image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Masa Depan Ekonomi Indonesia di Punggung Tol Laut

Rizal Mahmuddhin

Indepth

Image

Angkutan Tol Laut | eMaritim

AKURAT.CO Memiliki luas lautan mencapai 3,25 juta kilometer persegi (Km2), ditambah  2,55 juta Km2 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dari total 7,81 juta km2 luas wilayah secara keseluruhan, Indonesia sejatinya memang negeri Maritim yang bergelimang potensi.

Menjadi ironi, kala potensi yang dimiliki negeri khatulistiwa ini boleh dikata masih belum tergarap secara optimal. Baik dari sisi pemanfaatan sumber daya alam maupun dari sisi tata kelola ketersediaannya.

Sadar akan hal tersebut, tak pelak menggerakan Presiden Joko Widodo untuk mulai melirik potensi laut sejak kali pertama didaulat sebagai kepala negara pada 2014 silam. Ia menjelaskan bahwa laut merupakan masa depan ekonomi Indonesia, sehingga selain berfokus pada Infrastruktur Darat, menurut mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu segala  yang berkaitan dengan wilayah perairan juga perlu dibenahi secara besar-besaran. Salah satunya dengan menggenggot implementasi proyek Tol Laut.

baca juga:

Infrastruktur yang berkaitan dengan laut dibenahi besar-besaran. Tol Laut kita terus kerjakan, terutama di Indonesia bagian timur,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurut Jokowi, dengan konsistensi pembangunan Tol Laut maka akan mampu memberikan manfaat kepada negara. Yang mana pada akhirnya nanti pemanfaatannya juga bakal bisa dinikmati langsung oleh masyarakat luas.

Menjadi kepanjangan tangan Pemerintahan Jokowi dalam realisasi proyek Tol Laut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, menyebutkan bahwa sejumlah trayek Tol Laut berpotensi menjadi komersial setelah dilintasi angkutan barang secara terjadwal.

“Ada beberapa daerah yang bisa jadi komersial karena Tol Laut, karena kita sudah operasikan Tol Laut lama-lama ada kapal komesial yang datang,” kata Menhub.

Salah satu upaya trayek Tol Laut menjadi komersial adalah dengan menitipkan angkutan barang ke kapal swasta untuk memenuhi volume kapal tersebut.

Selain itu, menurut Menhub, peran Tol Laut sangatlah strategis dalam menekan Disparitas Harga Bahan Pokok di Indonesia bagian Barat dan Timur.

Penguatan Tol Darat dan Laut Tekan Disparitas Harga Bapok

Penulis Buku Memadu Fungsi Tol Darat dan Laut Menggugah Keadilan Distributif dan Komutatif, Ansel Alaman menuturkan, Penguatan tol Darat dan Tol Laut dinilai mampu menekan Disparitas Harga Bahan Pokok (bapok) antara Indonesia wilayah barat dan wilayah timur.

Masih kata Ansel, perihal Disparitas, konektivitas serta luas wilayah Indonesia menjadi alasan pentingnya memadukan fungsi tol Darat dan laut.

“Persoalan tersebut menjadi dasar, dan telah diupayakan solusinya oleh pemerintah dan legislatif. Karenanya buku ini berfokus pada upaya pemerintah mewujudkan kerja sama swasta memadukan keduanya, tol Darat dan laut,” kata dia.

Dalam bukunya, Ansel menjelaskan kebijakan yang berjalan di sektor Maritim dalam empat tahun terakhir, termasuk sektor anggaran serta posisi tawar pemerintah dengan legislatif. Karya tulisnya ini menilik persoalan dari hulu yakni menyoroti Infrastruktur dasar dan transportasi sebagai public goods untuk public service. Salah satu perwujudan Tol Laut yang telah diimplementasikan adalah melalui Program Kontainer Masuk Desa.

Program ini ditandai dengan pengiriman perdana tiga ton beras yang diangkut kapal Tol Laut KM Logistik Nusantara II dengan tujuan desa-desa di kecamatan Essang Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, dari Surabaya, Jawa Timur.

Selain diharapkan mampu menurunkan Disparitas Harga, program kontainer masuk desa diharapkan juga dapat memastikan ketersediaan berbagai Bahan Pokok dan penting di wilayah desa yang selama ini belum maksimal.

Sementara itu, Direktur Usaha Angkutan Kargo dan Tol Laut PT Pelni, Harry Budiarto mengatakan, angkutan Tol Laut yang selama ini berjalan cukup menggugah, lantaran mampu mengurangi Disparitas Harga secara langsung.

“Kami sangat merasakan bahwa manfaatnya begitu besar mengurangi Disparitas Harga sebab selama ini Harga yang diterima masyarakat kepulauan itu adalah Harga dari kota-kota besar atau tidak langsung, sekarang justru bisa langsung,” ungkap Harry.

Dia berharap program tol bisa berjalan tanpa mengurangi anggaran yang disediakan pemerintah.

“Untuk kendala-kendala pada akhirnya bisa berjalan dengan sendirinya, misalnya selama ini kita yang angkut dan mendistribusikannya juga masih lewat PT Pelni. Sekarang sudah ada regulasi baik itu dari Kemendag maupun Dinas Perdagangan setempat,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini kontainer juga sudah diizinkan masuk ke daerah kepulauan sehingga bisa lebih memudahkan.

Pamanfaatan Tol Darat-Laut Belum Maksimal

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lukman mengatakan, Tol Laut tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan jalur angkutan Darat. Apa yang dilakukan pemerintah dengan membangun jalur tol bisa dimanfaatkan namun belum begitu maksimal.

“Kami berharap ada kluster-kluster yang dilalui di sepanjang Jalan termasuk Jalan tol sehingga muatan kendaraan yang lewat tidak harus kendaraan besar, tapi ada kendaraan pengumpul yang mendistribusikan lewat pergudangan,” katanya.

