image
Login / Sign Up

Menkeu Paparkan Strategi Cegah Jebakan Pendapatan Menengah

Siti Nurfaizah

Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan paparan mengenai kesehatan APBN dan Hutang Negara saat diskusi bertajuk ‘Membangun Manusia Indonesia, Menuju Negara Maju’ di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/10/2018). Diskusi tersebut menjabarkan kinerja pemerintahan selama empat tahun di bawah kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan strategi kedepan untuk mengantisipasi terjadinya middle income trap atau jebakan pendapatan menengah di dalam negeri. Pertama yaitu peningkatan daya saing produktivitas dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Hal itu disampaikannya dihadapan para anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam Rapat Kerja Pemerintah dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Kamis (13/6/2019).

"Tantangan pembangunan kita dalam rangka untuk menghindari middle income trap dan dalam rangka untuk mencapai visi 2045 adalah bagaimana kita mengadress isu mengenai daya saing produktivitas dan penguatan kualitas sumber daya manusia," katanya.

baca juga:

Menurutnya, hal ini dikaitkan dengan kondisi dimana perekonomian Indonesia dari sisi supply dan demand telah beroperasi pada tingkat dimana output gap sudah semakin kecil.

"Berarti kapasitas maksimal telah digunakan, oleh karena itu di dalam rangka untuk bisa mengelola permintaan yang akan terus meningkat maka kita perlu untuk melakukan berbagai kebijakan di dalam rangka untuk menyelesaikan atau menangani masalah masalah structural," lanjutnya.

Kedua yakni, untuk bisa meningkatkan level output potensial, bagaimana dari sisi daya saing, dari sisi reformasi struktural yang berhubungan dengan perbaikan investasi dan perbaikan produktivitas.

"Ini adalah policy sisi suplai, suplai demografi dan dari sisi distribusi penduduk kita melihat fenomena aging population meskipun saat ini Indonesia masih menikmati bonus demografi," jelasnya.

Disisi lain, urbanisasi merupakan suatu fenomena yang akan terus terjadi, apakah masyarakat pindah dari desa ke perkotaan atau dari sisi konversi dari kondisi perkotaan sehingga dia hal ini akan menjadi tantangan dari sisi ketahanan pangan maupun dari sisi ketersediaan infrastruktur.

Kemudian dengan peningkatan income perkapita Indonesia dengan income perkapita yang makin meningkat dan penduduknya makin besar, memiliki konskeuensi munculnya middle class makin besar timbulkan dampak terhadap pola permintaan barang dan jasa masyarakat.

Selanjutnya, kata Menkeu, untuk naik tingkat dari middle income menjadi high income country maka Indonesia perlu untuk menjaga agar Pertumbuhan Ekonomi bisa tumbuh rata-rata 6 persen mendekati 6 persen sampai dengan periode 2030.

Terakhir, Indonesia harus semakin meningkatkan kemampuan untuk mencegah deindustrialisasi dan tingatkan sektor manufaktur melalui kebijakan investasi dan kebijakan peningkatan daya kompetisi Indonesia.

"Itu adalah environment maupun visi yang kita ingin capai dengan menggunakan salah satunya instrumen fiskal yang cukup menurun," tambahnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Timnas Indonesia U-16 akan Jalani Swab Test di Pemusatan Latihan

Image

News

Masuk Bursa Calon Menteri, Pengamat: Sosok seperti Ahok Dibutuhkan Jokowi

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Timnas U-16 Tidak Perlu Dibebani Target di Piala Asia U-16

Image

News

Dukung Uji Khasiat, FKUI: Saya Tak Setuju Kalung Minyak Kayu Putih Disebut Kalung Antivirus, Cukuplah Kalung Kayu Putih

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Pengamat: Timnas U-16 Harus Uji Coba dengan Tim Kuat

Image

Hiburan

Dibully dan Disuruh Hengkang dari Tonight Show, Begini Curhatan Marshel Widianto

Image

News

KKP Jawab Video Postingan Susi Sekaligus Jelaskan Kenapa Kini Tak Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Lagi

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Pemusatan Latihan Timnas U-16 Dipastikan Berlangsung Secara Tertutup

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Gelandang Bhayangkara Nilai PSSI Telat Ambil Keputusan Melanjutkan Kompetisi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pemerintah Rogoh Kocek Rp243,28 Miliar untuk Bedah Rumah 13.902 Unit di Jabar

PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp243,28 miliar guna melakukan bedah rumah untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jabar.

