image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Pengamat Tak Setuju Avtur Jadi "Kambing Hitam" Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Kendaraan bahan bakar avtur pertamina sedang melakukan pengisian pesawat Garuda di bandara Sentani, Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (2/4/2019). Indonesia tengah bersiap-siap melakukan uji coba mengolah minyak kelapa sawit (CPO) menjadi green avtur. Bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), PT Pertamina (Persero) tengah mengembangkan katalis yang memungkinkan untuk memecah minyak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Alvin Lie mengatakan, penyebab tingginya harga tiket pesawat adalah inefisiensi di tubuh maskapai, seperti jumlah pesawat terlalu banyak dan utilitasnya rendah.

"Pada umumnya di bawah 10 jam, itu kan tidak efisien. Yang efisien, dari jumlah pesawat, terbang sedikitnya 12 kali sehari. Nah, kalau memang tidak efisien, ya kurangi jumlah pesawatnya,” kata Alvin melalui keterangan tertulis di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu (15/5/2019).

Komponen pengadaan pesawat, lanjutnya, memang sangat tinggi, karena seluruh biaya sewa pesawat mempergunakan mata uang euro ataupun dolar AS. "maskapai ini kan pesawatnya sewa semua. Nilai tukar rupiah terhadap dolar sejak 2016 sudah turun. Ketika tarif batas atas (TBA) ditetapkan pada 2016 lalu, asumsinya kurs dolar adalah Rp12 ribu, sekarang Rp14 ribu," jelasnya.

baca juga:

Itulah sebabnya, dia tidak setuju jika avtur selalu menjadi "kambing hitam" atas tingginya harga tiket pesawat. Apalagi, masih ada komponen lain yang juga berpengaruh terhadap penentuan harga tiket, seperti biaya bandara yang sejak 2016 juga sudah beberapa kali mengalami kenaikan.

Jika benar tidak efisien, menurut dia, pemerintah juga berhak memberikan teguran kepada maskapai yang melakukan pengadaan pesawat baru lagi, kecuali untuk peremajaan.

"Misal, pesawat yang sudah berusia delapan tahun diremajakan dengan mendatangkan yang usianya 0 tahun, itu oke saja," kata dia.

Untuk meningkatkan efisiensi, hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan mendorong maskapai untuk membuka jalur penerbangan internasional, tidak seperti sekarang, ketika maskapai hanya bermain di tingkat domestik.

Kalau pun membuka jalur internasional, hanya sebatas Singapura dan Kuala Lumpur, meski sebenarnya kesempatan resiprokal dengan banyak negara, menurut Alvin sangat terbuka.

"Lihat saja maskapai Qatar terbang ke Indonesia, mengapa Indonesia tidak? Hal-hal seperti itu yang perlu kita kembangkan, jangan hanya sibuk bermain di dalam negeri," katanya.

Terkait seringnya avtur menjadi "kambing hitam" atas tingginya harga tiket pesawat,  dia menilai sebagai justifikasi terhadap masuknya swasta untuk pasar avtur domestik. Dugaan ini berawal dari acap kali menyebut avtur sebagai penyebab tingginya harga tiket pesawat, selalu dibarengi dengan pernyataan mengenai perlunya pemain baru.

"Saya menduga ujung-ujungnya ada pemain baru yang mau masuk. Jadi maunya masuk hanya di Soekarno Hatta. Padahal konsumsi avtur di Soekarno Hatta adalah 60 persen dari dari konsumsi avtur di Indonesia," ujarnya.[]

Editor: Ade Miranti

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Gaya Hidup

4 Tips Jitu Dapatkan Tiket Pesawat Murah untuk Berlibur ke Luar Negeri

Image

News

Gendong Warga dari Halte ke RS, Bripka Sigit Prabowo Dapat Penghargaan dari Ombudsman

