image
Login / Sign Up

Ekonom Perbankan Optimis BI akan Turunkan Suku Bunganya Sebesar 25 Bps

Siti Nurfaizah

Image

Ilustrasi - Suku Bunga The Fed | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 Day Repo Rate (7DRR), sampai dengan April 2019 tercatat tidak berubah dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar 6 persen. Sejalan dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian Indonesia.

Dengan kondisi ini, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan bahwa BI memiliki peluang menurunkan suku bungan acuan sebesar 25 basis poin. "Kami melihat terdapat ruang bagi BI untuk memangkas BI-7DRRR pada akhir tahun ini sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen,” ujar Andry di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Andry menyebut, terdapat tiga faktor yang menentukan arah pergerakan BI-7DRR, yakni tingkat inflasi, pergerakan suku bunga acuan The Fed, dan posisi Neraca Pembayaran. Untuk inflasi sendiri, sampai dengan April 2019 masih sangat stabil dan terjaga, kemudian pergerakan suku bunga The Fed juga telah memberikan sinyal positif. Hasil pertemuan FOMC Maret 2019 lalu, telah mengindikasikan bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunganya pada tahun ini.

baca juga:

Arah kebijakan The Fed yang lebih dovish tersebut memberikan dampak positif bagi pasar keuangan global, seperti terlihat dari aliran modal asing yang telah kembali masuk ke negara-negara emerging market, termasuk Indonesia. Faktor terakhir juga mendukung ruang pemotongan BI-7DRRR pada tahun ini.

Defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) dilaporkan telah menyusut dari 3,59 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal IV-2018 menjadi 2,60 persen terhadap PDB pada kuartal I-2019. 

"Seiring dengan terus membaiknya neraca perdagangan barang, kami memperkirakan CAD akan berkurang menjadi pada kisaran 2,6 persen terhadap PDB pada FY19," katanya. 

Sementara itu, terkait dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), dimana pada 14 Mei 2019 nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp14.438 per USD, lebih disebabkan pada faktor musiman pembayaran dividen dan bunga utang luar negeri pada triwulan kedua.

Selanjutnya, ada peningkatan impor barang konsumsi menjelang bulan Ramadan dan meningkatnya tensi perang dagang antara AS dan Tiongkok. Perang dagang tersebut yang menyebabkan terjadinya arus modal keluar ke instrumen investasi safe haven yang ditandai dengan menurunnya IHSG serta meningkatnya imbal hasil SBN bertenor 10 tahun.

IHSG sendiri pada penutupan 14 Mei 2019 ditutup melemah sebesar 1,1 persen menjadi 6.071,2, dan imbal hasil SBN bertenor 10 tahun naik sebesar 1,2 bps menjadi 8,05 persen. "Menurut kami volatilitas nilai tukar tersebut hanya bersifat sementara dan kami memprediksi pada akhir tahun ini nilai tukar rupiah akan berada pada kisaran Rp14.248 per USD," ujarnya.[] 

Editor: Ade Miranti

berita terkait

Image

Ekonomi

BI Dukung Ekonomi Mandiri Lewat Pembentukan Holding Pondok Pesantren

Image

Ekonomi

Ingin Ekonomi Syariah Berkembang, Ini 3 Harapan BI ke Pondok Pesantren

Image

Ekonomi

Rupiah Menguat Karena Membaiknya Perekonomian Domestik

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Berkat Redanya Tensi Perang Dagang

Image

Ekonomi

BI Gunakan Ekonomi Syariah Sebagai 'Senjata Pamungkas' Kerek Pertumbuhan

Image

Ekonomi

Belajar Ekonomi

Apa Itu Pajak Deposito? Kenali Dulu Sebelum Berinvestasi!

Image

Ekonomi

Pemerintah Bakal Turunkan Suku Bunga KUR

Image

Ekonomi

Tiga Faktor Ini Jadi 'Biang Kerok' Terjadinya Defisit Transaksi Berjalan

Image

Ekonomi

Kurs Rupiah Menguat Tipis, Ini Nilainya terhadap Dolar AS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Soal Penayangan Video di Bus Transjakarta, Ini Penjelasannya Perum PPD

ā€œKelalaian penayangan video ini merupakan kesalahan dan tanggungjawab operator Perum PPD."

Image
Ekonomi

Aprindo: Beras Medium Miliki Kualitas Premium

Berdasarkan catatan Aprindo terdapat sekitar 45.000 ritel modern.

Image
Ekonomi

BI Dukung Ekonomi Mandiri Lewat Pembentukan Holding Pondok Pesantren

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar pondok pesantren lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan ekonominya.

Image
Ekonomi

Kementerian BUMN: Sriwijaya Tetap Harus Bayar Utang!

Kementerian BUMN menyatakan tidak akan ikut campur terkait drama antara Garuda dan Sriwijaya.

Image
Ekonomi

Pertamina Lakukan EksplorasiĀ Migas Terbesar se-Asia Pasifik dan Australia

Pertamina Hulu Energi (PHE) secara resmi mulai melakukan survei Seismik Laut Regional 2D terbesar di Asia Pasifik dan Australia.

Image
Ekonomi

Sistem Non Tunai dengan Satu Kartu Berpotensi Menimbulkan Diskriminasi

Penerapan sistem non tunai pada transaksi publik yang hanya bisa memakai satu kartu perbankan berpotensi menimbulkan diskriminasi.

Image
Ekonomi

Izin Reekspor Sampah B3 Berbelit, Pengusaha Rugi Rp2 Miliar

Pengusaha kertas dan bubur kertas mengaku mengalami kendala dalam mengurus perizinan ekspor ulang kontainer limbah B3.

Image
Ekonomi

Ramah Cuan Sahabat Lingkungan, Ini 5 Fakta Menarik Toko Kelontong Kekinian, The Bulkstore & Co

Semakin marak berbagai terobosan terkini dengan membawa semangat zero waste.

Image
Ekonomi

Kelola 14 WK Panas Bumi, Pertamina Siap Dukung Listrik Nasional

Pertamina melalui anak usaha sektor hulu Pertamina Geothermal Energy terus menggenjot produksi energi panas bumi dari 14 WK.

Image
Ekonomi

Demi Buka Lapangan Kerja, Pengusaha Dukung Pemerintah Garap Omnibus Law

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Benny Sutrisno mengaku, pihaknya sangat menyambut baik tekad Presiden tersebut.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Polemik Salam Semua Agama, Syamsuddin: Orang Lain Sudah Berpikir Bagaimana Wisata ke Luar Angkasa, Kita Masih Berkubang dalam Kegaduhan

  2. Ternyata Hanya Satu Pemain Indonesia yang Diunggah di Akun Instagram Kento Momota, Siapa Dia?

  3. Larangan MUI Ucapkan Salam Semua Agama, SETARA Institute: Sangat Ekslusif dan Tidak Menghargai Perbedaan

  4. Viral Siswa SD Muhammadiyah Pakai Peci NU, Warganet: Indahnya Kebersamaan

  5. Pemerintah Dimintai Akui Lakukan Pencekalan HRS

  6. Foto Dipeluk Vicky Prasetyo Tuai Komentar, Sarita Abdul: Bismillah Gak Kena Rayu

  7. Tak Laporkan Tempo Soal Karikatur Anies, Ini Penjelasan Fahira Idris

  8. Manfaat Kacang Hijau, Penangkal Ampuh Penyakit Kronis

  9. Minta Rizieq Shihab Ungkap Kebenaran Surat Cekal, Ferdinand: Jangan Negara ini Dibusukkan oleh Opini Kosong

  10. Foto Dugemnya Diekspos ke Publik, Begini Respons Menohok Menteri Syed Saddiq

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Available

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
News

Nggak Gengsian, ini 5 Potret Memesona Utari si Penjual Cilok di Boyolali yang Viral

Image
News

6 Potret Seru Susi Pudjiastuti saat Liburan, Sambil Momong Cucu

Image
News

Mundur dari PNS, ini 5 Fakta Pencalonan Siti Nur Azizah di Pilwalkot Tangsel