Masih kata Lukman, pemerintah harus berperan namun tetap sebagai fasilitator. Pasalnya si penggerak pada akhirnya nanti bisa dilakukan lewat sektor swasta.

Ikut membuka suara, akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Saut Gurning menilai selama ini Tol Laut sudah menunjukan banyak peran dalam menurunkan Disparitas Harga namun masih perlu dioptimalkan.

“Kondisinya sebenarnya tidak selalu kelihatan. Padahal keberadaannya sangat berperan mengurangi Disparitas Harga secara langsung,” katanya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

IHSG Perkasa Pasca BI Turunkan Suku Bunga

Image

Hiburan

Tersandung Narkoba, 5 Fakta Penting Aulia Farhan, Bintang Sinetron Anak Jalanan

Image

News

KPK Periksa Petinggi PT Multi Structure Terkait Korupsi Proyek Infrastruktur di Bengkalis

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Terbatas Karena Kenaikan Cukai Plastik

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Berkat Stabilnya Fundamental Ekonomi Domestik

Image

News

Sambut Investasi Proyek Satu Sabuk, Satu Jalan, PM Inggris Boris Johnson Deklarasi 'Saya Cinta China'

Image

Ekonomi

IHSG Perkasa Berkat Laporan Moody's dan Kabar AS-China Tangani Corona

Image

Ekonomi

Analis Berbeda Prediksi Terkait IHSG, Perhatikan Saham-saham Ini

Image

News

Diduga Terlibat Bentrokan di Jalan Pemuda, Polisi Tangkap Sepuluh Orang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

2019, Perum Jamkrindo Catatkan Volume Penjaminan Hingga Rp204 Triliun

Volume penjaminan terdiri dari volume penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp59,01 triliun.

Image
Ekonomi

Kemenkop Reformulasi dan Reformasi Program Pelatihan UKM

Lombok sebagai tempat pelatihan karena merupakan bagian dari destinasi wisata prioritas dalam menciptakan Bali-Bali baru lainnya.

Image
Ekonomi

Dampak Corona, Bos BCA Yakin Banyak Perusahaan Lakukan 'Buffer Stock'

Presdir BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pihaknya belum dapat menginventarisir sepenuhnya seperti apa dampak dari virus Corona.

Image
Ekonomi

Dihadapan Wakil Rakyat, Erick Janji Raup Laba Bersih BUMN Rp300 Triliun

Erick Thohir juga menginginkan setoran royalti dan pajak dividen dapat ditingkatkan sebesar 50 persen di tahun 2024.

Image
Ekonomi

Banyak Wajah Baru di Pimpinan BNI, Agus Martowardojo Jadi Komut

Pemegang saham sepakat untuk menunjuk Herry Sidharta sebagai Direktur Utama.

Image
Ekonomi

Walhi: Banyak Pasal Dalam Omnibus Law Timbulkan Potensi Kerusakan Lingkungan

Omnibus Law hanya akan menjadi penghambat bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia.

Image
Ekonomi

CITA Setuju Penerapan Ekstensifikasi Cukai, Asalkan...

Yustinus mengaku setuju dengan langkah pemerintah yang akan mengenakan cukai terhadap plastik keresek, minuman ringan hingga emisi kendaraan

Image
Ekonomi

BCA Raup Laba Bersih Rp28,9 Triliun Sepanjang 2019

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan laba bersih tahun 2019 sebesar Rp28,6 triliun.

Image
Ekonomi

Bidik Investasi EBTKE US$20 Miliar, ESDM JaminĀ Peluang Lapangan Pekerjaan Kian Terbuka

Peluang lapangan kerja di sektor energi baru terbarukan akan meningkat menyusul ditetapkannya target investasi EBTKE US$20 miliar.

Image
Ekonomi

IHSG Perkasa Pasca BI Turunkan Suku Bunga

IHSG ditutup menguat 13,7 poin atau 0,23 persen ke posisi 5.942,49.

terpopuler

  1. Bunga Citra Lestari Menangis Histeris Saat Tahu Ashraf Ternyata Donatur Tetap Yayasan Anak Yatim

  2. Kejagung Koordinasi dengan Korlantas Polri Blokir Semua Plat Nomor Kendaraan Milik 6 Tersangka Kasus Jiwasraya

  3. Anies Ogah Keluar Ruangan, Massa Marah Dan Terobos Pagar Balai Kota

  4. Kini Menetap di Kanada, 10 Potret Terbaru Cut Memey yang Makin Terlihat Awet Muda

  5. Viral, Puluhan Pengendara Motor Terjebak Macet Dalam Taman Makam Menteng Pulo

  6. Ketua DPRD DKI: Kenapa Kadis Kehutanan ini Kalau Lihat Pohon Dendam Banget, Kaya Mau Bunuh Orang

  7. Capai Rp12 T hingga Libatkan Anak Presiden, ini 5 Kisah Perampokan Paling Menggemparkan Sepanjang Sejarah

  8. Rajin Fitness, Ini 10 Potret Ustaz Riza Muhammad Pamer Otot

  9. Usai Diotopsi, Karen Idol Masukan Permen Hingga Baju ke Liang Lahat Makam Putrinya

  10. Usai Dicecar Soal Rekomendasi Formula E, Anak Buah Anies Langsung Kabur

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
Iptek

Penemu Konsep Copy-Paste, Larry Paster Meninggal Dunia

Image
News

8 Potret Kompak Prabowo Subianto dan Sakti Wahyu Trenggono Jamu Tamu dari Negara Sahabat

Image
News

Hapus UN hingga Bayar SPP Pakai GoPay, 5 Kebijakan Nadiem Makarim Ini Curi Perhatian Publik