Image
Ekonomi

Pasca Kebakaran KCP Pasar Baru, Bank Syariah Mandiri Pastikan Dokumen Nasabah Aman

Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memastikan dokumen nasabah termasuk agunan aman.

Image
Ekonomi

Selain di Dunia Nyata, Ilmu Bisnis Juga Dapat Dipelajari Lewat Game Loh!

Tak semua game yang beredar di pasaran hanya memberikan hiburan semata.

Image
Ekonomi

Alasan Kenapa Orang Kaya Iritnya Gila-gilaan!

Kamu mungkin enggak akan percaya sama hal ini. Tapi beberapa orang sukses dan kaya, justru ada yang punya gaya hidup irit seirit-iritnya.r

Image
Ekonomi

KKP: Model Klaster Mampu Genjot Produktivitas Komoditas Udang

KKP meyakini model klaster percontohan di lima lokasi di berbagai daerah, ke depannya bakal mampu menggenjot produktivitas komoditas udang.

Image
Ekonomi

Memulai Bisnis Online di Tengah Pandemi, Kenali Dulu Tantangannya!

Banyak juga lho tantangan yang harus dihadapi para pemilik bisnis online yang sebelumnya mungkin tidak terpikirkan olehmu.

Image
Ekonomi

Pelaku Parekraf Didorong Maksimalkan Kebijakan Insentif Pemerintah

Para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) didorong untuk memanfaatkan berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Image
Ekonomi

Adhi Commuter Properti Terus Genjot Hunian TOD untuk IPO 2021

Anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) ini tetap berinisiatif untuk tetap menyediakan hunian dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan

Image
Ekonomi

Enggak Melulu Negatif, Pelajaran Berharga yang Dapat Dipetik dari Pandemi!

Ada juga pelajaran berharga yang bisa dipetik, terutama dari kacamata bisnis.

Image
Ekonomi

Antisipasi Krisis Pangan, MenkopUKM Ingin Koperasi Pangan Diperkuat

Perkuatan koperasi pangan sebagai bagian dari instruktur ketahanan pangan nasional.

terpopuler

  1. Dulunya Binaragawan, Pria Inggris ini Kini Obesitas dan Pakai Kursi Roda

  2. Berkinerja Baik, Senator asal Sulteng Nilai Jabatan Kapolri Idham Azis Bisa Diperpanjang

  3. Tetap Gagah, Ini Penampakan Ronaldo Kalau Kenakan 5 Jersey Klub Berbeda Jika Tinggalkan Juventus

  4. Golkar Nilai Pidato Jokowi Bukan Hanya Ditujukan untuk Menteri, Tapi Seluruh Pengambil Kebijakan di Daerah dan Pusat

  5. Kreatif, Lihat Kocaknya 5 Kartun Bola Buatan Anak Negeri Ini

  6. Para Petani Karet di Kabupaten Tebo Berhasil Kembangkan Tanaman Holtikultura di Masa Pendemi Covid-19

  7. Boy Rafli Sebut Gerakan Terorisme Manfaatkan Pandemi COVID-19 Sebagai Celah

  8. Kemarahan Jokowi karena Kepuasan Publik kepada Pemerintah Beda Tipis dengan Pengurus RW

  9. Fury: Wilder akan Lebih Berbahaya di Pertarungan Ketiga

  10. TikTok Diblokir Pemerintah India, Google Balas Hapus Mitron dari Play Store

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga