image
Login / Sign Up

Polemik Sawit Terus Bergulir, Indonesia Suarakan Keberatan ke UE

Rizal Mahmuddhin

Image

Minyak Kelapa Sawit merupakan salah satu komoditi yang menyebabkan pertumbuhan positif pada produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Papua | AKURAT.CO/Sudjarwo

AKURAT.CO Polemik sawit terus bergulir. Delegasi Indonesia menggandeng sejumlah perwakilan negara-negara produsen sawit yang tergabung dalam wadah CPOPC terus menyuarakan keberatan atas diskriminasi terhadap produk kelapa sawit di Uni Eropa (UE).

CPOPC menentang The Delegated Act
karena mengklasifikasikan minyak kelapa sawit sebagai sumber energi yang tidak berkelanjutan dan termasuk dalam kategori indirect land us  change (ILUC) yang berisiko tinggi.

Pernyataan itu merupakan salah satu bunyi pernyataan sikap dari misi gabungan dari CPOPC pimpinan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat melakukan kunjungan resmi ke Brussel, Belgia, pada Senin (8/4/2019) hingga Selasa (9/4/2019).

CPOPC berpendapat Uni Eropa menggunakan The Delegated Act untuk menghapus serta memberlakukan larangan impor minyak kelapa sawit ke dalam sektor energi terbarukan yang diamanatkan dan mempromosikan minyak nabati lain yang berasal dari Uni Eropa.

"CPOPC sudah menyuarakan keprihatinan dengan kuat bahwa asumsi-asumsi ini didasarkan pada kriteria yang tidak akurat dan diskriminatif secara ilmiah," kata pernyataan CPOPC.

CPOPC menilai klaim bahwa kebijakan ini didasarkan oleh kajian ilmiah dan berbasis lingkungan dianggap mengada-ada, karena Uni Eropa juga tidak melarang penggunaan kedelai yang berdasarkan penelitian internal merupakan salah satu komoditas yang bertanggung jawab terhadap deforestasi.

Untuk itu, CPOPC menduga keputusan itu dipengaruhi oleh kebijakan proteksionisme sebagai bagian dari kebijakan politik dan ekonomi Uni Eropa daripada sekedar murni berdasarkan kajian ilmiah atau berbasis lingkungan semata.

"CPOPC menyimpulkan kebijakan ini sebagai strategi ekonomi dan politik yang matang demi menyingkirkan minyak kelapa sawit dari pasar Uni Eropa," kata pernyataan itu.

Dalam kunjungan ini, misi gabungan melaksanakan pertemuan dengan para pemimpin Uni Eropa untuk mengungkapkan keberatan atas aturan yang diskriminatif dan meminta otoritas untuk menangani tindakan yang timbul dari penerapan The Delegated Act.

Delegasi Indonesia ke Brussel antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Staf Khusus Kementerian Luar Negeri RI Peter F. Gontha serta Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdhalifah Mahmud.

Kemudian, Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Rizal Affandi Lukman, Direktur Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan Pradnyawati, dan perwakilan-perwakilan asosiasi kelapa sawit nasional.

Selain itu, ikut hadir delegasi Malaysia dan Kolombia sebagai bagian dari wadah CPOPC yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian Industri Utama Malaysia Dato Tan Yew Chong serta Duta Besar Kolombia di Brussel Felipe Garcia Echeverri.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Misbakhun Berbagi Jurus Kampanye Positif Sawit Via Medsos

Image

Ekonomi

JK Tagih Janji Cina Tingkatkan Impor Sawit Dari Indonesia

Image

Ekonomi

Pemerintah Pakai Isu Nasib Petani Lawan UE Terkait Diskriminasi Sawit?

Image

Ekonomi

Darmin: Biaya Kampanye Hitam Sawit di UE 5 Kali Lebih Besar Dibanding Coca Cola

Image

Ekonomi

Menko Darmin Paparkan Hasil Upaya Diplomasi ke Uni Eropa

Image

Ekonomi

Perjanjian Dagang Internasional Tidak Mampu Selesaikan Masalah Ekspor Impor Indonesia

Image

Ekonomi

IMF: Brexit Tanpa Kesepakatan Akan Mengerikan!

Image

Ekonomi

Indepth

Menabuh Genderang Perang Dagang Karena Sawit, Solusi atau Bumerang?

Image

Ekonomi

Soal Brexit, Uni Eropa: Jangan Buang-buang Waktu, Inggris!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Meski Ada COVID-19, Erick Pastikan Proyek 35 Ribu Megawatt PLN Tetap Jalan

Salah satu proyek strategis yang tetap harus dilakukan yaitu proyek 35.000 MW milik PLN yang tetap harus berjalan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Antisipasi Kejatuhan Akibat Corona, Hipmi Dukung Realisasi Kartu Pra Kerja

Saat ini sertifikasi menjadi acuan bagi pengusaha untuk menentukan diterimanya seseorang untuk bisa bekerja atau tidak.

Image
Ekonomi

BI Luncurkan Indeks Literasi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

BI mengeluarkan Indeks Literasi Ekonomi Syariah pada Senin (30/3/2020).

Image
Ekonomi

Pengusaha Pakan Ternak Minta Pemerintah Tak Batasi Distribusi Jika Terapkan Lockdown

GPMT meminta agar transportasi dan distribusi yang berhubungan dengan pakan dan bahan ternak tidak dibatasi jika diberlakukan lockdown.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pertamina Serahkan Bantuan APD ke 39 RS Rujukan COVID-19 di Indonesia

Pertamina salurkan ribuan bantuan teemasuk diantaranya 1.733 APD untuk tenaga medis melalui 39 RS rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pelaku Usaha Minta Selama Karantina, Distribusi Pakan Ternak Tak Dibatasi

Kebutuhan hidup dasar orang dan makanan ternak yang berada di wilayah karantina menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Tekan MoU, Erick dan Bahlil Sepakati Hal Ini di Tengah COVID-19

Pemerintah tidak akan tinggal diam.

Image
Ekonomi

Capai Rp44 T! Ini 10 Rumah Sakit yang Dibangun dengan Biaya Termahal di Dunia

Paling fantastis ada di Swedia

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Simbiosis Mutualisme Ala Ojol dan UMKM, Kala Corona Menyapa

Sebagai manusia biasa tetap khawatir untuk beraktivitas di tengah wabah virus Corona yang menyerang tanah air.

Image
Ekonomi

Bertahan 1.400 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Kongo Gumi, Perusahaan Tertua di Dunia

Pada tahun 578, Shigemitsu Kongo memutuskan untuk membangun perusahaannya dengan nama Kongo Gumi. Hingga kini telah berusia 1.442 tahun.

terpopuler

  1. Khofifah ke Warganya: Biasanya Perantau Mudik Pada Idul Fitri, Tapi Tahun Ini Sebaiknya Pulkam Saat Idul Adha

  2. Pasien Corona Asal Surabaya: Jangan Percaya Hoaks, Covid-19 Nyatanya Bisa Disembuhkan, Penularan Penyakit Ini Bisa Dicegah Jika Kita Tak Sering ke Luar Rumah

  3. Pemerintah Sudah Periksa Lebih Dari 6.500 Orang dan Mengapa Kasus Positif Covid-19 Bertambah Terus?

  4. Jubir Penanggulangan Covid-19 Riau: Kabar Bahagia untuk Kita Semua, Pasien Positif Sudah Dinyatakan Sembuh

  5. 5 Pose Seksi Model Fitnes Rusia yang Bikin Hati Berdesir, Tak Sangka Sudah Punya 3 Anak

  6. Filippo Inzaghi Ungkap Siapa Pemain yang Bisa Hapus Kutukan Nomor 9 di Milan

  7. Peneliti Temukan Virus Corona Paling Menularkan di Minggu Pertama Setelah Terinfeksi

  8. Jadi Garda Depan Tangani Pandemi Corona, 10 Potret Cindri Wahyuni Istri Mendiang Bani Seventeen

  9. Anggota DPR Ingatkan Wali Kota Tegal: Jangan Menentang Pemerintah Pusat

  10. Curhat Supir kepada Dokter Tompi Sungguh Bikin Iba, Walau Takut Corona, Dia Tak Punya Pilihan Lain Kecuali Jalani Pekerjaan

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Image
Achmad Fachrudin

Covid-19, Media dan Kekuasaan

Image
Reza Fahlevi

Mari Sudahi Polemik Tuntutan Lockdown

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Cosplay Jadi Sultan Maroko hingga Raja Minyak Urut, 5 Potret Fahri Hamzah saat WFH

Image
News

Wabah Corona

Kisah Debryna Dewi Lumanauw, Dokter yang Ikut Tangani Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox