image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Harga Minyak Dunia Melonjak Tinggi Akibat AS Perketat Sanksi Iran

Denny Iswanto

Image

Sebuah tanker minyak berdiri di sebuah stasiun tambat dekat sebuah kilang di Bayonne, New Jersey, AS, 24 Agustus 2011. | REUTERS

AKURAT.CO Harga Minyak dunia melonjak lebih dari dua persen pada penutupan perdagangan Selasa pagi WIB (23/4/2019), mendekati level tertinggi pada bulan terakhir, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang ketatnya Pasokan global. Ini setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan larangan lebih lanjut terhadap ekspor Minyak Iran.

Washington mengatakan akan menghapuskan semua keringanan yang memungkinkan delapan negara untuk membeli Minyak Iran, tanpa menghadapi Sanksi-Sanksi Amerika Serikat pada Mei.

"Premi risiko geopolitik kembali di pasar Minyak, dalam cara yang besar," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York. “Sebagian besar, jika tidak semua, kepentingan komersial yang sah akan menghindari pembelian Minyak Iran. Aliran Iran akan berkurang menjadi menetes."

Minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, naik 1,70 dolar AS atau 2,66 persen, menjadi menetap pada 65,70 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak sempat mencapai 65,92 dolar AS per barel, tertinggi sejak 31 Oktober.

Sementara Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik 2,07 dolar AS atau 2,88 persen, menjadi ditutup pada 74,04 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Acuan global Brent menyentuh 74,52 dolar AS per barel, tingkat tertinggi sejak 1 November tahun lalu.

Presiden AS Donald Trump telah memutuskan untuk tidak menerbitkan kembali keringanan Sanksi-Sanksi yang memungkinkan importir besar untuk terus membeli Minyak Iran ketika mereka berakhir pada awal Mei, Gedung Putih mengatakan Senin (22/4/2019).

Pada November AS menerapkan kembali Sanksi-Sanksi terhadap ekspor Minyak Iran tetapi memberikan keringanan kepada delapan pembeli utama Iran, yakni China, India, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Turki, Italia dan Yunani. Mereka diizinkan untuk terus melakukan pembelian terbatas selama enam bulan.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menegaskan kembali bahwa Sanksi-Sanksi AS akan diberlakukan kembali pada semua negara yang mengimpor Minyak dari Iran mulai 2 Mei. Tujuan Washington adalah menurunkan ekspor Minyak Iran menjadi nol dan mengatakan tidak ada rencana untuk masa tenggang setelah 1 Mei.

Pejabat-pejabat AS sedang mencari cara untuk mencegah Iran menghindari Sanksi-Sanksi Minyak, kata seorang pejabat senior pemerintahan.

Langkah baru Washington untuk menekan Iran telah meningkatkan kekhawatiran bahwa hal itu dapat menyebabkan harga Minyak dan bensin lebih tinggi.

Iran mengatakan keputusan untuk tidak memperbarui keringanan tidak memiliki nilai, tetapi Teheran menghubungi mitra-mitra dan tetangga-tetangga Eropa dan akan "bertindak sesuai itu," lapor kantor berita Iran, mengutip Kementerian Luar Negeri.

Penurunan ekspor Iran akan semakin menekan Pasokan di pasar yang ketat. Amerika Serikat juga telah memberi Sanksi-Sanksi kepada anggota OPEC Venezuela, serta Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen sekutunya termasuk Rusia telah secara sukarela memangkas produksi, yang telah membantu menaikkan harga Minyak lebih dari 35 persen tahun ini.

Pelanggan Minyak terbesar Iran adalah China dan India. India berharap Washington akan mengizinkan sekutunya untuk terus membeli beberapa Minyak Iran alih-alih menghentikan pembelian sama sekali mulai Mei, sumber yang akrab dengan perundingan AS-India mengatakan.

Trump mengatakan Arab Saudi dan negara-negara OPEC lainnya bisa "lebih dari meningkatkan" Pasokan untuk setiap penurunan Pasokan Minyak Iran.

Arab Saudi mengatakan akan berkoordinasi dengan produsen-produsen lain untuk memastikan Pasokan Minyak mentah yang memadai dan pasar yang seimbang.

"Secara umum, kami berharap Saudi meningkatkan produksi dalam kemungkinan membatasi kenaikan harga Brent ke sekitar wilayah 75-76 dolar AS diikuti oleh beberapa leveling melalui sebagian besar periode musim semi," kata Presiden Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Tuai Kecaman, Spanduk Kampanye Pemilu AS ini Bertuliskan 'Tuhan Tunduk kepada Donald Trump'

Image

News

Diejek Donald Trump ‘Pocahontas’, Ini 6 Fakta Menarik Capres AS Keturunan Suku Indian, Elizabeth Warren

Image

Gaya Hidup

Begini Cara Menggunakan Amla Tuk Tumbuhkan Janggut dengan Cepat

Image

News

Wabah Corona

Wanita Rusia yang Kabur dari Karantina Diperintahkan Kembali ke Rumah Sakit oleh Pengadilan

Image

News

Ayah Julian Assange Khawatir Putranya Mati Bila Diekstradisi ke AS

Image

Ekonomi

Alasan BUMN Minta Pertamina Bangun Kilang Senilai Rp800 Triliun

Image

Ekonomi

IHSG Lesu Lagi Terserang Virus Corona

Image

Ekonomi

Minyak Merangkak Tipis, Terangkat Potensi Penurunan Produksi

Image

Ekonomi

Arcandra Tahar Sebut Pasokan Minyak Mintah RI Tak Terlalu Bergantung Timur Tengah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

PGN Siap Laksanakan Kebijakan Pemerintah soal Harga Gas Industri US$6 per MMBTU

PGN menyatakan akan melaksanakan kebijakan pemerintah terkait rencana penetapan harga gas industri menjadi US$6 per MMBTU.

Image
Ekonomi

Kadin Dukung Penghapusan Minimal Kepemilikan Pesawat oleh Maskapai Nasional

Kadin Indonesia menyambut baik adanya penghapusan minimal kepemilikan pesawat oleh maskapai nasional dalam RUU Ciptaker.

Image
Ekonomi

Gandeng Kemendagri, Pertamina Perluas Bisnis Pertashop ke 7.196 Kecamatan

Pertamina menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Kemendagri untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop.

Image
Ekonomi

Di Tengah Badai Jiwasraya, Industri Asuransi Tak Goyah?

Nilai aset asuransi Jiwasraya tercatat Rp22,03 triliun atau sekitar 1,6 persen dari total aset industri asuransi.

Image
Ekonomi

Lebih Untungkan Pemodal, Omnibus Law Minim Keterlibatan Masyarakat

Adanya sejumlah kelalaian dalam pembuatan naskah RUU omnibus law.

Image
Ekonomi

Bos BTN Pede Laba Akan Kembali Melonjak di Tahun Ini

Pahala N Mansury optimistis pada tahun 2020 dapat mengembalikan BTN ke "jalurnya".

Image
Ekonomi

Kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDB Terus Menurun

Sektor pertanian di Indonesia semakin terpuruk dengan dengan kontribusi sektor pertanian turun menjadi 12,72 persen terhadap PDB 2019.

Image
Ekonomi

Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Pemerintah menyerap dana Rp18,5 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN).

Image
Ekonomi

Saran Chatib Basri untuk Kembali Gairahkan Pariwisata RI Terdampak Virus Corona

Chatib Basri mendorong pemerintah membuat stimulus berupa potongan harga atau diskon khususnya di sektor pariwisata.

Image
Ekonomi

Komisaris PTPP Tinjau Dua Proyek di Jakarta dan Banten

Proyek yang telah dikerjakan sejak bulan Februari 2019 tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2020.

terpopuler

  1. Mendadak Banget, Ini 5 Fakta Meninggalnya Ashraf Sinclair

  2. Nama-nama Berhala yang Mengitari Ka'bah Sebelum Islam Datang

  3. #RingkusAlfianTanjung Trending Topik, Muannas: Ternyata Berkali-kali Terjerat Proses Hukum Tidak Membuat Jera

  4. Klarifikasi Berita ASN Diusulkan Dapat Dana Pensiun Rp1 Milyar, Tjahjo: Salah Kutip!

  5. Fahri Hamzah: Enggak Ada Gunanya Juga Pak Ma'ruf Tinggi Surveinya, Buat Apa?

  6. Beradu Gaya hingga Lari-larian di Pantai Bareng, Ini 10 Momen Kenangan Ashraf Sinclair dan Noah

  7. Politisi Demokrat: Sekian Banyak Survei Indo Barometer, Satu-satunya yang Gue Percaya Cuma Survei terkait Anies

  8. Tayang di Bioskop Trans TV, 5 Fakta Double Jeopardy yang Puncaki Box Office Selama 3 Pekan

  9. Kewarganegaraannya Dicabut, Mantan Anggota ISIS Shamima Begum: Rasanya Dunia Runtuh

  10. Standar 'Kecantikan' Berubah, Miss Germany 2020 Dimenangkan Seorang Ibu 35 Tahun

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian