breaking news: Pencipta Lagu Anak, Papa T Bob Meninggal Dunia

image
Login / Sign Up

Investasi Industri Kacamata Terus Dipacu

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Refleksi dari kacamata penonton yang melihat pertandingan antara petenis ganda campuran Indonesia Christoper Rungkat dan Aldila Sutjiadi melawan petenis Thailand Luksika Khumkhum dan Sonchat Ratiwatana saat perebutan medali pada final tenis Asian Games 2018 di di Stadion Tenis Komplek Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (24/8/2018). Pasangan Christhoper/Aidila melaju ke final dengan skor 2-0. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian terus mendorong tumbuhnya industri kacamata di dalam negeri melalui peningkatan Investasi. Di samping itu juga memacu pengembangan produktivitas dan kualitasnya sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga Ekspor.

Potensi Industri Kacamata di Indonesia masih sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mendorong sektor ini agar lebih bisa tumbuh dan berkembang lagi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih di Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Gati menyatakan, pihaknya bakal fokus menggenjot Investasi dan ekspansi di sektor Industri Kacamata sehingga dapat memberikan efek berantai yang luas bagi perekonomian nasional. Dampak positif itu antara lain penerimaan negara dan penyerapan tenaga kerja.

baca juga:

“Apalagi, kacamata produksi dalam negeri sudah memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk impor. Untuk itu, kami juga akan mendorong perluasan pasarnya terutama Ekspor. Selain itu, dengan adanya Investasi baru, juga akan mensubstitusi produk impor,” paparnya.

Beberapa waktu lalu, Dirjen IKMA beserta jajaran mengunjungi satu-satunya produsen kacamata yang terintegrasi di dalam negeri, yakni PT Atalla Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Tangerang, Banten ini memiliki kapasitas produksi sebesar 4.500 lusin kacamata per hari dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 600 orang karyawan.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai agenda rutin untuk mengetahui kondisi langsung di lapangan khususnya sektor industri kacamata yang kini pembinaannya ada di bawah Ditjen IKMA, setelah terbitnya Permenperin No. 35 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perindustrian.

PT Atalla Indonesia adalah salah satu perusahaan yang sudah memanfaatkan fasilitas Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) guna meningkatkan produktivitas dan daya saing di kancah global. BMDTP merupakan insentif fiskal yang diberikan kepada sektor industri tertentu, berupa subsidi bea masuk oleh pemerintah atas bahan baku produksi yang diimpor oleh suatu perusahaan. 

“BMDTP merupakan pengembalian bea masuk yang diberikan atas importasi bahan baku yang belum diproduksi di dalam negeri, atau diproduksi di dalam negeri namun belum memenuhi spesifikasi atau belum mencukupi kebutuhan dan di impor dari negara non-FTA, jelasnya.

Gati menambahkan, pihaknya juga akan berupaya memberlakukan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk kacamata yang beredar di pasar domestik. Penerapan SNI ini guna melindungi industri dan konsumen di dalam negeri.

“Kami akan membuat SNI, nantinya produsen masuk ke dalam tim teknis, sehingga bisa memberi masukan. Jangan sampai standarnya tidak bisa dipenuhi industri dalam negeri. Kalau ada SNI, produk impor yang tidak sesuai standar tidak bisa masuk,” tegasnya.

Implementasi SNI untuk kacamata ini akan dibuat untuk mencakup produk kacamata berbahan plastik maupun logam. Rencana pembuatan SNI ini disambut positif oleh pelaku usaha, yakni Direktur PT Atalla Indonesia Wenjoko Sidharta, yang mengaku tidak keberatan atas pemberlakuan SNI.

"Produk kacamata untuk barrier impor melalui SNI itu oke,” ungkapnya.

Wenjoko juga menyambut baik upaya pemerintah untuk menumbuhkan produsen kacamata di Indonesia. “Dengan maraknya Industri Kacamata ini, bahan baku kacamata pun pasti akan diupayakan dibuat dari Indonesia, sehingga kami tidak perlu mengimpor bahan baku dan komponen lainnya,” tuturnya.

Selain itu, menurut Wenjoko, potensi pasar Industri Kacamata di Indonesia masih sangat besar. Hal ini karena 50 persen penduduk Indonesia telah menggunakan kacamata. Setahun sekali, mereka ada yang mengganti kacamatanya.

“Masyarakat Indonesia juga memiliki 2-3 kacamata. Tren penggunaan kacamata ini marak terjadi setelah teknologi sudah menjadi kebutuhan manusia,” ungkapnya.

PT Atalla Indonesia adalah perusahaan kacamata domestik yang mampu memproduksi 1,5 juta unit pertahun. Jenis kacamatanya beraneka ragam, mulai dari kacamata sebagai alat bantu penglihatan, terapi, hingga untuk berkendaraolahragamaupun fesyen. Produknya telah dipasarkan di seluruh wilayah Indonesia, terutama pulau Jawa. []

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Kemenperin Pastikan Semua Air Minum Kemasan Aman dan Penuhi SNI

Image

Ekonomi

Mamah Muda Merapat! Cobain Nih 5 Ide Bisnis Cuma Modal Kurang dari Rp1 Juta

Image

News

Soal Investasi Bodong, Polda Riau Kirim SPDP ke Kejaksaan Tinggi untuk Tangkap Pelaku

Image

Ekonomi

Duh Merinding! Ternyata 5 Benda Gaib Ini Masih Banyak Peminatnya dan Dijual Online

Image

Ekonomi

6 Ide Bisnis Ini Luar Biasa Potensinya, Terutama Buat Kamu yang Tinggal di Daerah Pegunungan

Image

Ekonomi

Begini Ternyata Cara Maria Pauline Bobol Bank BNI Rp1,7 Triliun

Image

Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image

News

Polda Riau Tindak Lanjuti Kasus Penipuan PT Sumatera Tani Mandiri

Image

Ekonomi

Lupakan Sejenak Tentang Lobster, Ternyata Menteri Edhy Suka Pakai Kemeja Biru Lho!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Atasi Impor Sampah, Pemerintah Diminta Perbanyak Usaha Daur Ulang

Pemerintah perlu membuat kebijakan yang mendorong semakin banyaknya pelaku usaha dalam industri daur ulang sampah.

Image
Ekonomi

Erick Angkat Mantan Dirut Perum Perindo Jadi Bos Baru Perinus

Erick ganti jajaran direksi Perinus, memberhentikan dengan hormat M Yana Aditya dan menggantinya dengan Farida Mokodompit.

Image
Ekonomi

Punya Bantalan Rp128 Triliun, LPS Yakin Mampu Tangani Bank Bermasalah

LPS menyebut total likuiditas yang dimiliki mencapai Rp128 triliun dinilai cukup menjadi bantalan dalam menangani bank bermasalah.

Image
Ekonomi

Mendag Yakin IA-CEPA Bakal Bikin Defisit Dagang RI Atas Australia Turun Drastis di 2021

Agus Suparmanto menyebutkan perjanjian ekonomi komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) berpotensi mengurangi defisit perdagangan.

Image
Ekonomi

LPS : Likuiditas Rp128 T Cukup Jadi Bantalan Tangani Bank Terdampak COVID-19

Bos LPS : total likuiditas Rp128 triliun dinilai cukup jadi bantalan dalam menangani bank bermasalah karena COVID-19.

Image
Ekonomi

Kemenperin Pastikan Semua Air Minum Kemasan Aman dan Penuhi SNI

Kemenperin menegaskan produk AMDK yang beredar di pasar domestik telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Image
Ekonomi

PP Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020 Saat Pandemi COVID-19

Raih penghargaan Anueger BUMN 2020, Bos PP : ini apresiasi atas kerja keras dari seluruh insan perseroan.

Image
Ekonomi

Perlahan Pulih dari Pandemi, Maskapai Cina Masih Rugi Rp70,7 Triliun

CAAC mengungkapkan industri perjalanan udara Cina telah mengalami kerugian sebesar US$4,89 miliar.

Image
Ekonomi

Geser PUPR, Nilai Aset Tertinggi Kini Dipegang Kementerian Pertahanan

Encep Sudarwan merinci nilai aset tetap yang dimiliki Kemenhan mencapai Rp1.645,56 triliun atau 27,66 persen dari total nilai aset BMN.

Image
Ekonomi

Pemerintah Setujui Pembentukan 2 KEK Baru di Batam

Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru.

terpopuler

  1. Rieke Diah Pitaloka Buka Suara Usai Dicopot dari Pimpinan Baleg DPR

  2. Tolak RUU HIP, Tengku: Nggak Dicabut, Kami Akan Lawan Sampai Mati!

  3. Resmi Lamaran, 7 Potret Romantis Ali Syakieb dan Margin Wieheerm yang Beda Usia 13 Tahun

  4. Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo

  5. Ahli Waris Lahan Central Park Minta Ganti Rugi ke Agung Podomoro Rp900 Miliar

  6. Awas Terkecoh, 5 Bukti 'Ampuhnya' Filter Foto Kekinian

  7. Bakal Dibangun Simbol Keagamaan, KIARA Minta Reklamasi Ancol Tak Dijadikan Dagangan Politik

  8. Gelandang asal Belanda Selangkah Lagi Resmi Gabung Timnas!

  9. 5 Idol Korsel Terkaya dan Bergelimang Harta, Ada Favoritmu?

  10. Siapa Sangka, 3 Artis Cantik Ini Ternyata Doyan ML!

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo