image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Karena Blacklist Trump, Google Tangguhkan Bisnis dengan Huawei

Anggi Dwifiani

Image

Seorang pria berjalan melewati logo merek Google Alphabet Inc di luar kantornya di Beijing, China, 8 Agustus 2018. Google berencana menghadirkan lagi mesin pencariannya di China. Tetapi, versi ini akan hadir dengan hasil pencarian yang menyensor beberapa keyword dan topik sensitif sesuai permintaan pemerintah China. | REUTERS/Thomas Peter

AKURAT.CO Google Alphabet Inc telah menangguhkan bisnisnya dengan Huawei yang membutuhkan transfer perangkat keras, perangkat lunak, dan Layanan teknis Google, kecuali yang tersedia untuk umum melalui lisensi terbuka, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.

Sebuah pukulan bagi Perusahaan teknologi China setelah Pemerintah AS, di bawah Presiden Donald Trump, telah memasukkan Huawei dalam "daftar hitam" (Blacklist) di seluruh dunia.

Langkah tersebut dapat membuat bisnis ponsel Huawei goyah di luar China karena raksasa teknologi itu akan segera kehilangan akses ke pembaruan sistem operasi Google Android. Versi ponsel pintar Android Huawei berikutnya juga akan kehilangan akses ke Layanan populer termasuk Google Play Store dan aplikasi Gmail dan YouTube.

"Huawei hanya akan dapat menggunakan Android versi publik dan tidak akan bisa mendapatkan akses ke aplikasi dan Layanan eksklusif dari Google," kata sumber itu, seperti dilansir dari Reuters (20/5/2019).

Pemerintahan Trump pada Kamis (16/5/2019) memasukkan Huawei Technologies Co Ltd ke daftar hitam perdagangan, yang akan mempersulit perusahaan itu untuk melakukan bisnis dengan mitra di AS.

Pada Jumat (17/5/2019), Departemen Perdagangan AS mengatakan sedang mempertimbangkan untuk mengurangi pembatasan pada Huawei guna “mencegah gangguan operasi dan peralatan jaringan yang ada.” Namun tidak segera jelas apakah akses Huawei ke perangkat lunak seluler akan terpengaruh.

Pakar chip mempertanyakan kemampuan Huawei untuk terus beroperasi tanpa bantuan AS, dalam hal ini Google.

Rincian Layanan spesifik yang terkena penangguhan itu masih dibahas secara internal di Google, menurut sumber itu. Pengacara Huawei juga mempelajari dampak dari daftar hitam itu, kata seorang juru bicara Huawei. Huawei tidak dapat segera dihubungi Reuters untuk komentar lebih lanjut. Demikian pula dengan Departemen Perdagangan AS tidak segera memberikan komentar.

Huawei akan terus memiliki akses ke versi sistem operasi Android yang tersedia melalui lisensi "open source" yang dikenal sebagai Android Open Source Project (AOSP). Aplikasi itu tersedia secara gratis bagi siapa saja yang ingin menggunakannya. Ada sekitar 2,5 miliar perangkat Android aktif di seluruh dunia, menurut Google.

Tetapi Google akan berhenti memberi Huawei akses, dukungan teknis, dan kolaborasi yang melibatkan aplikasi dan Layanan eksklusifnya ke depan, kata sumber itu.

Huawei mengatakan telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk menyiapkan rencana darurat dengan mengembangkan teknologinya sendiri seandainya diblokir dari penggunaan Android. Beberapa teknologi ini sudah digunakan dalam produk yang dijual di China, kata perusahaan itu.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada bulan Maret, Eric Xu, Ketua Huawei, mengatakan "Apa pun yang terjadi, komunitas Android tidak memiliki hak hukum untuk memblokir perusahaan mana pun dari mengakses lisensi sumber terbuka".

Aplikasi Google populer seperti Gmail, YouTube dan browser Chrome yang tersedia melalui Google Play Store akan menghilang dari handset Huawei di masa depan karena Layanan tersebut tidak dicakup oleh lisensi open source dan memerlukan perjanjian komersial dengan Google.

Tetapi pengguna perangkat Huawei yang ada yang memiliki akses ke Google Play Store akan tetap dapat mengunduh pembaruan aplikasi yang disediakan oleh Google.

Dampak keputusan Google itu memang minimal di pasar China, karena sebagian besar aplikasi seluler Google dilarang di China, di mana alternatif ditawarkan oleh pesaing domestik seperti Tencent dan Baidu. Namun bisnis Huawei di Eropa sebagai pasar terbesar kedua bakal terpukul.

"Memiliki aplikasi tersebut sangat penting bagi pembuat ponsel cerdas agar tetap kompetitif di kawasan seperti Eropa," kata Wakil Presiden Penelitian di CCS Insight, Geoff Blaber. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Reuters

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image

Ekonomi

Isu Hong Kong Soal Xinjiang, Picu Ketegangan China dan AS

Image

News

Setelah Diambil Keperawanannya, Remaja AS Berencana Nikahi Ayah Kandung

Image

News

Wabah Corona

Terus Diserang, China Balik Tuding AS sebagai 'Penyebar Konspirasi COVID-19'

Image

Iptek

Idulfitri 2020

Rekomendasi Smartphone Murah yang Cocok Buat Hadiah Lebaran 2020

Image

Iptek

Sempat Terhenti Karena Corona, Samsung Lanjutkan Peluncuran Android 10 One UI 2 di India

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Kapal Minyak Iran Tiba di Perairan Venezuela, AS Berang

Image

Olahraga

Prancis Terbuka 2020

Roland Garros Tunggu Jadwal AS Terbuka

Image

News

Wabah Corona

Tak Sekadar Angka Statistik, New York Times Persembahkan Halaman Depannya untuk Ribuan Korban COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Pandemi ini sesungguhnya memberi kesempatan besar bagi Dollar dan SWIFT sistem untuk meneguhkan posisinya.

Image
Ekonomi
Idulfitri 2020

Pengguna KRL Hari Kedua Lebaran Merosot 90 Persen

Sementara pada hari pertama lebaran pengguna KRL mencapai 60.457 orang.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Akibat COVID-19, 70 Persen Pesawat Garuda Indonesia Dikandangkan

70 persen pesawat Garuda Indonesia terpaksa di grounded sebagai imbas wabah COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Gandeng Raffi Ahmad dan Baim Wong, Pengusaha Bagikan Tips di Tengah COVID-19

Sebaiknya masyarakat untuk menunda melakukan investasi tambahan selama masa pandemi.

Image
Ekonomi

Isu Hong Kong Soal Xinjiang, Picu Ketegangan China dan AS

Regulasi keamanan bagi Hong Kong dapat berujung pada sanksi dari AS.

Image
Ekonomi

Menteri PUPR Rehabilitasi 7 Fasilitas Umum di Jayapura dan Wamena

Progres Gedung BLK Kelas II Abepura juga telah mencapai 100 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pengusaha Dukung Komitmen Menteri BUMN Gandeng UMKM di Proyek Pemerintah dan Swasta

Setelah COVID-19 berakhir, dunia usaha dapat lebih cepat bangkit dan berlari kencang menyediakan lapangan pekerjaan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kementan Pastikan Produksi Pertanian dan Sayuran Segar Masih Mencukupi

Kekayaan ragam buah dan sayuran lokal lebih sehat, dan menolong petani sendiri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Karena perubahan tektonik dalam cara berkehidupan itu pulalah yang turut mempengaruhi landskap perekonomian global.

Image
Ekonomi
Idulfitri 2020

Silaturahmi Virtual, Begini Curhat Sri Mulyani ke Jajaran Kemenkeu

Menkeu menyapa sejumlah pegawai yang tidak bisa berkumpul bersama keluarga merayakan Lebaran di kampung halaman.

terpopuler

  1. Badan Panas, Belasan Warga yang Ikut Salat Id di Cianjur Jalani Rapid Test

  2. Pemerintah akan Terapkan Herd Immunity Setelah PSBB Gagal, Hoaks!

  3. Denny Siregar ke AHY dan Annisa Pohan: Mohon Maaf Lahir Batin Kalau Ada yang Menyinggung Kemarin

  4. Studi Corona di Singapura Sebut Pasien COVID-19 Tak Menular Setelah 11 Hari

  5. Info COVID-19 di Indonesia Berakhir 6 Juni, Hoaks!

  6. Cerita Tukang Mandikan Jenazah selama Pandemi Covid-19

  7. Ungkap Perpisahan Rumah Tangga, dr Tirta Ingatkan Warganet Tak Usik Mantan Istrinya

  8. Roy Suryo Komentari Foto Lebaran Jokowi, Warganet: Kalau Ada Panci Cepat Sekali Reaksinya

  9. Berfoto Pakai Masker, Zaskia Adya Mecca Ingin Kenang Lebaran di Tengah Pandemi

  10. Belanja Kebutuhan Pokok Tak Dilarang, Tapi Jangan Lupakan Protokol Kesehatan

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Idulfitri2020

Sederhana, 7 Momen Anies Baswedan Rayakan Lebaran dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Image
News

Intip Gaya 6 Istri Kepala Daerah yang Hits Abis!

Image
News

Wabah Corona

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, 7 Potret Prabowo Subianto Bertugas di Tengah Pandemi COVID-19