Image

Ekonomi

Industri Penerbangan Global Rugi Hingga Rp68 Triliun Karena Virus Corona

Image

News

Pesawat Tempur Arab Saudi Jatuh di Yaman, Tewaskan 31 Warga Sipil

Image

News

Ombudsman: Ada Potensi Maladministrasi dalam Kasus Penggerebekan PSK di Padang

Image

News

NN Dijerat UU ITE, Jaringan Peduli Pemberantasan TPPO Nilai Polri Kurang Paham Modus TPPO

Image

News

Polemik PSK dan Andre, Jaringan Peduli TPPO: Mabes Polri Tidak Patuhi Perkap 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana

Image

Ekonomi

Menkop UKM Harap BUMN Berdayakan Koperasi Karyawan

Image

Ekonomi

Garuda Buka Kesempatan Bagi Agen Travel Untuk Jual Tiket Penerbangan Haji

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Emas Kinclong, Terdorong Permintaan Melonjak

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April menambahkan 17,2 dolar AS atau 1,08 persen.

Image
Ekonomi

Perusahaan AS Terancam Virus Corona, Wall Street Bervariasi

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 165,89 poin.

Image
Ekonomi

Analis Berbeda Prediksi Terkait IHSG, Perhatikan Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bervariasi.

Image
Ekonomi

Tembus Rp13 M! Ini 9 Sepeda Termahal di Dunia

Sepeda mana saja?

Image
Ekonomi

PGN Siap Laksanakan Kebijakan Pemerintah soal Harga Gas Industri US$6 per MMBTU

PGN menyatakan akan melaksanakan kebijakan pemerintah terkait rencana penetapan harga gas industri menjadi US$6 per MMBTU.

Image
Ekonomi

Kadin Dukung Penghapusan Minimal Kepemilikan Pesawat oleh Maskapai Nasional

Kadin Indonesia menyambut baik adanya penghapusan minimal kepemilikan pesawat oleh maskapai nasional dalam RUU Ciptaker.

Image
Ekonomi

Gandeng Kemendagri, Pertamina Perluas Bisnis Pertashop ke 7.196 Kecamatan

Pertamina menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Kemendagri untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop.

Image
Ekonomi

Di Tengah Badai Jiwasraya, Industri Asuransi Tak Goyah?

Nilai aset asuransi Jiwasraya tercatat Rp22,03 triliun atau sekitar 1,6 persen dari total aset industri asuransi.

Image
Ekonomi

Lebih Untungkan Pemodal, Omnibus Law Minim Keterlibatan Masyarakat

Adanya sejumlah kelalaian dalam pembuatan naskah RUU omnibus law.

Image
Ekonomi

Bos BTN Pede Laba Akan Kembali Melonjak di Tahun Ini

Pahala N Mansury optimistis pada tahun 2020 dapat mengembalikan BTN ke "jalurnya".

terpopuler

  1. Klarifikasi Berita ASN Diusulkan Dapat Dana Pensiun Rp1 Milyar, Tjahjo: Salah Kutip!

  2. Politisi Demokrat: Sekian Banyak Survei Indo Barometer, Satu-satunya yang Gue Percaya Cuma Survei terkait Anies

  3. Kewarganegaraannya Dicabut, Mantan Anggota ISIS Shamima Begum: Rasanya Dunia Runtuh

  4. Standar 'Kecantikan' Berubah, Miss Germany 2020 Dimenangkan Seorang Ibu 35 Tahun

  5. BCL Pesan Liang Lahat Semi Private Rp260 Juta Tuk Makam Ashraf Sinclair

  6. Kelompok Hindu India Yakin Virus Corona adalah Hukuman untuk Kaum Non-Vegan

  7. Konsumennya Didominasi Pelaut, Ini 5 Fakta Menarik Merek Kopi Kapal Api

  8. 20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

  9. Tanggapi Hasil Survei Indo Barometer, Gibran: Ya, Berarti Saya Harus Blusukan Lebih Keras Lagi

  10. Soal Bayar SPP Pakai Gopay, Said Didu: Pak Nadiem yang Terhormat, Sekedar Mengingatkan Uang yang Bapak Kelola Saat Ini Uang Rakyat

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Pakai Hoodie hingga Sneakers, 8 Gaya Santai Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat Dinas

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma