breaking news: Roket Besutan SpaceX-NASA Meluncur Pukul 22.00 WIB

image
Login / Sign Up

Pemikiran Yahya bin Yusuf Menyoal Penetapan Harga

Rizal Mahmuddhin

Roda Ekonomi Ramadan

Image

Ilustrasi | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Sejumlah Tokoh Muslim terdahulu telah menorehkan banyak pemikiran dan memberi sumbangsih signifikan bagi peradaban dunia modern. Salah satu diantaranya yakni Abu Bakar Yahya bin Umar bin Yusuf Al-Kannani Al-Andalusi atau biasa dikenal Yahya bin  Umar.

Lahir pada tahun 213 Hijiriah dan dibesarkan di Kordova, Spanyol, Yahya bin Umar merupakan seorang fuqaha Mazhab Maliki sekaligus Tokoh yang sudah menelurkan sejumlah konsep ekonomi Islam hingga akhir hayatnya pada tahun 289 Hijriah atau 901 Masehi.

Seperti umumnya cendekiawan Muslim terdahulu, Yahya bin Umar berkelana ke berbagai negeri guna menuntut ilmu. Pada mulanya, ia singgah di Mesir dan berguru kepada para pemuka sahabat Abdullah bin Wahab al-Maliki. seperti Ibnu al-Kirwan Ramh dan Abu al-Zhahir bin al- Sarh.

baca juga:

Rihlah ilmiah berikutnya ke Hijaz dan berguru kepada Abu Mus’ab al-Zuhri. Akhirnya, Yahya bin Umar menetap di Qairuwan, Afrika, dan menyempurnakan pendidikannya kepada seorang ahli ilmu faraid dan hisab, Abu Zakaria Yahya bin Sulaiman Al-Farisi.

Berikut sejumlah pemikiran Yahya bin Umar terkait ekonomi islam yang dihimpun Akurat.co dari berbagai sumber:

Aktivitas Ekonomi Berlandas Alquran dan Sunnah

Menurut Yahya bin Umar, aktivitas ekonomi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ketakwaan seorang Muslim kepada Allah SWT. Hal ini berarti bahwa ketakwaan merupakan asas dalam perekonomian Islam, sekaligus faktor utama yang membedakan ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional.

Oleh karena itu, di samping Alquran, setiap Muslim harus berpegang teguh pada sunnah dan mengikuti seluruh perintah Nabi Muhammad saw. dalam melakukan setiap aktivitas ekonominya.

Konsep Penetapan Harga

Penekanan pemikiran ekonomi Yahya bin Umar adalah pada masalah Penetapan Harga (Al-Tas’ir). Ia berpendapat bahwa penetapan Harga tidak boleh dilakukan.

Hujjahnya adalah mengenai kisah para sahabat yang meminta Rasulullah untuk menetapkan Harga karena melonjaknya Harga barang namun ditolak oleh Rasulullah dengan alasan Allah-lah yang mengusai Harga.

Dalam konteks ini, penetapan Harga yang dilarang oleh Yahya bin Umar adalah kenaikan Harga karena interaksi permintaan dan penawaran. Namun jika Harga melonjak karena kesalahan manusia maka pemerintah mempunyai hak intervensi untuk kesejahteraan masyarakat.

Intervensi Pemerintah Terkait Penetapan Harga

Yahya bin Umar berpendapat, dalam hal yang lebih luas mengenai larangan penetapan Harga, ia mengijinkan pemerintah melakukan intervensi apabila memenuhi dua hal: Pertama, apabila para pedagang tidak memperdagangkan barang dagangan yang dibutuhkan masyarakat sehingga dapat merusak mekanisme pasar.

Dalam hal ini, pemerintah dapat mengeluarkan para pedagang tersebut dari pasar serta menggantikannya dengan para pedagang yang lain berdasarkan kemaslahatan dan kemanfaatan umum.

Kedua, jika para pedagang melakukan praktik Siyasah Al-Ighraq atau banting Harga (Dumping) yang dapat menimbulkan persaingan tidak sehat dan dapat mengacaukan stabilitas Harga.

Dalam hal ini, pemerintah berhak memerintahkan para pedagang tersebut untuk menaikkan kembali harganya sesuai dengan Harga yang berlaku di pasar. Apabila mereka menolaknya, pemerintah berhak mengusir para pedagang tersebut dari pasar.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

IHSG Akhirnya Finish di Zona Hijau Berkat Rencana New Normal

Image

Ekonomi

Ketegangan AS-China Juga Membuat IHSG Merah

Image

Ekonomi

Wabah Corona

COVID-19 Buat Harga Produk Perikanan Anjlok 50 Persen

Image

Ekonomi

IHSG Mampu Terus Hijau di Tengah Fluktuasinya Bursa Kawasan

Image

Hiburan

Tetap Cetar dan Cantik, 7 Pesona Syahrini dalam Balutan Busana Muslim

Image

Ekonomi

IHSG Terus Perkasa Berkat Menguatnya Bursa Regional

Image

rahmah

5 Jenderal Muslim Terhebat dalam Sejarah, Mampu Berikan Kejayaan Islam di Dunia

Image

Ekonomi

Rencana Pembukaan Ekonomi Bertahap Buat IHSG Menguat

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pasar Saham Optimis Menyambut Skenario New Normal Pemerintah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Progres PSN Rusun Pasar Jumat Capai 88,12 Persen

Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur perumahan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Soal Keluhan Refund Tiket Bentuk Voucher, Begini Penjelasan Lion Air

Banyak calon penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan atau tidak bisa terbang.

Image
Ekonomi

Sandiaga Uno Rekomendasikan Kegiatan Ekonomi Dibuka dalam 4 Zona Saat New Normal

Sandiaga Uno merekomendasikan empat zona pembukaan kegiatan ekonomi saat memasuki era new normal yang direncanakan pemerintah bulan depan.

Image
Ekonomi

Pentingnya Keterbukaan Informasi dalam Penerapan Tata Kelola BUMN

BUMN sebagai salah satu instrumen perekonomian negara, harus memiliki tata kelola yang baik untuk memaksimalkan fungsinya.

Image
Ekonomi

Kemenhub Perpanjang Masa Larangan Publik dan Balik Hingga 7 Juni Mendatang

Kemenhub akan memastikan pengawasan pengendalian transportasi di lapangan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

4 Ruas Tol Baru Siap Beroperasi Akhir Juni 2020

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ada empat ruas tol baru yang siap beroperasi dalam waktu dekat.

Image
Ekonomi

Penerapan Anti Korupsi di Tubuh BUMN Dinilai Penting untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat

Peningkatan tata kelola yang anti korupsi pada tubuh BUMN dibutuhkan guna memaksimalkan peran BUMN bagi pemerintah dan masyarakat.

Image
Ekonomi

Impor Daging Kerbau Berdikari Masuk Bertahap Mulai Akhir Mei hingga Juni

Perusahaan berencana mendatangkan daging secara bertahap hingga akhir tahun 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Begini Tips Hadapi Wawancara Kerja Online di Era New Normal

Sebab kalau mengacu pada protokol kesehatan soal physical distancing, kita memang diimbau untuk menjaga jarak.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Freelancer Bakal Semakin Dicari di Era New Normal, Mengapa?

Ada peningkatan sebesar 75% pekerjaan freelance yang dipublikasikan melalui platform mereka.

terpopuler

  1. 13 Juli 2020 Hari Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Siswa: Gimana Cara Mereka Social Distancing Sama yang Lain?

  2. Lama Tak Terlihat, Ini 5 Gaya Rambut Baru Para Pemain Persik Kediri

  3. KPK Didesak Periksa Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman dalam Kasus Dana Hibah KONI

  4. MS Kaban: Presiden Jokowi untuk Pertahankan Kekuasaan Gak Perlu Main Tangkap Orang yang Berbeda

  5. Dari Wasit FIFA Hingga Legenda Serie A, Ini 5 Potret Rendra Soedjono Bersama Para Bintang Sepak Bola

  6. 3 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Syawal untuk Menggapai Keistimewaannya

  7. Tetap Bekerja Meski Berumur 100 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Biliuner Tertua di Dunia, Chang Yun Chung

  8. 5 Modifikasi Sepatu Atlet American Football yang Kreatif dan Meriah

  9. Banyak ART Ingin Kembali ke Jakarta, Pengajuan SIKM Ditolak Mentah-mentah Pemprov DKI

  10. 5 Fakta Menarik Zhong Nanshan, Pakar Penyakit Pernapasan Top China yang Dijuluki Pahlawan SARS

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton