image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Pemerintah Siap Lahirkan Inovasi Startup Industri Kerajinan dan Batik

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Pengunjung saat melihat barang yang sedang dipamerkan dalam pameran kerajinan Kriyanusa 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (28/9/2028). Pameran yang diadakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Pameran mengambil tema Aceh dengan motif Pucuk Rebung digelar dari 26 - 30 September 2018. Diikuti 313 stan kriya dan 21 stan kuliner, terdiri dari 172 stan Dekranasda, 37 stan Kementerian dan BUMN, 76 perajin individu, dan sisanya stan ikonik Dekranas. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) gencar mendorong pelaku industri nasional untuk terus menciptakan inovasi produk. Hal ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital, yang tujuannya menghasilkan produk berdaya saing global.

“Saat ini, penguatan inovasi bagi sektor industri menjadi sangat penting. Langkah ini perlu kolaborasi dengan seluruh stakeholder,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Ngakan optimistis, pengembangan industri melalui inovasi dan teknologi akan berperan dalam peningkatan produktivitas dan kualitas secara efisien. “Menurut para cendekia, istilahnya adalah technology will always win,” ungkapnya.

baca juga:

Lebih lanjut, menurut Ngakan, lembaga litbang di seluruh Indonesia termasuk yang ada di bawah BPPI Kemenperin dapat menjadi penyokong utama terbentuknya ekosistem inovasi yang melahirkan riset-riset berkualitas dan memberi manfaat bagi kemajuan industri nasional.

“Guna menghasilkan inovasi yang sesuai kebutuhan di dunia industri, balai litbang Kemenperin terus berupaya menggandeng sektor swasta untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan riset atau alih teknologi yang mendukung kemajuan sektor manufaktur nasional,” tuturnya.

Hingga saat ini, jumlah balai litbang yang ada di lingkungan BPPI Kemenperin sebanyak 11 Balai Besar dan 11 Balai Riset Standardisasi (Baristand) Industri.

“Setelah sukses dengan kegiatan Innovating Jogja di tahun 2016 dan 2018, pada tahun ini Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) di Yogyakarta kembali meluncurkan kegiatan Innovating Jogja 2019,” ungkap Ngakan.

Kepala BBKB Titik Purwati Widowati mengatakan, kegiatan Innovating Jogja tahun ini menitikberatkan pada penumbuhan usaha yang bergerak pada bidang kerajinan dan batik. Apalagi, batik merupakan salah satu produk unggulan yang berkontribusi cukup besar bagi perekonomian nasional melalui capaian ekspornya.

Kemenperin menargetkan ekspor produk tenun dan batik pada tahun 2019 mampu menembus angka USD58,6 juta atau naik 10 persen dibanding capaian tahun lalu sebesar USD53,3 juta. Ekspor batik Indonesia mayoritas dikapalkan ke negara maju seperti Jepang, Belanda dan Amerika Serikat.

Kemenperin juga mencatat, nilai ekspor dari produk kriya nasional pada Januari-November 2018 mampu mencapai USD823 juta, naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD820 juta. Industri kerajinan di Indonesia jumlahnya cukup banyak, yaitu lebih dari 700 ribu unit usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 1,32 juta orang.

“Kegiatan Innovating Jogja secara umum menggabungkan tujuan kegiatan Innovating Jogja terdahulu, untuk menghasilkan startup kerajinan dan batik di Yogyakarta yang inovatif dengan fungsi alih teknologi dan inkubasi hasi-hasil litbang yang dihasilkan oleh BBKB Yogyakarta,” paparnya.

Menurut Titik, pada tahun 2019, pihaknya tidak hanya menyeleksi calon peserta yang memiliki inovasi di bidang kerajinan dan batik, tetapi juga mereka yang berminat untuk memanfaatkan teknologi kompor listrik batik tulis hasil penelitian BBKB.

Pendaftaran terbuka bagi masyarakat Yogyakarta di bawah usia 45 tahun, dengan mengisi aplikasi dan proposal usaha yang dapat diunduh melalui website bbkb.kemenperin.go.id (bit.ly/FORM_IJ2019) paling lambat 31 Mei 2019.

“Calon tenant yang proposalnya lolos seleksi adminstratif dan presentasi, akan mengikuti kegiatan boot-camp. Pada akhir kegiatan boot-camp akan dipilih dua tenant inovasi dan dua tenant alih teknologi kompor listrik batik tulis untuk mengikuti kegiatan inkubasi,” jelasnya.

Keempat peserta yang dipilih akan mendapatkan program penguatan teknis produksi, pembangunan dan pengembangan bisnis dari Balai Besar Kerajinan dan Batik serta bantuan bahan produksi senilai Rp20 juta. “Harapan kami pada tahun 2019 ini akan muncul ideinovasi bisnis yang tidak kalah dibandingkan dengan pendahulu-pendahulunya,” imbuh Titik.

Pada ajang Innovating Jogja sebelumnya, muncul inovasi bisnis yang terus berkembang, di antaranya Wastraloka yang bergerak dalam bidang seni lukis pada kerajinan kaleng, Janedan yang bergerak dalam bidang kerajinan kulit tanpa jahit, dan Alra yang bergerak dalam bidang kerajinan kulit kekinian.

Selanjutnya, muncul pula inovasi bisnis di bidang batik, seperti Tizania Batik yang bergerak dalam bidang batik latar ringkel dan By&G yang bergerak dalam bidang tas tenun agel kombinasi batik. []

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Indonesia Tidak Alami Deindustrialisasi Pak Prabowo

Image

Ekonomi

Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Wisata Halal Indonesia dan Malaysia Terbaik di Dunia

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Berikut 5 Fakta Industri Gaming yang Sedang Dikembangkan Jokowi

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jawab Pertanyaan Mobile Legend, Sandi: Kuncinya Memfasilitasi dan Regulasi Memihak

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Seperti Kata Ma'ruf Amin, Indonesia Standar Industri Halal Dunia

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Jokowi Sebut Perputaran Uang di Industri Gaming Masif, Apa Benar?

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Indonesia Akan Menjadi Pusat Industri Halal Global

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Prabowo Sebut Terjadi Deindustrialisasi, Kok Faktanya Industri Malah Tumbuh?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Sejumlah Calon Investor Mulai Kunjungi Kawasan Industri Teluk Bintuni

Kementerian Perindustrian turut aktif meningkatkan investasi masuk ke Indonesia, khususnya di sektor industri manufaktur.

Image
Ekonomi

Presiden Minta Sri Mulyani Berikan Dana Alokasi Khusus PTSP di Daerah

Presiden Jokowi meminta Menkeu Sri Mulyani agar menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di daerah.

Image
Ekonomi

Kementerian ESDM Pede Investasi Listrik Sentuh US$39 Miliar di 2024

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, investasi sektor ketenagalistrikan menujukkan grafik yang positif pada 2019.

Image
Ekonomi

Konversi ke Energi Bersih, PLN dan Pupuk Indonesia Komitmen Beli Gas dari Blok Masela

PT PLN (Persero) dan PT Pupuk Indonesia berkomitmen untuk membeli gas produksi dari Proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi di Blok Masela.

Image
Ekonomi

BNI Buka Peluang Pangkas Suku Bunga Pasca Keputusan BI

"Tentunya kita juga akan mempertimbangkan untuk mengikuti bagaimana tren bunga tersebut."

Image
Ekonomi

Suku Bunga BI Turun Harus Jadi Momentum Penurunan Bunga Kredit Perbankan

Abdul Manap Pulungan menilai keputusan BI menurunkan suku bunga acuan sebagai momentum bagi perbankan untuk menekan suku bunga kredit.

Image
Ekonomi

Kerek Pertumbuhan Industri, Ini 5 Jurus Andalan Menperin

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan lima strategi untuk mempercepat pertumbuhan sektor industri.

Image
Ekonomi

Bank Bukopin Bongkar Pasang Direksi, Geger Nuryaman Jadi Direktur

Bank Bukopin (BBKP) pada Kamis (20/22020) memutuskan pergantian anggota direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB).

Image
Ekonomi

Akademisi Apresiasi Langkah Pemerintah soal Ekstensifikasi Cukai

Guru besar FEB Universitas Brawijaya (FEB UB) Candra Fajri Ananda mengapresiasi rencana Sri Mulyani terkait ekstensifikasi cukai.

Image
Ekonomi

Analis Ramal IHSG Bakal Lesu, Saham-saham Ini Bisa Jadi Incaran

IHSG hari ini akan melemah. Siap-siap pilih saham yang akan cuan.

terpopuler

  1. Istri Menikah Lagi Setelah Suaminya Meninggal, Begini Pandangan Islam

  2. Jarang Tersorot, 10 Potret Kehangatan Kaka 'Slank' dan Keluarga

  3. Ramai Kasus Pinjaman Online, Ini Chat Antara DC dan Pengutang Pinjol yang Viral

  4. Yudian Sibuk Jadi Kepala BPIP, Ijazah Wisudawan UIN Sunan Kalijaga Jogja Telat

  5. Taspen Beberkan Syarat Agar Pensiunan PNS Dapat Dana Rp1 Miliar

  6. Jawab Kritikan Megawati Soal Formula E, Pemprov DKI: Kalau Mau Terkenal Jangan Tanggung-tanggung

  7. Hamil 10 Minggu, Ussy Sulistiawaty Pingsan Hingga Kejang

  8. Hore, Gudeg Yu Djum kini Hadir di 12 Kota Besar Indonesia

  9. Cerita dari Dapur Gudeg Yu Djum, Kini Masak Pakai Kayu Bakar Lebih Mahal dari Gas

  10. Simpulkan Kinerja Ahok Lebih Baik Ketimbang Anies, Syarif Pertanyakan Responden Survei Indo Barometer

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

6 Potret Sandiaga Uno Kondangan ke Pernikahan Cucu PM Malaysia Mahathir Mohamad

Image
Iptek

Penemu Konsep Copy-Paste, Larry Paster Meninggal Dunia

Image
News

8 Potret Kompak Prabowo Subianto dan Sakti Wahyu Trenggono Jamu Tamu dari Negara Sahabat