image
Login / Sign Up

KKP Tangkap Kapal Asing Malaysia untuk Kedua Kalinya

Siti Nurfaizah

Image

Satu unit kapal ikan asing asal Malaysia diamankan oleh Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) Kementerian Kelautan dan Perikanan, di perairan Selat Malaka, Rabu (24/1), sekira pukul 04.46 WIB | Dok. Pangkalan PSDKP Lampulo, Aceh

AKURAT.CO, Kementerian Kelautan dan Perikanan secara berturut-turut kembali menangkap kapal ikan asing berbendera Malaysia pada dua hari yang berlainan di wilayah perairan Republik Indonesia yang terletak di Selat Malaka.

"Berturut-turut dua kapal perikanan berbendera Malaysia berhasil ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan dalam dua hari yang berbeda di WPP-NRI (Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia," kata Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Agus Suherman di Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Dilansir dari Antara, Agus menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan oleh KP. Orca 02 pada Sabtu (6/4) sekitar pukul 11.45 WIB atas kapal dengan nama KM. PKFA 7836.

Kapal berukuran 82,47 GT tersebut diamankan bersama seorang nakhoda dan 4 (empat) orang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegraan Indonesia.

Selanjutnya, KP. Orca 02 yang dinakhodai Sutisna Wijaya mengawal kapal dan seluruh awaknya ke Pangkalan PSDKP Batam Kepulauan Riau untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Hari ini, Minggu (7/4) sekitar pukul 06.30 WIB, KP. Hiu Macan Tutul 02 yang dinakhodai Ilman Rustam juga berhasil menangkap KM. PKFA 7747 dengan lima orang awak kapal berkewarganegaraan Myanmar.

Selanjutnya, kapal dan seluruh awaknya dikawal menuju Stasiun PSDKP Belawan Sumatera Utara untuk proses hukum oleh PPNS Perikanan.

"Keduanya menangkap ikan di WPP-NRI Selat Malaka tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan serta menggunakan alat penangkapan ikan yang dilarang di Indonesia jaring trawl," tutur Agus.

Kedua kapal tersebut diduga melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.

Penangkapan tersebut menambah deretan kapal perikanan ilegal yang berhasil ditangkap oleh KKP selama 2019.

Terhitung sejak Januari hingga 7 April 2019, sebanyak 27 kapal ilegal berhasil ditangkap saat melakukan upaya pengerukan sumber daya ikan secara ilegal.

Kapal-kapal tersebut terdiri dari 22 kapal perikanan asing (terdiri atas 11 kapal berbendera Vietnam, dan 11 kapal berbendera Malaysia) dan 5 kapal perikanan Indonesia.

Sebelumnya, KKP menyatakan bahwa fokus terhadap pemberantasan pencurian ikan di kawasan perairan Nusantara mengakibatkan potensi sumber daya ikan di lautan Indonesia juga meningkat drastis.

"Dalam upaya mewujudkan pilar kedaulatan, KKP terus fokus dalam pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing," kata Kepala Badan Riset dan SDM KKP, Sjarief Widjaja.

Sjarief Widjaja memaparkan, melalui pemberantasan IUU Fishing, stok ikan di perairan naik signifikan. Angka potensi sumber daya ikan (Maximum Sustainable Yield/MSY) Indonesia yang pada tahun 2013 hanya sebesar 7,31 juta ton meningkat drastis menjadi 12,5 juta ton di tahun 2016.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Dukung Peningkatan Hasil Panen Petambak

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Wisata Halal Indonesia dan Malaysia Terbaik di Dunia

Image

Ekonomi

KKP Bakal Tegas Berantas Pencurian Ikan di Perairan Indonesia

Image

Ekonomi

Tegakkan Kedaulatan di Laut, Indonesia Jadi Pemasok Tuna Terbesar Dunia

Image

Ekonomi

Curhat Menteri Susi Susahnya Tegakkan Kedaulatan di Laut Indonesia

Image

Ekonomi

Pengamat Sarankan Pemerintah Tinjau Ulang Penawaran Proyek Infrastruktur

Image

Ekonomi

Kritik Susi Soal Cantrang, Menko Luhut : Jangan Hanya Larang, Tapi Tak Ada Solusi!

Image

Ekonomi

Indonesia-Malaysia Sepakat Sampaikan Keberatan Terkait Diskriminasi Sawit

Image

Ekonomi

KKP Tegaskan Penangkapan Ikan Dengan Ijin Kadaluwarsa Rugikan Keuangan Negara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Industri Penerbangan Diprediksi Akan Bangkit Pada 2023

Sebagian besar negara-negara Eropa akan membuka perbatasan pada bulan Juni.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Sabang Pilih Buka Kembali Lokasi Wisata dan Transportasi Laut

Physical distancing dan protokol kesehatan COVID-19 harus tetap dijalankan sebagaimana mestinya.

Image
Ekonomi

Hari Susu Dunia, Momentum Tingkatkan Konsumsi Susu Masyarakat Indonesia

Populasi sapi perah Nasional pada tahun 2019 sebanyak 561.061 ekor dengan produksi susu sebanyak 996.442 ton.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Risma Akui Ratusan UMKM Surabaya Harus Berjuang di Tengah Pandemi COVID-19

Pada saat ini mungkin pelaku UMKM merasa mendapatkan cobaan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kementerian PUPR Komitmen Tanggulangi COVID-19

Kementerian PUPR juga memastikan infrastruktur jalan untuk jalur distribusi logistik dalam kondisi siap.

Image
Ekonomi

Ingin Berpergian Naik Pesawat, Syarat Dokumen Ini Harus Dilengkapi

Dokumen yang dibutuhkan diantaranya adalah surat keterangan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Image
Ekonomi

PUPR Minta Masyarakat Abaikan Foto Hoaks Dampak Longsor di Tol Semarang-Solo

Foto yang beredar tersebut adalah hoaks karena tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.

Image
Ekonomi

Dolar AS Terbanting Atas Yen Dalam Perdagangan di Tokyo

Ketika pasar dibuka di Tokyo, dolar AS dikutip pada 107,70-72 yen dibandingkan dengan 107,81-91 yen di New York.

Image
Ekonomi

Dukung Industri Domestik, Pertamina Tandatangani Penjualan Gas Bumi Sebesar 318 BBTUD

Volume gas bumi yang berhasil disepakati mencapai 26,7 persen dari total 1.188 BBTUD yang diatur dalam Kepmen ESDM.

Image
Ekonomi

Sempat Tertimbun Longsor, Tol Semarang-Solo Kembali Dibuka

Proses pembersihan ruas jalan dari material longsor sudah selesai dilakukan oleh petugas gabungan.

terpopuler

  1. Kerusuhan Terus Meluas, Meutya Hafid Minta Perwakilan Indonesia Pastikan Keselamatan WNI di AS

  2. Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Peristiwa Tanah Longsor di Ruas Tol Semarang-Solo

  3. Pesawat R80 Ditarik dari Proyek Strategis Nasional, Ustaz Hilmi: Pak BJ Habibie Pasti Sedih

  4. 5 Fakta Sandy Pradana, Pesinetron yang Dituduh Telantarkan Istrinya

  5. Kemendagri Tegaskan Tak Larang PNS Gunakan Ojek Konvensional dan Ojol di Tengah Covid-19

  6. Tukang Parkir Meninggal Mendadak di Kawasan Monas, Pedagang Lenggang Jakarta Dilarang Masuk

  7. Protes George Floyd Makin Meluas, 'Batman' Tiba-tiba Muncul di Tengah Kerusuhan

  8. Seluruh Warga Kota Palu yang Terinfeksi Virus Corona Dinyatakan Sembuh

  9. Ruslan Buton Ditangkap, Refly Harun: Minta Presiden Mundur Nggak Apa-apa Dalam Demokrasi

  10. Alumni Akabri Gelar Baksos Pembagian Sembako Bantu Warga Terdampak Covid-19

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit