image
Login / Sign Up

'Babe' Sophian, dari Sopir Taksi hingga Jadi Kepercayaan Menteri dan Pengayom Para Wartawan Ekonomi

Ade Miranti

Inspirasi untuk Negeri

Image

Sophian "Babe" yang kesehariannya menjalani aktvitas sebagai PR lepas. | ISTIMEWA

AKURAT.CO Berpakaian sederhana, tidak pernah terlihat menggunakan pakaian bermerek mahal, siapa sangka Sophian biasa disapa "Babe" ini mampu membiayai ke-10 anaknya mengenyam pendidikan yang tinggi.

Siapa Babe ini sebenarnya? Dia adalah bapak berusia 68 tahun yang telah menjalani karirnya sebagai koordinator media atau istilah kerennya public relation (PR) yang selalu berkantor di ruangan pers Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

Awal mulanya, Babe Sophian bekerja sebagai hubungan masyarakat di Kementerian Keuangan pada tahun 80an. Profesi ini dia tekuni hingga 2010. Terakhir, dia menjabat sebagai kepala koordinasi lembaga antara Kemenkeu dan DPR RI.

baca juga:

Kini, setelah 12 tahun san menjalani masa pensiun, kakek yang telah memliki 12 cucu itu tetap beraktivitas di ruangan wartawan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

Tidak seperti pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) lainnya yang lebih memilih bergumul dengan keluarga dan menjalankan usaha. Justru Babe memutuskan melakukan aktivitasnya sebagai koordinator para rekan-rekan media sama seperti waktu dia bekerja sebagai humas.

Dia kerap membagikan informasi undangan peliputan kepada awak media nasional maupun internasional, khususnya di bidang ekonomi.

Rasa nyaman, itulah ungkapan yang dia lontarkan. Dia merasa bergaul dengan banyak orang baru, membuat dirinya merasa senang meski soal finansial bisa dibilang lebih dari berkecukupan. Bahkan, hingga akhir pekan pun, ada saja kegiatan yang dilakukan olehnya.

"Kalau saya nggak ada aktivitas, pusing. Bikin stroke. Kalau pensiunan PNS-PNS itu kan kebanyakan nggak ada aktivitas dan ujung-ujungnya stroke. Saya nggak bisa seperti itu. Sabtu, Minggu saja saya lebih memilih memasak. Kalau hari-hari biasa, saya beli makanan sudah jadi," katanya sambil ngobrol santai di ruang kerjanya, press room, yang biasa menjadi tongkrongan para jurnalis desk ekonomi, Jumat (12/4/2019).

Babe memang cukup familiar di kalangan media. Apalagi dia memiliki banyak jaringan pertemanan media di daerah-daerah juga.

Banyak event organizer (EO), sebut saja Dyandra Promosindo, EO milik media Bisnis Indonesia, Taspen, dan masih banyak lagi menggunakan jasa Babe untuk berkoordinasi mengundang awak media untuk meliput acara yang dinaungi oleh promotor tersebut.

Dari penggunaan jasanya itulah membuat dia masih bisa menafkahi dirinya sendiri, meski anak-anaknya yang sangat matang secara finansial kerap memaksa sang ayah untuk berhenti menjalani profesinya sebagai PR.

Ada 15 mantan menteri keuangan, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat periode kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah dia temui dan Babeh kerap menjadi kepercayaan mereka. Termasuk Menteri Perekonomian, Darmin Nasution.

"Sering anak-anak saya minta saya berhenti. Tapi, saya tidak mau. Karena saya sudah terbiasa banyak beraktivitas. Kalau begini kan jadi lebih banyak kenal orang-orang baru. Mulai dari pimpinan media sampai ke anak buahnya. Pejabat menteri keuangan yang dulu terkadang masih suka menyapa saya. Ada 15 menteri suruhnya ke saya semua. Sampai-sampai saya berangkat haji saja dibayarin. Saya lebih senang menjaga hubungan sama orang," tuturnya.

Selama menjalani profesi sebagai PR, Babe tidak merasa adanya duka. Selalu rasa suka yang dia alami. Duka yang dia rasakan hanyalah jarang berkumpul bersama keluarga terutama kepada isteri. Istrinya yang berada di Cianjur, Jawa Barat, hanya bisa bertemu tiap satu bulan sekali.

Tetapi, itu tidak membuatnya begitu terlalu sedih. Karena rekan jurnalis sering mengingatkan dirinya, ketika waktu makan, menanyakan kabar, hingga membawakan oleh-oleh. Babe Sophian hanyalah berlatarbelakang pendidikan SMA di Kejuruan Administrasi atas (KAA).

Namun, pekerjaannya dibidang humas tidak diragukan. Terlebih, dirinya mendapatkan penghargaan dari Majalah SWA tahun 2007, sebagai The Best PR People of The Year dan juga penghargaan serupa dari Metro TV.

Investasi Pendidikan Anak

Meski tidak memiliki usaha satupun, tetapi Babe Sophian justru memutuskan membiayai pendidikan kesepuluh anak-anaknya hingga menjadi orang yang sukses. Bahkan, bagus dalam karir serta jabatan.

Sewaktu menjadi humas di kementerian keuangan, dia juga menyambi sebagai sopir taksi "kalong". Karena saat itu, usai jam kerja di Kemenkeu selesai, dia langsung menuju ke perusahaan taksi yang hingga kini masih beroperasional, Blue Bird.

"Saya habis pulang kerja di sana (kemenkeu), langsung ambil taksi di Blue Bird. Saya mulai nyetir jam 8 malam sampai jam 8 pagi," ujarnya.

Selama 7 tahun, Babe Sophian menjalani profesi tersebut. Bahkan, waktu itu, dia juga sembari bersekolah di SMK Administrasi Atas. Waktu bekerja sebagai humas kemenkeu, gaji yang diterimanya hanya Rp14.000 pada tahun 80an. Kemudian, terakhir bergaji Rp2 juta 300an lebih.

Masih dengan gaji Rp14.000, baginya uang segitu masih belum cukup untuk membiayai pendidikan anak-anaknya. Justru dengan menjadi supir taksi, per hari dia bisa mengantongi Rp100.000. Dan sasarannya, penumpang ekspatriat saat itu.

Dia mempunyai kebiasaan, jika anak-anaknya belum menikah, telah menyediakan tabungan Rp100 juta bekal untuk menikah atau mempunyai anak kelak.

Dan hasilnya, ada 8 anak-anaknya telah membiayai Babe beserta isterinya dan kedua anaknya yang masih dibiayai pendidikannya. Sampai, sang anak pun membelikan rumah serta motor sebagai bentuk ungkapan kasih sayang serta balas budi dari mereka yang telah dibiayai pendidikannya.

"Saya memang nggak punya usaha. Investasi saya hanya pendidikan ke anak-anak saya sampai mereka sukses," ucapnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Iptek

Cara Membersihkan Pengontrol Gim

Image

News

Wabah Corona

Soal Pembatasan Transportasi dalam PSBB, Anies: Jakarta Memang Sudah Melakukan Aturan Itu Selama Ini

Image

News

Wabah Corona

Jakarta Berlakukan PSBB, Bagaimana Nasib Ojol?

Image

Hiburan

Wabah Corona

Hujan-hujanan hingga Salat Berjemaah, 9 Potret Seru di Rumah Saja ala Keluarga Hanung Bramantyo

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kementan Catat Peningkatan Ekspor Kentang ke Singapura dan Malaysia

Image

News

Wabah Corona

Anies Bakal Bagi-bagi Sembako ke Warga Miskin dan Rentan Miskin sebelum Berlakukan PSBB

Image

Iptek

Wabah Corona

Prioritaskan Keselamatan Konsumen, Xiaomi Luncurkan Solusi Belanja dan Perbaikan dari Rumah

Image

Ekonomi

IHSG Tak Menentu dan Cenderung Lemas, Pilih Saham-saham Ini

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Aprindo Ingin Agar Peritel Sediakan Kurir Kebutuhan Pokok

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kementan Catat Peningkatan Ekspor Kentang ke Singapura dan Malaysia

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Aprindo Ingin Agar Peritel Sediakan Kurir Kebutuhan Pokok

Setiap ritel yang ada di pasar rakyat diminta melakukan pengaturan jam kerja.

Image
Ekonomi

IHSG Tak Menentu dan Cenderung Lemas, Pilih Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini masih akan melemah.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Hadapi Covid-19, Pertamina Pastikan Distribusi dan Stok LPG Aman

Khusus LPG nonsubsidi mengalami peningkatan lebih besar dibanding LPG subsidi, yakni mencapai 2,77 persen dibanding penyaluran normal.

Image
Ekonomi

Target Tepat hingga Paragraf Singkat, Ini 5 Bagian Super Penting Surat Lamaran Kerja Eletronik yang Job Seeker Harus Tahu!

Image
Ekonomi

Masuki Panen Raya, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Gabah Tingkat Petani

Kementerian Pertanian memperkirakan panen raya akan berlangsung April dengan luas panen sekitar 1,73 juta hektar (ha).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Siapkan Bantuan Rp600 Ribu per Orang untuk 4,1 Juta Warga Jabodetabek

Pemerintah menyiapkan bantuan sosial bagi 4,1 juta orang.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

OJK Serahkan Penuh Skema Restrukturisasi Kredit ke Perbankan dan Lembaga Keuangan

"Kita memberikan keleluasaan penuh kepada bank dan lembaga jasa keuangan dengan skema mereka."

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pusing Bayar Gaji Gegara Corona, Pengusaha Minta Kemenaker Tak Singgung THR

Jangankan meraih keuntungan, untuk bertahan di industri saja membutuhkan upaya yang lebih.

Image
Ekonomi

Pemerintah Terbitkan Global Bond US$4,3 Miliar, Menkeu: Ini Penerbitan Terbesar dalam Sejarah

pemerintah telah menerbitkan SB berupa global bonds sebesar US$4,3 miliar atau setara Rp68,6 triliun bila dalam kurs Rp16.000 per US$.

terpopuler

  1. Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Bakal Dibatasi di Jakarta

  2. 5 Foto Cantik Petenis Eugenie Bouchard di Alam Bebas, Mendaki di Tengah Virus Corona

  3. Kasdam XVIII/Kasuari: Kalian Harus Gembira dan Jangan Terlihat Susah

  4. IHSG Diramal Melambung, Saham Ini Akan Bawa Untung

  5. PSBB Mulai Diberlakukan, DPR: Pintu Masuk dan Keluar DKI Jakarta Harus Dijaga

  6. 5 Fakta Tak Terduga Tora Sudiro, Cucu Mantan Gubernur DKI Jakarta

  7. Pemprov Jatim Klaim Pasien Sembuh Virus COVID-19 Terus Bertambah Jadi 40 Orang

  8. Surabaya Ketat, Risma: Kami Juga Minta Warga Sementara Ini Tidak Menerima Tamu atau Kerabat dari Luar Kota

  9. Polri: Larangan Berboncengan Sepeda Motor Hanya untuk Pemudik

  10. Rustam: Ayo Anies, Tunjukkan Gebrakan Melawan Virus Corona

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Besarkan Go-Life hingga Diakui Forbes, Ini 5 Fakta Menarik Windy Natriavi, Pendiri AwanTunai

Image
Hiburan

Resmi Diperistri So Ji-Sub, 5 Fakta Menarik Presenter Cantik Jo Eun-jung

Image
News

Wabah Corona

Olahraga hingga Donor Darah, 7 Potret Aktivitas Sandiaga Uno di Sela-sela WFH