image
Login / Sign Up

Wall Street Makin Jeblok Karena Ketegangan Perdagangan

Denny Iswanto

Image

Suasana perdagangan saham di New York Stock Exchange di distrik Manhattan New York, Amerika Serikat. | REUTERS/Brendan McDermid

AKURAT.CO Saham-saham pada bursa Wall Street, Amerika Serikat, memperpanjang kerugian pada Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB (24/5/2019), karena meningkatnya kekhawatiran ketegangan perdagangan dapat memperlambat ekonomi global.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 286,14 poin atau 1,11 persen pada penutupan perdagangan menjadi 25.490,47. Indeks S&P 500 turun 34,03 poin atau 1,19 persen menjadi 2.822,24 dan Indeks Komposit Nasdaq turun 122,56 poin atau 1,58 persen menjadi 7.628,28.

Tiga indeks utama dibuka melemah tajam pada hari Kamis. Dow anjlok lebih dari 400 poin pada posisi terendah selama sesi karena United Technologies dan IBM berkinerja buruk.

Sembilan dari 11 sektor utama pada Indeks S&P 500 mengalami kemerosotan pada penutupan, dengan saham energi turun 3,13 persen menjadi kelompok berkinerja terburuk.

Saham raksasa teknologi AS atau grup FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih rendah. Sektor teknologi menarik kembali turun 1,73 persen.

Selain itu saham pembuat chip besar, termasuk Lam Research dan Qualcomm, terus berada di bawah tekanan.

VanEck Vectors Semiconductor ETF (SMH), yang melacak kinerja keseluruhan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di AS di industri semikonduktor, ditutup lebih rendah 1,66 persen.

Indeks Volatilitas Cboe, yang secara luas dianggap sebagai pengukur kekhawatirandi pasar saham, naik 14,71 persen menjadi 16,92 pada Kamis.

Di sisi ekonomi, IHS Markit Flash AS Indeks Pembelian Manager (IPM) yang disesuaikan secara musiman tercatat 50,6 pada Mei, turun dari 52,6 pada April, menandai level terendah sejak September 2009.

Klaim pengangguran awal AS, berada pada angka 211.000 dalam pekan yang berakhir 18 Mei, turun 1.000 dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya, kata Departemen Tenaga Kerja melaporkan.

"Hari ini kami melihat banyak berita negatif. Eropa menunjukkan tanda-tanda ekonomi lemah. Pembicaraan perdagangan tidak ada yang baik untuk ditambahkan. Indikator manufaktur AS menunjukkan sedikit perlambatan," John Monaco, pedagang berpengalaman di New York Stock Exchange, mengatakan kepada Xinhua.

"Sektor teknologi dan energi paling banyak dijual. Sekali lagi, saya mengaitkan ini dengan fakta bahwa pelaku pasar menjual untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan besar di sektor-sektor itu," tambahnya. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Dirut Jiwasraya Mengaku Tak Tahu Soal Rekayasa Audit Laporan Keuangan

Image

News

Vatikan Panggil Duta Besar AS dan Israel, Protes Perluasan Kedaulatan di Tepi Barat

Image

News

Sultan HB X Tak Mau Gegabah Buka Sekolah di DIY

Image

News

Wabah Corona

PSK Belanda Akhirnya Diizinkan Bekerja, dengan Syarat 'Tanpa Ciuman'

Image

Iptek

Apple akan Kembali Menutup Sebagian Besar Toko di Negara Bagian Amerika Serikat

Image

News

Wabah Corona

Penggembala India Positif Corona, Puluhan Kambing Ternaknya Jalani Tes Swab dan Karantina

Image

News

Wabah Corona

Mendag Optimis Perekonomian Bakal Bangkit Jelang New Normal

Image

News

Media Asing Soroti Protes TKA China di Sulawesi, Sebut Bakal Picu Terorisme

Image

News

Baru Disahkan, Polisi Hong Kong Langsung Tangkap Sedikitnya 300 Orang dengan UU Keamanan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ada yang Capai Rp7 Miliar, Ini 5 Wine Termahal di Dunia

Terdapat banyak sekali jenis wine di dunia yang memiliki perbedaan harga dengan kualitas yang berbeda.

Image
Ekonomi

Bos Jiwasraya Beberkan Penyebab Kasus Gagal Bayar

Masalah pun kian bertambah ketika pada Januari 2020 jajaran BPK juga menemukan adanya manipulasi pencatatan laporan keuangan.

Image
Ekonomi

BNI Syariah Luncurkan Program Tunjuk Rumah DP Nol Persen

Karena program ini menggunakan tarif khusus, periode penjualan dibatasi oleh ketersediaan kuota.

Image
Ekonomi

Nilai Inti 'Akhlak' Diharap Mampu Buat BUMN Sebagai Eksportir Talenta

Selama ini BUMN-BUMN merupakan unit yang berdiri sendiri-sendiri.

Image
Ekonomi

Kadin: Restrukturisasi Kreditur Melonjak, Jika Pemulihan Ekonomi Lambat

Tekanan terhadap dunia usaha akibat pandemi COVID-19, terutama UMKM sangat besar.

Image
Ekonomi

Ramai Hoax Soal Kondisi Perbankan, BTN Jamin Likuiditasnya Aman

Berita hoax tersebut, akan membuat bank sehat menjadi sakit karena adanya penarikan dana besar-besaran (rush).

Image
Ekonomi

Masih Lesu Dihantam COVID-19, Bisnis Waralaba Diprediksikan Kembali Bugar di 2021

Levita Ginting Supit mengakui bisnis waralaba lesu karena terdampak pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Produk Makanan dan Minuman RI Masih Berpeluang Tumbuh di Pasar AS

Kemendag: Produk makanan dan minuman (mamin) asal Indonesia masih tetap berpeluang tumbuh di pasar Amerika Serikat.

Image
Ekonomi

Bos BTN Sebut Permintaan KPR Subsidi Naik 75 Persen

Pahala Mansury menyebutkan permintaan KPR bersubsidi per 25 Juni 2020 meningkat hingga 75 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Image
Ekonomi

Tengku Zul: Menjual Tanah Murah untuk Investor? Ujung-ujungnya Anak Bangsa Jadi Kuli

Tengku Zulkarnain mengomentari kebijakan pemerintah yang bakal memberikan kemudahan kepada investor asing.

terpopuler

  1. Kompol Ocha, Polwan Cerdik Yang Ditakdirkan Memberantas Peredaran Narkoba

  2. Polisi Tak Membantah Keributan John Kei vs Nus Kei Dipicu Video Bentrokan Dua Kubu

  3. Ricky Vinando: Benny Tjokro Tak Fitnah dan Cemarkan Nama Baik Ketua BPK

  4. Sepupu Ungkap Sifat Dermawan Baim Wong Hanya Bohongan

  5. Adegan Sinetron ini Bikin Geger, Warganet Sebut Ada Kejanggalan

  6. Izin Reklamasi Ancol Diterbitkan, Relawan Anies-Sandi: Kami Sangat Kecewa, Kalau Tidak Mencabut Kepgub Itu Kami Terus Melawan

  7. Dulu vs Sekarang, Lihat 5 Perbandingan Wajah Pesepak Bola Saat Tua dan Muda

  8. 40 Tahun Bersahabat, 7 Potret Kedekatan Retno Marsudi dan Sri Mulyani

  9. Ronaldo hingga Messi, Lihat 5 Pemain Bola Ini Jika Mereka Berkarier Jadi Pelatih Usai Pensiun

  10. Jenderal Idham Azis Berkelakar: Saya Agak-agak Goblok Saja Jadi Kapolri, Gimana Kalau Saya Pinter

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Image
Zainul A Sukrin

Polemik RUU HIP, Antara Oligarki dan Populisme Politik Islam?

Image
Yusa’ Farchan

Menjaring Suara di Tengah Pandemi; Catatan Pilkada Serentak 2020

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga

Image
News

40 Tahun Bersahabat, 7 Potret Kedekatan Retno Marsudi dan Sri Mulyani

Image
News

5 Fakta Menarik Orias Petrus Moedak, Dirut PT Inalum yang Sempat Berdebat dengan Anggota DPR RI