image
Login / Sign Up

Ekonom Sebut Kinerja Pasar Saham Meningkat di Tahun Pemilu

Atikah Umiyani

Debat Pilpres 2019

Image

Pekerja melintas di sekitar layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/10/2018). Saham perusahaan penerbangan raksasa Boeing turun sekitar 6,6 persen yang terburuk sejak Februari 2016. Setelah salah satu pesawat pabrikannya yang dibawa maskapai Lion Air terjatuh di kawasan Karawang, Jawa Barat pada (29/10). Seri Boeing 737 MAX 8 yang dibawa Lion Air telah menjadi produk andalan bagi Boeing untuk penerbangan komersial perusahaan dalam beberapa waktu terakhir | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Kepala Ekonom dan Strategi Investasi PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Katarina Setiawan mengatakan politik bukan merupakan hal yang ditakuti karena kinerja pasar saham selalu meningkat pada tahun pemilu.

"Sebetulnya dari pengalaman yang lalu, pemilu itu bukan suatu faktor untuk ditakuti," katanya dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Dilansir dari Antara, Katarina juga mengatakan penyebab kinerja pasar saham yang naik di tahun pemilu adalah penyelenggaraan pemilu yang berjalan aman dan ekspektasi atas program ekonomi.

Ia menjelaskan kinerja pasar saham tiga bulan menjelang penyelenggaraan Pemilu 2004 tumbuh 18 persen dan tiga bulan setelahnya tumbuh 19 persen.

Kinerja pasar saham tiga bulan menjelang pelaksanaan Pemilu 2009 juga tumbuh 40 persen dan tiga bulan setelahnya tumbuh 21 persen.

Namun, kinerja pasar saham tiga bulan menjelang Pemilu 2014 hanya tumbuh dua persen dan tiga bulan setelahnya justru turun satu persen.

Meski demikian, ia meminta pelaku pasar tidak khawatir untuk berinvestasi, apalagi telah terbuka ruang bagi Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga, setelah Bank Sentral AS (The Fed) menghentikan pengetatan kebijakan moneternya.

"Jadi, sebaiknya jangan takut, jangan khawatir, terus lah berinvestasi sesuai tujuan investasi dan profil risiko masing-masing," katanya.

Dalam kesempatan ini, Katarina menambahkan pergerakan rupiah saat berlangsungnya pemilu tidak terlalu stabil seperti bursa saham.

Pada Pemilu 2004 dan 2014, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tertekan, karena kondisi ekonomi global yang diliputi ketidakpastian.

Pergerakan rupiah pada 2004 dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia yang tinggi dan memicu lonjakan inflasi hingga 17 persen.

Sementara itu, perlemahan rupiah pada 2014 terjadi karena The Fed baru menghentikan quantitative easing usai periode taper tantrum.

Namun, penguatan rupiah terjadi pada 2009, dan kondisi serupa juga terjadi pada 2019, yang didukung oleh membaiknya kondisi ekonomi makro.

"Kalau 2004 dan 2005 inflasi tinggi, sekarang inflasi juga sangat rendah, di bawah tiga persen. The Fed juga sekarang akomodatif karena menghentikan pengetatan moneter," ujar Katarina.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

Senat Tak Mendukung, Peluang Cain Duduki Pimpinan Fed Kecil

Image

Ekonomi

Kudlow Percaya Kebijakan Powell dalam Menahkodai Fed, Tepat

Image

Ekonomi

The Fed Tetap Tak Akan Ubah Suku Bunga

Image

Ekonomi

The Fed Tak Terima dan Bantah Tudingan Trump

Image

Ekonomi

Kandidat Dewan Gubernur Baru The Fed Sangat 'Setia' kepada Trump

Image

Ekonomi

Kudlow: Cain-Moore Pilihan Tepat Duduki Dewan Gubernur The Fed

Image

Ekonomi

Saham Asia Terbang ke Puncak Tertinggi dalam 7 Bulan Terakhir

Image

Ekonomi

Jawab Laporan The Fed, Harvard: Biaya Kuliah Tidak Semahal Itu

Image

Ekonomi

Wall Street Mencuat Terdongkrak Data Pekerjaan Positif

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Instruksi Menteri PUPR: Hak-hak Pekerja Konstruksi Tetap Dijamin di Tengah Pandemi COVID-19

Kementerian PUPR tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur dalam rangka menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Apresiasi Bank yang Berikan Keringanan Kredit bagi UMKM

Pemerintah mengapresiasi sejumlah bank yang sudah mempersiapkan diri dalam memberikan relaksasi pinjaman kredit bagi UMKM.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Butuh Stimulus Fiskal Rp1.000 Triliun untuk Menahan Dampak Corona

Dibutuhkan stimulus fiskal sebesar Rp1.000 triliun untuk menahan dampak COVID-19 bagi perekonomian nasional.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

China Berisiko Terkena Gelombang Kedua Wabah Covid-19 Karena Impor

Tercatat sebanyak 693 kasus akumulatif yang masuk ke China dari luar negeri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menteri BUMN Minta Masyarakat Benar-benar Tidak Mudik Tahun Ini

Kementerian BUMN Erick minta masyarakar tidak mudik demi mencegah penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

Berikut Tips Aman Transaksi Lewat ATM

Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet, kejahatan siber terutama berhubungan dengan kartu kredit dan kartu debit makin marak.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Indef: Karantina Wilayah Penting, Harapannya Mampu Memutus Rantai Virus Corona

Ekonom senior lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan mengharapkan pemerintah segera

Image
Ekonomi
Wabah Corona

APDHI Minta Pemerintah Pidanakan atau Denda Rp50 Miliar Penimbun APD dan Antiseptik

Agar Alat Pelindung Diri (APD) dan antiseptik dimasukkan ke dalam peraturan barang penting.

Image
Ekonomi

2 Cara Efektif, Kaya dengan Menabung Ala Orang Korea

Masing-masing negara ternyata punya cara menabung yang unik. Di Korea, ada yang namanya kalender saku. Pernah dengar?

Image
Ekonomi

Ingin Hemat Pengeluaran Bulanan? Simak Caranya Yuk!

Ada banyak cara untukmu jika ingin menghemat pengeluaran bulanan, salah satunya seperti yang disarankan oleh founder dan CEO Financially.

terpopuler

  1. Risma ke Para Bos: Saya Mohon Para Manajer atau Direktur Keluarkan Pegawainya 15 Menit Saja Biar Kena Sinar Matahari

  2. Kisah Nabi Isa dan Lelaki Berpenyakit Kusta

  3. Gubernur Kalimantan Tengah: Diizinkan atau Tidak, Demi Keselamatan Masyarakat, Kami akan Tetap Tutup Bandara Tjilik Riwut

  4. Anggota DPR: 102 Orang Meninggal Dunia, Hari Ini, Entah Sore atau Malam, Kiranya Keluar Sebuah Kebijakan dari Istana

  5. Kacaunya Suasana Lockdown di India, Pekerja Urban Mudik Ramai-ramai

  6. Gempa 5,8 SR di Sigi, Daryono BMKG: Ketika Terjadi Gempa, Orang Ingin Lari Keluar Rumah, Tapi Bagaimana Saat Ini Sedang Terjadi Wabah Virus, Orang Harus di Rumah

  7. Pesan Risma ke Warganya: Sekali Waktu Datang ke Balai Kota Surabaya, Kami Ada Putih Telur dan Pokak untuk Jaga Stamina Tubuh

  8. Imbau Warga Jakarta Tunda Mudik Sampai Wabah Corona Berakhir, Kapolda Metro Jaya: Supaya Penyebaran Virus Tak Makin Meluas

  9. Penggunaan VPN Meningkat Di tengah Wabah Covid-19, Ini Penyebabnya

  10. Pemkot Yogyakarta Sebut Tidak Ada Wilayah Lakukan "Lockdown"

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH