image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Menteri Bambang: Manfaat Bonus Demografi Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Memuncak di 2030

Siti Nurfaizah

Image

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro saat ditemui di kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (27/12/2018). Bambang Brodjonegoro kini meneruskan jejak langkah sang ayah, Soemantri Brodjonegoro, yang pernah menjadi Menteri Pertambangan serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di era Orde Baru. Dilain sisi, diantara kesibukannya yang padat, ia gemar dan rutin dalam berolahraga badminton. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO, Menurut PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memprediksi, manfaat bonus demografi sebagai penggerak pertumbuhan Ekonomi akan memuncak pada 2030. Indonesia juga diprediksi akan meninggalkan Middle Income Trap dan menjadi Ekonomi tinggi pada 2034.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri Breakfast Meeting “Sustainable Development Goals (SDGs) Investment Opportunities in Indonesia: Infrastructure and Social Sectors” yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat, Selasa (16/4/2019).

"Pada 2045, 100 tahun setelah kemerdekaan, Indonesia akan menjadi negara dengan Ekonomi terbesar keempat. “World Economic Forum pada 2017 memprediksi Indonesia adalah kontributor pertumbuhan Ekonomi dunia terbesar kelima setelah Tiongkok, Amerika Serikat, India, dan Euro Zone," ujarnya.

baca juga:

Menteri Bambang melanjutkan, dalam periode 2017-2019, Ekonomi global akan berkembang sebesar USD6,5 triliun, dimana Indonesia berkontribusi sebesar 2,5 persen terhadap perkembangan tersebut.

Indonesia juga telah bergabung dalam the Trillion Dollar Club Countries, yakni sebutan bagi negara dengan Produk Domestik Bruto di atas USD1 triliun per tahun.

"Dalam lingkup tersebut, Indonesia bersanding dengan Korea Selatan, Rusia, Spanyol, Australia, dan Mexico. Mengacu pada besarnya PDB, Indonesia menempati peringkat ke-16 sehingga menjadi anggota negara-negara G20," lanjutnya.

Sementara, dalam hal kemudahan melakukan bisnis atau Ease of Doing Business (EoDB), Indonesia telah menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan. Fakta tersebut terlihat dari peringkat Indonesia yang melesat sebesar 34 basis poin, dari 106 ke 72 dalam kurun waktu dua tahun saja atau 2018-2018.

Menurut Menteri Bambang, beberapa perubahan paling signifikan adalah Indonesia telah memperbaiki iklim bisnis, mengurangi prosedur perizinan dan mengimplementasikan sistem layanan daring, serta mengurangi regulasi yang tumpang tindih dengan melaksanakan manajemen risiko yang terintegrasi.

“Sejumlah agensi pemeringkat kredit seperti Japan Credit Rating, Moody, S&P, Fitch, telah memberikan Indonesia peringkat stabil dalam hal investment grade. Peringkat tersebut telah melebihi target investasi di Indonesia," paparnya.

Selain itu, investasi di Q4 pada 2018 naik tujuh persen, jika dibandingkan pada Q4 2017, meskipun total investasi dari Januari hingga Desember 2018 hanya naik sedikit, sebanyak 4,1 persen. Di sisi lain, rasio utang Indonesia pun masih lebih baik dari rata-rata negara lain dengan kapasitas yang sama, yakni senilai 37,7 persen.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Per 30 Mei, Total OPD 49.361 di Indonesia dan PDP 12.342

Image

News

Suami Istri Ditangkap Diduga Sebarkan Ideologi Khilafah, Brigade Meo: Kini Dia Berulah Lagi, Kita Amankan Saja

Image

News

Kisah Office Boy Kantor PSI Selalu Sisihkan Gaji Buat Belanja Makanan Bagi Orang-orang Miskin

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Ojol Siap Demo Besar-besaran Jika Dilarang Angkut Penumpang Saat New Normal

Image

Olahraga

Liga 2 Indonesia 2020

Soal Kelanjutan Kompetisi, Klub Liga 2 Tetap akan Patuh dengan Keputusan PSSI

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Duh, Diperkirakan Angka Kehamilan di Indonesia Meningkat Akibat Corona

Image

News

DPR RI

Satgas Lawan Covid-19 DPR RI: KADIN Jadi Crisis Center yang Baik Bagi Dunia Usaha Selama Pandemi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Indef: Pentingnya Demand dan Supply Chain di Tengah Pandemi COVID-19

Image

Olahraga

Liga 2 Indonesia 2020

Klub Liga 2 Curhat ke PSSI Soal Masalah Keuangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Freelancer Bakal Semakin Dicari di Era New Normal, Mengapa?

Ada peningkatan sebesar 75% pekerjaan freelance yang dipublikasikan melalui platform mereka.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Ojol Siap Demo Besar-besaran Jika Dilarang Angkut Penumpang Saat New Normal

Massa ojol siap demo besar-besaran ke Istana Negara jika ada aturan ojol tetap dilarang mengangkut penumpang saat fase new normal.

Image
Ekonomi

4 Alasan Penting Kenapa Perusahaan Harus Memakai Sistem HRIS di Era 'New Normal'

Diprediksikan absensi online akan menjadi tren meskipun pandemi berakhir.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Masuki New Normal, Aktivitas Bisnis Mulai dari Pasar Rakyat hingga Spa Siap Dibuka

Mendag Agus Suparmanto telah menyiapkan lima fase pembukaan tatanan kehidupan baru (new normal) bidang perdagangan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Gandeng DPR RI, Kadin Bahas Kesiapan Dunia Usaha Masuki New Normal

Kadin juga telah melakukan kajian-kajian dan evaluasi secara menyeluruh, agar dunia usaha turut bersiap menghadapi situasi COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kian Tertekan, Pemerintah Diminta Percepat Penyaluran Stimulus kepada UMKM

Pemerintah dinilai perlu untuk mempercepat penyaluran stimulus kepada UMKM di berbagai daerah.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Wow! 4 Zodiak Ini Mampu Terus Jalankan Bisnis Meski Dalam Masa Sulit Sekalipun

Berikut ini ada empat zodiak yang berbakat untuk berbisnis meski dalam masa sulit sekalipun.

Image
Ekonomi

Dukung UKM Mengelola Keuangan di Masa Krisis, Jurnal Beri Solusi Praktis melalui Automasi

Adaptasi teknologi menjadi salah satu strategi yang mau tak mau harus diterapkan oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM)

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mandiri Alami Pertumbuhan Transaksi Online 70 Persen Karena COVID-19

Transaksi online di Bank Mandiri mengalami pertumbuhan yang sangat cepat hingga 70% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mitra Bukalapak dan GrabKios Gotong Royong Amankan Perekonomian Mikro

Pandemi COVID-19 telah mengurangi pendapatannya hingga 40 persen.

terpopuler

  1. 5 Editan Foto Lucu Gaya Rambut Terbaru Cristiano Ronaldo, Kok jadi Anak Punk?

  2. Begini Jadinya Jika 5 Final Penting Dimenangkan oleh Tim yang Kalah

  3. Tengku Zul Beri Saran Ini kepada Sri Mulyani yang Bingung Cari Utang ke Sana Kemari

  4. Rupiah Perkasa Berkat Aliran Modal Asing yang Tiba-tiba Banjiri Pasar

  5. Basarah Sebut Pancasila Lebih Cocok buat Indonesia Dibanding Komunisme, Kapitalisme dan ISIS

  6. Khawatir Ada Mata-mata, AS Ingin Pulangkan Ribuan Mahasiswa dari China

  7. Takut Bisnis Bangkrut, Nikita Mirzani Ogah Jalin Hubungan Serius

  8. 5 Potret Macho Ryuji Utomo Latihan Fisik tetap Bermasker, Otot Lengannya Gede Banget!

  9. Umat Islam Harus Tahu, Ini 5 Peristiwa Bersejarah yang Terjadi di Bulan Syawal

  10. Usai 2 Bulan Dirawat, Pasien COVID-19 Kasus Nomor 28 di DIY Akhirnya Sembuh

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton