breaking news: KPK Curiga Ada Bupati Pakai Duit COVID-19 Demi Pencitraan Jelang Pilkada

image
Login / Sign Up

Pengamat Dorong Peran Swasta di Sektor Pertanian

Siti Nurfaizah

Image

Sejumlah buruh tani memotong padi di area persawahan Desa Paya Demam Dua, Pante Bidari, Aceh Timur, Aceh, Sabtu (24/2). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani nasional pada Januari 2018 naik sebesar 1,07 persen dibanding upah buruh tani Desember 2017 yaitu dari Rp50.568 perhari menjadi Rp51.110 perhari sementara upah buruh tani di Provinsi Aceh juga mengalami kenaikan dari Rp70.000 perhari menjadi Rp90.000 perhari. | ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz/18.

AKURAT.CO Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Muhammad Diheim Biru mendorong penyebaran peningkatan teknologi sektor Pertanian yang lebih efisien sebagai solusi guna mengatasi semakin terbatasnya sumber daya manusia (SDM) di sektor Pertanian nasional.

"Untuk menjaga kestabilan, perlu adanya sistem pekerjaan yang bisa menopang sektor Pertanian di Indonesia sehingga produksi pangan dapat meningkat secara konstan," kata Muhammad Diheim Biru dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/5/2019).

Dilansir dari Antara, menurut Diheim, contoh penggunaan teknologi Pertanian yang lebih efisien antara lain seperti penggunaan benih berkualitas baik dan alat Pertanian yang termutakhir atau terkini.

Selain itu, ujar dia, penting pula untuk membuka kesempatan bagi sektor swasta untuk ikut memasok dan mempercepat rantai distribusi pangan dan menjembatani usaha Industri 4.0 dalam mengakses, mewadahi, dan mengajarkan tenaga kerja Pertanian daerah sehingga mereka mendapatkan jaringan pasar yang lebih banyak dan penghasilan yang lebih besar.

Ia mengingatkan bahwa meluasnya fenomena penggunaan teknologi otomatisasi pada industri untuk menghemat tenaga kerja manual seperti buruh pabrik membuat kesempatan mencari kerja pada industri tersebut menjadi lebih kecil di kota-kota besar.

Sebagaimana diwartakan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian SDM Kementerian Pertanian (Kementan), Momon Rusmono mengakui atas terjadinya penurunan jumlah petani di Indonesia, kini ia pilih mengerahkan alat mesin Pertanian yang justru dianggapnya lebih efisien dan murah.

"Kekurangan SDM (petani) itu bisa diantisipasi dengan mengerahkan dan mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin Pertanian," katanya saat menghadiri launching pembinaan desa mitra Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor di Desa Lemah Duhur Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13 April 2019.

Momon Rusmono memberikan perbandingan, setiap petani membutuhkan waktu lebih dari satu hari untuk memanen satu hektare lahan dengan menggunakan cangkul. Tapi, menggunakan mesin panen bernama Combine Harvester hanya membutuhkan waktu satu hari untuk memanen tiga hektare lahan.

Menurut dia, selain lebih efisien, penggunaan mesin panen juga bisa memangkas biaya pengeluaran dan beras yang dihasilkan lebih berkualitas.

"Mau tidak mau ke depan Pertanian harus berbasis moderenisasi Pertanian. Dengan pemanfaatan alat dan mesin Pertanian bisa lebih efisien," ujarnya. []

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Mentan: Lahan Merupakan Faktor Utama Wujudkan Ketahanan Pangan

Image

Ekonomi

Mentan Bersama Jokowi, Sambangi Food Estate di Kapuas

Image

Ekonomi

Chairman Junior Doctor Network Sambut Penelitian Eucalyptus Kementan

Image

Ekonomi

Ini Harga Indeks Pasar Biodiesel Juli 2020

Image

Ekonomi

Bank Dunia Naikkan Status RI, Pemerintah Dianggap Mampu Bayar Bunga Pinjaman Lebih Tinggi?

Image

Ekonomi

Komisi IV Apresiasi Penelitian Eucalyptus Kementan

Image

News

FOTO Mentan Kenakan Kalung Anti Virus Corona Saat Raker di DPR

Image

News

Polemik Kalung Anti Corona, Anggota DPR: Kalau Bapak Pakai Sekarang, Warga Berlomba Ikut karena Menterinya Pakai

Image

News

Mentan Syahrul Yasin Diminta Tak Mengada-ada Terkait Rencana Produksi Kalung Anti Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Realisasi Anggaran Perlindungan Sosial Sudah 35,6 Persen

Realisasi anggaran untuk perlindungan sosial telah terealisasi Rp72,5 triliun atau 35,6 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Defisit Anggaran Negara Semester I-2020 Tembus 1,57 Persen

Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga Juni 2020 telah mencapai Rp257,8 triliun atau 1,57 persen.

Image
Ekonomi

Erick: Kesadaran Masyarakat Kunci Utama Pencegah Gelombang Dua COVID-19

Sudah terbukti di banyak negara gelombang kedua pandemi COVID-19 tidak bisa dihentikan.

Image
Ekonomi

Mengapa RUU Perlindungan Data Pribadi Penting? Kuy Cekidot!

Apalagi tak sedikit dari para data masyarakat Indonesia diperoleh dari nomor handphone mereka.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Wapres: Pemerintah Lebarkan Defisit Jika Kondisi Ekonomi Kian Terpuruk

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah bisa saja melebarkan defisit jika kondisi perekonomian di dalam negeri semakin terpuruk.

Image
Ekonomi

Sinergi Bea Cukai-TNI AL Jaga Keamanan Fiskal di Perairan RI

DJBC memperkuat komitmen dengan TNI AL melalui penguatan perjanjian kerja sama pinjam pakai untuk Senjata Mesin Berat (SMB) 12,7 mm.

Image
Ekonomi

Sinergi Bea Cukai-TNI AL Jaga Keamanan Fiskal di Perairan RI

DJBC memperkuat komitmen dengan TNI AL melalui penguatan perjanjian kerja sama pinjam pakai untuk Senjata Mesin Berat (SMB) 12,7 mm.

Image
Ekonomi

Gapki Catat Ekspor Minyak Sawit Beserta Olahannya Turun 8,3 Persen

GAPKI mencatat ekspor minyak sawit dan olahannya pada Mei 2020 mengalami penurunan sebesar 8,3 persen.

Image
Ekonomi

Menperin Dorong IKM Penuhi Kebutuhan Produk Lokal di Pasar Daring

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong IKM di dalam negeri agar bisa memasarkan produknya secara digital.

Image
Ekonomi

Utang BUMN Kian Menggunung, Fadli Zon: Pemerintah Tak Boleh Lagi Jadikan Kuda Troya

Fadli Zon mengatakan beban utang BUMN disebabkan karena pemerintah membangun infrastruktur dengan cara berutang.

terpopuler

  1. Rieke Digeser dari Pimpinan Baleg, Kemungkinan PDIP Goyah Dukung RUU HIP

  2. Dicecar Saat Rapat Bareng DPRD, Anak Buah Anies Akui Penimbunan Laut di Ancol Bagian dari Reklamasi

  3. Cerita Warganet Pernah Satu Sekolah dengan Nagita Slavina, Sering Salat Zuhur Bareng

  4. Kisruh Lahan Buatan di Ancol, Dirut: Bukan Reklamasi Ini Perluasan Daratan, Kan Nempel ke Darat

  5. Ngotot Ingin Sahkan RUU HIP, PDIP Dinilai Tak Peka terhadap Aspirasi Masyarakat

  6. Mantan Anggota TGPF Ingatkan Tim Hukum Novel Baswedan Tak Sembarang Menuduh

  7. Pendiri Indosurya Pastikan Dana Nasabah Dikembalikan, PT SUN Jadi Jaminannya

  8. Perhatian Maksimal! 5 Shio Ini Paling Sering Bikin Kangen Banyak Orang

  9. Bahaya Corona, Pemerintah Korea Larang Shin Tae-Yong Kunjungi Indonesia

  10. Baliho Pejabat di Depok ini Bikin Geger Warganet, Apa yang Aneh?

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo