image
Login / Sign Up

IMF: Brexit Tanpa Kesepakatan Akan Mengerikan!

Denny Iswanto

Image

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Deputi Direktur Pertama IMF David Lipton saat melakukan diskusi pada acara bertema Kebijakan Kerjasama untuk Semua di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018). Diskusi tersebut mengajak para pembuat kebijakan untuk membangun kembali ruang kebijakan, memperkuat ketahanan, dan melaksanakan reformasi struktural demi kepentingan semua, selain itu untuk mendorong pertumbuhan inklusif dengan memodernisasi sistem perdagangan, mengurangi ketidakseimbangan global yang berlebihan, meningkatkan dinamika utang, dan memanfaatkan teknologi. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Penundaan enam bulan keluarnya Inggris dari Uni Eropa menghindari "hasil mengerikan" dari Brexit "tanpa kesepakatan", yang selanjutnya akan menekan ekonomi global yang sedang melambat. Akan tetapi tidak melakukan apa pun untuk mengangkat ketidakpastian atas hasil akhir, kata Ketua Dana Moneter Internasional (IMF).

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde pada konferensi pers selama pertemuan musim semi IMF dan Bank Dunia di Washington, Kamis (11/4/2019) mengatakan selain itu, pengaturan yang baru saja tercapai tidak akan menyelesaikan masalah antara Inggris dan Uni Eropa.

Pada Kamis (11/4/2019) pagi, para pemimpin Uni Eropa memberi Inggris enam bulan lagi untuk menyelesaikan keluar dari blok 28-anggota. Tetapi penangguhan itu tidak memberikan kejelasan tentang kapan, bagaimana, atau bahkan apakah Brexit akan terjadi.

baca juga:

"Setidaknya Inggris tidak akan pergi pada 12 April tanpa kesepakatan. Ini memberi waktu untuk pembicaraan lanjutan antara berbagai pihak yang terlibat di Inggris. Mungkin memberi waktu bagi agen-agen ekonomi untuk lebih mempersiapkan semua opsi, terutama industrialis dan pekerja, untuk mencoba mengamankan masa depan mereka," kata Lagarde.

"Brexit tanpa kesepakatan akan menjadi hasil yang mengerikan," tegas Lagarde lagi.

Sementara itu dampak tidak langsung dari kisah Brexit beriak di seluruh dunia sampai batas tertentu. Tiga tahun sejak referendum Juni 2016 untuk meninggalkan Uni Eropa telah sangat membebani Inggris.

Ketidakpastian yang dihadapi bisnis Inggris telah "menembus atap" karena Brexit merugikan investasi dan menimbulkan tantangan jangka panjang untuk produktivitas ekonomi, Gubernur Bank of England (bank sentral Inggris) Mark Carney mengatakan pada sebuah acara di sela-sela pertemuan IMF dan Bank Dunia.

Meskipun pasar tenaga kerja "sangat ketat", bisnis telah menahan investasi sejak referendum, katanya. Carney mengatakan bahwa sementara risiko-risiko Brexit tanpa kesepakatan telah diturunkan, masih harus dilihat seberapa baik waktu tambahan digunakan.

"Ini memberikan jendela waktu bagi proses politik, khususnya di Inggris, untuk menempa konsensus di dalam Dewan Perwakilan Rakyat tentang bentuk perjanjian. Kami akan melihat bagaimana waktu itu digunakan," kata Carney.

Brexit hanyalah salah satu dari sejumlah risiko-risiko ekonomi yang mendorong IMF minggu ini memotong perkiraan pertumbuhan global untuk 2019 menjadi 3,3 persen, tingkat terendah sejak 2016, dengan sedikit rebound menjadi 3,6 persen yang diharapkan pada tahun depan.

Pejabat nomor dua IMF, David Lipton, mengatakan lembaga itu tidak memproyeksikan resesi global, tetapi perlambatan pertumbuhan membuat dunia berada di tempat yang sulit. "Kita harus khawatir tentang kemungkinan resesi," katanya saat berdiskusi di kantor pusat IMF.

Pejabat telah berulang kali menunjuk ketegangan-ketegangan perdagangan sebagai penyebab utama di balik perlambatan global.

Gubernur Bank of Japan (bank sentral Jepang) Haruhiko Kuroda mengatakan dia tetap berharap ekonomi Jepang yang bergantung pada ekspor akan segera bangkit dari perlambatan, tetapi menambahkan bahwa pembicaraan perdagangan AS-China yang sedang berlangsung membayangi prospek global.

"Proteksionisme tidak menguntungkan Amerika Serikat maupun China," kata Kuroda kepada wartawan setelah tiba untuk pertemuan para pemimpin keuangan Kelompok 20 (G-20).

Kelemahan dalam perdagangan global membuat ekonomi lebih bergantung pada konsumen, kata Carney. "Biasanya ketika ekspansi bergantung pada konsumen, Anda mulai menonton jam, dalam hal berapa lama itu akan berlangsung."

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz mengatakan tugas terpenting bagi para pemimpin adalah menghilangkan risiko-risiko politik yang menghambat pertumbuhan.

"Adalah tugas kami untuk menciptakan lingkungan kepastian sehingga perusahaan-perusahaan dan konsumen-konsumen dapat melakukan investasi," kata Scholz kepada wartawan saat pemberhentian pengisian bahan bakar singkat di Islandia dalam penerbangannya dari Berlin ke Washington. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Gaya Hidup

IMFD Siap Bawa Modest Fashion Indonesia ke New York

Image

Iptek

Ponsel yang Beredar Sebelum Ditetapkannya Peraturan IMEI Tak Terpengaruh Aturan

Image

Ekonomi

Berikut Prediksi dari Bank-bank Top Eropa Soal Nasib Brexit

Image

Ekonomi

Soal Brexit, Uni Eropa: Jangan Buang-buang Waktu, Inggris!

Image

News

Soal Brexit, Putin Ingatkan Theresa May untuk Dengarkan "Suara Rakyat"

Image

News

Kabinet Inggris Siapkan Skenario Brexit Tanpa Kesepakatan

Image

News

Perdana Menteri Inggris: Memecat Saya Berisiko Menunda Brexit

Image

Hiburan

IMF-WB Annual Meeting

Maruli Tampubolon Bangga Dipercaya Tampil di Acara IMF World Bank

Image

Hiburan

IMF-WB Annual Meeting

Nyanyikan Lagu Sik Sik Sibatumanikam di IMF-WB Annual Meeting, Maruli Tampubolon Bangga Jadi Orang Batak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

BUMN Diminta Serap Hasil Perikanan Nelayan Terdampak COVID-19

Menteri KKP Edhy Prabowo mengatakan baik pemerintah maupun BUMN diusulkan untuk menyerap ikan milik nelayan

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Akibat Corona, Menpar Wishnu Sebut Penurunan Tingkat Hunian Hotel Hingga 0%

Banyak dari para pelaku usaha maupun para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terpaksa harus melakukan PHK.

Image
Ekonomi

Tembus Rp61 T! Ini Pesta Termahal yang Pernah Diadakan di Muka Bumi

Perayaan 60 Tahun Ratu Elizabeth II pada 2012 berlangsung selama empat bulan, menelan biaya mencapai 3 miliar pound sterling (Rp61 triliun).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Semen Indonesia Serahkan Bantuan Pencegahan COVID-19 Senilai Rp15 Miliar

Semen Indonesia serahkan bantuan APD dan alkes senilai Rp15 miliar di beberapa daerah guna mencegah dan menanggulangi COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

OJK: Jika Restrukturisasi Kredit Tak Lancar, Merger Dini Akan Dilakukan

OJK) menegaskan akan melakukan langkah merger lebih cepat bagi perbankan atau lembaga keuangan terdampak Corona jika restrukturisasi gagal.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bos BKPM Minta Erick Bantu Jemput Bahan Baku APD dari Korsel dan China

Eropa dan AS pun ikut berebut bahan baku APD dari dua negara itu.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

BKPM Terima Donasi 50 Ribu Alat PCR dari LG Group

Bantuan ini akan diserahkan kepada BNPB dan RS Rujukan Covid-19 yang dikelola oleh BUMN.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Edhy Prabowo Usul Berikan Diskon PPh 30 Persen bagi Industri Perikanan Terdampak COVID-19

KKP mengusulkan untuk memberikan stimulus ekonomi bagi industri pengolahan ikan berupa insentif fiskal yakni pengurangan PPh 30 persen.

Image
Ekonomi

7 Bisnis Santuy Cuma Modal Bakat, Cocok Untuk Mahasiswa!

Apalagi saat ini ada banyak peluang usaha yang tidak membutuhkan modal besar.

Image
Ekonomi

Turuti Erick Thohir, Pertamina Rasionalisasi 25 Anak Usaha

Pertamina juga terus menempuh langkah-langkah optimasi kinerja operasional dan transformasi anak perusahaan.

terpopuler

  1. Imbauan Buat Muslim, Khususnya Anggota PA 212 dan Laskar FPI, Jelang Bulan Puasa di Tengah Wabah Corona

  2. Maria Ozawa Beri Imbauan Khusus untuk Masyarakat Indonesia: Jangan Keluar... Tetap di Dalam

  3. Puji Luhut, Ruhut Sitompul: Yang Menggonggong Hanya Cari Panggung

  4. Politisi Demokrat Tanggapi Pernyataan Luhut: Bahaya! Tindakan akan Diambil Seadanya, yang Mati Terus Bertambah

  5. Dikabarkan Bangkrut Akibat Narkoba, Begini Penjelasan Keluarga Roro Fitria

  6. Ridwan Kamil Unggah Tabel Nama Pria 'Tukang Selingkuh', Ada Namamu?

  7. Politisi Gerindra: Kalau Mau Wajibkan Warga Pakai Masker, Pastikan Dulu Maskernya Ada

  8. Bisnis Tutup Karena Corona, Anang Hermansyah Terancam Rugi Miliaran Rupiah

  9. Said Didu Belum Minta Maaf ke Luhut, Rustam: Lanjutkan ke Ranah Hukum

  10. Polda Metro Kerahkan Pasukan Jaga Pemakaman Korban Covid-19: Sekali Lagi, Jenazah yang Sudah Dikubur Tak Menularkan Virus

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Harta Kekayaan Capai Rp3,6 M, 5 Fakta Menarik Muhammad Syarifuddin, Ketua MA 2020-2025

Image
News

5 Fakta Menarik Ahmad Riza Patria, Ketua OSIS di SMA sampai Peraih Master Bisnis ITB

Image
Ekonomi

Harta Kekayaan Naik Rp66 Triliun dalam 3 Bulan! Ini 7 Fakta Menarik Pendiri Zoom Eric Yuan