image
Login / Sign Up

Ini Dia Sejumlah Program Jokowi yang Sasar Sektor Perumahan

Rizal Mahmuddhin

Image

Ilustrasi - Rumah Susun | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Sektor perumahan merupakan salah satu dari beberapa proyek infrastruktur yang digenjot penyelesaiannya pada era pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal tersebut merupakan upaya kongkret bahwa pemerintah hadir untuk rakyatnya.

Tak main-main, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai kepanjangan tangan pemerintah  bahkan menelurkan sejumlah program guna merealisasikan proyek pembangunan sektor properti tersebut, dimana tempat tinggal layak huni memang merupakan kebutuhan primer bagi banyak masyarakat.

Tercatat dari tahun 2015 hingga 2018, perumahan bagi masyarakat yang telah rampung terbangun sebanyak 3.542.318 unit. Berlanjut di tahun 2019, pemerintah Jokowi menargetkan bakal membangun sebanyak 1,25 juta unit perumahan.

baca juga:

Lantas apa saja program pemerintah yang menyasar sektor kepemilikan hunian ini? Berikut ulasannya:

Rumah Susun

Selama rentang tahun 2015 hingga 2018, Pemerintah Jokowi telah merampungkan pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat urban sebanyak 756 tower, dimana totalnya mencapai 43.158 unit .

Berlanjut di tahun 2019, pemerintah menargetkan bakal membangun rusun sebanyak 137 tower, dengan total 6.873 unit. Bila terealisasi, maka jumlah ketersediaan rusun yang disiapkan pemerintah bagi masyarakat umum mencapai 893 tower, dengan total 50.031 unit.

Rumah Khusus

Tak hanya menyasar rumah layak huni untuk masyarakat urban, pemerintah juga fokus menyediakan hunian bagi para anggota TNI-Polri, masyarakat di daerah pedalaman dan daerah tertinggal, nelayan, serta masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan.

Hal tersebut direalisasikan dengan pembangunan rumah khusus (rusus) sejak tahun 2015 hingga 2018. Tercatat,  pemerintah telah merampungkan pembangunan rusus sebanyak 22.333 unit untuk mereka.

Tak berhenti sampai di situ. Proyek rusus bakal terus berlanjut di tahun 2019 ini, dan ditargetkan bakal bertambah 2.130 unit. Bila benar-benar terealisasi, maka secara keseluruhan jumlah rusus yang disediakan pemerintah mencapai 24.463 unit.

Rumah Swadaya

Belum cukup dengan dua program di atas, bukti keseriusan Pemerintahan Jokowi dalam menyiapkan ketersedian rumah layak huni bagi masyarakat miskin juga diimplementasikan lewat program pemberian Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Mulai dari 2015 sampai 2018, melalui program BSPS ini pemerintah telah merampungkan sebanyak 494.169 unit rumah.

Tidak berhenti sampai di situ, pembangunan BSPS masih berlanjut meski telah memasuki akhir masa jabatan Presiden Jokowi tahun ini, sebanyak 206.500 unit. Dengan demikian, pemerintah telah menyediakan BSPS bagi masyarakat miskin, sebanyak 700.699 unit.

Rumah Instan Sederhana Sehat

Atau biasa disingkat RISHA. Tak lain merupakan proyek Litbang Kementerian PUPR yang ditujukan untuk masyarakat Indonesia yang membutuhkan hunian dengan harga yang sangat terjangkau.

RISHA merupakan rumah yang dibangun bertahap berdasarkan modul. Proses pengerjaannya cukup singkat, yaitu hanya 24 jam dan menggunakan hanya 3 orang pekerja saja. RISHA diklaim merupakan bangunan yang memiliki ketahanan terhadap gempa.

Selain itu RISHA juga merupakan hunian yang dapat dibangun dengan cepat, murah, dan ramah lingkungan. Untuk lebih jelasnya Anda dapat mengunjungi situs resmi e-produk Litbang PUPR.

Mengutip laman eproduklitbang.pu.go.id, kini RISHA telah didirikan di lebih dari 60 wilayah di Indonesia dengan jumlah ratusan ribu unit.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Ma'ruf Amin Akui Belum Diajak Bicara Jokowi Soal Ahok

Image

News

Menteri Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Kompak Tangani Teror Di Polrestabes Medan

Image

News

Jenguk Kelahiran Adik Jan Ethes, Bamsoet : Bayinya Perempuan Cantik dan Mungil

Image

News

Sudah Punya Dua Cucu, Iriana Mengaku Tetap Tegang Menanti Kelahiran Cucu Ketiganya

Image

News

Jan Ethes Jenguk Adik Bersama Keluarga Ibunya, Mbah Jokowi Nyusul Bersama Ibu Negara

Image

News

Sosialisasi Mesin Parkir Kurang Masif, Pendapatan Retribusi Parkir Kota Bandung Jauh Dari Target

Image

News

Gibran Berharap Putri Keduanya Bisa Buat Solo Lebih Adem

Image

News

Lahir dengan Operasi Caesar, Cucu Ketiga Jokowi Berjenis Kelamin Perempuan

Image

News

Jelang Persalinan Selvi Ananda, Iriana: Masih Nunggu, Doakan Sehat Nggih...

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ma'ruf Amin Akui Belum Diajak Bicara Jokowi Soal Ahok

Wapres : belum ada pembahasan dirinya dengan Presiden terkait masuknya Ahok dalam bursa seleksi pejabat di BUMN.

Image
Ekonomi

Wall Street Melonjak Berkat Meredanya Tensi Perang Dagang

Dipicu oleh optimisme baru atas potensi meredanya ketegangan perdagangan AS-China dan kenaikan besar dalam saham-saham perusahaan kesehatan.

Image
Ekonomi

Pasar Ekuitas Menguat, Harga Emas Kena Sikat

karena pasar saham Amerika Serikat berbalik menguat atau rebound di tengah meningkatnya optimisme investor.

Image
Ekonomi

7 Situs Jual Beli Foto Online Ini Bikin Fotografer Makin Bercuan

Tertarik?

Image
Ekonomi

Ketum Hipmi: Jangan Jadikan Modal sebagai Alasan Tidak Memulai Usaha

Namun bagi Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming, modal bukan penentu segalanya menjamin bisnis bisa berkembang.

Image
Ekonomi

5 Bisnis Pertanian Ini Cocok bagi Anak Muda

Untuk kini giliran para pemuda yang berkesempatan menggarap salah satu bisnis yang menjanjikan ini.

Image
Ekonomi

Pengusaha Tolak Revisi PP Soal Rokok, Kenapa?

Industri tembakau adalah industri legal yang menjadi sumber mata pencaharian lebih dari 6,1 juta masyarakat Indonesia.

Image
Ekonomi

Pengamat: Rencana Pemerintah Naikkan Cukai Vape Keputusan Tepat

Piter Abdullah menilai rencana Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk menaikkan cukai rokok elektronik atau vape mulai 2020 keputusan tepat

Image
Ekonomi

RI-Meksiko Bahas Peningkatan Hubungan Dagang

Pertemuan bilateral ini membahas upaya peningkatan perdagangan kedua negara.

Image
Ekonomi

Investor Jepang Pendam Kekecewaan terhadap Indonesia, Lho Kenapa?

Investor Jepang berharap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia segera berkunjung ke Negeri Sakura.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Salmafina Tak Lagi Main Medsos, Sunan Kalijaga: Yang Penting Gak Keluar dari Rumah

  2. Kalahkan Brasil, Argentina Juarai Superclasico 2019

  3. Politisi ini Sebut Penganut Khilafah Pasti Gak Suka Ahok di BUMN

  4. Aksinya Saat Lawan Arah Viral, Ini Klarifikasi Pelaku dan Istrinya

  5. Aset First Travel Tak Dikembalikan ke Korban dan Disita Negara, Tengku Zulkarnain: Negara Rugi Apa?

  6. Diberi Nama La Lembah Manah, Nama Cucu Ketiga Jokowi Punya Makna Mendalam

  7. Banyak Perusahaan Kehilangan Karyawan Akibat Menjamurnya Startup, Lalu Sistem Jaminannya?

  8. Bakal Jadi Sarjana Termuda di Dunia, 7 Fakta Menarik Laurent Simons si Bocah Berusia 9 Tahun

  9. PP KORPMA GPII Tolak Pengangkatan Ahok Sebagai Petinggi BUMN

  10. Deddy Corbuzier Singgung Anggaran Aica Aibon, Anies: Itu Emang Malu-maluin

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
Ekonomi

Pendidik hingga CEO, Ini 5 Fakta Menarik Ken Ratri Iswari, Pendiri Geekhunter

Image
News

6 Potret Hangat Fadli Zon Antar Ibunda Pulang Kampung ke Payakumbuh

Image
News

Liburan ke Lombok hingga Nongkrong di Kafe, 8 Potret Terbaru Mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan