image
Login / Sign Up

CEK FAKTA: Prabowo Sebut Terjadi Deindustrialisasi, Kok Faktanya Industri Malah Tumbuh?

Ade Miranti

Debat Pilpres 2019

Image

Calon Presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Calon Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) saling bersalaman usai melakukan debat keempat Pilpres 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu, (30/3/2019). Debat keempat Pilpres 2019 ini bertema ideologi, pemerintah, pertahanan/keamanan, dan hubungan internasional. | AKURAT.CO/Dharma WIjayanto

AKURAT.CO, Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam kalimat pembuka pada debat Pemilihan Presiden (Pilpres) putaran terakhir menyebut, bahwa industrialisasi Indonesia tidak produktif. Dan lebih banyak bergantung terhadap industri luar negeri. Faktanya, Kementerian Perindustrian menampik tudingan tersebut.

"Kami berpandangan bahwa bangsa kita sekarang ini dan sudah berjalan lama berada dalam arah yang salah," ucapnya saat menyampaikan visi misi dalam Debat Capres di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Menurutnya, arah yang salah tersebut jika diteruskan tidak akan memungkinkan membawa kesejahteraan yang sebenarnya bagi bangsa Indonesia.

baca juga:

"Ini sudah terbukti bahwa kita telah menyimpang dari cita-cita pendiri bangsa kita. Sekarang bangsa Indonesia, tidak memproduksi apa-apa, kita hanya bisa menerima produksi dari bangsa-bangsa lain. Ini keliru dan harus kita ubah," kata Prabowo.

Kendati demikian, industri manufaktur dari dalam dan luar negeri masih tumbuh agresif. Hal ini dibuktikan dari laporan Kemenperin, bahwa sektor industri manufaktur sepanjang triwulan I-2019 menunjukkan kinerja positif.

Prompt Manufacturing Index (PMI) yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI) pada triwulan I-2019, berada di angka 52,65 persen, lebih tinggi dari triwulan IV-2018 sebesar 52,58 persen.

Angka tersebut menunjukkan sektor industri manufaktur berada pada level ekspansif. Kondisi ini juga sejalan dengan pertumbuhan kegiatan usaha pada sektor industri manufaktur pada triwulan I-2019.

“Mulai dari skala kecil hingga besar, pertumbuhan sektor industri manufaktur selama periode pemerintahan Jokowi-JK mengalami pertumbuhan signifikan,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Dalam jangka waktu 2014-2017, industri kelas menengah mengalami pertumbuhan sebanyak 5.898 unit, sehingga semula pada 2014 jumlahnya 25 ribu unit usaha menjadi 31 ribu unit usaha.

“Untuk sektor usaha kecil, dalam empat tahun terakhir, terjadi kenaikan pelaku usaha yang hampir di angka satu juta,”ucapnya.

Kemudian, peningkatan kinerja industri manufaktur sepanjang triwulan I-2019, juga didorong oleh ekspansi pada sebagian besar komponen indeks pembentuk PMI, terutama indeks volume pesanan, indeks volume produksi dan indeks persediaan barang jadi. Indikator volume pesanan pada triwulan I-2019 tercatat mengalami ekspansi dengan indeks sebesar 54,04 persen.

Namun data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat dengan PDB 2018 sebesar 5,17 persen, sektor manufaktur hanya mampu berkontribusi sebesar 19,86 persen terhadap PDB 2018. Angka ini tercatat menurun dibandingkan 2017, dimana sektor ini masih bertahan di level 20,16 persen terhadap PDB.

Kinerja sektor itu juga makin jomplang apabila dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 21,02 persen. Tak heran, angka-angka itu mengonfirmasi bahwa kontribusi manufaktur ke PDB secara konsisten terus menyusut selama empat tahun terakhir. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

RI Disebut Deindustrialisasi, JK: Itu Tidak Benar!

Image

Ekonomi

Indonesia Tidak Alami Deindustrialisasi Pak Prabowo

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Intip Strategi Sandi Tingkatkan Rasio Pajak RI

Image

Ekonomi

Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Pembangunan Infrastruktur di Luar Jawa Upaya Pemerataan

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Kartu Truft Jokowi dari Prabowo

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Sosok Rahman, Pemuda Sukses yang Disebut Sandi Benar Ada?

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Prabowo Klaim Sebagai Inisiator UU Desa?

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Paslon 02 Ingin Bentuk Bank Tabung Haji Terbesar se-ASEAN

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

BKPM Catat Jumlah Pemohon NIB UMK Tetap Tinggi di Tengah Pandemi COVID-19

BKPM mencatat jumlah pemohon Usaha Menengah Kecil (UMK) tetap tinggi sejak Januari 2020 di tengah pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Daihatsu Setop Sementara Produksi Selama Seminggu ke Depan

Daihatsu memutuskan memberhentikan produksi sementara mulai dari 10 April 2020 sampai 17 April 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Citilink Kini Andalkan Bisnis Charter dan Kargo di Tengah Pandemi COVID-19

Citilink harus mengandalkan penerbangan tidak berjadwal (charter) dan kargo guna menopang bisnis di tengah pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Buwas Ungkap Sulitnya Izin Impor Gula

Bulog telah mengajukan izin impor pada November 2019 lalu karena PT GMM telah selesai masa giling tebu.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bos BI Sebut PSBB Bisa Bangun Kembali Kepercayaan Pasar

Perry Warjiyo menyampaikan, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat mempercepat penanganan wabah virus corona ata COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

LPS Serukan Perbankan Jamin Stok Uang Tunai di ATM Selama PSBB

LPS menyerukan kepada industri perbankan untuk memastikan ketersedian uang tunai di setiap ATM selama masa pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Saat Masa Pandemik, BCA Bagikan Dividen Rp13,6 Triliun

Angka itu setara dengan pembagian dividen tunai sebesar Rp555 per saham.

Image
Ekonomi

Rupiah Balik ke Rp15.000-an Berkat Pernyataan IMF dan Harga Minyak

Rupiah Kamis sore (9/4/2020) ditutup menguat 370 poin atau 2,28 persen menjadi Rp15.880.

Image
Ekonomi

IHSG Sumringah Karena Rupiah dan Harga Minyak Terangkat

IHSG ditutup menguat 22,38 poin atau 0,48 persen ke posisi 4.649,08.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Putus Rantai Covid-19, Pengamat Dukung Kebijakan PSBB

Berdasarkan pola penggandaan di berbagai negara maka tanah air terancam memasuki Idul Fitri dengan lonjakan kasus menembus 300 ribu kasus.

terpopuler

  1. Sepuluh Karung Berisi Ular Ditaruh di Jalan, Saksi: Saya Kaget karena Setelah Diangkat, Karungnya Bergerak, Ketika Saya Buka, Ternyata Isinya Piton

  2. Gara-gara Lockdown Pandemi Corona, Pasangan Ini Malah Terdampar di Resor Mewah

  3. Ini yang Akan Terjadi pada Hardcore Gamer 20 Tahun ke Depan Jika Tak Ubah Pola Hidup

  4. Meski Sudah Klarifikasi Terkait Tudingannya, Said Didu Disarankan Temui Luhut Panjaitan

  5. Alasan dan Hikmah Nabi Muhammad Menikah dengan Aisyah

  6. Tinggalkan Rumah Sakit, Jenazah Glenn Fredly Dibawa ke Rumah Duka Heaven Dharmais

  7. Pihak Keluarga Bantah Glenn Fredly Meninggal karena Covid-19

  8. 'Akhir Cerita Cinta', Lagu Glenn Fredly Tentang Pedihnya Berpisah dengan Orang Tersayang

  9. Gantikan Boris Johnson yang Tengah Sakit COVID-19, Ini 4 Fakta Menarik Dominic Raab

  10. Anak Istri Mendiang Bupati Morowali Utara Positif Covid-19, Minta Dukungan Warga

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

PSBB dan Masa Depan Jakarta

Image
Achsanul Qosasi

Krisis dan Sikap Satria Pemimpin

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Glenn Fredly Meninggal, Erick Thohir: Selamat Tinggal, Karyamu Selalu Abadi

Image
News

Fadli Zon hingga Sri Mulyani, Potret Kenangan 7 Pejabat Tanah Air Bersama Glenn Fredly

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Putra Menteri BUMN Mahendra Agakhan Thohir