

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Terkait Insiden Antar Penumpang di Penerbangan GA 643

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Jokowi Puji Kinerja BPK Selama Pandemi COVID-19

Target Indonesia saat ini bukan hanya lepas dari pandemi,

Image
Ekonomi

Jokowi Serukan Ideologi dan Nilai Luhur Bangsa Jangan Ditukar dengan Kemajuan Ekonomi!

Kemajuan ekonomi jelas membutuhkan semangat kebangsaan yang kuat.

Image
Ekonomi

Soal Polemik Beasiswa LPDP Veronika Koman, Rustam: Seorang Oportunis!

Menyoroti kasus penarikan beasiswa LPDP milik Veronika Koman, Ketua Lembaga Peneliti Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES),

Image
Ekonomi

Super Koridor Ekonomi, Mampu Panggil Investasi Sentuh UMKM

Kawasan industri serupa juga akan dibangun di berbagai daerah di seluruh Indonesia yang selalu bersinergi dengan kewirausahaan masyarakat.

Image
Ekonomi

Jokowi Sesumbar Siapkan Ini Demi Muluskan Kemandirian Energi Tanah Air

Upaya besar tengah dilakukan pemerintah dalam membangun kemandirian energi.

Image
Ekonomi

Tengku Zul Bandingkan Pendapatan Negara dengan Aset Sinar Mas Group, Netizen: Gajah Sama Semut Bos!

Tengku Zul membandingkan aset milik Sinar Mas Group yang nominalnya setengah dari pendapatan negara dalam APBN.

Image
Ekonomi

Jokowi: RI Harus Bajak Momentum Krisis untuk Lompat Maju!

Saat ini sebanyak 215 negara, tanpa terkecuali sedang menghadapi masa sulit diterpa pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Krisis COVID-19, Paksa Indonesia Ganti Channel Cara Bekerja!

Krisis kesehatan berdampak pada perekonomian nasional,

Image
Ekonomi

Jokowi Pamer Food Estate Jaga Cadangan Pangan Nasional

Program ini merupakan sinergi antara pemerintah, pelaku swasta, dan masyarakat sebagai pemilik lahan maupun sebagai tenaga kerja.

Image
Ekonomi

10 Negara ini Terperosok ke Jurang Resesi, Singapura hingga Inggris!

Negara maju seperti Inggris dan AS telah masuk ke jurang resesi ekonomi pada kuartal II tahun 2020 ini

terpopuler

  1. Viral Muslim Bantu Prosesi Pemakaman Tetangga Beda Agama, Warganet: Ini Indonesia

  2. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  3. Anggaran Pilkada Rp20 T, Rizal Ramli: Sebaiknya Dibelikan 30 Juta HP untuk Anak-anak Kurang Mampu

  4. Ahli Waris Gugat Dik Doank Rp5,5 Miliar Atas Kepemilikan 'Kandank Jurank Doank'

  5. Video Jerinx di Tahanan Viral, Kenakan Celana Pendek dan Tangan Terborgol

  6. Mengenal Pulau Kundur, Penghasil Durian Kelas Wahid yang Ditetapkan Zona Merah COVID-19

  7. Efek Dahsyat Berbakti Kepada Orang Tua

  8. Gaduh Beasiswa Veronica Koman, Stafsus Sri Mulyani: Penuhi Saja, Tanpa Perlu Playing Victim

  9. Hamil Barengan, 5 Potret Kompak Kakak Beradik Citra Kirana dan Erica Putri

  10. Pernah Jadi Tempat Nginap Barack Obama, Hotel Shangri-La Jakarta Mau Disegel Ada Apa?

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Tarian Sufistik Mengalun di Antara Agama

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain