image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Garuda Mampu Cetak Laba USD19,7 Juta dan Lolos dari 'Lubang Kubur'

Ade Miranti

Image

Petugas Garuda Indonesia Maintenance Facilities (GMF AeroAsia) melakukan pemeriksaan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (30/7/2018). PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merampungkan sekuritisasi pendapatan penerbangan rute Timur Tengah senilai Rp 2 triliun. Sekuritisasi tersebut dikemas dalam kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK-EBA) yang terdiri atas kelas A sebesar Rp 1,8 triliun dan kelas B Rp 200 miliar. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO PT Garuda Indonesia lolos dari “Lubang Kubur terdalam” karena mampu membukukan laba pada musim sepi (Low Season) kuartal I/2019 sebesar 19,7 juta dolar AS yang belum pernah terjadi pada masa-masa sebelumnya.

“Januari sampai Maret itu lubang kuburan terdalam, karena paling ‘low’. Kami bisa selamat, tingkat keterisian  meningkat 3,4 persen, secara finansial  malah untung,” kata Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah dalam konferensi pers hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Kantor Pusat Garuda Indonesia, Tangerang, Banten, Rabu (24/4/2019).

Fikri menjelaskan bahwa strategi perusahaan untuk menciptakan keuntungan pada kuartal paling sepi bagi industri penerbangan itu yang biasanya mencatatkan rugi mencapai 90 juta dolar AS, salah satunya dengan mengganti pola startegi bisnis yang lama, yaitu meningkatkan utilitas (ketergunaan pesawat).

baca juga:

“Terkait dengan Januari-Maret ini sudah lima tahun atau selama ini kami rugi pasti 90 juta dolar karena menggunakan pendekatan bisnis seperti biasa yang penting terbang saja sebanyak-banyaknya . Mahzab lama, kalau utilisasi tinggi, biaya akan turun,” katanya.

Namun, lanjut dia, cara tersebut dinilai tidak bisa lagi diaplikasikan karena tidak sesuai dengan permintaan pasar sehingga  pihaknya mengurangi frekuensi penerbangan dan disesuaikan dengan permintaan pasar.

Pikri menuturkan harga serendah apapun, masyarakat tidak akan ingin terbang karena kegiatan perkantoran dan sekolah baru dimulai, misalnya Jakarta-Surabaya  biasanya 20 penerbangan sehari dipangkas menjadi 10 penerbangan sehari.

“Dari Januari sampai Maret mau dibuat murah, yang terbang itu-itu saja. Anak sekolah kami gratiskan tiga minggu liburan, apa ada yang mau berangkat,” katanya.

Pikri mengatakan ini merupakan terobosan karena di tengah harga tiket yang dinilai tinggi, Garuda justru membukukan keuntungan.

Dengan demikian, ia mengaku optimistis untuk kinerja kuartal-kuartal selanjutnya akan lebih baik seiring dengan mudik-balik Lebaran di kuartal II, kemudian liburan sekolah di kuartal III dan Haji serta Natal-Tahun Baru di kuartal IV.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Garuda Indonesia Fuad Rizal mengatakan bahwa periode Januari-Maret 2019 harga minyak dunia naik 11 persen, tetapi Garuda membukukan penggunaan bahan bakar turun 20 persen karena pengurangan utilisasi pesawat tersebut.

“Ini akibat strategi yang kami lakukan, harapannya bisa berkelanjutan, sehingga membuat ‘profitability’ naik,” katanya.

Garuda Indonesia Group mencatatkan kinerja positif berkelanjutan selama kuartal I 2019, yakni membukukan laba bersih (net income) sebesar 19,7 juta dolar AS atau tumbuh signifikan dari rugi 64,3 juta dolar AS di kuartal I 2018 .

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha perseroan yang tumbuh sebesar 11,9 persen menjadi 1,09 miliar dolar AS

Kinerja positif tersebut turut ditunjang oleh lini pendapatan layanan penerbangan berjadwal sebesar 924,9 juta dolar AS, tumbuh sebesar 11,6 persen dibandingkan periode yang sama di kuartal I2018.

Selain itu, perseroan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan pada kinerja pendapatan pendukung (ancillary revenue) dan pendapatan anak usaha lainnya sebesar 27,5 persen dengan pendapatan mencapai 171,8 juta dolar AS. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Pahala Optimis Raup Laba Rp3 Triliun dengan Direksi dan Strategi Baru

Image

Ekonomi

BRI Tebar Dividen Rp20,6 Triliun

Image

Ekonomi

DPR Duga Adanya Masalah di Tubuh BTN, Sehingga Labanya Rontok

Image

Ekonomi

Ini Upaya BTN Turunkan NPL, Walau Dihadang Virus Corona

Image

Ekonomi

Penjelasan Pahala Pulihkan Laba BTN yang Tertekan di 2019

Image

Ekonomi

3 Alasan Kenapa Menentukan Harga Jadi Sangat Penting dalam Bisnis

Image

Ekonomi

Menkop UKM Harap BUMN Berdayakan Koperasi Karyawan

Image

Ekonomi

2020, IPC Target Raup Laba Hingga Rp3,1 Triliun

Image

News

Sidang Lanjutan Roll Royce Saksi: Pak Emirsyah Satar Pernah Mengatakan Gratifikasi Itu Hal Wajar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

PGN Siap Laksanakan Kebijakan Pemerintah soal Harga Gas Industri US$6 per MMBTU

PGN menyatakan akan melaksanakan kebijakan pemerintah terkait rencana penetapan harga gas industri menjadi US$6 per MMBTU.

Image
Ekonomi

Kadin Dukung Penghapusan Minimal Kepemilikan Pesawat oleh Maskapai Nasional

Kadin Indonesia menyambut baik adanya penghapusan minimal kepemilikan pesawat oleh maskapai nasional dalam RUU Ciptaker.

Image
Ekonomi

Gandeng Kemendagri, Pertamina Perluas Bisnis Pertashop ke 7.196 Kecamatan

Pertamina menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Kemendagri untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop.

Image
Ekonomi

Di Tengah Badai Jiwasraya, Industri Asuransi Tak Goyah?

Nilai aset asuransi Jiwasraya tercatat Rp22,03 triliun atau sekitar 1,6 persen dari total aset industri asuransi.

Image
Ekonomi

Lebih Untungkan Pemodal, Omnibus Law Minim Keterlibatan Masyarakat

Adanya sejumlah kelalaian dalam pembuatan naskah RUU omnibus law.

Image
Ekonomi

Bos BTN Pede Laba Akan Kembali Melonjak di Tahun Ini

Pahala N Mansury optimistis pada tahun 2020 dapat mengembalikan BTN ke "jalurnya".

Image
Ekonomi

Kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDB Terus Menurun

Sektor pertanian di Indonesia semakin terpuruk dengan dengan kontribusi sektor pertanian turun menjadi 12,72 persen terhadap PDB 2019.

Image
Ekonomi

Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Pemerintah menyerap dana Rp18,5 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN).

Image
Ekonomi

Saran Chatib Basri untuk Kembali Gairahkan Pariwisata RI Terdampak Virus Corona

Chatib Basri mendorong pemerintah membuat stimulus berupa potongan harga atau diskon khususnya di sektor pariwisata.

Image
Ekonomi

Komisaris PTPP Tinjau Dua Proyek di Jakarta dan Banten

Proyek yang telah dikerjakan sejak bulan Februari 2019 tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2020.

terpopuler

  1. Mendadak Banget, Ini 5 Fakta Meninggalnya Ashraf Sinclair

  2. Nama-nama Berhala yang Mengitari Ka'bah Sebelum Islam Datang

  3. #RingkusAlfianTanjung Trending Topik, Muannas: Ternyata Berkali-kali Terjerat Proses Hukum Tidak Membuat Jera

  4. Klarifikasi Berita ASN Diusulkan Dapat Dana Pensiun Rp1 Milyar, Tjahjo: Salah Kutip!

  5. Fahri Hamzah: Enggak Ada Gunanya Juga Pak Ma'ruf Tinggi Surveinya, Buat Apa?

  6. Beradu Gaya hingga Lari-larian di Pantai Bareng, Ini 10 Momen Kenangan Ashraf Sinclair dan Noah

  7. Politisi Demokrat: Sekian Banyak Survei Indo Barometer, Satu-satunya yang Gue Percaya Cuma Survei terkait Anies

  8. Tayang di Bioskop Trans TV, 5 Fakta Double Jeopardy yang Puncaki Box Office Selama 3 Pekan

  9. Kewarganegaraannya Dicabut, Mantan Anggota ISIS Shamima Begum: Rasanya Dunia Runtuh

  10. Standar 'Kecantikan' Berubah, Miss Germany 2020 Dimenangkan Seorang Ibu 35 Tahun

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian