image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

KLHK Harapkan Kontribusi Energi Terbarukan Ditingkatkan

Andi Syafriadi

Image

Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ruandha Agung Sugardiman | Istimewa

AKURAT.CO Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berharap Kontribusi sektor Energi bisa ditingkatkan dalam upaya pengurangan emisi gas Rumah Kaca (GRK) Indonesia demi mencegah bencana perubahan iklim.

Untuk itu, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ruandha Agung Sugardiman di Jakarta, Jumat menyatakan, proyek-proyek Energi Terbarukan diharapkan bisa segera beroperasi.

Dia menjelaskan dari hasil tinjauan capaian komitmen pengurangan emisi GRK (NDC) Indonesia, masih terbuka untuk sektor Energi meningkatkan perannya. Dalam NDC, target pengurangan emisi GRK dari sektor Energi baru 19 persen dari praktik business as usual (BAU).

baca juga:

"Dari sektor kehutanan penurunan yang dicapai sudah optimal sementara sektor Energi masih ada ruang untuk lebih menurunan emisi GRK,” kata Ruandha melalui keterangan tertulis.

Sebagai bagian dari traktat global untuk pengendalian perubahan iklim, Persetujuan Paris, Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK 29-41% dari BAU pada tahun 2030.

Sektor kehutanan dan sektor Energi diproyeksikan menjadi penyumbang terbesar capaian target tersebut masing-masing dengan 17,2% dan 11%.

Ruandha menyatakan, sudah ada komitmen kuat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk lebih menurunkan emisi GRK dengan terus mengembangkan proyek-proyek Energi bersih Terbarukan.

"Kita semua tentu berharap ada proyek-proyek Energi Terbarukan yang bisa segera beroperasi," katanya.

Data terbaru KLHK, pada 2016, Indonesia berhasil menurunan emisi GRK sebanyak 249,8 juta ton setara karbondioksida (CO2e) atau 8,7 persen dari emisi BAU pada 2030 yang sebanyak 2.869 juta ton CO2e.

Untuk sektor Energi, penurunan emisi yang dicapai sebanyak 93,68 juta ton CO2e atau sebesar 3,28 persen dari emisi BAU. Emisi GRK BAU sektor eenergi pada tahun 2030 adalah 712,26 juta ton CO2e.

"Capaian NDC pada tahun 2017 sedang kami hitung, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dipublikasikan," katanya.

Sebelumnya, Sesditjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Munir Ahmad menyatakan pemerintah terus mendorong pengembangan Energi bersih Terbarukan sebagai bagian dari upaya penurunan emisi GRK dari sektor Energi.

Salah satu yang kini sedang dalam tahap pembangunan adalah PLTA Batangtoru di Tapanuli Selatan. KLHK pun sudah menyatakan pembangunan PLTA Batangtoru aman bagi orangutan.

Munir menyatakan pembangunan PLTA Batangtoru akan memperkuat kehandalan jaringan listrik Sumatera dan menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar fosil yang saat ini dimanfaatkan.

Peralihan ke penggunaan Energi bersih itu akan akan berkontribusi pada pengurangan emisi gas Rumah Kaca sebanyak 1,6 juta ton setara CO2 per tahun.

Beroperasinya PLTA Batangtoru juga bisa menghemat biaya operasional produksi listrik hingga 300 juta dolar AS per tahun

"Kalau dibandingkan, biaya operasional dari PLTA Batangtoru hanya sekitar Rp1.600 per KWH. Bandingkan jika menggunakan bahan bakar minyak, bisa mencapai Rp3.000 per KWH," katanya. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Kementerian ESDM Gandeng Jepang Siapkan SDM di Bidang Teknologi Penambangan Batubara

Image

Ekonomi

Ekonom Indef Sebut Gas Indonesia Tak Mahal

Image

Ekonomi

Kementerian ESDM Pede Investasi Listrik Sentuh US$39 Miliar di 2024

Image

Ekonomi

Konversi ke Energi Bersih, PLN dan Pupuk Indonesia Komitmen Beli Gas dari Blok Masela

Image

Ekonomi

Dihadapan Wakil Rakyat, Erick Janji Raup Laba Bersih BUMN Rp300 Triliun

Image

Ekonomi

Bidik Investasi EBTKE US$20 Miliar, ESDM Jamin Peluang Lapangan Pekerjaan Kian Terbuka

Image

News

Pengacara Bumigas Sebut Tak Ada Korupsi dalam Kerja Sama dengan Geo Dipa

Image

Ekonomi

Alasan BUMN Minta Pertamina Bangun Kilang Senilai Rp800 Triliun

Image

Hiburan

FOTO Raisa Gelar Konser Berstandar Internasional di GBK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Izinkan 30 Kapal Cantrang Beroperasi di Natuna, Kebijakan Menteri Edhy Semakin Mundur?

KKP seharusnya lebih memprioritaskan penguatan kapasitas 7.066 keluarga nelayan di Natuna.

Image
Ekonomi

Ingin Usaha Tapi Modal Minim? Bisnis Ini Patut Dijajal!

Banyak dari kita berpikir, jika untuk memulai bisnis maka memerlukan modal dari kantong sendiri.

Image
Ekonomi

Apindo Sebut Virus Corona Ancam Industri Manufaktur di Batam

Kekhawatiran lain dari wabah COVID-19 adalah penurunan permintaan global.

Image
Ekonomi

Menhub Pastikan Kereta Cepat Akan Sampai Surabaya

Kereta cepat Jakarta-Bandung akan memiliki panjang 142,3 kilometer dengan empat stasiun pemberhentian.

Image
Ekonomi

Bertahan di Tengah Corona, Warren Buffett Beberkan Cara Amankan Investasi!

Buffett tahu betul tentang situasi pasar dan cara menjaga ekonomi di jalur yang benar.

Image
Ekonomi

Pengusaha Laundry Nyatakan Siap Hadapi Industri 4.0

HIPLI aktif menggagas dan mendorong terciptanya ekosistem bisnis laundry yang sehat.

Image
Ekonomi

Begini 3 Kunci Strategi Jeff Bezos, Mampu Produktif Jalankan Bisnis

Melihat kesuksesannya, mungkin kita berpikir bahwa produktifitas Jeff Bezos datang dari bekerja keras.

Image
Ekonomi

Sulit Kerja, Warga Korban Banjir Lebak Butuh Modal

Uang untuk modal berjualan hilang dan hanyut diterjang banjir bandang dan longsor.

Image
Ekonomi

Pemerintah Klaim Proyek Kereta Cepat Selesai Akhir 2021

Saat ini PT KCIC tengah mengerjakan sebanyak 13 tunnel atau terowongan.

Image
Ekonomi

Gairahkan Investasi, Kadin Petakan Masalah Investasi di Jatim

Ada sekitar 218 proyek dengan nilai investasi sekitar Rp292,45 triliun yang telah ditetapkan presiden sebagai proyek prioritas.

terpopuler

  1. Noor Ali: Persija adalah Salah Satu Raksasa Asia

  2. Sebut Para Pengebom Umumnya Muslim, CEO Ryanair Dikecam Keras

  3. Dianggap Bermain Mata Dengan Bupati Bima, Bawaslu Kabupaten Bima Dilaporkan Ke DKPP dan Bawaslu RI

  4. Sejumlah Palung Disinyalir Jadi Lokasi Hilangnya Korban Siswa SMP N 1 Turi

  5. Dibungkam Levante, Real Madrid Kehilangan Puncak Klasemen

  6. Greysia/Apriyani Hadapi Stoeva Bersaudara di Final

  7. Unggah Foto Rumahnya yang Baru Pertama Kali Banjir, Yunarto Wijaya Ngadu ke Anies Baswedan

  8. Ditahan, Tersangka Penyebab Hanyutnya Siswa SMPN 1 Turi Diduga Gagal Paham Manajemen Risiko

  9. Semasa Hamil Tantri Kotak Selalu Diingatkan Sang Anak Untuk Minum Vitamin

  10. Indonesia Darurat Narkoba, Kapolda Metro Jaya: Kami Lakukan Pencegahan dan Penindakan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212